04/08/2026
Sebelum memasuki musim penghujan dan mengantisipasi banjir dan luapan air yang kerap terjadi, Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS Alimudin mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk gencar melakukan aksi bersih-bersih kali, sungai, dan saluran air.
“Kalau kondisi kali, got, saluran air, dan drainase tersumbat sampah, maka hal ini akan menghambat, air tidak punya saluran untuk tempat mengalir, hasilnya tentu akan terjadi genangan, banjir, dan sumber penyakit,” ujarnya, Senin (03/08/2026).
Pihaknya juga menyampaikan bahwa data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi menunjukkan 70 persen penyebab banjir lokal di Kota Bekasi adalah bersumber dari penyumbatan sampah plastik, lumpur, dan sedimentasi di berbagai saluran air.
“Pengangkatan sampah plastik, Styrofoam, ranting, dan pengerukan sedimentasi seperti lumpur di dasar kali akan melancarkan aliran air agar tidak meluap,” imbuhnya.
Selain itu Aleg PKS ini juga mendorong kolaborasi masyarakat, hal ini menurutnya sangat penting karena pemerintah tidak mungkin bisa berjalan sendiri.
“Kunci dari semuanya ada dimasyarakat, seperti membiasakan diri agar tidak membuang sampah sembarangan terlebih ke aliran air, melakukan kegiatan kerja bakti rutin dimulai di tingkat lingkungan RT, RW dan seterusnya,” kata Dewan PKS tersebut.