01/08/2026
, demokrasi yang substantif dapat diwujudkan salah satunya melalui politik emansipatoris. Perspektif kepemimpinan perempuan tidak hanya memberikan ruang pada keterwakilan, namun juga teraktualisasi dalam aksi dan kebijakan yang inklusif.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota KPU Betty Epsilon Idroos sebagai narasumber pada Advance Training yang diselenggarakan Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Maluku di Aula BPSDM Provinsi Maluku, Kamis, (30/7/2026).
Betty menekankan bahwa keterwakilan perempuan yang selama ini dikenal masih bersifat prosedural. Pemenuhan kuota 30% semata belum berbanding lurus dengan keterwakilan substantif, yakni perempuan yang benar-benar mempengaruhi agenda dan substansi kebijakan.
Dalam forum ini, Betty juga mendorong peserta untuk tidak berhenti pada memformulasikan gagasan dalam lingkup organisasi, melainkan melangkah lebih jauh menuju transformasi pemikiran yang nyata dalam gerak perubahan sosial yang lebih luas.