Kota Brebes

Kota Brebes Kota Brebes, adalah Ibukota Kabupaten Brebes, letaknya berbatasan langsung dengan Kota Tegal

Kunker Kapolri di Brebes, Brexit LancarTribratanews.jateng.polri.go.id Brebes – Kapolri Jenderal Polisi M Tito Karnavian...
23/06/2017

Kunker Kapolri di Brebes, Brexit Lancar

Tribratanews.jateng.polri.go.id Brebes – Kapolri Jenderal Polisi M Tito Karnavian yang didampingi Menteri PU Pera Djan Faridz, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melaksnakan Kunjungan Kerja (kunker) di Kabupaten Brebes dalam rangka pengecekan Operasi Ramadniya Candi (ORC) 2017, Jumat (23/6/2017).

Rombongan tiba dengan menggunakan Helicopter di Stadion Karang Birahi Brebes sekitar pukul 12.00 Wib dan disambut langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Dirjen Perhubungan darat Pudji Hartanto, Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan, Bupati Idza Priyanti dan Dandim 0713 Ltkol Inf Ahmad Hadi Haryono.

Setiba di Kabupaten Brebes rombongan langsung menuju ke Masjid Agung Brebes guna melaksanakan sholat Jum’at.

Pada Pukul 12.45 wib rombongan tiba di Pos Terpadu Tol Gate Brebes timur dilanjutkan mendengarkan paparan Kapolda Jateng. Adapun tamu undangan yang hadir dalam kunjungan kerja tersebut adalah antara lain Pejabat utama Mapolda Jateng, Kapolres jajaran eks wil Pekalongan, KA depot Pertamina Tegal regional IV jateng, Danrem 071 Wijaya Kusuma, Dirut PT Waskita Karya serta Forkompimda Kabupaten Brebes.

Dalam sambutannya Kapolda Jateng menyampaikan atas tambahan infra struktur dan pembangunan Jalan Tol Fungsional (JTF) dari Brebes ke arah Gringsing sangat membantu kelancaran arus. Bahwa H-3 pada tahun kemarin sudah mengalami peningkatan kemacetan namun sekarang kondisi nya sangat berbeda, H -6 saja pada saat gelar pasukan di Tolgate Kaligangsa semua sudah tergelar.

Disampaikan Kapolda, Tol sepanjang 110 km tersebut ada tiga seksi. Yang bagus dari Brebes sampai ke Sewaka, rambu rambu sempurna, rest area ada 3. Kedua dari Sewaka sampai Gandulan dan selebihnya sampai Gringsing. Kondisi tol masih berdebu, namun demikian semua jalur sudah digelar seluruh personil pengamanan dari berbagai instansi.

Lanjut Condro, adanya ruas tol Kaligangsa-Gringsing dapat menyerap hampir 50% arsu mudik, itu saja masih diberlakukan buka tutup. Demikian juga jalur Selatan, 27 % menyerap dari arah tol pejagan dan tidak ada kemacetan.

Adanya kejadian laka lantas tidak berakibat meninggal dunia di sebabkan hanya karena pengemudi mengantuk.

Sementara Kapolri menyampaikan dari perbandingan arus mudik antara Jateng dan Jabar. Untuk Jateng sudah ada peningkatan karena tidak ada penumpukan di Brexit seperti pada tahun lalu, “Brexit Lancar,” jelas Kapolri.

Lanjut Tito, semua masih normal, problem hanya ada di rest area karena mungkin masyarakan tadi akan melaksanakan sholat Jumat, kita tetap berlakukan buka tutup. “Alhamdulillah wilayah Pejagan ke Selatan karena sudah ada fly over tidak ada kemacetan,” terang Tito.

“Mudah mudahan puncak arus sudah lewat. Kita semua all out apabila terjadi kemacetan dan laksanakan sekenario apabila ada kendala kemacetan,” imbuhnya.

Ditambahkan Kapolri, bahwa Brexit tidak seperti tahun lalu. Brexit saat ini sudah lancar. (Hms)

Sumber : https://tribratanews.jateng.polri.go.id/2017/06/23/kunker-kapolri-di-brebes-brexit-lancar/

Tribratanews.jateng.polri.go.id,Brebes – Kapolri Jenderal Polisi M Tito Karnavian yang didampingi Menteri PU Pera Djan Faridz, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melaksnakan Kunjungan Kerja (kunker) di Kabupaten Brebes dalam rangka pengecekan Operasi Ramadniya Candi (ORC) 2017, Jumat (23/6/2017)....

Jalur Mudik di Brebes Masih LancarImam Suripto - DetiknewsBrebes - Jalur mudik di Brebes, Jawa Tengah,hari ini atau H-5 ...
20/06/2017

Jalur Mudik di Brebes Masih Lancar

Imam Suripto - Detiknews

Brebes - Jalur mudik di Brebes, Jawa Tengah,hari ini atau H-5 Lebaran 2017, masih sangat lancar. Meski ada peningkatan jumlah kendaraan, namun sama sekali tidak menimbulkan kemacetan baik di jalur selatan maupun Pantura.

Pantauan pada Selasa di jalur tengah, arus lalu lintas kendaraan di jalur mudik dari Pejagan ke arah selatan melalui flyover Dermoleng terpantau lancar. Jalur yang menghubungkan Pejagan, Ketanggungan, Larangan, Songgom dan seterusnya hingga Purwokerto ini didominasi pengendara motor dan mobil penumpang pribadi. Kendaraan roda empat dari Jakarta pada hingga Selasa siang tidak begitu padat.

Demikian p**a di tol fungsional dari Brebes hingga Batang. Jalur yang baru dibuka pada Senin siang ini tampak lengang dari kendaraan pemudik. Aktifitas di jalanan ini juga tampak biasa dan tidak menunjukkan peningkatan berarti. Diperkirakan, peningkatan arus mudik akan terjadi pada tanggal 23 Juni 2017 bertepatan dimulainya Libur Lebaran 2017 bagi pegawai.

Sementara di jalur Pantura, peningkatan volume kendaraan juga terjadi pada H-5 Lebaran 2017, namun demikian masih terpantau lancar. Petugas Dinas Perhubungan Pemkab Brebes mencatat, hingga siang ini ada 20.457 kendaraan melintas di pantura.

Jumlah tersebut terdiri dari 15.770 pengguna sepeda motor, 1.392 pengendara mobil pribadi, 2.580 mobil barang dan 202 Bus. Rata-rata ada peningkatan 20 persen dibanding hari kemarin, di jam yang sama.

Petugas operator Traffic Counting Dishub Kabupaten Brebes, Solikhatun Indah mengaku, setiap hari jumlah volume kendaraan yang masuk ke Brebes meningkat seiring dengan mekin dekatnya Lebaran. (sip/sip)
Sumber : https://m.detik.com/news/berita-jawa-tengah/d-3537157/jalur-mudik-di-brebes-masih-lancar

Jalur mudik di Brebes, Jawa Tengah, hari ini lancar. Meski ada peningkatan jumlah kendaraan, tapi tak timbulkan kemacetan baik di jalur selatan maupun Pantura.

Putra Brebes Harumkan Nama Indonesia di ThailandLiputan6.com, Brebes - Putra kelahiran Brebes, Jawa Tengah menorehkan pr...
10/08/2016

Putra Brebes Harumkan Nama Indonesia di Thailand

Liputan6.com, Brebes - Putra kelahiran Brebes, Jawa Tengah menorehkan prestasi internasional. Dialah Willys Mulyana (18) yang berhasil ikut mengharumkan nama Indonesia di Thailand.

Warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Brebes itu menjadi satu dari 12 pemain tim futsal Indonesia yang berlaga dalam 8th ASEAN School Games yang berlangsung di 700th Sport Complex, Chiang Mai, Thailand pada akhir Juli 2016 lalu.

Anak pasangan Kasir-Turinah ini menjadi delegasi Indonesia dalam kejuaraan antar-pelajar sembilan negara ASEAN, setelah berhasil lolos dalam seleksi di tingkat nasional. Willys terpilih bersama rekan-rekannya di SMA TPK Kota Tangerang.

"Untuk bisa sampai tampil di luar negeri saja sudah menjadi kebanggaan tersendiri buat saya, apalagi sampai bisa meraih medali, walaupun itu hanya perunggu," kata Willys saat ditemui di tempat latihannya di Brebes, Jateng, beberapa waktu lalu.

Dalam event tersebut, kata dia, tim Indonesia harus memperebutkan medali perunggu setelah gagal ke final karena kalah dari Malaysia dan Thailand. Namun Indonesia mampu mengalahkan Laos dengan skor 6-3.

"Prestasi ini merupakan pengalaman yang sangat berharga dan tertinggi selama saya menggeluti olahraga baik sepak bola atau futsal," kata Willys yang berposisi sebagai penjaga gawang itu.

Dunia sepak bola memang sudah menjadi bagian dari hidupnya, lebih dari sekadar hobi. Willys mengawali ilmu sepak bola di SSB Porsegi Grinting dan sempat menjadi juara antar SSB se-Kabupaten Brebes.

Setelah lulus SMP, Willys melanjutkan sekolahnya ke Tangerang, Banten. Saat itu dia harus pindah lantaran mengikuti orangtuanya yang berbisnis jual beli barang bekas.

Bakat Willys langsung memikat pengamat sepak bola di sana. Pemuda kelahiran 21 Februari 1998 itu pun sempat berlabuh di klub Persitangsel U-18, kiper Popda Tangsel, dan Villa 2000 U18 pada Liga Nusantara tahun lalu.

Ia mengaku siap untuk membela dan mengharumkan nama Brebes jika memang mendapat kesempatan untuk membela tim lokal Brebes.

"Untuk di Brebes sendiri saya belum sempat ikut seleksi apapun karena tidak ada pemberitahuan manajemen Persab Brebes. Paling pernah memperkuat tim futsal Brebes di Linus Purwokerto," tutur dia.

Sementara itu, Kepala Desa Grinting Suhartono mengaku bangga dan terharu tunas muda desanya mampu berkiprah dan berprestasi di tingkat internasional.

"Willys memang punya bakat terpendam sejak kecil. Dengan prestasi dia semoga anak-anak yang lain juga semakin bersemangat mengikuti jejaknya, bahkan bisa lebih tinggi lagi. Apalagi di Grinting masih banyak talenta atlet yang perlu mendapat perhatian," ucap Suhartono.

Sumber : http://regional.liputan6.com/read/2573399/putra-brebes-harumkan-nama-indonesia-di-thailand

Indonesia mampu mengalahkan Laos dengan skor 6-3.

Arus Mudik Macet 23 Km di Tol Brebes TimurBREBES, KOMPAS.com - Padatnya volume arus lalu lintas yang melintasi jalan lin...
02/07/2016

Arus Mudik Macet 23 Km di Tol Brebes Timur

BREBES, KOMPAS.com - Padatnya volume arus lalu lintas yang melintasi jalan lintas utara Jawa dari arah barat menuju timur, mendorong Kepolisian Resor Kota Brebes melakukan rekayasa lalu lintas sebanyak dua kali pagi dan sore pada Sabtu (2/7/2016).

Tak pelak, rekayasa lalu lintas tersebut berdampak pada tersendatnya arus kendaraan di Jalan Tol Pejagan-Pemalang ruas Pejagan-Brebes Timur.

Dari pantauan Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com, antrean kendaraan terjadi sepanjang 23 kilometer, mulai dari pintu keluar Tol Brebes Timur atau KM 272 hingga KM 249.

Sementara dari arah sebaliknya, Brebes Timur menuju Jakarta justru sangat lengang. Hanya satu dua kendaraan yang melintasi jalur ini.

KBO Satlantas Polres Brebes Iptu Suharti mengatakan rekayasa lalu lintas berupa contra flow dan sistem satu arah (SSA) di beberapa ruas jalan, diberlakukan untuk mengatasi kemacetan pada H-4 Lebaran meningkat 200 persen dibanding Jumat (1/7/2016).

"Kami lakukan rekayasa sebanyak dua kali pagi sejak pukul 09.00 WIB dan siang pukul 12.00 WIB hingga menjelang sore," ujar Suharti.

Baca: Jalan Tol dan Jalur Lintas Utara Jawa Sama-sama Macet

Dia menjelaskan, pemudik dari arah Jakarta diarahkan ke kiri untuk memasuki kota Brebes dan kemudian memutar balik menuju arah timur.

Hal ini dilakukan, kata Suharti, supaya lalu lintas di pintu keluar Tol Brebes Timur yang berbatasan dengan jalur lintas utara Jawa, cair.

"Karena itu, kami mengarahkan pemudik supaya 'menikmati' dahulu panorama Kota Brebes untuk kemudian selama sekitar 10-15 menit kembali melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan masing-masing," tambah Suharti.

Hingga berita ini diturunkan tersumbatnya arsu lalu lintas di ruas tol dengan tarif Rp 20.000 ini belum mencair.

Sumber : http://properti.kompas.com/read/2016/07/02/215946521/arus.mudik.macet.23.km.di.tol.brebes.timur

Sementara dari arah sebaliknya, Brebes Timur menuju Jakarta justru sangat lengang. Hanya satu dua kendaraan yang melintasi jalur ini.

Jalur Pantura Macet Parah, Butuh 3 Jam Menembus Brebes-TegalBrebes - Jalur Pantura mengalami kemacetan parah. Volume ken...
02/07/2016

Jalur Pantura Macet Parah, Butuh 3 Jam Menembus Brebes-Tegal

Brebes - Jalur Pantura mengalami kemacetan parah. Volume kendaraan begitu tinggi di ruas ini. Pihak kepolisian bahkan sampai melakukan contra flow arus kendaraan.

Tapi kiranya, walau cukup membantu, tetapi kepadatan sudah di luar batas. Kendaraan di ruas itu siang jelang sore cenderung merayap.

"Jalur Pantura padat," kata Kasat Lantas Polres Brebes AKP Arfan Zulkan Sipayung saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (2/7/2016).

Sementara menurut pembaca detikcom, Muhamad Alf, kepadatan di jalur ini bahkan membuat jarak tempuh yang biasanya 1 jam menjadi 3 jam.

"Exit tol Brebes Timur macet parah. Efek buka tutup jalur. Waktu tempuh Brebes Tegal 3 jam," tegas dia.

Sumber : https://news.detik.com/berita/3247531/jalur-pantura-macet-parah-butuh-3-jam-menembus-brebes-tegal

Jalur Pantura mengalami kemacetan parah. Volume kendaraan begitu tinggi di ruas ini.

H-5 Lebaran, Macet 18 Kilometer di Tol Pejagan-Brebes Timur.BREBES, KOMPAS.com - Lima hari menjelang Lebaran 2016, Jumat...
02/07/2016

H-5 Lebaran, Macet 18 Kilometer di Tol Pejagan-Brebes Timur.

BREBES, KOMPAS.com - Lima hari menjelang Lebaran 2016, Jumat (1/6/2016), kepadatan di Tol Pejagan-Brebes Timur mulai terlihat. Antrean kendaraan mengular hingga 18 kilometer jelang pintu keluar gerbang tol (GT) Brebes Timur.Padahal PT Pejagan Pemalang Toll Road selaku operator Jalan Tol Pejagan-Pemalang ruas Pejagan Brebes Timur sudah membuka seluruh 8 gardu yang ada.

"Dan seluruh gardu digunakan untuk exit atau keluar kendaraan," ujar Kepala Cabang Jalan Tol Kanci Pejagan Pemalang Zulmarlyan Iskandar.

Jadi, kata Yayan (sapaan akrab Zulmaryan), masalah utama setelah GT Brebes Timur menuju jalur utama Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Dari pantauan Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com, jalur utama Pantura Jawa memang sudah dipadati kendaraan sejak siang hari.

Hal ini berimbas pada kondisi arus lalu lintas di ruas Tol Pejagan-Brebes Timur. Kendaraan baru bisa bergerak setiap 20 menit hingga 30 menit.

Dalam kurun waktu itu p**a kendaraan dari Pejagan yang menuju Brebes Timur benar-benar berhenti dan terlihat seperti parkir berjamaah.

Oleh sebab itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah menyiagakan personilnya tiap 10 kilometer termasuk di ruas tol tersebut.

Selain itu, contra flow juga diberlakukan sejak pukul 09.00 WIB di jalan pantura atau jalur utama setelah GT Brebes Timur, hingga situasi normal kembali.

KBO Satlantas Polres Brebes Iptu Suharti mengatakan contra flow diberlakukan untuk mengatasi kemacetan yang sudah terjadi sejak H-5 Lebaran.

"Ini kami lakukan hingga situasi normal. Menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas. Semua personil turun. Termasuk Direktur Lalu Lintas Polda Jateng," jelas Suharti, Jumat (1/7/2016).

Lalu lintas dari Tegal menuju Pejagan-Jakarta hanya menyisakan satu lajur saja, sedangkan arah sebaliknya atau dari Jakarta-Pejagan menuju Tegal menjadi tiga lajur. HILDA B ALEXANDER


Sumber : http://foto.kompas.com/photo/detail/2016/07/01/667891653110731467306042/1/h-5-lebaran-macet-18-kilometer-di-tol-pejagan-brebes-timur

Kemacetan mengular sepanjang 18 kilometer di ruas tol Pejagan - Brebes Timur, Jawa Tengah, Jumat (01/07/2016). Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 lebaran.

Detail Biaya Tol Terintegrasi Palimanan dan Brebes.Brebes, KompasOtomotif - Badan Usaha Jalan Tol (BUTJ) di tiap-tiap ru...
27/06/2016

Detail Biaya Tol Terintegrasi Palimanan dan Brebes.

Brebes, KompasOtomotif - Badan Usaha Jalan Tol (BUTJ) di tiap-tiap ruas terus melakukan persiapan hadapi arus mudik 2016. Tak hanya persiapan kondisi jalan, proses pembayaran tiap ruas ikut diperhatikan.

Sistem pembayaran dibuat menjadi satu atau integrated payment di gerbang tol terakhir. Pemudik asal Jakarta akan mengambil karcis di Cikarang Utama. Pembayaran dilakukan di gerbang tol Palimanan.

Usai transaksi pengemudi langsung mendapatkan kartu untuk melanjutkan perjalan ke Kanci, Pejagan atau Brebes Timur.

Untuk persiapan, berikut daftar harga di gerbang tol Palimanan dan Brebes Timur sebagai tujuan akhir.

Biaya tol di gerbang Palimanan
Biaya tol gerbang Palimanan (berdasarkan asal)

KaliJati Rp 74.000
Subang Rp 64.500
Cikedung Rp 41.000
Kertajati Rp 25.500
Sumberjaya Rp 12.000
Cikarang Utama Rp109.500
Cikarang Barat Rp 105.500
Cibatu Rp 104.000
Cikarang TImur Rp 103.000
Tarif di Gerbang Tol Brebes Timur (berdasarkan asal)

Palimanan Tegal Karang Rp55.500
Plumbon Rp 53.000
Ciperna Rp 49.500
Kanci Rp 44.000
Pejagan Rp 20.000

Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2016/06/27/110900815/Detail.Biaya.Tol.Terintegrasi.Palimanan.dan.Brebes

Besaran biaya di gerbang tol akhir (Palimanan dan Brebes Timur) berdasarkan asal.

Arus Mudik, Tarif Tol Brebes Timur Rp 165 Ribu.JAKARTA - Tambahan infrastruktur untuk mudik Lebaran pada tahun ini mirip...
27/06/2016

Arus Mudik, Tarif Tol Brebes Timur Rp 165 Ribu.

JAKARTA - Tambahan infrastruktur untuk mudik Lebaran pada tahun ini mirip dengan 2015. Jika tahun lalu pemerintah meresmikan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sepanjang 116,75 kilometer, kini ada Tol Brebes Timur.

Pemudik bisa menghemat banyak waktu karena keluar tol, langsung masuk kota Tegal. AVP Coporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru Santoso mengatakan, fasilitas untuk membantu kelancaran pemudik bukan hanya soal infrastruktur.

Pengelola jalan tol yakni PT Jasa Marga, PT Lintas Marga Sedaya (LMS), dan PT Semesta Marga Raya sepakat untuk berintegrasi soal pembayaran.

"Sekarang, dari tujuh kali berhenti untuk membayar dijadikan tiga kali saja," katanya pada Jawa Pos.

Jadi, pengendara saat melintasi gerbang Cikopo, Plumbon, Ciperna dan Mertapada tidak perlu lagi membayar. Katanya, itu bisa mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi saat antri membayar.

Namun, pengendara perlu menyediakan uang yang lebih banyak sampai Rp 165 ribu bagi pemudik dari Jakarta sampai keluar Brebes Timur. Meski panjang jalan tol bertambah, Jasa Marga memprediksi kepadatan kendaraan di jalan tol berkurang sedikit dibanding Lebaran 2015.

"Liburnya lebih terdistribusi, jadi pengendara punya lebih banyak pilihan waktu untuk mudik," katanya. (dim/JPG)

Sumber : http://www.jpnn.com/read/2016/06/27/448697/Arus-Mudik-Tarif-Tol-Brebes-Timur-Rp-165-Ribu-Arus Mudik, Tarif Tol Brebes Timur Rp 165 Ribu - JPNN.com

JAKARTA - Tambahan infrastruktur untuk mudik Lebaran pada tahun ini mirip dengan 2015. Jika tahun lalu pemerintah meresmikan tol Cikopo-Palimanan (Cip

Kapolres Brebes Dipanggil Menko Luhut Bahas Macet Mudik di 'Brexit'Jakarta - Kapolres Brebes AKBP Luthfi Sulistiawan men...
27/06/2016

Kapolres Brebes Dipanggil Menko Luhut Bahas Macet Mudik di 'Brexit'

Jakarta - Kapolres Brebes AKBP Luthfi Sulistiawan menghadap Menko Polhukam Luhut Pandjaitan. Luthfi memberi penjelasan strategi menghadapi kemacetan saat mudik nanti. Brebes Timur exit atau yang kini banyak disebut dengan istilah Brexit diprediksi akan menjadi titik kepadatan mudik.

"Langkah yang pertama adalah, kita kordinasi dengan Polres Kota Tegal untuk memberlakukan contra flow. Kita akan berlakukan itu sampai perbatasan Tegal Kota dan Pemalang," jelas Luthfi usai bertemu Luhut di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (27/6/2016).

Menurut dia, kalau ternyata langkah itu tidak bisa menghilangkan macet dan ekor kemacetan sampai di Brebes Barat akan dilakukan langkah lain.

"Maka kita akan buka. Tol akan kita buka. Itu nggak bisa lagi menampung, kita keluarin lagi dari barat, Pejagan. Kita arahkan ke barat. Kalau itu nggak bisa lagi, Korlantas akan ambil alih komando. Maka, pintu keluar akan keluar ke Kanci," jelas dia.

Selain itu juga akan diluncurkan aplikasi mengenai mudik. Di mana, pengendara bisa memberi informasi mengenai kemacetan, patah AS atau yang lainnya.

"Kita kasih solusi, arus mana, belok mana, kita matangkan itu. Dua hari ini selesai. Aplikasinya, nanti kita menginduk pada waze, mekanisme teknis yang kita bahas," sambung dia. "Siap sebelum H-7," tegas dia lagi.

Selain itu juga Brexit akan disterilkan dari pedagang guna menghindari kemacetan. "Ini sudah kita imbau, para pedagang naik ke atas. Sudah kita pasang barikade, sekarang pedagang sudah mulai naik," tegas dia.
(dra/dra)

Sumber : https://news.detik.com/berita/3243366/kapolres-brebes-dipanggil-menko-luhut-bahas-macet-mudik-di-brexit

Kapolres Brebes AKBP Luthfi Sulistiawan menghadap Menko Polhukam Luhut Pandjaitan.

Abu Gunung Kelud Jangkau Brebes dan PekalonganTEMPO.CO, Brebes -  Abu vulkanik dari letusan Gunung Kelud, Kamis malam, 1...
14/02/2014

Abu Gunung Kelud Jangkau Brebes dan Pekalongan

TEMPO.CO, Brebes - Abu vulkanik dari letusan Gunung Kelud, Kamis malam, 13 Februari 2014, juga mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan. "Di Kecamatan Bumijawa, hujan abu terjadi sejak pukul 09.00 WIB," kata warga Desa Gunungagung, Kecamatan Bumijawa, Wahdani Ahmad, kepada Tempo, Jumat, 14 Februari 2014.

Wahdani mengatakan, abu vulkanik juga mengguyur Kecamatan Paguyangan, Bumiayu, dan Sirampog. Sirampog dan Bumijawa adalah dua kecamatan di Brebes yang berada di kaki Gunung Slamet sisi utara. "Saya baru dapat laporan dari anggota dua kecamatan itu," kata Ketua Relawan Gunung Slamet (RGS) itu. (baca: Letusan Gunung Kelud Sudah Berakhir )

Menurut Wahdani, abu vulkanik di Bumijawa dan sekitarnya tidak sampai mengurangi jarak pandang pengguna jalan. "Tipis saja. Timbunannya tidak sampai bercenti-centi meter," ujarnya. Sebab, jarak antara Gunung Slamet dan Gunung Kelud sekitar 700 kilometer. Aktivitas warga tetap berjalan normal. Sekolah juga tidak sampai meliburkan siswanya.

Kendati demikian, abu vulkanik tetap dikhawatirkan akan berdampak pada kesehatan organ pernapasan warga. RGS pun berinisiatif membagi-bagikan masker gratis kepada setiap pengguna jalan. Sebanyak 35 anggota RGS yang tersebar di empat kecamatan juga mengimbau sejumlah sekolah agar menyiapkan masker bagi siswanya.

Humas SAR Tegal Slawi (Galawi) Rescue, Arif Rachman, mengatakan, abu vulkanik juga terpantau mengguyur wilayah Kecamatan Bantarkawung sampai Salem, Brebes. "Sama seperti di Sirampog dan Bumijawa, tidak sampai mengganggu aktivitas warga," kata Arif saat dihubungi Tempo. Salem adalah kecamatan di Brebes yang berbatasan dengan Kabupaten Cilacap.

Sejumlah kecamatan di Kabupaten Pekalongan, seperti Petungkriyono, Talun, Lebakbarang, Paninggaran, Kajen, dan Kandangserang, juga tidak luput dari jangkauan abu vulkanik Gunung Kelud. Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, pemerintah menyiapkan 2.000 masker untuk dibagikan gratis.


Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2014/02/14/058554300/Abu-Gunung-Kelud-Jangkau-Brebes-dan-Pekalongan

Abu vulkanik di Brebes dan sekitarnya tidak sampai mengurangi jarak pandang pengguna jalan

Dirgahayu ke - 336 Brebes, (Kota Telur Asin, Kota Bawang Merah, Bombay Van Java)18 Januari 1678 - 18 Januari 2014. Semog...
18/01/2014

Dirgahayu ke - 336 Brebes,
(Kota Telur Asin, Kota Bawang Merah, Bombay Van Java)
18 Januari 1678 - 18 Januari 2014.

Semoga di tahun ini banyak perubahan dari pelayanan publiknya, infrastrukturnya, dan juga tata kotanya menjadi lebih baik dari yang sebelumnya....

Mobil Pengangkut Ayam Tertubruk KA Di Perlintasan Jembatan Balaikambang.BREBESNEWS.CO – Sebuah mobil pick-up jenis Carry...
12/12/2013

Mobil Pengangkut Ayam Tertubruk KA Di Perlintasan Jembatan Balaikambang.

BREBESNEWS.CO – Sebuah mobil pick-up jenis Carry, tertubruk Kereta Api (KA) penumpang Kerta Jaya jusrusan Jakarta-Surabaya di perlintasan jembatan Balaikambang, desa Pebatan kecamatan Wanasari kamis petang (12/12) sekitar pukul 18.30 wib.

Beruntung penumpangnya yang berjumlah 3 orang, termasuk sopirnya selamat. Namun ke-3 nya dikabarkan kabur meninggalkan mobil bernomor polisi E 8719 MB yang ringsek.

Salah satu saksi mata Yanto, warga Pebatan mengatakan, saat itu mobil nahas yang ditumpangi 3 orang itu melintas dari jalan raya hendak ke pemukiman peternak ayam di sekitar Balaikambang, Pebatan.

Ada kemungkinan mobil tersebut akan mengambil hasil panenan ayam milik peternak ayam. Namun setelah mobil mau melintas rel kereta, mendadak mobil terhenti pas di tengah rel. Selang tak berapa lama tiba-tiba saja dari arah barat melintas sebuah kereta api penumpang melintas. Akibatnya, mobil tersebut-pun tidak luput dari tubrukan kereta.

” Tadinya warga sudah memperingatkan ada kereta api, namun kelihatannya penumpang mobil pick up tidak dengar dan terus menerobos jalan perlintasan tak berpalang pintu itu,” ujar Yanto.

Menurut Yanto, beruntung ketiga penumpangnya sigap, dan cepat keluar dari kendaraan, hingga semuanya selamat. Hanya mobilnya saja yang nampak rusak parah dan nampak ringsek terseret kereta sejauh kurang lebih 100 meter.

” Setelah kejadian itu, ke tiga penumpangnya langsung kabur meninggalkan mobilnya,” tukas Yanto.

Dari pantauan BREBESNEWS.CO di lapangan, kondisi mobil pick up rusak cukup parah, dan sempat menjadi tontonan warga setempat. (HENDRIK/AFIF.A)

Sumber : http://brebesnews.co/2013/12/mobil-pengangkut-ayam-tertubruk-ka-di-perlintasan-jembatan-balaikambang/

* 3 Penumpangnya selamat, namun kabur meninggalkan mobilnya BREBESNEWS.CO - Sebuah mobil pick-up jenis Carry, tertubruk Kereta Api (KA) penumpang Kerta Jaya jusrusan Jakarta-Surabaya di perlintasan jembatan Balaikambang, desa Pebatan kecamatan Wanasari kamis petang (12/12) sekitar pukul 18.30 wib. B...

Address

Brebes
52212

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kota Brebes posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share