03/05/2020
Baca dan fahami dulu sebelum share atau Berkomentar...
Simpang Siur BLT 600 rb
Cerdas bersosmed supaya tak mudah terprovokasi...
1. Dana BLT 600 ribu / KK selama 3 bulan berasal dari Dana Stimulan Kemensos dan Dana Desa ( sesuai Permendes)
Porsi jumlah penerima baik dari sumber dana stimulan Kemensos ataupun dana desa berdasarkan Basis data terpadu Kemensos dan pendataan desa
2. Tidak semua Kepala keluarga menerima. penerima BLT yang terdampak Covid 19 baik langsung maupun tak langsung ( segi kesehatan dan ekonomi)
3. Penerimaan BLT berdasarkan kriteria yang dikeluarkan pemerintah ada 14 Kriteria ( takut kepanjangan ngetik, cek aja di google 14 kriteria penerimaan BLT) yang termasuk pada 1-9 point dari 14 kriteria itu berhak atas BLT
4. Penerimaan BLT tidak boleh yang sudah menerima bantuan PKH, BPNT, dan Kartu prakerja
5. BLT dalam bentuk dana sesuai namanya ( Bantuan Langsung tunai ) bukan dalam bentuk sembako
6. Lho ko di Jakarta , di Bengkulu ada bagi bagi sembako juga bahkan setiap rumah dapat? ( pak, Bu itu bukan BLT yang jadi kebijakan nasional , itu tergantung Kepala daerah, bupati, walikota, gubernur yang mengalokasi kan bantuan lain d luar BLT yang menjadi program nasional, sumbernya dari mana ? ( Bisa jadi dari APBD, bansos provinsi atau CSR perusahaan )
7. Tingkat percepatan penyaluran BLT tidak bisa d samakan secara nasional tergantung percepatan pendataan yang objektif disetiap setiap kabupaten
8. Semua pendataan berbasis komputerisasi dan aplikasi komputer jadi harus benar penulisan huruf dan angka untuk menghindari data eror , jadi bukan foto Copi kk , ktp lalu bantuan turun semua harus di input di aplikasi komputer ( jadi harap bersabar sebentar sampai data benar benar mutakhir karena yang d salurkan adalah uang negara tentu butuh pertanggungjawaban)
9. Misal ada 1200 KK dalam satu desa tentu tak semua menerima BLT karena paling porsinya hanya 150-200 KK ( diluar PkH, BPNT dan kartu prakerja ), jadi jangan mudah terprovokasi bahwa semua KK pasti dapat, lebih baik kita yang mampu survive dari kondisi saat ini mensupport semua lapisan aparatur pemerintah agar BLT tersebut cepat tersalurkan dengan tepat sasaran.
10. Kalo kita baca 14 kriteria penerima BLT, tentu kita yang mampu beli gadget harga 3 juta , kuota 150 rb perbulan, makan masih bisa 3 kali sehari , beras masih mudah kita beli, bensin motor masih bisa kita beli, hasil tani masih ada walaupun tidak seperti dalam kondisi normal adalah bukan dalam kriteria tersebut
11. Untuk yang masih mampu baiknya kita ikut membantu ( karena gotong royong itu Indonesia banget) , yang harus di jaga jaraknya adalah fisik , bukan kemanusiaan
12. Dipoint terakhir semoga kita bisa saling merenung, kritik yang membangun boleh tapi saling menyalahkan mari kita hindari apalagi menyalahkan dengan cara subjektif atau pakai ego politik jika ada aduan sampaikan dengan cara elegan dan objektif, bukan saling sindir di media sosial sehingga bukan hanya menimbulkan jarak secara fisik saja tapi juga meretakkan silaturahmi .....
Saling iri dengan bantuan yang turun ( ko dia dapet saya kagak) membuat kita bermental "pengharap bahkan peminta " atau mungkin kita belum banyak bersyukur ..
Ingat uang 600 ribu per bulan tak bisa membayar kerukunan bersaudara, bertetangga dan bermasyarakat..