29/05/2026
Idul Adha bukan sekadar tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian kepada sesama. Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan bahwa cinta kepada Allah harus melampaui ego, kepentingan pribadi, dan kecintaan pada dunia.
Di tengah kehidupan yang semakin individualistik, Idul Adha mengingatkan kita untuk lebih banyak memberi, berbagi, dan menyembelih sifat-sifat buruk dalam diri. Karena sejatinya, manusia terbaik bukanlah yang paling banyak memiliki, tetapi yang paling tulus berkorban demi kebaikan.
Refleksi Idul Adha oleh Sekjen PKS, Muhammad Kholid, dapat Anda simak lebih lengkap di fraksi.pks.id!