Asal Usul ‘Luwu’
(Buku Sejarah Luwu, Karya Sarita Pawiloy)
Penamaan kerajaan ‘Luwu’ sudah dikenal sejak abad ke-13 ketika masa pemerintahan raja pertama periode Lontara. Masa periode Galigo disesuaikan dengan sumber tradisi buku sastra kuno ‘I La Galigo’ yang ditemukan BF Matthes di tahun 1888. Periode ini digolongkan oleh RA Kern, seorang ahli sejarah berkebangsaan Belanda sebagai masa prasejar
ah. Bahkan sebagian lagi menyebutnya ‘pseude history’ atau masa sejarah semu. Dari buku I La Galigo disebutkan ada tiga tempat; Wara, Luwu, dan Wewangriu yang sering dipersamakan dengan Tompotikka. Menurut Sanusi Daeng Mattata, penulis buku Luwu dalam Revolusi, menyebutkan kata Luwu itu berasal dari kata ‘riulo’ yang artinya diulurkan dari atas. Penamaan ini dikaitkan dengan tradisi lisan yang disakralkan di Tana Luwu. Dari tradisi lisan disebutkan, bumi ini diulurkan dari langit, dihamparkan, kemudian ditaburi dengan kekayaan alam yang melimpah. Asal usul penamaan Luwu juga dari kata malucca (bahasa bugis ware’) atau malutu (bahasa palili’) yang artinya keruh atau gelap. Makna keruh di sini yakni penuh dengan isi, laksana warna air sungai yang banjir. Gelap ditafsirkan hutan rimba belantara yang diselingi hutan sagu di sekitar pantai. Maka dari malucca dan malutu disederhanakan pengucapannya menjadi malu’ hingga seterusnya terdengar seperti lu’ atau luwu. Kata ‘Luwu’ atau Lu’ juga dapat dihubungkan dengan kata laut. Hal ini seperti yang diungkapkan C. Salombe, seorang budayawan Tana Toraja dalam bukunya; Orang Toraja dengan Ritusnya yang diterbitkan di tahun 1972. Salombe menyebut dalam bukunya, Lu’ berasal dari kata lau yang artinya laut, yang dapat p**a dipersamakan dengan timur. Salombe juga menulis, kata Toraja itu merupakan penyebutan orang Luwu kepada orang yang berdiam di daerah pegunungan atau di sebelah barat . To Raja atau To Riaja bermakna orang di atas atau di sebelah barat. Sebaliknya, Luwu atau Lu’ merupakan penyebutan orang Toraja kepada yang bermukim di bagian pesisir pantai atau di sebelah timur atau di dataran rendah.Pendapat ini dipertegas p**a oleh Andi Zainal Abidin, seorang penulis sejarah dan budaya Bugis. Dia menegaskan, Luwu bermakna wilayah pinggir laut. Sehingga Luwu disebut p**a sebagai kerajaan pantai Luwu, karena merupakan kerajaan pertama yang meliputi sepanjang pantai Sulawesi yang mempersatukan wilayah mulai dari Gorontalo di utara dan Selayar di selatan
Sekilas Luwu
Kabupaten Luwu adalah sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan yang dalam kurun waktu tiga tahun dimekarkan menjadi tiga daerah strategis, yaitu Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara yang kemudian dimekarkan lagi menjadi Kabupaten Luwu Timur dan Kota Palopo. Pemekaran ini turut menjadikan Kota Palopa selaku perintahan otonom kota Palopo. Luas wilayah Kabupaten Luwu 3.000,25 km², sebelum Palopo menjadi kota otonom dengan jarak tempuh dari Kota Makassar lebih dari 367 km. Pemekaran Kabupaten Luwu yang kemudian melahirkan kabupaten Luwu Utara dan kota otonom Palopo dibawah kepemimpinan Bupati Luwu Dr Kamrul Kasim yang menjabat Bupati Luwu dari tahun 1999 sampai tahun 2003. Kabupaten Luwu memindahkan pusat pemerintahan dari kota Palopo ke kota Belopa, sejak tahun 2006, seiring ditetapkannya Belopa sebagai Ibukota Kabupaten Luwu berdasarkan Peraturan Pemerintah RI Nomor 80 Tahun 2005, dan diresmikan menjadi ibu kota sejak 13 Februari 2006. Periode 2004-2009 Luwu dipimpin oleh Bupati H.M. Basmin Mattayang kemudian dilakukan pemilihan Kepala Daerah langsung pertama di daerah itu dan memilih Ir. Andi Mudzakkar sebagai bupati terpilih periode 2009-2014. Kabupaten Luwu kini terdiri dari 22 kecamatan dan 227 desa/kelurahan, masing-masing :
Kecamatan Larompong Selatan
Desa Babang
Desa Batu Lappa
Desa Bonepute
Desa Dadeko
Desa La Loa
Desa Malewong
Desa Salusana
Desa Sampano
Desa Temboe
Kecamatan Larompong
Desa Bilante
Desa Binturu
Desa Bukit Sutta (Sutera)
Desa Buntu Matabbing (Matabing)
Desa Komba
Desa Larompong
Desa Lumaring
Desa Rante Alang
Desa Rantebelu
Desa Riwang
Kecamatan Suli
Desa Botta
Desa Buntu Kunyi
Desa Cakkeawo
Desa Cimpu
Desa Kasiwiang
Desa Lempo Pacci
Desa Malela
Desa Murante
Desa Padang Lambe
Desa Suli
Desa Towondo (Towondu)
Kecamatan Suli Barat
Desa Buntu Barana
Desa Kaili
Desa Lindajang
Desa Poringan
Desa Salubua
Kecamatan Belopa
Desa Balo-Balo
Desa Balubu
Desa Belopa
Desa Kurrusumanga
Desa Pasamai
Desa Senga
Desa Senga Selatan
Desa Tampumia Radda
Desa Tanamanai
Kecamatan Belopa Utara
Desa Lamunre
Desa Lauwa
Desa Lebani
Desa Paconne
Desa Pammanu
Desa Sabe
Desa Seppong
Kecamatan Bajo
Desa Bajo
Desa Balla
Desa Jambu
Desa Pangi
Desa Rumaju
Desa Saga
Desa Sampa
Desa Sumabu
Desa Tallang Bulawang
Kecamatan Bajo Barat
Desa Bonelemo
Desa Kadong-Kadong
Desa Marinding
Desa Sampeang
Desa Saronda
Desa Tetekang
Desa Tumbu Barak
Kecamatan Kamanre
Desa Cilallang
Desa Kamanre
Desa Libukang
Desa Salu Paremang
Desa Tabbaja
Desa Wara
Kecamatan Ponrang Selatan
Desa Bakti
Desa Bassiang
Desa Buntu Karya
Desa Jenne/Je'ne Maeja
Desa Lampuara
Desa Olang
Desa Paccerakang
Desa Pattedong
Desa To Balo
Kecamatan Ponrang
Desa Buntu Kamiri
Desa Buntu Kanna
Desa Mario
Desa Muladimeng (Maladimeng)
Desa Padang Sappa
Desa Padang Subur
Desa Tampa
Desa Tirowali
Desa Tumale
Kecamatan Bua Ponrang (Bupon)
Desa Balutan
Desa Buntu Batu
Desa Malenggang
Desa Noling
Desa Padang Kamburi
Desa Padang Ma Bud
Desa Padang Tuju
Desa Tampumia
Desa Tanjong
Kecamatan Bua
Desa Barowa
Desa Bukit Harapan
Desa Karang-Karangan
Desa Lare-Lare
Desa Lengkong
Desa Padang Kalua
Desa Pamessakang
Desa Posi
Desa Puty
Desa Raja
Desa Sakti
Desa Tana Rigellan (Tanah Rigella)
Desa Tiromanda
Kecamatan Bassesang Tempe (Bastem)
Desa Andulan
Desa Bolu
Desa Buntu Batu
Desa Kanna
Desa Kanna Utara
Desa Lange
Desa Ledan
Desa Lissaga
Desa Mappetajang
Desa Sinaji
Desa Tabi
Desa To Long
Kecamatan Bassesang Tempe (Bastem) Utara
Desa Barana
Desa Bonglo
Desa Buntu Tallang
Desa Dampan
Desa Karatuan
Desa Maindo
Desa Pantilang
Desa Salubua
Desa Ta'ba
Desa Tasangtongkonan
Desa Tede
Desa Urasu
Kecamatan Latimojong
Desa Boneposi
Desa Buntu Sarek
Desa Kadundung
Desa Lambanan
Desa Pajang
Desa Pangi
Desa Ranteballa
Desa Tabang
Desa Tobaru
Desa Ulusalu
Kecamatan Walenrang
Desa Bara Mamase
Desa Batusitanduk
Desa Bulo
Desa Harapan
Desa Lalong
Desa Saragi
Desa Tombang
Desa Walenrang
Kecamatan Walenrang Barat
Desa Ilan Batu
Desa Ilan Batu Uru
Desa Lamasi Hulu
Desa Lempe
Desa Lempe Pasang
Kecamatan Walenrang Utara
Desa Bolong
Desa Bosso
Desa Buntu Awo
Desa Marabuana
Desa Pongko
Desa Salulino
Desa Salutubu
Desa Sangtandung
Desa Siteba
Kecamatan Walenrang Timur
Desa Kendekan
Desa Lamasi Pantai
Desa Pangalli
Desa Rante Damai
Desa Seba-Seba
Desa Sukadamai
Desa Taba (pongrakka)
Desa Tanete
Kecamatan Lamasi
Desa Awo Gading
Desa Lamasi
Desa Lamasi I
Desa Padang Kalua
Desa Pongsamelung
Desa Salu Jambu
Desa Se' Pong
Desa Setiarejo
Desa To' Pongo
Desa Wiwitan
Kecamatan Lamasi Timur
Desa Bulolondong
Desa Pompengan
Desa Pompengan Pantai
Desa Pelalan
Desa Salu Pao
Desa Seriti
Desa To Lemo