SAR Hidayatullah SULUT

SAR Hidayatullah SULUT Halaman ini sebagai media Informasi seluruh kegiatan yg dilaksanakan oleh Tim SAR Hidayatullah Sulut

Selamat dan Sukses Abang Alfarobi Ne menjadi Ketua SAR Hidayatullah Periode 2025-2030Pengikut Sorotan
26/10/2025

Selamat dan Sukses Abang Alfarobi Ne menjadi Ketua SAR Hidayatullah Periode 2025-2030

Pengikut Sorotan

Info Kebutuhan Yang Sangat Mendesak untuk Para Korban Erupsi Gunung Ruang Kepulauan Tagulandang Kab. SITARO..πŸ™πŸ™πŸ™Mari Sis...
25/04/2024

Info Kebutuhan Yang Sangat Mendesak untuk Para Korban Erupsi Gunung Ruang Kepulauan Tagulandang Kab. SITARO..πŸ™πŸ™πŸ™

Mari Sisihkan Sedekah Terbaik Bapak/ibu Jamaah Sekalian..πŸ™πŸ™πŸ™

Pengikut
Sorotan

17/06/2022

*Kepada Yth. :*

*1. Gubernur Sulawesi Utara;*
*2. Wakil Gubernur Sulawesi Utara;*
*3. Pj. Sekretaris Daerah Sulawesi Utara.*

*Dari : Kaban Kesbangpol Sulawesi Utara.*

*=Laporan=*

*Perihal : Peristiwa bencana alam Longsor/Abrasi air laut dipinggir pantai menyebabkan Jembatan penghubung antara Kelurahan Uwuran 1 dan Kelurahan Bitung (Kambio) terbawah Longsor bersama dengan 26 Unit rumah masyarakat di 2 Kelurahan.*

A. Pada Rabu 15 Juni 2022 pukul 14.05 Wita, telah terjadi Longsor/Abrasi air laut dipinggir pantai sehingga menyebabkan Jembatan penghubung antara *Kelurahan Uwuran 1 dan Kelurahan Bitung (Kambio)* terbawah Longsor bersama dengan 26 Unit rumah masyarakat di 2 Kelurahan.

B. Kronologis kejadian sebagai berikut :

1. Menurut keterangan saksi an : bpk *Bastian Aman, 64 thn, Katolik, Alamat Kel Ranoyapo, Kec Amurang, Kab Minsel,* bahwa pada pukul 14.05 wita, yang bersangkutan bersama masyarakat yang lain tiba - tiba merasakan getaran dari jalan Boulevard dan selanjutnya melihat bahwa semua pinggiran pantai mulai terjadi langsor dan diikuti dengan jatuhnya jembatan dan rumah masyarakat di pinggiran pantai.

C. Akibat kejadian tersebut :

1. Korban Jiwa : Nihil

2. Materiial : Sebanyak 9 Tiang listrik dan 26 Unit rumah masyarakat yang terkena dampak tersebut antar lain :

a. Kel. Uwuran 1 Kec. Amurang sekitar 24 Rumah :
- Kel. Hajiria harun
- Kel. Yuman jafar
- Kel. Ela yunus
- Kel. Joko dida
- Kel. Ike
- Kel. Nuni
- Kel. Siti Madu
- Kel. Man Theo
- Kel. Sumampow Duran
- Kel. Jery Yohanis
- Kel. Bety Pakaya
- Kel. Jein Tapada
- Kel. Herman Teo
- Kel. Idam Madu
- Kel. Tita Pakaya
- Kel. Duran
- Kel. Lapian Wua
- Kel. Sumampow Tatoya
- Kel. Sumapow Korua
- Kel. Lolowang Yohanis
- Kel. Paulus Yohanis
- Kel. Duran Rompas
- Kel. Duran Mongkareng
- Kel. Nice Duran

b. Kel Bitung Kec. Amurang sekitar 2 rumah :
- Kel. Moniaga Paat
- Kel. Duran Moniaga

c. Tiang listrik yang Roboh sekitar 9 buah.

D. Catatan.

1.*Tempat pengungsian di Kantor Lurah Kel Lewet, Kec Amurang, dan Aula gereja Sentrum Kel Uwuran 1, Kec Amurang, Kab Minsel.*

2. *Kejadian tersebut pernah terjadi pada Tahun 1968 yang mengakibatkan kelurahan tersebut hilang dan semua masyarakat pindah ke Desa Kilo Tiga.*

*Demikian dilaporkan, selanjutnya mohon petunjuk.*

16/06/2022

Pray For Amurang
sdh ada Panggilan

16/06/2022

SIARAN PERS BNPB
16 Juni 2022
450/Pers-PusdatinKK/BNPB/Dis.02.01/VI/2022

*[UPDATE] Sebanyak 266 Jiwa Mengungsi Akibat Abrasi Minahasa Selatan, BPBD Aktifkan Posko Tanggap Darurat*

JAKARTA - Fenomena abrasi pantai yang melanda Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara memaksa sejumlah warga mengungsi. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB berhasil menghimpun data per Kamis (16/6) pukul 02.23 WIB, sebanyak 69 KK / 266 jiwa mengungsi.

Merespond hal ini, BPBD Kabupaten Minahasa Selatan bersama pemerintah setempat telah mengaktifkan Posko Tanggap Darurat. Sebanyak 2 posko sudah dibentuk untuk memberikan upaya percepatan penanganan terhadap warga yang mengungsi.

"Betul, sudah ada 2 posko yang sudah diaktifkan untuk memberikan penanganan kepada pengungsi," ujar Merry Joudy, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Minahasa via telepon, Kamis (16/6).

Adapun lokasi 2 posko tersebut terletak di Kantor Kelurahan Lewet dan Kelurahan Uwuran Dua. Lokasi ini juga dijadikan sebagai titik pengungsian bagi warga yang terdampak.

Pengoperasian dapur umum di masing-masing posko juga telah diinisiasi guna memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi. Selain itu, BPBD juga telah mengoperasikan mobil dapur lapangan guna mengakomodir kebutuhan dilapangan.

Sebagai bentuk respond cepat, Pemerintah daerah setempat juga telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari terhitung kemarin (15/6). Hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan darurat bagi para warga terdampak.

Lebih lanjut hasil kaji cepat sementara, kerugian materiil tercatat 31 unit rumah rusak berat, 1 unit jembatan rusak berat, 5 unit _cottage_, 1 unit cafe, dan kawasan destinasi wisata juga ikut terdampak. Informasi ini akan dilaporkan secara berkala dan koordinasi antar lintas instansi juga terus dilakukan guna memantau update situasi dilapangan.

Abdul Muhari, Ph.D.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Facebook :
Twitter :
Instagram :
Youtube : BNPB Indonesia.

Alhamdulillah, dengan Semangat Komando Tanpa Tapi Tanpa Nanti, SAR Hidayatullah Mendapatkan  Penghargaan dari BASARNAS s...
23/02/2022

Alhamdulillah, dengan Semangat Komando Tanpa Tapi Tanpa Nanti, SAR Hidayatullah Mendapatkan Penghargaan dari BASARNAS sebagai Potensi Terbaik, Semoga ini menjadi Tambahan Semangat Bagi Teman2 SAR Hidayatullah..Aamiin🀲

Info pohon tumbangdi ruas jalan maruasey-munte td malam, Pembersihan dilakukan oleh Para Relawan yang Melintas..Kepada s...
21/01/2022

Info pohon tumbang
di ruas jalan maruasey-munte td malam, Pembersihan dilakukan oleh Para Relawan yang Melintas..
Kepada semua pengendara Untuk lebih berhati-hati.

PESAN PENTING DARI SAR HIDAYATULLAHSesaat setelah gunung Semeru meletus dan musibah banjir melanda sebagian daerah di In...
14/12/2021

PESAN PENTING DARI SAR HIDAYATULLAH

Sesaat setelah gunung Semeru meletus dan musibah banjir melanda sebagian daerah di Indonesia, tim SAR Hidayatullah sigap menurunkan tim aksi kemanusiaan. Bahu membahu membantu warga yang terdampak musibah.

Penulis tidak membahas aksi-aksi kemanusiaan SAR Hidayatullah lebih jauh tetapi lebih ke tag line (slogan) yang selalu digaungkan; Tanpa Tapi Tanpa Nanti, tag line yang membawa pikiran ke puluhan tahun silam. Saat itu, Hidayatullah masih berada di fase pengembangan atau perintisan cabang di seantero nusantara dari Aceh hingga Papua.

SAR Hidayatullah termasuk berani menggunakan tag line itu, saat Hidayatullah telah bertransformasi ke bentuk ormas, dimana, secara struktural dan kultural terdapat disparitas pola gerakan, termasuk kultur yang terbangun.

Di era ormas, para kader bisa memilih, masuk ke dalam struktural, fungsional atau memilih menjadi profesional (tidak terikat). Maka, sepintas, tag line dengan spirit ketaatan sebagai harga mati tidak relevan lagi di era ormas, karena di sana ada ruang negoisasi atau opsi-opsi.

Jika ingin ditarik ke dalam konteks perjalanan misi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, saat telah berada di Madinah dan terjadi kasus kekeringan air, Rasulullah menawarkan (bukan menginstruksikan) kepada para sahabat untuk siapa saja yang mau membebaskan sumur milik seorang Yahudi maka akan mendapat ganjaran surga (Hadits).

Padahal seandainya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kepada para sahabat yang sultan seperti Abdurrahman bin 'Auf Radhiallahu anhu atau Usman bin Affan Radhiallahu anhu untuk membebaskan sumur itu maka tentu para sahabat itu tidak akan menolak. Tetapi ketaatan para sahabat yang sudah mendarah daging membuat mereka segera merespon seruan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam meski dalam bentuk tawaran.

Kehadiran SAR Hidayatullah di era ormas dengan tag line-nya membawa angin segar bagi pergerakan Hidayatullah, meski harus disadari bahwa medan juang dan pengabdian di sektor kemanusiaan yang genting memang membutuhkan perintah yang tegas dan jelas.

Sebagaimana statemen-statemen Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam di dalam hadits-hadits yang berkaitan dengan peristiwa perang. Kesigapan tingkat tinggi dalam aksi kemanusiaan sangat dibutuhkan dan itu berat jika tidak dilandasi "Ketaatan tanpa tapi tanpa nanti".

Selain sigap dan bekerja keras membantu warga yang ditimpa musibah, SAR Hidayatullah juga sejatinya tengah bekerja keras menyelaraskan gerak teks dan realitas dengan cara membantu para kader membangun pemahaman bahwa prinsip "Assam'u wa tha'a" tidak dibatasi oleh periode pergerakan tertentu tetapi berlaku sepanjang masa selama denyut nadi perjuangan masih bergerak. Wallahu A'lam bisshawab.

Pinang, 10 Jumadil Awal 1443 H

03/10/2021
Assalamu'alaikum Wr.WBSalam komando,tanpa tapi tanpa nanti.Ikutilah!!!*Seminar Kebangsaan & Pelatihan Manajemen Kebencan...
02/10/2021

Assalamu'alaikum Wr.WB

Salam komando,tanpa tapi tanpa nanti.

Ikutilah!!!

*Seminar Kebangsaan & Pelatihan Manajemen Kebencanaan* dengan tema *Nilai-nilai Pancasila dalam manajemen operasi pencarian & Pertolongan* bersama Deputi Basarnas Bidang Bina Tenaga dan Potensi Pencarian dan Pertolongan.

*Abdul Haris Achadi, S.H., DESS,*.

*Sekaligus Penyerahan Piagam Potensi dan Pertolongan* dari Basarnas.

Hari/Tgl : Minggu, 03 Oktober 2021
Waktu : 10.00 WIB - Selesai
Channel : Hidayatullah ID (link : https://www.youtube.com/c/HidayatullahIndonesia)
Zoom : Zoom di : s.id/seminarSARHID (Pass: 787554)

Demikian disampaikan, Semoga rekan-rekan diberikan kekuatan dan kemudahan oleh Allah SWT.

- Dapartemen Sosial DPP Hidayatullah & PP SAR Hidayatullah

Pengurus pusat SAR Hidayatullah, Melalui SAR Hidayatullah Sulawesi UtaraMengucapkan Selamat Milad Ke-50 Tahun Hidayatull...
09/08/2021

Pengurus pusat SAR Hidayatullah, Melalui SAR Hidayatullah Sulawesi Utara
Mengucapkan Selamat Milad Ke-50 Tahun Hidayatullah

" Satu Abad Hidayatullah : Bersama Ummat Membangun Bangsa Bermartabat". ✊✊✊

Address

Bitung
95544

Telephone

+6281356280706

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SAR Hidayatullah SULUT posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to SAR Hidayatullah SULUT:

Share