Anies Rasyid Baswedan

Anies Rasyid Baswedan Lahir
Anies Rasyid Baswedan
7 Mei 1969 (umur 54)
Kuningan, Jawa Barat, Indonesia

Ketemu teman lama itu ngobrol, ngobrol, dan ngobrol. Pindah tempat, ngobrol, pindah tempat lagi, ngobrol lagi. Teman2 be...
25/07/2023

Ketemu teman lama itu ngobrol, ngobrol, dan ngobrol. Pindah tempat, ngobrol, pindah tempat lagi, ngobrol lagi. Teman2 begitu juga kan?

Bahagia dapat menghadiri Pagelaran Wayang bertajuk Ruwatan Kebangsaan Partai Nasdem di Pantai Parangkusumo, Yogyakarta. ...
19/07/2023

Bahagia dapat menghadiri Pagelaran Wayang bertajuk Ruwatan Kebangsaan Partai Nasdem di Pantai Parangkusumo, Yogyakarta. Pagelaran yang dipimpin dalang kondang Ki Anom Suroto ini bertepatan dengan pergantian Tahun Baru Islam 1445H.

Setiap peringatan tahun baru merupakan momentum bagi kita untuk memahaminya dua hal, yakni menengok dan mengambil hikmah dari apa yang telah dikerjakan, kemudian melihat ke depan untuk menjadi lebih baik lagi.

Insya Allah dengan pagelaran wayang kulit ini, persaudaraan kita makin kuat, budaya kita terjaga dan berkembang, serta insya Allah tahun depan, menjadi tahun yang lebih baik bagi kita semua.

14/07/2023

Bakal calon presiden dari partai Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Rasyid Baswedan, menyampaikan pandangannya mengenai perencanaan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Hal tersebut disampaikan Anies di akhir paparannya ketika ditanya oleh Ketua Apeksi yang juga Wali Kota Bogor, Bima Arya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota Se-Indonesia (Apeksi) di Kota Makassar pada Kamis, (13/7/2023).

12/07/2023

Selamat Hari Koperasi Nasional.

Kilas balik, berbagi gagasan pada Rapimnas Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN), 26 November 2022. Menyampaikan upaya kami di Jakarta untuk menghadirkan keadilan sosial dalam ekonomi pasar dan harapannya bisa kita besarkan untuk seluruh Indonesia.

"Sesungguhnya, Uhud adalah satu gunung yang mencintai kami, dan kami juga mencintainya." (HR. Bukhari dan Muslim).Berjar...
11/07/2023

"Sesungguhnya, Uhud adalah satu gunung yang mencintai kami, dan kami juga mencintainya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Berjarak 5 kilometer ke utara dari Masjid Nabawi, tepatnya di antara Gunung Uhud dan Bukit Rumat (Bukit Pemanah), kami berkesempatan ziarah ke Makam Syuhada Perang Uhud. Di sana terbaring juga Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthalib, seorang sahabat sekaligus paman Rasulullah SAW.

Semua yang berziarah ke sini dapat mengambil hikmah dan teladan dari kisah hidup Sayyidina Hamzah. Perjuangannya, keberaniannya, dan keteguhannya dalam menegakkan Islam, membuatnya dijuluki Singa Allah dan Rasulullah SAW juga memberinya gelar Sayyid al-Syuhada.

Tak hanya itu, perang yang terjadi Maret 625 Masehi ini memberikan gambaran pada kita, bagaimana kemenangan yang sudah di depan mata, namun karena ketidaksabaran membuatnya berbalik menjadi kekalahan.

Sebuah hikmah yang diwujudkan dalam kehidupan, agar senantiasa istiqomah dan sabar dalam berjuang untuk meraih sebuah tujuan. Insya Allah pelajaran ini kita pegang bersama.

Alhamdulillah, sangat bersyukur kemarin malam usai Sholat Isya di Masjid Al Nabawi, kami sekeluarga berkesempatan mengun...
09/07/2023

Alhamdulillah, sangat bersyukur kemarin malam usai Sholat Isya di Masjid Al Nabawi, kami sekeluarga berkesempatan mengunjungi Museum Rasullullah di Madinah. Kami disambut dengan penuh kehangatan oleh Direktur Museum, Syaikh Dr. Nasir bin Musfir Al-Zahrani beserta jajaran.

Kami diperlihatkan maket suasana mekah era Nabi Muhammad SAW, replika rumah dan kamar Rasullullah SAW, juga helm, busur, panah dan kendi air yang digunakan kala itu, serta masih banyak lagi hal-hal yang ada pada era itu.

Karya-karya bernilai sejarah yang ditampilkan bukan saja menarik, tetapi juga membuat kita mendapatkan pengetahuan yang lebih dalam lagi tentang Rasulullah SAW.

Kesahihan dan keotentikan amat diperhatikan di museum ini. Ribuan literatur dikonversi menjadi tayangan digital, deskripsi tertulis diubah menjadi deskripsi visual yang akurat dan menarik.

Sungguh sebuah malam yang amat berkesan bagi kami sekeluarga, karena bisa menikmati sebuah perjalanan melampaui waktu di tempat ini. Merasakan bagaimana sejarah dikonversi menjadi ruang, bagaimana perjalanan dikonversi menjadi pengalaman, dan bagaimana kita yang berada di abad 21 ditarik ke abad 6 dan 7 untuk merasakan dan mengambil hikmah dari kehidupan Rasulullah SAW.

08/07/2023

Ia tersedak. Kalimatnya terbata-bata. Terhenti. Suara khotib jadi parau, tapi ia paksakan untuk meneruskan khotbahnya. Mungkin mata dan pipinya telah basah. Suasana jamaah jadi haru.

Itulah suasana khotbah Jumat di Masjid Nabawi di Madinah Al-Munawarah siang tadi.

Di bawah ini cuplikan pesan-pesan yang menjadikannya terharu dan semua jamaah terbawa dalam suasana yang amat menyentuh.

——
Sesungguhnya untuk setiap kedatangan ada kepulangan dan untuk setiap pertemuan ada perpisahan. Begitulah sunnah Allah.

Setelah kami melihat para jamaah haji datang dari segenap penjuru dan negeri yang jauh, supaya mereka menyaksikan sebagai manfaat dan pembelajaran bagi mereka. Bahasa, warna kulit, negara, ras, dan usia mereka berbeda-beda.

Setelah musim haji selesai lalu para tamu Allah yang Maha Rahman berpisah dengan tempat terbaik, tanah suci, tapi hati mereka bergolak dengan perasaan yang mendalam.

Wahai hamba Allah, para jamaah haji itu telah mengucapkan selamat tinggal kepada Baitullah al-Haram, sedang lisan mereka mengucapkan: A‘iduun, aayibun, taaibun, lirabbina hamidun (kita kembali, sebagai hamba yang bertaubat, kita sebagai hamba yang memuji rabb kami).

Kegembiraan yang menghantarkan para haji kembali ke negerinya. Mereka telah menyelesaikan ibadah haji.

Mereka telah “kembali” seperti pada hari ibunya melahirkan mereka. Mereka pulang ke tanah airnya dengan membawa “harta rampasan” yang patut disyukuri dan dipuji, yaitu aib yg ditutupi dan dosa-dosa yang diampuni.

Mak

Alhamdulillah, semalam selepas Maghrib, kami bisa kembali bersilaturahmi dengan Imam, Khatib, dan Penanggung Jawab, Hala...
06/07/2023

Alhamdulillah, semalam selepas Maghrib, kami bisa kembali bersilaturahmi dengan Imam, Khatib, dan Penanggung Jawab, Halaqah Al-Quran Masjid Nabawi, Sheikh Dr. Abdul Muhsin bin Muhammad Al-Qasim.

Kami berbincang tentang banyak hal, mulai dari berbagai khidmat kerajaan Arab Saudi dalam ibadah haji dan umroh, terkait kegiatan Halaqah Al-Quran dan matan-matan kitab turots baik secara langsung di Masjid Nabawi (offline) maupun jarak jauh (online), yang manfaatnya kini dirasakan jutaan orang dari berbagai negara di dunia.

Selain itu, beliau juga mengapresiasi jamaah haji Indonesia yang amat khusyuk, sabar, dan senantiasa kompak dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

Dan orang-orang dari Indonesia ini mendapatkan tempat istimewa di hati beliau, karena setiap harinya beliau menatap dan mendengarkan lantunan Al-Quran yang dilantunkan orang Indonesia baik secara langsung di Masjid Nabawi maupun mereka yang mengikuti program jarak jauh (online).

Subhanallah, sebuah perbincangan yang insya Allah membawa keberkahan bagi kita semua, dan kami mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan, serta senantiasa dalam lindungan-Nya dalam menjalankan setiap tugas sebagai Imam di Masjid Nabawi.

04/07/2023

Anies Baswedan bersama KH. Najih Maimoen berziarah ke makam KH. Maimoen Zubair di Ma'la Makkah.Di sela rangkain ibadah h...
03/07/2023

Anies Baswedan bersama KH. Najih Maimoen berziarah ke makam KH. Maimoen Zubair di Ma'la Makkah.

Di sela rangkain ibadah haji, Anies Baswedan bersama KH. Najih Maimoen berziarah ke makam KH. Maimoen Zubair di Ma'la Makkah.
KH Maimun Zubair, salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) meninggal dunia saat melakukan rangkaian ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi, Selasa (6/8/2019)

03/07/2023

Sejatinya haji adalah “panggilan” dari Allah swt. Kami semua adalah Tamu Allah, jamaah haji yg sedang berada di Mina ini adalah Tamu Allah. Kami semua menjawab “panggilan” itu dengan talbiyah: Labaik Allahuma Labaik; aku datang memenuhi panggilan-Mu, ya Allah.

Kemarin 29 Juni 2023, Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman al-Saud (MBS) mengundang para tamu raja untuk makan siang bersama di Istana Mina, Mekkah. Sejak 8 Dzulhijah, para tamu raja ditempatkan di Mina Hospitality Palace, sekitar 10 menit dari bangunan utama Istana Raja di Mina. Kompleks istana ini ada di sisi barat daya kawasan Mina.

Saat berjumpa dengan Putera Mahkota Pangeran MBS, kami sampaikan ucapan terima kasih atas kehormatan untuk bisa berangkat haji atas undangan dari Kerajaan Arab Saudi dan atas pelayanan yang luar biasa selama tinggal di Makkah ini. Kami titipkan salam hormat untuk ayahanda, Raja Salman, semoga beliau diberikan kesehatan, dipanjangkan umurnya.

Kepada Pangeran MBS kami sampaikan juga ucapan selamat, semoga bisa terus menjalankan tugas dengan baik. Semoga bisa kembali berkunjung ke Indonesia, kita ingin makin banyak kerja sama antar Indonesia-Arab Saudi, yang makin mengeratkan persaudaraan antar kedua bangsa yang sudah amat panjang.

Foto: Saudi Press Agency وكالة الأنباء السعودية

Address

Kuningan
Central Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Anies Rasyid Baswedan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share