06/05/2026
๐ฆ๐ฒ๐บ๐ถ๐ป๐ฎ๐ฟ ๐๐ฎ๐ท๐ถ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ป๐ฎ๐ป๐ด ๐ฑ๐ถ ๐ฆ๐บ๐ฎ๐ป๐๐ฒ๐ฟ ๐ง๐ฎ๐ป๐ฎ๐บ๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐๐ฎ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป ๐๐ต๐ฎ๐ธ๐๐ถ ๐ฆ๐ถ๐๐๐ฎ
===============================
Guna menumbuhkan pemahaman terhadap nilai-nilai spiritual Bali, SMA Negeri 1 Seririt melaksanakan Seminar Kajian Saintifik โCanangโ Simbolisasi Kesadaran Bhakti pada Selasa (5/5) pagi kemarin di Ruang Kegiatan Guru (RKG). Kegiatan ini diikuti oleh pengurus pangempon, jajaran pimpinan sekolah, pegawai, serta siswa, dan menghadirkan Kepala SMK Negeri 1 Sawan, I Made Rasta, S.Pd., M.Pd.H., sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Seririt, Ngurah Putu Wiswayana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam memperkuat karakter siswa melalui pendekatan budaya dan spiritual. โKegiatan ini merupakan salah satu upaya sekolah dalam memperkuat karakter siswa melalui pendekatan budaya dan spiritual. Kami berharap siswa tidak hanya memahami nilai-nilai yang disampaikan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,โ ujarnya.
Kegiatan diawali dengan sesi yoga bersama yang dipandu oleh I Made Rasta, S.Pd., M.Pd.H., guna menciptakan suasana yang segar dan fokus sebelum memasuki materi inti. Selanjutnya, peserta mendapatkan pemaparan mengenai canang sebagai salah satu sarana penting dalam tradisi Bali. Materi yang disampaikan meliputi tata cara penempatan, makna filosofis, hingga etika dalam penyajiannya. Ia juga menjelaskan bahwa penyusunan canang memiliki keterkaitan dengan konsep geometri serta proporsi tubuh manusia.
Selain itu, peserta juga diajak untuk mengenal berbagai jenis canang sari beserta maknanya, serta memahami pentingnya sikap dalam menjalankan kegiatan adat, seperti menjaga kesopanan, menghargai pakaian adat, dan menumbuhkan rasa hormat di lingkungan pura. Kegiatan juga dilengkapi dengan pemaparan sejarah dan budaya, termasuk perkembangan sistem perdagangan di Bali dari masa lalu hingga penggunaan mata uang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa semakin memiliki kesadaran untuk menjaga dan melestarikan budaya Bali, sekaligus membentuk karakter yang seimbang antara pengetahuan, sikap, dan spiritualitas.
Kontributor: [Novelinda dan Novendi]
Direktorat SMA - Kemendikbudristek
Dinas Pendidikan,Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali