Kemenko Polkam RI

Kemenko Polkam RI Akun resmi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia. Ikuti media sosial Kemenko Polkam RI : linktr.ee/polkamri Kejaksaan Agung;
g.

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan mempunyai tugas menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan Kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang politik dan keamanan. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan mengoordinasikan:
a. Kementerian Dalam Negeri;
b. Kementerian Luar Negeri;
c. Kementerian Pertahanan;
d. Kementerian Komunikasi dan Di

gital;
e. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi;
f. Tentara Nasional Indonesia;
h. Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan
i. Instansi lain yang dianggap perlu.

05/08/2026

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa pemerintah bersama seluruh unsur terkait tetap solid dan terus bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Hal tersebut disampaikan Menko Polkam dalam Konferensi Pers Bersama di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026), yang dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BIN Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra dan Wamenko Polkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus.

Dalam konferensi pers tersebut, Menko Polkam memastikan situasi dalam negeri hingga saat ini tetap aman dan terkendali. Pemerintah bersama TNI, Polri, BIN, Kejaksaan, dan seluruh unsur terkait terus memantau perkembangan serta melakukan langkah-langkah antisipatif. Menko Polkam juga mengajak masyarakat tetap tenang dan bijak menyikapi berbagai informasi di media sosial, khususnya hoaks, disinformasi, fitnah, ujaran kebencian, serta konten provokatif yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Pemerintah menjamin kebebasan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kritik sebagai bagian dari kehidupan demokrasi, sepanjang dilakukan secara damai, bertanggung jawab, dan tidak melanggar hukum. Menko Polkam turut mengajak insan pers dan seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga ruang informasi yang sehat, keamanan dan ketertiban, serta membangun optimisme agar aktivitas masyarakat dan program pembangunan nasional dapat terus berjalan dengan baik.

Menko Polkam: Pemerintah Solid dan bersinergi Menjaga Stabilitas Keamanan NasionalSIARAN PERS NO. 317/SP/HM.01.02/POLKAM...
05/08/2026

Menko Polkam: Pemerintah Solid dan bersinergi Menjaga Stabilitas Keamanan Nasional

SIARAN PERS NO. 317/SP/HM.01.02/POLKAM/8/2026

Polkam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus bersinergi menjamin stabilitas keamanan nasional tetap terpelihara dengan baik. Pemerintah juga berkomitmen penuh memastikan seluruh program pembangunan dan program-program pemerintah dapat terus berjalan sesuai harapan masyarakat.

“Situasi di dalam negeri hingga saat ini tetap aman dan terkendali. Berbagai perkembangan yang terjadi masih berada dalam kendali pemerintah. Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, beserta seluruh unsur terkait terus memantau situasi secara intensif dan melakukan berbagai langkah antisipatif terhadap setiap perkembangan yang muncul,” ujar Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Kepala BIN Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra. Hadir p**a Wamenko Polkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus, Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, serta para pejabat tinggi di lingkungan Kemenko Polkam.

Namun demikian, Menko Polkam menyoroti semakin banyaknya informasi yang beredar di media sosial dan berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat. Berbagai bentuk hoaks, disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian masih terus beredar. “Saya ingin pada kesempatan ini, kami bersepakat untuk menyampaikan kepada masyarakat supaya tidak terganggu dengan masalah itu. Kami telah menangani semuanya dengan sangat serius,” kata Djamari.

Menko Polkam juga menegaskan bahwa kondisi masyarakat saat ini tidak seperti yang digambarkan dalam berbagai narasi di media sosial. Menurutnya, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Di Jakarta maupun berbagai daerah lainnya, kehidupan masyarakat berlangsung seperti biasa. Tidak terjadi kondisi sebagaimana yang digambarkan atau diperkirakan dalam berbagai informasi menyesatkan tersebut.

“Saya sampaikan bahwa masyarakat kita sudah punya kemampuan untuk menghadapi hal semacam itu, menyaring informasi hoaks. Tapi kami akan menjaga supaya masyarakat kita dalam keadaan tenang, aman, dan sepenuhnya terkendali,” kata Menko Polkam Djamari.

Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai beredarnya sejumlah konten dan video di media sosial yang berisi ajakan melakukan unjuk rasa pada bulan Agustus serta konten yang memprediksi Indonesia akan mengalami kerusuhan, Menko Polkam menegaskan bahwa informasi dan video-video yang menggambarkan seolah-olah akan terjadi kerusuhan tersebut tidak benar. Aparat keamanan bersama unsur intelijen saat ini juga tengah menelusuri akun-akun yang menyebarkan konten tersebut.

“Video-video itu tidak benar. Ada akun-akun yang menyebarkan informasi tersebut dan saat ini sedang ditelusuri oleh Kepolisian bersama unsur intelijen. Apabila dalam penelusuran ditemukan adanya indikasi tindak pidana, tentu akan ditindak secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Menko Polkam.

Terkait pemasangan pagar atau pembatas di sejumlah pusat perbelanjaan yang dikaitkan dengan kekhawatiran akan terjadinya kerusuhan, Menko Polkam mengatakan bahwa persoalan tersebut telah direspons dan akan diselesaikan oleh kepala daerah bersama pihak-pihak terkait. Pemerintah ingin memastikan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi dan perdagangan, tetap dapat berlangsung secara normal dan aman.

Menko Polkam menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang masyarakat menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa. Menyampaikan pendapat dan kritik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Menurutnya, kritik justru diperlukan sepanjang disampaikan secara bertanggung jawab dan tidak melanggar hukum.

“Aksi unjuk rasa tidak ada larangan. Yang dilarang adalah tindakan-tindakan anarkis yang mengganggu keamanan, ketertiban, dan kepentingan masyarakat. Kritik itu perlu, bahkan sangat menyegarkan dalam kehidupan demokrasi. Presiden Prabowo juga tidak pernah melarang masyarakat menyampaikan kritik,” tegas Djamari.

Karena itu, Menko Polkam mengajak masyarakat untuk menyampaikan pendapat, aspirasi, maupun kritik secara bebas dan bertanggung jawab. Kebebasan menyampaikan pendapat harus tetap menghormati hak masyarakat lainnya serta tidak diwujudkan melalui tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, ataupun tindakan yang mengganggu aktivitas dan kepentingan rakyat.

“Silakan menyampaikan pendapat, aspirasi, maupun kritik secara bebas dan bertanggung jawab. Jangan sampai penyampaian aspirasi justru mengganggu kepentingan rakyat, merugikan masyarakat, atau menimbulkan tindakan yang melanggar hukum. Mari kita bersama-sama menjaga agar demokrasi tetap berjalan dengan baik, sementara keamanan dan ketertiban masyarakat juga tetap terpelihara,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Menko Polkam juga mengajak seluruh insan pers untuk berperan aktif menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Menurutnya, peran media sangat penting dalam menjaga ketenangan bangsa. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dan media.

“Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap berita-berita hoaks yang beredar di media sosial. Informasi semacam itu tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat mencemari cara berpikir publik dengan disinformasi, fitnah, dan kebencian,” kata Menko Polkam Djamari Chaniago.

Menko Polkam mengingatkan bahwa apabila penyebaran berita hoaks terus dibiarkan, hal tersebut dapat memunculkan sikap pesimistis terhadap masa depan bangsa. Padahal, kenyataan yang terjadi tidak demikian. Karena itu, Menko Polkam mengajak seluruh pihak untuk terus membangun optimisme dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai bentuk informasi yang menyesatkan.

“Pemerintah akan terus memantau perkembangan yang ada. Apabila ditemukan tindakan yang memenuhi unsur tindak pidana, kami telah berkoordinasi dengan Kapolri dan Jaksa Agung untuk mengambil langkah penegakan hukum,” kata Menko Polkam.

“Kami tidak akan membiarkan pelanggaran seperti itu berlangsung terus-menerus. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, terukur, dan tanpa kompromi apabila tindakan tersebut mengganggu kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.

Humas Kemenko Polkam RI

Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menyambut kedatangan Perdana Menteri Tailan, Anutin Charnvirakul, ...
03/08/2026

Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menyambut kedatangan Perdana Menteri Tailan, Anutin Charnvirakul, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Penyambutan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan resmi yang mencerminkan eratnya hubungan persahabatan serta komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama bilateral. Momentum ini juga menegaskan pentingnya sinergi Indonesia dan Tailan dalam menjaga stabilitas kawasan, meningkatkan kerja sama politik dan keamanan, serta mendorong kemajuan bersama di tingkat regional.

Semoga kunjungan ini semakin memperkokoh hubungan Indonesia–Tailan dan menghasilkan langkah-langkah strategis yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara dan masyarakat ASEAN.

Usai prosesi penyambutan, Perdana Menteri Tailan melanjutkan perjalanan menuju Istana Negara untuk mengikuti rangkaian agenda kenegaraan bersama Presiden Republik Indonesia.


01/08/2026

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bersilaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tokoh Masyarakat se-Kalimantan Selatan, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (1/8/2026).

Menko Polkam menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga menaruh perhatian serius terhadap pentingnya integritas para pemimpin daerah. Presiden, kata Menko Polkam, menitipkan pesan agar seluruh pejabat yang dipilih rakyat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

Silaturahmi turut dihadiri Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Supian H.K., perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, BMKG, BNPB, Basarnas, serta bupati, wali kota, tokoh agama, dan akademisi se-Kalimantan Selatan. Sementara itu, Menko Polkam didampingi Sesmenko Polkam, para deputi, staf ahli, dan staf khusus.

Silaturahmi di Kalsel, Menko Polkam Ingatkan Pemimpin Daerah Jaga Kejujuran dan Amanah RakyatSIARAN PERS NO. 315/SP/HM.0...
01/08/2026

Silaturahmi di Kalsel, Menko Polkam Ingatkan Pemimpin Daerah Jaga Kejujuran dan Amanah Rakyat

SIARAN PERS NO. 315/SP/HM.01.02/POLKAM/8/2026

Polkam, Banjarbaru – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, mengingatkan seluruh kepala daerah dan penyelenggara pemerintahan untuk senantiasa memegang teguh kejujuran serta menjaga amanah yang telah diberikan rakyat. Menurutnya, jabatan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan melalui pengabdian kepada masyarakat, bukan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Hal tersebut disampaikan Menko Polkam saat bersilaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat se-Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (1/8/2026).

"Saya ingin mengingatkan pada kesempatan ini, sadarlah kita. Kita dulu meminta suara kepada rakyat kita, tolong pilih saya, tolong percayai saya, tapi saat menjabat, berkhianat kepada pemilihnya, berkhianat kepada bangsa ini," tegas Menko Djamari.

Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga menaruh perhatian serius terhadap pentingnya integritas para pemimpin daerah. Presiden, kata Menko Polkam, menitipkan pesan agar seluruh pejabat yang dipilih rakyat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

"Bapak Presiden menyampaikan pada saya, tolong sampaikan bahwa kita adalah orang-orang yang dipercaya oleh rakyat untuk mengabdi. Pada dasarnya, memang kepala daerah yang hadir di sini dipilih masyarakat untuk mengabdi," ujarnya.

Lebih lanjut, Menko Djamari mengingatkan bahwa kejujuran akan selalu menjadi landasan utama dalam kepemimpinan. Meski kebohongan dapat menyebar lebih cepat, pada akhirnya kebenaran akan tetap menjadi pijakan yang membawa kepercayaan masyarakat.

"Ada kalimat yang perlu kita ingat, kebohongan akan bergulir lebih cepat, tetapi kebenaran dan kejujuran yakin akan sampai ke tujuan. Saya menyampaikan kalimat ini untuk mengingatkan kita bahwa berbaktilah untuk kepentingan rakyat," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mendukung dan menjalankan setiap kebijakan pemerintah pusat demi kemajuan daerah dan bangsa. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menko Polkam beserta rombongan di Kalimantan Selatan.

"Kami semua di sini siap menjalankan perintah dari Bapak untuk mengabdi kepada Banua Kalimantan Selatan tercinta dan mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Hasnuryadi.

Silaturahmi turut dihadiri Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Supian H.K., perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, BMKG, BNPB, Basarnas, serta bupati, wali kota, tokoh agama, dan akademisi se-Kalimantan Selatan. Sementara itu, Menko Polkam didampingi Sesmenko Polkam, para deputi, staf ahli, dan staf khusus.

Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Pen...
01/08/2026

Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Pengayuan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (1/8).

Dalam peninjauan tersebut, Menko Polkam optimis penanganan karhutla di Kalimantan dapat berjalan baik berkat sinergi seluruh unsur. Pemerintah juga terus mengoptimalkan operasi darat, water bombing, serta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mempercepat penanganan jika kondisi cuaca memungkinkan.

Menko Polkam turut mengajak masyarakat menjaga lingkungan karena penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama, dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan.

"Ini adalah pekerjaan kita bersama. Kalau bicara soal lingkungan, ada keselamatan manusia," tegas Menko Polkam.

Menko Polkam Optimis Penanganan Karhutla di Kalimantan Dapat Berjalan BaikSIARAN PERS NO. 314/SP/HM.01.02/POLKAM/8/2026P...
01/08/2026

Menko Polkam Optimis Penanganan Karhutla di Kalimantan Dapat Berjalan Baik

SIARAN PERS NO. 314/SP/HM.01.02/POLKAM/8/2026

Polkam, Banjarbaru – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, optimis penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan dapat berjalan dengan baik.

"Saya merasa optimis bahwa ini bisa dikerahkan karena semua dukungan, saya kira tidak ada kesulitan. Api juga sudah dikenal," ujar Menko Djamari usai meninjau titik karhutla di Posko Pengayuan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (1/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa upaya penanganan terus dilakukan melalui operasi darat, pengintaian, serta persiapan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang akan segera dilaksanakan jika kondisi memungkinkan.

"Sekarang operasi pengintaian terus dilakukan, bahkan operasi modifikasi cuaca juga sudah disiapkan dan tinggal menunggu kondisi yang memungkinkan," ujarnya.

Ia menambahkan, OMC dapat segera dilakukan pada sore hari apabila kondisi cuaca mendukung. Namun, jika kondisi lebih memungkinkan pada malam hari, pelaksanaannya akan dikoordinasikan dengan pihak bandara agar penerbangan tetap dapat dilakukan.

"Modifikasi cuaca sangat penting, karena dengan hujan buatan itu bisa segera menyelesaikan masalah ini," ungkapnya.

Menko Djamari juga menekankan bahwa penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak media untuk turut mengedukasi publik agar lebih peduli terhadap isu lingkungan.

"Ini adalah pekerjaan kita bersama. Saya minta rekan-rekan pers mengajak masyarakat agar peduli terhadap persoalan ini. Ini peduli lingkungan, kalau bicara soal lingkungan, ada keselamatan manusia," katanya.

Ia mengingatkan agar tidak ada lagi sikap abai terhadap lingkungan dengan alasan kepemilikan lahan atau ketidakterlibatan dalam persoalan tersebut. Menurutnya, karhutla merupakan kepentingan bersama yang harus ditangani secara kolektif.

Seluruh unsur terkait, termasuk Taruna Siaga Bencana (Tagana), instansi kehutanan, serta berbagai kekuatan lainnya, diminta untuk terus bersinergi dalam penanganan karhutla.

Terkait keselamatan petugas di lapangan, Menko Polkam menegaskan bahwa aspek tersebut harus menjadi prioritas utama. Ia meminta pimpinan di lapangan untuk memastikan setiap langkah operasional dilakukan dengan memperhatikan kondisi api, arah angin, serta faktor teknis lainnya.

"Dikendalikan betul oleh pimpinan, jangan dilepas begitu saja. Intinya, jangan sampai ada korban," tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menegaskan bahwa penanganan karhutla melalui operasi udara terus dioptimalkan sebagai bagian dari upaya terpadu pemerintah. Menurutnya, operasi udara dilaksanakan secara terukur dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar penanganan dapat berjalan lebih efektif.

"Water bombing bukan untuk memadamkan api yang sudah sangat luas, tetapi untuk menangani titik-titik api agar tidak berkembang semakin besar. Karena itu, operasi modifikasi cuaca juga menjadi bagian penting dalam mendukung upaya penanganan karhutla," ujar Budi Irawan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, juga menyampaikan bahwa penanganan karhutla di Kalimantan Selatan terus mendapat dukungan dari berbagai unsur, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, maupun instansi terkait lainnya. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat respons di lapangan.

"Alhamdulillah, semua unsur dari berbagai lini bekerja dan bersinergi bersama kami sehingga kami selalu mendapat dukungan," ujarnya.

Humas Kemenko Polkam RI

Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, bersilaturahmi dengan Forkopimda serta tokoh masyarakat Kalimantan T...
01/08/2026

Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, bersilaturahmi dengan Forkopimda serta tokoh masyarakat Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas, Jumat (31/7/2026).

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat literasi digital agar semakin bijak dalam menyaring informasi serta tidak mudah terpengaruh hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu persatuan dan stabilitas nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Djamari juga memperkenalkan buku Presiden Solusi: Arah Kebijakan Strategis Pemerintah yang memuat pendekatan pemerintahan berbasis penyelesaian masalah (Problem Solving Government) sebagai kerangka dalam menjawab berbagai persoalan strategis nasional.

Silaturahmi turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, Pangdam XX/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, Kabinda Kalimantan Tengah Marsma TNI Muhammad Nur, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Kalimantan Tengah. Menko Polkam juga didampingi oleh Sesmenko Polkam, para Deputi dan Staf Khusus.


Menko Polkam Ajak Masyarakat Kalimantan Tengah Perkuat Literasi Digital Tangkal HoaksSIARAN PERS NO. 313/SP/HM.01.02/POL...
31/07/2026

Menko Polkam Ajak Masyarakat Kalimantan Tengah Perkuat Literasi Digital Tangkal Hoaks

SIARAN PERS NO. 313/SP/HM.01.02/POLKAM/7/2026

Polkam, Kapuas – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, mengajak masyarakat untuk memperkuat literasi digital sebagai upaya menangkal hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian. Menurutnya, kemampuan memilah informasi yang benar menjadi kunci untuk menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi di ruang digital.

Pesan tersebut disampaikan Menko Polkam saat menghadiri Silaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tokoh Masyarakat Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas, Jumat (31/7/2026). Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu membiasakan diri memverifikasi setiap informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

"Apabila hoaks, disinformasi, dan fitnah ini dibiarkan, maka anak-anak kita, generasi muda, pikirannya hanya akan dipenuhi hal-hal tersebut sehingga mereka menjadi pesimis melihat bangsa ini," ujar Menko Djamari.

Oleh karena itu, Menko Polkam mendorong pemerintah, termasuk pemerintah daerah, untuk aktif menyampaikan informasi yang akurat, faktual, dan tepat kepada masyarakat agar ruang digital tidak didominasi oleh narasi yang menyesatkan.

"Ruang digital harus kita isi dengan informasi-informasi yang benar. Pemerintah daerah harus menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh Forkopimda harus kompak. Jangan sampai karena kurangnya informasi, ruang digital justru dipenuhi fitnah dan kebencian," tegas Menko Djamari.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Djamari juga memperkenalkan buku Presiden Solusi: Arah Kebijakan Strategis Pemerintah yang memuat pendekatan pemerintahan berbasis penyelesaian masalah (Problem Solving Government) sebagai kerangka dalam menjawab berbagai persoalan strategis nasional. Buku tersebut menguraikan 108 persoalan strategis beserta langkah-langkah penyelesaiannya di berbagai sektor, serta menjadi referensi bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam menyelaraskan arah pembangunan yang berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan bahwa keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah merupakan kekuatan yang harus terus dijaga. Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah.

“Kami yakin, dengan semangat gotong royong, kita akan mampu mengatasi berbagai tantangan, seberat apa pun," ujar Agustiar.

Silaturahmi tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, Pangdam XX/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, Kabinda Kalimantan Tengah Marsma TNI Muhammad Nur, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Kalimantan Tengah.

Humas Kemenko Polkam RI

Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, zikir bersama menjadi ikhtiar untuk m...
31/07/2026

Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, zikir bersama menjadi ikhtiar untuk memanjatkan doa untuk negeri ini agar senantiasa diberi keberkahan dan kekuatan dalam mewujudkan bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.

Mari bersama menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 17.00-21.30 WIB di Lapangan Monas, Jakarta. Kegiatan ini terbuka untuk umum.

Address

Central Jakarta

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kemenko Polkam RI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share