Danau Trisakti berada di dalam kawasan Kampus Nagrak Universitas Trisakti, saat ini masih bersifat tertutup (private area) dan lebih difungsikan sebagai kawasan penghijauan dan konservasi air. Daerah Nagrak, Ciangsana Gunung Putri Bogor, adalah wilayah geografis Kabupaten Bogor yang unik berupa barisan punggung bukit yang membatasi wilayah sebelah timur Ibu Kota Jakarta dan wilayah selatan Kota Be
kasi dengan mengarah makin ke selatan adalah wilayah pegunungan di Kota Bogor dan semakin ke timur adalah wilayah Jonggol hingga mengarah ke Bandung. Di perbatasan Cibubur (Jakarta Timur), Jatiasih (Bekasi Selatan), Cikeas (Bogor) dan Cimanggis (Depok). Kita masih dapat menyaksikan area persawahan dan pegunungan di pagi hari, dekat dengan akses tol Jagorawi (Pintu Cibubur), dan Lingkar Luar (Pintu Tol Jati Asih). Disini juga dapat ditemukan beberapa sungai dengan jurang yang cukup dalam, memiliki curah hujan dan petir yang lebih tinggi dibanding Kota Jakarta. Terik mentari yang cerah memberikan beberapa jenis bunga berwarna cerah sesuai untuk berkembang di wilayah ini. Tumbuhan besar berjenis peneduh sangat sesuai ditanam untuk kondisi di sekitar kawasan ini. Beberapa kawasan real estate elite seperti Kota Wisata, Grand wisata, Kota Legenda dan Raffles Hills telah menerapkan hal tersebut. Strategisnya kawasan ini tidak lepas dari kedekatannya dengan rumah pribadi Presiden RI ke 6 di Puri Cikeas, yang hanya dipisahkan oleh jalan utama Trans Yogi (Cileungsi- Cibubur). Sekali lagi banyaknya kawasan perumahan baru, sekolah, rumah sakit, dan tempat rekreasi seperti: Taman Wisata dan Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Taman & Kebun Buah Mekarsari. Telah menjadikan daerah ini sebagai kota satelit yang pesat pertumbuhannya. Nama Danau Trisakti sudah lama dikenal masyarakat setempat atas keberadaannya di dalam kawasan area perencanaan Kampus Nagrak Universitas Trisakti seluas total 128 Ha. Pada awalnya merupakan kolam yang terbentuk secara alami berupa dataran yang lebih rendah dan membentuk cekungan. Saat ini untuk pemanfaatan lahan disekitar sisinya ada persawahan, perkebunan dan peternakan milik Universitas Trisakti yang dikelola oleh pihak kampus melalui pemberdayaan Koperasi Karyawan dan melibatkan partisipasi masyarakat sekitar. Sekalipun menurut cerita warga setempat danau tersebut tidak memiliki mata air, pada musim penghujan mampu menampung debit air dan sebagai kolam resapan air terluas ke dua setelah Danau Cibubur. Pada musim kemarau Danau Trisakti masih mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan menjadi rumah yang nyaman bagi berjenis ikan yang oleh pihak pengelola kampus Universitas Trisakti telah ditebarkan benih ikan setiap tahunnya. Semoga di masa depan Danau Trisakti menjadi sebuah "identitas" penting di peta kawasan Ciangsana Gunung Putri. Sebagai salah satu sumbangsih Universitas bagi wilayah Kabupaten Bogor dan menjadikan Kampus Nagrak (kampus penunjang Universitas Trisakti yg berpusat di Grogol Jakarta Barat) sebagai Kampus Hijau (Green Campus) terbaik di Indonesia. Amin
Jakarta, 24 Juni 2011