Batamtourism

Batamtourism Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Batamtourism, Government Organization, Batam.

Disbudpar Serahkan Alat Musik Melayu untuk 7 Yayasan Seni Disbudpar Batam- 7 yayasan seni di Kota Batam mendapat bantuan...
29/11/2022

Disbudpar Serahkan Alat Musik Melayu untuk 7 Yayasan Seni

Disbudpar Batam- 7 yayasan seni di Kota Batam mendapat bantuan alat musik Melayu dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam. Alat musik tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Dalam sambutannya, Jefridin berharap alat musik yang diserahkan dapat digunakan untuk mengembangkan budaya.

Batam berbeda dengan daerah lain, Batam merupakan daerah yang strategis. "kita daerah strategis bagaimana daerah jasa berkembang dengan baik," katanya.

Saat ini Batam giat mengembangkan infrastruktur untuk memberikan kenyamanan investor dan wisatawan saat berkunjung ke Kota Batam. Sebelum Covid-19 melanda, Batam diurutan nomor dua menyumbangkan wisatawan mancanegara (wisman).

"Dengan mereka menginap di hotel dan makan di restoran dapat PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan itu digunakan untuk memberikan bantuan dan membangun Batam," ucapnya.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata melaporkan 7 yayasan seni yang menerima yakni Yayasan Jawahirul Madinatul Islamiyah mendapat bantuan 4 marawis, Yayasan Nurul Haq-Almadani mendapat bantuan 15 Hadrah, Yayasan Legenda Amor mendapat bantuan 20 kompang, Yayasan Harapan Ibu mendapat bantuan 15 Hadrah, Yayasan Mahabbatul Haq Batam mendapat bantuan 20 kompang, Yayasan Batam Cendikia mendapat bantuan 5 kompang dan 5 hadrah, Yayasan Kesejahteraan Madani mendapat bantuan 20 hadrah.

Ia mengatakan Batam mempunyai Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), ada 10 PPKD yakni tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.

Kegiatan ini sebagai wujud dari pelestarian tersebut yakni upaya untuk mempertahankan supaya budaya tetap sebagaimana adanya. Sedangkan pemajuan sebagai upaya meningkatkan ketahanan budaya melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan.

"Berbicara tentang budaya ada hal yang perlu diketahui masyarakat yakni pemajuan dan pelestarian. Acuannya dari sepuluh Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD)," katanya.

Kendi Jenever Zaman Belanda Koleksi Terbaru Museum Batam Raja Ali Haji. Dilaunching pada malam puncak Peringatan Hari Ja...
15/10/2022

Kendi Jenever Zaman Belanda Koleksi Terbaru Museum Batam Raja Ali Haji. Dilaunching pada malam puncak Peringatan Hari Jadi Museum Batam Ke- 2 dan Hari Jadi Museum Indonesia Tahun 2022 oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yusfa Hendri bersama Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, Anggota DPRD Kota Batam, Asnawati Atik, Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam, H. R. Muhammad Amin dan Kepala UPT. Museum Batam, Senny Thirtywani, Jumat (14/10/2022)

Sekretaris Daerah Kota Batam, H. Jefridin Hamid  menerima kunjungan delapan belas guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) j...
15/09/2022

Sekretaris Daerah Kota Batam, H. Jefridin Hamid menerima kunjungan delapan belas guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan Usaha Perjalanan Wisata se Indonesia ke Museum Batam Raja Ali Haji, Rabu (14/09/2022).
























Rudi Lepas Peserta Lari Batam batu Ampar 10 K, Diikuti Peserta Dari Malaysia dan SingapuraDisbudpar Batam - Acara lomba ...
11/09/2022

Rudi Lepas Peserta Lari Batam batu Ampar 10 K, Diikuti Peserta Dari Malaysia dan Singapura

Disbudpar Batam - Acara lomba lari bertajuk Batam Batuampar 10K sukses digelar dan disambut antusias peserta, Minggu (11/9/2022). Dengan lokasi start dan finish dari depan Pacific Palace Hotel, Batuampar, acara ini diikuti 750 peserta dari dalam dan luar negeri.

"Luar biasa, sampai subuh tadi masih ada pendaftar. Selain peserta dari Batam dan daerah lain seperti Medan, Riau, Padang hingga Merauke, ada juga peserta dari Malaysia dan Singapura," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, di lokasi.

Bahkan, sambung Ardi, pihaknya akhirnya membatasi jumlah peserta lantaran yang mendaftar membeludak mencapai ribuan orang. Itu karena, kegiatan olahraga berbalut pariwisata (sport tourism) tersebut digelar ketika Kota Batam baru beranjak dari persoalan pandemi Covid-19. Selain itu, kegiatan yang sebelumnya bernama Batuampar 10K ini telah lama vakum.

"Event ini sudah 6 tahun tak digelar, maka kami hidupkan lagi dan nama acaranya ditambah kata 'Batam' di depannya, sehingga skalanya lebih besar," tuturnya.

Acara ini, lanjut Kepala Dinas, juga digelar berkolaborasi dengan TNI Angkatan Laut. Diharapkan, acara ini bakal menjadi salah satu event sport tourism yang rutin digelar saban tahun dan menjadi daya tarik wisata.

"Melihat antusiasme tahun ini, kami optimistis tahun depan Batam Batuampar 10K bakal digelar lebih besar dan lebih meriah," ujarnya.

Salah satu peserta, Jeremia, mengaku event Batam Batuampar 10K menjadi daya tarik bagi para pelari maupun penggemar olahraga lari. Karena itu, ia berharap kegiatan ini tahun depan digelar lebih besar dan dibedakan pesertanya berdasarkan kategori.

"Misalnya dibuat kategori 5K, 10K, 15K, jadi peserta juga makin banyak," kata pria dari Komunitas Pelari MTC Batam tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi kegiatan olahraga pariwisata yang sempat vakum tersebut dibangkitkan kembali. Terlebih, Rudi menyebut pembangunan infrastruktur seperti jalan-jalan di Kota Batam, juga sudah lebar dan mampu mengakomodir berbagai kegiatan olahraga.


Menelusuri Jejak Jepang di Pulau Galang untuk Dijadikan Destinasi WisataDisbudpar Batam - Dinas Kebudayaan dan Pariwisat...
02/09/2022

Menelusuri Jejak Jepang di Pulau Galang untuk Dijadikan Destinasi Wisata

Disbudpar Batam - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam mengajak komunitas Batam Japan Club menelusuri jejak peninggalan Jepang di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Batam, Kamis (1/9/2022). Tepatnya, mengunjungi tugu Minamisebo yang menjadi penanda tewasnya ratusan serdadu Jepang saat menunggu kepulangan pasca Jepang kalah di tangan sekutu pada tahun 1945 lalu.

"Kami terus mengoleksi c***r budaya maupun informasi tentang Batam yang nantinya bisa diangkat menjadi paket perjalanan wisata sejarah di Kota Batam," ujar Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, saat mengunjungi tugu Minamisebo bersama Direktur Batam Japan Club, Suzuno Akira yang didampingi Manager PT. Sanipak Indonesia, Parlindungan Girsang.

Menurutnya, jejak sejarah Jepang di Batam tersebut nantinya dapat memperkaya paket perjalanan wisata sejarah bagi para wisatawan, utamanya wisatawan mancanegara (wisman) dari Negeri Sakura.

"Kami juga mengangkat jejak sejarah Jepang ini di Museum Batam Raja Ali Haji, sehingga masyarakat luas dapat mengetahuinya," jelas pria yang akrab disapa Ardi tersebut.

Untuk diketahui, Minamisebo atau dikenal sebagai Tugu Jepang yang berada di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, dibangun pada tahun 1981 oleh Rempang Friendship Association (RFA), sebuah lembaga non profit yang dibentuk oleh warga Jepang untuk mengenang ratusan serdadu Jepang yang tewas tersebut. Saat monumen ini dibangun, Batam masih berada di bawah Provinsi Riau dengan ibukota di Tanjungpinang.

"Dari 112.708 serdadu Jepang, ada 128 serdadu yang meninggal saat menunggu kepulangan ke negaranya tersebt," terangnya.

Kini, jejak-jejak bekas peninggalan Jepang itu diwujudkan dalam bentuk monumen berdiameter 3x3 meter yang terpampang nama-nama bekas tentara Jepang lengkap dengan foto-fotonya masing-masing.

Sementara itu, Direktur Batam Japan Club, Suzuno Akira, mengaku baru mengetahui tentang monumen ini dari Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata.


Joget Lambak Jadi Penampilan Akhir KSM 2022Disbudpar Batam- Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-23 resmi ditutup oleh Asisten P...
25/07/2022

Joget Lambak Jadi Penampilan Akhir KSM 2022

Disbudpar Batam- Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-23 resmi ditutup oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Batam, Febrialin, Sabtu (23/7/2022). Semua peserta dan tamu undangan mengikuti joget lambak atau joget dangkong. Joget bersama itu menjadi akhir penampilan para seniman di panggung KSM.

Sebelum joget lambak bersama, sejumlah kesenian juga sudah disuguhkan penampilan diantaranya dari Sanggar Mawar Tanjung dari Kabupaten Karimun dengan tema sarung. Gerakannya mengunakan properti sarung.

Sanggar Seri Melayu dari Kota Pekan Baru menampilkan tari zapin. Dari Kota Batam, Sanggar Wansendari menampilkan tari berjudul Syariful Anam atau prosesi cukur rambut anak bayi yang berusia 40 hari sampai 2 tahun. Prosesi ini merupakan warisan budaya tak benda dari bumi Melayu.

Malam penutupan ini penampilan dari Seri Irwarna Tari Dance Studio Johor dan Kris Karmila merupakan penyanyi dan penulis dari Brunei Darussalam menyanyikan lagu berjudul tekad.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Batam, Febrialin mengapresiasi KSM digelar setiap tahun. Sebagai bentuk kecintaan budaya Melayu. KSM ini dimulai sejak tahun 1999.

"Tak kan Melayu hilang di bumi," katanya.

Selain melestarikan seni dan budaya Melayu, lewat KSM ini dapat meningkatkan inovasi dan kreatifitas peserta. "Luar biasa penampilan dari berbagai daerah, seni Melayu tetap terjaga," ucapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengucapkan terima kasih kepada Kemenparekraf yang terus mendukung kegiatan kepariwisataan Kota Batam. Kegiatan ini masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022.

"Kami juga mengucapkan Harbourbay yang telah menyediakan tempat penyelenggaraan KSM tahun ini," ucapnya.





PULUHAN SANGGAR SENI TAMPIL di HARI KEDUA KSM 2022Disbudpar Batam- Kenduri Seni Melayu (KSM) yang digelar Dinas Kebudaya...
25/07/2022

PULUHAN SANGGAR SENI TAMPIL di HARI KEDUA KSM 2022

Disbudpar Batam- Kenduri Seni Melayu (KSM) yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam menampilkan pertunjukan musik, tari, dan puisi pada malam kedua, Jumat (22/7/2022). Penampilan tersebut berasal dari sanggar seni dari Kepri, Riau, dan Sumatera Utara.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata mengatakan sanggar yang menampilkan tari yakni Sanggar Kledang dari Kota Tanjung Pinang, Etnik Culture dari Kota Medan, Sri Batam dari Kota Batam, Angsana Dance dari Kabupaten Karimun, Sanggar Seni Selase dari Kabupaten Lingga, Desasol, dari Kota Batam, Sanggam dari Tanjung Pinang, Himmari Uvers dari Kota Batam, dan Sirih Junjung dari Kabupaten Bintan. Kemudian untuk musik dari sanggar Djangat dan Sri Melayu dari Kota Pekan Baru.

"Samson Rambah Pasir membawakan puisi," katanya.

KSM merupakan kegiatan kebudayaan yang terus dilaksanakan setiap tahunnya. KSM ini dalam rangka memajukan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), yang didalamnya terkandung 10 unsur yakni tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.

"Kita terus mengenalkan seni dan budaya," katanya.

KSM juga dimeriahkan dengan pertunjukan gasing, dan Joget Dangkong dari Sanggar Pantai Basri Pulau Panjang Batam. Gerakan kaki dari joget dangkong ini mengambarkan rasa bers**a ria.

Joget dangkong diawali dengan menendangkan lagu Dondang Sayang, penarinya membentuk lingkaran artinya perkenalan. Alat musik yang mengiringinya yakni satu buah gendang tambur, biola, akordion dan penyanyi.

"Joget dangkong biasanya ditampilkan di acara kebesaran seperti perkawinan, acara 17 Agustus," kata, Muhammad Zen, Kabid Kebudayaan Disbudpar Kota Batam.




Lagu Bulang Mufakat Bergema Di Pembukaan KSM Tahun 2022Disbudpar Batam- Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebu...
24/07/2022

Lagu Bulang Mufakat Bergema Di Pembukaan KSM Tahun 2022

Disbudpar Batam- Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam menggelar Kenduri Seni Melayu (KSM) Tahun 2022 ke-23 digelar di Kawasan Harbourbay, Batu Ampar, 21-23 Juli 2022. Dengan tema "Membalut Tradisi Dengan Seni" digelar sejak tahun 1999, KSM 2022 mempersembahkan tari, lagu, puisi, joget dangkong permainan rakyat, pameran koleksi Museum Batam Raja Ali Haji, dan Bazar Malay Night Fest.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka secara resmi KSM Tahun 2022. Pembukaan KSM ditandai tabuhan kompang Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad didampingi oleh Direktur Event Daerah dari , Reza Pahlevi, Wakil Ketua I TP PKK Kota Batam, Erlita Sari Amsakar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Batam, Febrialin, Seketaris Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Raja Muhammad Amin, Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, Direktur Eksekuti Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Edi Sutrisno.

Kegiatan diawali dengan tari persembahan oleh 20 penari dari Sanggar Wansendari binaan Disbudpar Kota Batam. Lagu Bulang Mufakat pemenang dari Lomba Cipta Lagu Melayu diiringi Malaykustik grup Kota Batam bergema dalam pembukaan tersebut.

Dalam sambutannya Amsakar mengatakan KSM masih tetap terlaksana. Kegiatan ini menjadi daya ungkit untuk mengeliatkan sektor pariwisata. "Dua tahun terakhir mendapat pukulan berat, 2020-2021 hotel sepi, pelaku pariwisata berteriak. Alhamdulillah saat ini ekonomi mulai menggeliat," ucapnya.

Negara Serumpun Melayu Berpartisipasi Pada Gelaran KSM 2022 Disbudpar Batam- Kenduri Seni Melayu (KSM) Tahun 2022 akan d...
16/07/2022

Negara Serumpun Melayu Berpartisipasi Pada Gelaran KSM 2022

Disbudpar Batam- Kenduri Seni Melayu (KSM) Tahun 2022 akan digelar di Harbourbay, Batu Ampar, 21-23 Juli 2022 mendatang. KSM tahun 2022 akan berbeda dari tahun sebelumnya, dua negara serumpun Melayu yakni Johor, Malaysia dan Brunei Darussalam akan berpartisipasi.

"Dua negara ini terkonfirmasi positif ikut KSM yakni Kris Karmila merupakan penyanyi dari Brunei Darussalam. Dari Johor ada Politeknik Mersing dan Seri Irwarna Tari Dance Studio," kata, Ardiwinata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Selasa (5/7/2022).

Tak ketinggalan penggiat seni dalam negeri akan berpartisipasi, diantaranya dari Kota Pekanbaru, Kota Tanjungpinang, Kota Dumai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Bengkalis. Ia menginformasikan pergelaran KSM tersebut, bertepatan dengan acara Rakornas BKN yang diselenggarakan di Batam Marriott Hotel Harbour Bay.

"Rakornas bakal dihadiri seluruh BKN seluruh Indonesia. KSM menjadi hiburan tambahan bagi peserta rakornas sekaligus bisa mengenal kebudayaan Melayu," terangnya.

Tahun ke-24 ini, KSM menyuguhkan beragam penampilan kebudayaan Melayu, seperti musik, tari, membaca puisi, berpantun, dan permainan rakyat yang dikemas dalam panggung pentas menarik dan menghibur.

"Tahun ini menampilkan WBTB (Warisan Budaya Tak Benda) ada berpantun dan permainan rakyat," ujarnya.

Permainan rakyat itu seperti kaki bajang (egrang), gasing, seletup, dan canang. Tak hanya itu, tahun 2022 ini diwarnai dengan 100 stand bazar kuliner dari pelaku UMKM Kota Batam.

"Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun 2022 KSM digelar outdoor (luar ruangan),"

Lanjut Ardi, KSM menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam sejak tahun 1999. Pada tahun ini ada yang spesial yakni menampilkan lagu bergenre gazal berjudul Bulang Mufakat.

"Lagu berjudul Bulang Mufakat lagu yang berhasil meraih juara satu dari kegiatan Lomba Cipta Lagu Melayu Tahun 2022," terangnya.

id


Pemerintah Kota (Pemko) Batam antusias menyambut kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) di Pelabuhan Batam Center, Ra...
15/06/2022

Pemerintah Kota (Pemko) Batam antusias menyambut kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) di Pelabuhan Batam Center, Rabu (15/6/2022). Penyambutan Wisman dari Singapura ini sebagai tanda s**a cita atas dibukanya kembali Pelabuhan Harbourfront Singapura setelah dua tahun lebih ditutup akibat pandemi Covid-19.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, CIQP pelabuhan Batam Center, Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kepri, dan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Batam mengalungkan bunga dan memberikan cinderamata sebagai bentuk penyambutan kepada tiga pelancong asal Australia, Anderson John, Aron, dan Catty yang baru turun dari feri Majestik.
Alunan musik dari grup band Batam, Malaykustik, turut mengiringi penyambutan wisman tersebut.





Address

Batam

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Batamtourism posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share