22/07/2025
Bencana bisa datang kapan saja, tapi keselamatan bukan hanya soal keberuntungan, melainkan kesiapsiagaan!
Tahun ini, dalam peringatan Hari Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (HMKG) ke-78, BMKG mengajak untuk bersiap sebelum bencana datang: dari peringatan dini hingga aksi dini!
Karena sistem peringatan dini yang canggih saja tidak cukup kalau kita tidak tahu harus berbuat apa. Itulah pentingnya aksi dini yang bisa dimulai dari rumah sendiri.
Tahukah, Sobat? Saat ini, BMKG sedang mengembangkan sistem peringatan dini gempa bumi/Earthquake Early Warning System (EEWS) yang bisa kasih waktu 5-10 detik sebelum gempa besar terasa, loh! Ada juga teknologi Meteorology Early Warning System (MEWS) yang bisa prediksi cuaca sampai ke tingkat kelurahan. Serta ada Climate Early Warning System (CEWS) yang bantu petani dan nelayan merencanakan aktivitasnya lebih tepat.
Dan nggak cuma itu! BMKG juga aktif mengedukasi masyarakat lewat program seperti Sekolah Lapang Iklim, BMKG Goes to School, dan lainnya. Tujuannya satu: agar semua orang paham arti peringatan dini dan tahu apa yang harus dilakukan saat bencana datang.
Seperti kata Kepala BMKG, Prof. Dwikorita Karnawati, "Bencana memang makin sering terjadi. Namun, jika kita melihat keseluruhan waktu kehidupan, peristiwa tersebut hanya terjadi pada nol-koma-sekian persen saja. Sementara di 99 persen sisa waktu yang ada, kita justru menerima karunia alam yang luar biasa. Maka, kesempatan untuk membangun tetap terbuka luas,"
Jadi, ayo jangan tunggu bencana datang! Pahami peringatan dini, lakukan aksi sejak dini, dan bersama kita bisa wujudkan Indonesia yang lebih siap dan tangguh menghadapi masa depan. 💪🇮🇩