07/01/2026
Obituari Almarhum Nurudin Junaedi : Hidupnya Dipenuhi Keteladanan
Batang- PD IPARI Kabupaten Batang kehilangan sosok penyuluh agama yang dikenal santun, penyabar dan disiplin. Beliau adalah Nurudin Junaidi, Penyuluh agama KUA Kecamatan Limpung yang wafat pada Ahad, 4 Januari 2026.
Ketua PD IPARI Kabupaten Batang, Hj. Almukaromah mengenang almarhum sebagai sosok yang santun dalam menyampaikan dakwahnya di masyarakat. Laku kehidupan almarhum yang dipenuhi keteladanan patut dijadikan pelajaran bagi para penyuluh.
“Beliau adalah sosok yang lemah lembut. Santun, sejuk saat menyampaikan dakwahnya. Tidak seperti kita yang kadang meletup,”ungkapnya saat kegiatan doa bersama yang digelar secara daring, Rabu (7/1).
Almarhum, ungkapnya, berhasil melewati ujian dengan sabar dan tangguh. Keteguhan menghadapi ujian itu tercermin dari sikapnya yang tidak pernah mengeluh.
“Beliau nyaris tidak pernah mengeluh. walaupun sedang sakit, beliau masih bisa guyon dan masih bisa berpantun sebagai ciri khasnya,” ungkapnya.
Melalui doa bersama ini, penyuluh agama diharap bisa meniru laku keseharian almarhum dan menjadi inspirasi dalam mengemban tugas kepenyuluhan“Pak Nurudin kita saksikan itu piyantun ingkang sae. Kebaikan beliau banyak sekali,” tandasnya.
Salah satu putra almarhum, Bunayya Fahmi Nurrosyad mengatakan bahwa keteguhan almarhum dalam melawan penyakitnya merupakan fase dari kehidupan yang harus dijalani. “Abah melawan penyakitnya sudah cukup lama. Mungkin dari tahun 2022 sudah mulai melawan sakit,” ungkapnya.
Melalui forum ini, pihak keluarga berterimakasih dan meminta dibukakan pintu maaf bagi almarhum.
“sebagai manusia pada umunya. Abah tidak luput dari khilaf dan dosa. Kami memohon kebesaran hati untuk memaafkan abah,”katanya.
Selain Ketua IPARI, kesan mendalam bersama almarhum diungkapkan dalam testimoni yang datang dari beberapa rekan kerja almarhum. Diantaranya, Susahlit Danang Prakoso, Suhadi, Ahmad Zubaidi, Rosyidin, Badrudin, Alfiyah, Siyamti dan beberapa penyuluh agama lain.
Mereka sepakat, bahwa almarhum adalah sosok yang santun, disiplin dan total dalam menjalankan kegiatan kepenyuluhan.
Kegiatan doa bersama untuk almarhum diawali dengan pembacaan al Qur’an sebanyak dua kali khataman yang dibaca oleh penyuluh agama Kabupaten Batang. Sementara doa khataman dipimpin oleh Ustadz Salim, Penyuluh Agama KUA Kec.Batang. (Zaenal Faizin)