06/03/2025
Perpustakaan RI Ardi Koesoema memfasilitasi forum Session Sharing Pustakawan Kehutanan pada tanggal 20 Februari 2025. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pustakawan dalam mengelola layanan digital perpustakaan menghadirkan Suhardi Mardiansyah sebagai fasilitator yang memberikan materi mengenai penyegaran fitur pengelolaan website perpustakaan dan katalog online. Forum ini dirancang sebagai bagian dari upaya pengembangan layanan berbasis digital, sejalan dengan transformasi perpustakaan menuju era teknologi informasi yang lebih maju dan inklusif.
Sesi ini berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif dari pustakawan yang berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Kehutanan. Mereka berdiskusi mengenai berbagai aspek teknis dan non-teknis terkait operasional aplikasi berbasis Senayan Library Management System (SLiMS). Beberapa topik yang dibahas meliputi optimalisasi tampilan website perpustakaan, manajemen metadata katalog online, serta strategi meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna. Selain itu, fasilitator juga memberikan panduan teknis dalam melakukan pemeliharaan sistem, pembaruan fitur, dan solusi atas permasalahan yang sering dihadapi dalam pengelolaan layanan digital.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi berlangsung. Beberapa pustakawan mengungkapkan tantangan yang mereka hadapi dalam mengelola katalog online, seperti inkonsistensi metadata dan kendala dalam integrasi sistem. Di sisi lain, ada p**a diskusi menarik mengenai aspek non-teknis, seperti bagaimana meningkatkan keterlibatan pengguna melalui strategi promosi digital. Fasilitator memberikan berbagai contoh praktik terbaik yang telah diterapkan di beberapa perpustakaan lain dan membagikan tips untuk meningkatkan efisiensi layanan berbasis digital.
Melalui forum ini, diharapkan pustakawan kehutanan semakin siap dalam menghadapi tantangan digitalisasi perpustakaan. Peningkatan pemahaman terhadap fitur dan operasional website serta katalog online akan membantu mereka dalam menyediakan layanan yang lebih efektif dan efisien bagi pengguna. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antar pustakawan dalam berbagi pengalaman dan solusi guna mewujudkan perpustakaan kehutanan yang lebih maju, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.