Pkh-Buol

Pkh-Buol kisah dan kelana dalam rona pkh

Grounchek PBI? bolehlah senyum indah saat kami datang bertandang.... boleh kan.......?sudah sesiap mana sekaran? boleh b...
02/04/2026

Grounchek PBI?
bolehlah senyum indah saat kami datang bertandang....
boleh kan.......?
sudah sesiap mana sekaran? boleh bacak lengkap di post ini...

haloo.. sehat semua?aminnnnnbiar lagi pantau bensin.. tapi jangan sampai pusing... sambil menatap kelam yang mulai membu...
01/04/2026

haloo..
sehat semua?
aminnnnn
biar lagi pantau bensin.. tapi jangan sampai pusing...
sambil menatap kelam yang mulai membungkus malam...
mimin sapa ya... dengan tulisan yang.............
aaa itu
coba deh baca pelan
boleh toh.. jangan marah,.. apalgi maraju
---------
Bukan karena pertanyaannya sulit…
tapi karena jawabannya kadang bikin kita mikir:
Kalau berani jujur sama diri sendiri, yuk coba renungkan ini 👇

1️⃣ “PKH ini menurut saya apa sih?” 🤔
Pelampung sementara biar nggak tenggelam…
atau kasur empuk yang bikin betah rebahan? 😅

2️⃣ “Saya mau dibantu sampai kapan?” ⏳
Sampai benar-benar kuat berdiri…
atau sampai bantuan itu sendiri yang ‘pergi pelan-pelan’?

3️⃣ “Selama ikut PKH, saya sudah belajar apa?” 📚
Cuma hadir tanda tangan…
atau benar-benar menyerap ilmu dari pertemuan, edukasi, sampai obrolan santai sambil ngopi? ☕

4️⃣ “Akses yang sudah dibuka, sudah saya manfaatkan belum?” 🚪
Lembaga keuangan, pendidikan, layanan kesehatan…
atau masih sebatas tahu tapi belum melangkah?

5️⃣ “Kalau suatu hari PKH selesai, saya sudah siap belum?” 💪
Karena tujuan akhirnya bukan menerima terus…
tapi berdaya dan mandiri 🌱

6️⃣ “Saya di PKH ini cuma hadir… atau ikut tumbuh?” 🌿
Karena yang benar-benar ikut proses,
biasanya pelan-pelan berubah—bukan cuma status, tapi cara pikir juga.

😄 Sedikit pengingat yang sering bikin salah paham…

Pendamping itu bukan orang paling sukses sedunia,
bukan juga yang tahu semua hal sampai bisa jawab semua pertanyaan kayak mbah anu... 😄

Mereka itu:
👉 fasilitator yang dilatih
👉 dibekali
👉 dan juga diawasi

Artinya…
kita ini sebenarnya lagi belajar bareng. 🤝

Kadang ilmunya datang dari materi,
kadang dari pengalaman pendamping,
kadang justru dari sesama KPM.

Bahkan dari obrolan sederhana sambil ngopi ☕
bisa lahir ide besar untuk masa depan.

✨ Jadi, PKH itu bukan tujuan akhir.
Dia cuma “pelampung” sementara biar kita nggak tenggelam.

Yang bikin kita sampai ke tepi…
adalah usaha, kemauan belajar, dan kebersamaan kita sendiri. 🚣‍♂️
,.....
ee sudah dulu ee masak labul engkolnya mimin..

Haul ke-58 Sayyid Idrus bin Salim Aljufri bukan sekadar peringatan waktu wafat seorang ulama besar, tetapi momentum untu...
01/04/2026

Haul ke-58 Sayyid Idrus bin Salim Aljufri bukan sekadar peringatan waktu wafat seorang ulama besar, tetapi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan yang telah beliau wariskan bagi bangsa dan umat. Sosok yang akrab dikenal dengan panggilan Guru Tua, telah menorehkan jejak panjang dalam membangun peradaban, khususnya di kawasan Indonesia Timur, melalui dakwah, pendidikan, dan penguatan akhlak umat.

Perjuangan Guru Tua dimulai dari kesadaran bahwa kebangkitan umat tidak akan terwujud tanpa pendidikan. Dalam konteks penjajahan dan keterbatasan akses ilmu pada masa itu, beliau mendirikan lembaga pendidikan yang kemudian berkembang menjadi Alkhairaat. Dari sebuah madrasah sederhana di Palu, Alkhairaat tumbuh menjadi jaringan pendidikan yang meliputi ribuan sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui Alkhairaat, Guru Tua tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menanamkan nilai kebangsaan, kemandirian, dan semangat persatuan. Ini menunjukkan bahwa perjuangan beliau tidak terbatas pada aspek keagamaan semata, melainkan juga berkontribusi nyata dalam membangun Indonesia sebagai bangsa yang beradab dan berilmu. Dalam banyak catatan sejarah, Alkhairaat menjadi salah satu pilar penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama di wilayah yang sebelumnya minim akses pendidikan.

Pesan kehidupan Guru Tua sangat relevan dalam konteks hari ini, termasuk dalam pelaksanaan program-program sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH). PKH yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial sejatinya sejalan dengan visi Guru Tua: membangun manusia dari akar, yaitu keluarga dan pendidikan.

Dalam perspektif nilai yang diwariskan Guru Tua, PKH bukan sekadar bantuan sosial, tetapi harus dipandang sebagai jalan untuk memuliakan manusia. Bantuan yang diterima hendaknya menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup—memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak, menjaga kesehatan keluarga, dan membangun kemandirian ekonomi secara bertahap.

Guru Tua mengajarkan bahwa kemiskinan bukan alasan untuk berhenti berjuang. Justru dalam keterbatasan, manusia diuji untuk tetap berikhtiar, bersabar, dan menjaga kehormatan diri. Maka, dalam konteks PKH, penting untuk menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, dan semangat perubahan, agar bantuan yang diberikan tidak melahirkan ketergantungan, tetapi kemandirian.

Haul ke-58 ini mengingatkan kita bahwa perjuangan belum selesai. Tantangan zaman boleh berubah, tetapi prinsip tetap sama: membangun manusia melalui ilmu, akhlak, dan kepedulian sosial. Apa yang telah dirintis oleh Guru Tua melalui Alkhairaat harus terus dilanjutkan—tidak hanya dengan mengenang, tetapi dengan mengamalkan.

Akhirnya, pesan besar dari Guru Tua untuk kita semua adalah: jadilah manusia yang memberi manfaat, bangunlah kehidupan dengan ilmu dan adab, serta jadikan setiap kesempatan—termasuk program sosial seperti PKH—sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki kualitas hidup umat.

Karena sejatinya, warisan terbesar seorang ulama bukan hanya bangunan atau lembaga, tetapi manusia-manusia yang tumbuh menjadi lebih baik karena sentuhan ilmunya.

========

mulia 1 April, kita ayooo atur menjadi efisien karena situasi dan perkembangan terkini===Pembelian BBM Subsidi:- Pakai b...
01/04/2026

mulia 1 April, kita ayooo atur menjadi efisien karena situasi dan perkembangan terkini
===
Pembelian BBM Subsidi:
- Pakai barcode MyPertamina. Maks 50 liter/hari (non-angkutan umum).

WFH Nasional: - ASN WFH 1 hari/minggu (setiap Jumat).

- Perjalanan dinas: Dalam negeri ↓ 50%, Luar negeri ↓ 70%.
- ⁠Pembatasan penggunaan kendaraan dinas. Dorong transportasi publik.

selengkapnya ada ...... di...

operator data, pilar sosial, dan desa.. ayooo bersama kita maksimalkan kadialan sosial, keserasian sosial, dan ketepatan...
31/03/2026

operator data, pilar sosial, dan desa.. ayooo bersama kita maksimalkan kadialan sosial, keserasian sosial, dan ketepatan bantuan sosial

akselerasi dan apresiasi Pemutakhiran seta sekolah rakyat
30/03/2026

akselerasi dan apresiasi Pemutakhiran seta sekolah rakyat

29/03/2026

🤔🤔

28/03/2026

Di sela hembusan angin malam yang semilir… hmmm 🌙
yang entah kenapa kadang lebih rajin daripada sinyal 📶
menggelitik nalar… dan juga jiwa (plus sedikit rasa lapar, jujur saja 😄)

Sambil menuntaskan berbagai laporan—yang kadang rapi, kadang “yang penting terkirim” 📊
dan memantau kondisi bansos yang sudah masuk akhir Maret…

Setelah hujan yang mengirimi kita petir dan guntur yang membahana ⛈️⚡
kaget kan tadi…? 😳
pas gunturrr menjedaarr… DUARRR! 💥
langsung refleks cek atap… aman, lanjut kerja lagi 😄

Eh tapi…
di sela suasana itu, tiba-tiba muncul video nenek moyang lewat di beranda 📱
niatnya cuma lihat sebentar…
ujung-ujungnya laporan nunggu, kita yang hanyut 🤭

Di tengah situasi seperti ini…
silaturahmi dan kebersamaan memang harus terus dipupuk 🌱
bukan cuma saat bantuan datang, bukan cuma saat nama dipanggil…

Karena realitanya…
ada yang pas butuh, manisnya kayak gula aren 🍯
pas sudah dapat… ehh berubah jadi “mode hemat respon” 😶

Tapi ya sudahlah… hidup ini bukan drama satu episode 😄
yang penting kita tetap waras, tetap ikhlas, dan tetap saling sapa 🤝

Semoga kita semua…
selalu saling ingat 💭
saling bantu 🤲
dan tidak hanya muncul saat “ada kabar pencairan” 😄

Sebisa dan semampunya…
karena kadang yang paling berharga itu bukan sekadar bantuan yang datang…
tapi rasa kebersamaan yang tidak ikut hilang setelah hujan reda 🌈

sumber video
https://www.facebook.com/share/r/19cfkYQUPe/

27/03/2026

Halo hai… 😊
Duduk santai dulu, tarik napas… eh jangan dalam-dalam, nanti malah tambah pusing 😄

Pernah tidak sih…
Ibu ngomong ke anak:

“Nak, bantu mama sebentar ya…”
Anaknya jawab:
“Sebentar itu 5 menit atau 5 episode, Ma?” 😅

Nah loh… sudah beda frekuensi dari awal!

Atau ayah lagi serius dengar cerita:
Ibu cerita panjang lebar… dari pagi, tetangga, sampai harga cabai 🌶️
Ayah cuma jawab:

“Iya…”

Padahal dalam hati ayah:
👉 “Ini tadi inti ceritanya apa ya?” 🤔

Belum lagi di dunia PKH…
Pendamping semangat menjelaskan:

“Kita akan melakukan verifikasi dan validasi DTSEN, april ini mau groundcek PBI…”

Peserta PKH:

“Pak… itu makan atau diminum?” 😆

Atau sebaliknya…
Peserta cerita dengan bahasa daerah, penuh rasa dan emosi:
Pendamping cuma bisa:

“Oh… iya… iya…”

Padahal dalam hati:
👉 “Ini tadi minta bantuan atau undang makan ya?” 😂

Dan yang paling seru…
Postingan di grup PKH Buol 📱
Kalimatnya panjang seperti jalan lintas provinsi…

Yang baca:
😵‍💫 “Saya baca 3 kali… tetap tidak mengerti…”
😩 “Ini pengumuman atau soal ujian?”

Akhirnya apa yang terjadi?
❌ Ibu jadi kesal
❌ Anak jadi santai (keterlaluan malah 😆)
❌ Ayah jadi pura-pura paham
❌ Pendamping jadi bingung
❌ Peserta jadi salah tangkap

Dan hasil akhirnya:
👉 STRESS 😵
👉 BINGUNG 🤯
👉 PUSING 😵‍💫

Lengkap sudah… paket komplit!

Padahal kuncinya cuma satu:
💡 Komunikasi itu bukan soal bicara… tapi soal saling mengerti.

Bahasa itu seperti jembatan 🌉
Kalau jembatannya terlalu tinggi… orang takut lewat
Kalau terlalu rumit… orang malas nyebrang

Jadi…
✔️ mari berbahasa yang sederhana
✔️ Jangan gengsi pakai bahasa yang mudah dipahami
✔️ Yang penting pesan sampai, bukan terlihat pintar 😎

📌 Lebih baik bahasa sederhana tapi dimengerti
daripada bahasa keren tapi bikin orang garuk kepala 😅

Jadi mulai sekarang…
Kalau bicara:
🗣️ “Pastikan orang lain paham”

Dan yang paling penting…
👉 Tidak ada lagi yang bilang:

“Saya tidak paham… tapi saya malu bertanya…” 😁

Salam hangat 🤝
Dari yang juga kadang salah paham…
tapi terus belajar memahami 🙏

sumber video :
https://youtube.com/shorts/lN9jukDDAhw?si=eCgJt1x8xa-ZwjLH

27/03/2026

kedisiplinan dan pembinaan asn di lingkup Kementerian Sosial RI

Address

Dimana Saja Kita Bisa Bersama
Buol

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pkh-Buol posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share