Puisi

Puisi Solusi dari hati

Tak apa sedikit improve jika naskah yang kau pegang sekarang tidak sesuai.
05/09/2024

Tak apa sedikit improve jika naskah yang kau pegang sekarang tidak sesuai.

26/02/2023

Terakhir Sebelum Gadis itu Menghilang
______________________________________
Tinta: QueenBi

Setiap hari seperti main teka teki. Ada saja kejutan di tiap-tiap tingkatnya. Kadang beruntung kadang juga tidak. Kadang
Menyenangkan, menyebalkan, mengharukan, merindukan.. eh.. bagian ini sepertinya terlalu berlebihan : )

Baiklah, sebelum masuk ke perkara rindu ada baiknya aku memperkenalkan diri dulu biar berasa lebih dekat dan akrab hihihi.
Aku Bimantara Agistya, biasanya teman-teman dan kerabat akrab memanggilku dengan sebutan Mas Abim. Umurku 27 tahun pada 25 Maret 2018 mendatang. Katanya sih, umur segini sudah cukup matang untuk menikah, sayangnya calon mempelai wanita belum juga terlihat. Ohya, aku seorang pengusaha bunga yang terbilang cukup besar di kota ini dan sudah banyak dikenal dari berbagai kalangan.

'Karisma Setangkai Mawar' para pelanggan biasanya menyingkat nama tokoku dengan KSM, jadi aku juga akan menyebutnya demikian. Nah, di KSM ini lah aku menghabiskan waktu dari hari ke hari sambil menyelesaikan teka-teki silang yang semakin ke sini semakin rumit untuk dipecahkan. ..

Teka-teki l ( Datang )

Bulan Mei di tahun 2018.

Hari ini, entah kenapa seperti berbeda. Langit terlihat lebih cerah dari biasanya; Burung-burung terdengar lebih ramai dan ceria; Matahari terasa cukup hangat dan menyegarkan. Seperti biasa, KSM buka pukul 08.00 oleh pak Rudi (karyawan yang paling aku percaya sejak awal toko ini dirintis) setelah itu ia akan lanjut bersih-bersih toko dan menyiram bunga yang tertanam rapih di sekeliling KSM. Berikut juga pak Andi dan semua karyawan ku yang lain akan mengerjakan tugasnya masing-masing. Ada yang bertugas sebagai penanam, pembersih, pemetik, perangkai dan pe-pe lainnya. Sedang aku sendiri akan datang ke toko sekitar pukul 10.00 pagi untuk sekedar ngecek dan berkeliling menyapa customer hingga pukul 12.00 siang.

Sama dengan hari-hari lainnya, KSM selalu ramai pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Kebetulan, KSM tidak hanya menjual bunga, tapi juga pupuk, pot, aksesoris, buket dan lebih banyak lagi printilan-printilan lainnya. KSM tutup jam 17.00/18.00 (tergantung pengunjung)..
"Mas Abim, makan siangnya mau pakai apa hari ini?" Tanya Pak Rudi, rutin setiap hari pada jam makan siang.
"Seperti biasa Pak Rud (Nasi, ayam serundeng, sayurnya dikit, tidak pake kuah). Eh, tapi kali ini pakek kuahnya ya, pak!" Ucapku agak sedikit berteriak karena Pak Rudi sudah menyalakan motor.
.

Ah, tidak terasa hari ini hampir berakhir. Jam menunjukkan pukul 16.27 kurang lebih setengah jam lagi KSM akan tutup, tapi pengunjung masih berkeliaran dan cukup ramai. Seperti yang aku katakan di awal, bahwa hari ini seperti berbeda. Biasanya aku sudah pulang sejak pukul 13.00/14.00 siang tadi, tapi entah kenapa hari ini rasanya nyaman sekali berada di toko.

Hingga waktu tutup tiba dan para pengunjung juga berangsur menyusut sampai akhirnya benar-benar habis pada pukul 17.53.

"Hari ini biar saya yang tutup toko, kalian pulang duluan saja." Titah ku. Sontak membuat mereka kaget dan tidak percaya, Karena ini tidak pernah terjadi sebelumnya.

" Ini malam minggu, jadi saya ingin tetap disini bersama meraka (menunjuk bunga-bunga) malam ini." Lanjut ku dengan nada bercanda. Mereka menimpali dan kemudian pamit pulang..
Sekarang aku sendiri, berjalan menelusuri jalan setapak diantara bunga-bunga mawar yang mekar sempurna dan merona ini. Mataku menyisir ke segala sisi dari KSM. Aku melihat bunga-bunga cantik yang menjalar dan menggantung di dinding jaring (net yang dipasang seperti sangkar di setiap sisi kanan kiri toko utama yang saling terhubung) yang sekilas terlihat seperti bintang berwarna warni di langit-langit kebun.

Belum sempat aku menyusuri tiap lorong untuk mengecek semua bunga, tapi tiba-tiba mataku tertuju pada setangkai mawar yang terlihat pucat dan layu. Setelah aku mendekat, ternyata ia terlepas dari tangkai lainnya (patah). Aku putuskan untuk memetik dan merendamnya dengan segelas air agar ia bisa kembali segar.

Sambil memandangi mawar tersebut, aku berjalan menuju toko utama untuk mengambil gelas. Saat berada di depan pintu, aku melihat ke arah gerbang yang berjarak kurang lebih 10 meter dari pintu toko. Telihat ada seseorang yang berdiri di sana, sepertinya seorang wanita muda, berambut panjang kira-kira di atas pinggang. Dengan cahaya lampu yang agak ke emas-emasan, membuat wajah gadis itu terlihat sangat cantik. Hidungnya mancung, bibirnya tipis, matanya sedikit bengkak seperti habis menangis.

Aku berjalan menghampirinya ke arah pagar, untuk memastikan ia baik-baik saja atau butuh bantuan.

"Ada yang bisa saya bantu, Nona?" Tanyaku basa-basi. Dia tidak menjawab apapun, tapi matanya terus tertuju pada mawar yang ku pegang sejak tadi.

"Lagi cari bunga? Mari masuk dan pilihlah didalam barang kali ada bunga yang Nona s**a." Ucapku ramah sambil mempersilahkannya masuk. Lagi-lagi ia tidak menjawab, tapi ia bergerak masuk dan melihat sekeliling dengan tanpa ekspresi.

Ia berjalan sangat lambat, sambil sesekali membelai beberapa bunga yang ia lewati. Kemudian tanpa aba-aba ia berhenti, membuat aku yang sejak tadi membuntutinya kaget dan hampir menabrak punggung gadis itu.

"Kamu ketemu bunga yang cocok?" Tanyaku hati-hati.
Dia menoleh ke arahku, menatapku cukup lama rasanya dan sangat aneh. Dari tatapannya, aku seperti melihat banyak kesedihan dan luka yang tersimpan di sana.

Setelah sekitar 30 detik dia menatapku, matanya lagi-lagi tertuju pada mawar yang masih ku pegang. Perlahan kulihat tangannya terangkat dan merayap mendekati mawar dan mencabutnya dari genggamanku.

Kini mawar itu berada didepan dada si gadis dan bersandar diantara jari jemarinya. Dan tatapan aneh itu berpaling ke mawar. Matanya berkaca-kaca, putik hidungnya memerah.

"Are you okay?" Lagi dan lagi aku bertanya meski tetap tidak ada jawaban.

Kemudian ia merogoh kantong dan mengeluarkan uang pecahan 50 ribu rupiah sebanyak 2 lembar.

"Aku akan membelinya." Ucapnya, sambil menyodorkan salah satu dari kedua lembar tersebut.

"Oh, jangan yang ini Nona. Biar saya ambil yang lain, yang lebih segar." Karna prinsip ku adalah pantang menjual barang yang tidak layak kepada customer. Termasuk bunga layu ini. Namun, setelah menyelipkan uang ke tanganku, gadis itu bergegas pergi.

"Nona, ambil uangmu. Biar saya kasih gratis saja bunganya." Aku berlari kecil mengejarnya dan berusaha mengembalikan uang kepadanya. Tapi tetap saja ia terus berjalan dan tidak menghiraukan ku sama sekali. Hingga akhirnya ia benar-benar keluar pagar dan terus berjalan menjauh dari toko. Aku berhenti mengikutinya namun tetap menatap ia dari belakang. Dia berjalan gontai, sambil memeluk mawar dan tatapannya kosong ke arah depan. Langkahnya terlihat berat, ingin sekali rasanya berlari dan menawarinya tumpangan. Ia terus hanyut dan hilang di ujung jalan...

Teka-teki ll ( Berjalan )

Sejak malam itu, aku selalu pulang malam bahkan tidak jarang menginap. Entah apa yang membuatku seperti ini. Seperti sedang menunggu, tapi tidak tahu apa yang aku tunggu. Aku juga selalu meletakkan pot kecil di dinding pagar dengan setangkai mawar segar bertuliskan 'Untuk Kamu'. Dan setiap hari mawar itu selalu hilang. Entah dibawa seseorang atau jatuh tertiup angin dan lenyap. Tapi aku sangat berharap, bahwa yang mengambil mawar itu adalah dia..

Next ..




Menua dengan Sia-sia II_______________________________________________Tinta: QueenBiGadis April itu masih bergentayangan...
01/12/2020

Menua dengan Sia-sia II
_______________________________________________
Tinta: QueenBi

Gadis April itu masih bergentayangan di setiap sudut pandangku. Terkadang aku sengaja berlama-lama berjalan menyusuri gang menunggu keajaiban barangkali, gadis itu kembali ke tempat yang sama.

Banyak hal yang aku sesali saat itu. Kenapa aku harus buru-buru pergi dan meninggalkannya begitu saja. Sedang ia sendiri termangu dengan tatapan kosong tanpa arti. Harusnya aku berani setidaknya bertanya ia kenapa, menunggu siapa, atau apalah itu basa-basi. Tidak berguna.

🌼🌼🌼

Sekarang Oktober, waktu telah berlalu kurang lebih enam bulan dari April kemarin namun, gadis itu benar-benar tidak ada jejaknya sama sekali.

Perlahan tapi pasti, aku mulai memperbaiki diri. Kata teman tongkrongan, sekarang aku berubah. Tidak seasik dulu bahkan, sangat sulit bagi mereka untuk menemuiku akhir-akhir ini. ya, aku sengaja menyibukan diri dengan hal-hal lebih positif dari sebelumnya. Membaca buku misalnya, atau sekadar membolak-balik Iqra yang entah bagaimana cara membacanya. Tapi aku mulai Shalat dan ingat Tuhan sebab, Nenekku bilang; 'jika ingin dicintai oleh seseorang maka, cintai dulu penciptanya' dan aku percaya itu.

Hari ini tanggal 9 Oktober, 30 menit setelah sholat subuh. Aku berencana keluar untuk mencari udara segar sambil jalan-jalan santai.

Pagi ini lengang tapi, beberapa orang terlihat sibuk memulai harinya masing-masing. Aku sendiri menikmatinya dengan penuh rasa syukur. Aku baru sadar bahwa hidup ini sangat berarti jika dijalankan sesuai dengan porsinya. Tenang sekali rasanya ketika, kita kemana-mana selalu bergandengan dengan Tuhan. Dia selalu tunjukan apa itu nikmat bersyukur, dan aku merasakan itu dalam kurun waktu lima bulan terakhir.

Sambil berlari-lari kecil, aku menyapa beberapa orang yang aku lewati. Aku tahu mereka bingung, aku tidak seperti aku pada biasanya namun, aku senang mereka menyambutku dengan ramah...
Masih di tempat yang sama, aku melihat seseorang dengan seseorang lainya. Keakraban mereka tiba-tiba membuat aku merasa hancur. Dia gadis April itu entah dengan siapa, melukai harapanku.

Ini terlalu luar biasa dalam perjalananku, Tuhan. Dua puluh delapan tahun waktuku berjalan dengan sangat buruk, dan aku dengan sombong merasa mampu memperbaikinya hanya dengan waktu enam bulan. Aku tahu ini tidak masuk akal.

Dan bodohnya aku adalah terlalu mudah menyimpulkan bahasa cinta, yang mana aku sama sekali tidak punya pengalaman di bidang itu. Aku tidak perna percaya tentang ketulusan laki-laki terhadap perempuan apalagi, mengistimewakan mereka kecuali Ibuku. Tapi hari ini aku sadar bahwa aku benar jatuh cinta dan sekaligus patah hati.
..

Next ya..

Cibitung, 1/12/2020



Menua dengan Sia-sia_________________________________________Tinta: QueenBiHai, aku Tamrin seorang bujangan yang kebanya...
30/11/2020

Menua dengan Sia-sia
_________________________________________
Tinta: QueenBi

Hai, aku Tamrin seorang bujangan yang kebanyakan orang mengatakan bahwa aku tajir. Tidak mengapa, aku aminkan saja doanya.

Baiklah, di sini aku akan menceritakan tentang perjalannanku hingga berada di titik ini. Tidak mudah, penuh rintangan dan berliku-liku prosesnya.

Dan kalian juga harus tahu bahwa, aku bukan orang yang cukup baik di lingkunganku sendiri. Pemabuk, perokok berat bahkan, aku juga pecandu narkotika. Buruk bukan.

Tapi, pada suatu hari di bulan April yang sunyi, aku mendapati seorang gadis sedang melamun di sudut gang tempat biasa aku dan kawan-kawan mangkal. Gadis itu seperti sedang bersedih, tapi dia terlihat sangat cantik dengan kerudung berwarna gelap, entah apa istilahnya dari merah kehitam-hitaman itu.

Jarak kita tidak terlalu jauh namun, tidak juga terlalu dekat. Ketika tengah kuperhatikan, gadis itu tiba-tiba memandang ke arahku. Sejak dua puluh delapan tahun, rasanya ini pertama kalinya aku merasa canggung di depan seorang perempuan.
..

Bersambung dulu deh, sibuk.

Cibitung, 30/11/2020



Broken Home I_______________________________________________Tinta : QueenBiTeruntuk anakku Selina.Bumi ini seakan terbel...
29/11/2020

Broken Home I
_______________________________________________
Tinta : QueenBi

Teruntuk anakku Selina.

Bumi ini seakan terbelah sayang, hancur berkeping-keping. Remuk hati Bunda, nak. Bunda mencintaimu sejak lahir, dan sampai akhir.

Anakku, jika suatu saat engkau benar-benar tidak mengenaliku sebagai seorang Ibu maka, tetaplah hidup dengan rasa yang kau punya. Tetaplah membenciku seperti apa yang Ayahmu mau namun, jangan paksa aku untuk turut melupakan satu hal penting tentangmu; darah dagingku.

Putri cantikku, dengar baik-baik! Meskipun engkau dengan sengaja menghapus jejakku dalam garis kehidupanmu atas perintah Ayahmu nak, aku tidak akan membenci salah satu atau keduanya. Aku tahu bahwa Ayahmu punya cinta yang sama terhadapmu.

Balarangkali aku memang bukan Ibu yang baik untuk kau ingat. Biar saja aku yang mengalah dengan cara pergi lebih jauh dari sebelumnya. Aku tahu sejak saat itulah Ayahmu membunuhku, meracunimu, dan engkau mati rasa peduli terhadap seorang Ibu sepertiku.

Sepuluh tahun ke depan aku harus siap benar-benar kehilanganmu nak. Aku ikhlas asal kau bahagia. Aku akan melihat pertumbuhanmu dari jauh, menjagamu tanpa harus menyentuh.

Cibitung, 29/11/2020

Note: Siapa saja bija jadi korban Broken Home.

Coretan di atas adalah sebuah ungkapan hati dari seorang ibu muda dengan rumah tangga yang rumit. Beliau mengatakan bahwa posisinya saat ini benar-benar sulit.

Semoga ada hikmah di balik semuanya ya Ibu cantik. Kita semua turut memdoakan yang terbaik.

Untuk kalian yang merasakan atau pernah berada di posisi yang sama, boleh beri kami pencerahan dalam melewati ini.



10/11/2020

Maaf.

27/04/2018

❀

23/04/2018

Jangan tanya tentang apa saja

22/04/2018

Allah Allah !

21/04/2018

Eeh sweet betollah abang alif ni 😊😊 πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡ β€œBila nak tackle AWEK be like..”
Haa, kalau korang nak tahu inilah first video kolabrasi Teega.my dan juga 401production. Ingat lagi masa tu Alif memang tak nak shoot dengan Aisyah ni tak tahu kenapa. Belagak aku kan. Yang Aisyah pulak excited nak jumpa Alif. Sebab Aisyah expect Alif ni jenis sempoi2 boleh masuk sekali jumpa masa shooting kena marah dengan Alif banyak kali pulak tu. Sampai dia menyampah tengok muka alip hahaha. Btw, Ini first perjumpaan kami dan akhirnya tak tahu macam mana berlakun je cakap β€œaku rasa aku nampak jodoh aku..” rupa-rupanya jodoh betul. Tak tahu macam mana.
Btw korang pernah ke tackle awek macam alip buat ni? Apa result dia? Kawin ke tak kawin ? Ke kena pelempang? Hahahah tag kawan korang yuk!.
Ilmu Tambahan :
1) Bila lelaki nampak perempuan, cuba sedaya upaya untuk jaga pandangan. Itu pun jihad. Jihad melawan nafsu. Allah ganjarkan pahala berlipat ganda buat kita.
2) Andai wanita diberi dua mata lelaki. Mereka akan rasa dua benda. Satu, Pastinya mereka tahu betapa peritnya nak jaga mata dengan dikelilingi wanita yang tidak menutup aurat. Dua, korang cari sendiri. Google je. Jadi wanita jaga lah aurat tutup.
3) Jangan pernah penat untuk taat perintah Allah. Pasti ada syurga yang menanti kita. Amin.
Akhir sekali Do not loose faith in Allah❗

Address

Cibitung

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Puisi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Puisi:

Share

Category