07/08/2026
27 Penerima Manfaat Beasiswa Vokasi BAZNAS RI Berangkat untuk Berkarier di Jepang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki melalui Program Fasilitasi Penempatan Kerja ke Jepang bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI dan IM Japan. Pada 3 Agustus, BAZNAS RI melepas 27 penerima manfaat asal Pelatihan Daerah Disnaker Pringsewu dan GP Ansor Tulungagung untuk bekerja di Jepang selama tiga tahun.
Program ini merupakan upaya BAZNAS RI membuka akses kerja internasional bagi mustahik. Hingga saat ini, 183 peserta telah menjadi penerima manfaat dan 84 peserta telah berangkat ke Jepang, termasuk 27 peserta yang dilepas pada kesempatan ini.
Melalui zakat produktif, program ini meningkatkan kompetensi dan kemandirian ekonomi keluarga. Seluruh peserta telah melalui proses seleksi serta memperoleh pembinaan dari BAZNAS RI, termasuk penguatan nilai-nilai keislaman sebagai bekal selama bekerja di Jepang.
Salah satu penerima manfaat, Abdul Majid, menyampaikan bahwa kesempatan bekerja di Jepang menjadi jalan untuk mewujudkan impian sekaligus membantu perekonomian keluarga. “Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada para muzaki BAZNAS. Kami benar-benar merasa terbantu. Semoga ke depan saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik, mewujudkan impian, dan memberikan manfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Optimisme serupa disampaikan Dwi Cahyo Firmansyah. Ia berharap pengalaman bekerja di Jepang menjadi langkah awal membangun masa depan yang lebih baik. “Bantuan dari BAZNAS sangat meringankan beban orang tua. Saya berharap setelah kembali ke Indonesia dapat membuka usaha, membantu mengurangi pengangguran, menyekolahkan adik, dan suatu saat nanti menjadi muzaki,” tuturnya.
Ungkapan syukur para penerima manfaat menunjukkan bahwa zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membuka jalan lahirnya generasi yang mandiri dan berdaya saing. Melalui sinergi BAZNAS RI, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan IM Japan, program ini diharapkan terus memperluas akses kerja bagi masyarakat kurang mampu.