Jabar Saber Hoaks

Jabar Saber Hoaks Akun resmi Jabar Saber Hoaks. Dikelola oleh
Independen, Akurat, Cepat.

PROGRAM BANTUAN BIBIT SAWIT GRATIS[HOAKS - IMPOSTER CONTENT]Beredar di media sosial Facebook sebuah tautan yang diklaim ...
02/09/2026

PROGRAM BANTUAN BIBIT SAWIT GRATIS
[HOAKS - IMPOSTER CONTENT]

Beredar di media sosial Facebook sebuah tautan yang diklaim sebagai akses pendaftaran bantuan bibit sawit gratis dari Pemerintah untuk mendukung petani sawit profesional agar lebih produktif, mandiri dan sejahtera. Di dalam unggahan menyebutkan bahwa bantuan tersebut 100% gratis untuk petani terpilih.

CEK FAKTA:
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), tautan yang dibagikan oleh akun Facebook "Nastin Asti" tidak mengarah ke situs resmi Kementerian Pertanian RI (https://www.pertanian.go.id) maupun Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) (https://www.bpdp.or.id), melainkan ke laman yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif.

Hasil penelusuran di situs resmi BPDP dan Kementerian Pertanian juga tidak menemukan informasi mengenai pendaftaran Program Bantuan Bibit Sawit. Sementara itu, program yang sedang dibuka adalah Program Grant Riset BPDP 2026 melalui https://program-riset.bpdp.or.id. Program ini merupakan skema pendanaan penelitian yang ditujukan bagi perguruan tinggi, lembaga penelitian dan pengembangan, serta peneliti yang mengajukan proposal riset di bidang kelapa sawit, kakao, dan kelapa. Oleh karena itu, program tersebut tidak berkaitan dengan pendaftaran bantuan bibit sawit bagi masyarakat maupun petani.

KESIMPULAN:
Klaim mengenai tautan pendaftaran bantuan bibit sawit gratis dari pemerintah adalah hoaks. Tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi Kementerian Pertanian maupun BPDP, melainkan ke laman yang meminta data pribadi. Selain itu, tidak terdapat program resmi pendaftaran bantuan bibit sawit, sehingga masyarakat diimbau untuk hanya mengakses informasi melalui situs resmi pemerintah.

RUJUKAN:
turnbackhoax.id
pertanian.go.id
bpdp.or.id
program-riset.bpdp.or.id

TEKS: Moh Rahhael Malka Badzaly

BENDERA MERAH PUTIH DIKIBARKAN SETENGAH TIANG DI TASIKMALAYA[HOAKS: MISLEADING CONTENT]Beredar video di Facebook yang me...
02/09/2026

BENDERA MERAH PUTIH DIKIBARKAN SETENGAH TIANG DI TASIKMALAYA
[HOAKS: MISLEADING CONTENT]

Beredar video di Facebook yang mengklaim bahwa bendera Merah Putih dikibarkan setengah tiang di sepanjang Jalan Sukarame–Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sebagai bentuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

CEK FAKTA:
Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta yang dipublikasikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Kompas Cek Fakta, video tersebut merupakan konten yang menyesatkan. Ketua Panitia HUT RI setempat, Tadjid Mutaqin, menjelaskan bahwa bendera yang tampak berada di posisi setengah tiang dari kejauhan hanyalah kondisi sementara saat proses pemasangan dan instalasi lampu. Setelah pemasangan selesai, bendera dikibarkan hingga puncak tiang sesuai ketentuan yang berlaku.

KESIMPULAN:
Klaim tersebut tidak benar. Bendera Merah Putih yang terlihat berada di posisi setengah tiang merupakan kondisi sementara selama proses pemasangan dan instalasi lampu. Setelah proses pemasangan selesai, bendera dikibarkan hingga puncak tiang sesuai ketentuan yang berlaku.

RUJUKAN :
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)
Kompas Cek Fakta

TEKS : Syifa Sofiana

GERAM DENGAN KEBIJAKAN PEMERINTAH WARGA BAKAR SPBU[ HOAKS : MANIPULATED CONTENT ]Beredar unggahan di akun Facebook, ungg...
31/08/2026

GERAM DENGAN KEBIJAKAN PEMERINTAH WARGA BAKAR SPBU
[ HOAKS : MANIPULATED CONTENT ]

Beredar unggahan di akun Facebook, unggahan tersebut mengklaim warga sengaja membakar SPBU karena dilarang membeli bahan bakar bersubsidi akibat terlambat membayar pajak.

CEK FAKTA:
Dilansir dari Tempo.co kebakaran SPBU pada unggahan tersebut sebenarnya terjadi di Aceh pada 2024 dan diduga dipicu korsleting listrik pada mobil Suzuki Carry yang sedang mengisi BBM. Dan unggahan tersebut hasil rekayasa AI, hasil analisis menggunakan AI or Not dengan 73% hasil AI dan 50% berpotensi deepfake.Gambar yang sama pada berita TribunNews yang memberitakan peristiwa kebakaran SPBU di Aceh pada 2024 lalu.

KESIMPULAN :
Unggahan tersebut merupakan hasil rekayasa AI dan tidak valid. Kebakaran yang terjadi pada tahun 2024 bukan pada tahun 2026. Tidak ada warga yang dengan sengaja membakar SPBU karena tidak diperbolehkan membeli BBM bersubsidi karena telat membayar pajak.

RUJUKAN :
Tempo.co dan TribunNews

TEKS :
NAYMA RHESMA YUNI .marrhs

TEBAK NAMA KOTA BERHADIAH DARI KDM[ HOAKS : FABRICATED CONTENT ] KLAIM : Beredar sebuah video di TikTok yang diunggah ol...
31/08/2026

TEBAK NAMA KOTA BERHADIAH DARI KDM
[ HOAKS : FABRICATED CONTENT ]

KLAIM :
Beredar sebuah video di TikTok yang diunggah oleh akun dengan narasi kuis tebak nama kota berhadiah dari Dedi Mulyadi. Dalam video tersebut ditampilkan gambar Patung Martha Christina Tiahahu yang berada di Kota Ambon, lalu pengguna diminta menebak nama kota tersebut untuk mendapatkan hadiah.

CEK FAKTA :
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan tersebut bukan merupakan kuis resmi dari Dedi Mulyadi, melainkan konten yang mengarahkan pengguna untuk menghubungi nomor WhatsApp yang dicantumkan pada bio akun TikTok . Selain itu, kolom komentar pada unggahan tersebut juga dinonaktifkan sehingga pengguna tidak dapat menjawab kuis secara terbuka melalui komentar.

Pola tersebut merupakan ciri yang sering digunakan dalam modus penipuan atau scam, yaitu mengarahkan korban agar menghubungi nomor WhatsApp tertentu dengan iming-iming hadiah. Tidak ada informasi resmi yang menyebutkan Dedi Mulyadi mengadakan kuis tebak nama kota melalui akun tersebut.

Penelusuran pada akun media sosial resmi Dedi Mulyadi juga tidak menemukan unggahan serupa. Akun TikTok resmi Dedi Mulyadi adalah , sedangkan akun Instagram resminya adalah . Kedua akun tersebut tidak memuat informasi mengenai kuis tebak nama kota maupun pembagian hadiah melalui nomor WhatsApp.

Masyarakat dihimbau untuk berhati-hati terhadap akun yang mengatasnamakan tokoh publik dengan iming-iming hadiah. Selalu pastikan informasi berasal dari akun media sosial resmi dan jangan menghubungi nomor WhatsApp atau memberikan data pribadi kepada akun yang tidak terverifikasi.

KESIMPULAN:
Klaim yang menyebutkan Dedi Mulyadi mengadakan kuis tebak nama kota berhadiah melalui akun TikTok adalah tidak benar. Unggahan tersebut merupakan modus scam/penipuan yang mengatasnamakan Dedi Mulyadi untuk mengarahkan pengguna menghubungi nomor WhatsApp tertentu.

RUJUKAN :
Tiktok
Tiktok

TEKS : Kelvin Kaliva Reiza

ZONA RAWAN BEGAL KOTA BANDUNGKLAIM: [HOAKS - FABRICATED CONTENT]Beredar teks di grup WhatsApp yang menginformasikan titi...
31/08/2026

ZONA RAWAN BEGAL KOTA BANDUNG
KLAIM: [HOAKS - FABRICATED CONTENT]

Beredar teks di grup WhatsApp yang menginformasikan titik-titik zona rawan kejahatan jalanan atau begal di Kota Bandung. Di dalam teks itu menyebutkan bahwa Pemkot dan Kepolisian juga mengingatkan peningkatan kewaspadaan pada jam 00.00 - 04.00 karena pelaku cenderung menyasar pengendara yang sendirian.

CEK FAKTA:
Melansir dari Kompas.com dan detik.com, Polrestabes Bandung membantah isu yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp terkait adanya pembagian zona rawan kejahatan (daerah merah, kuning, dan hijau) di Kota Bandung. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi menegaskan bahwa peta wilayah tersebut adalah hoaks dan bukan berasal dari kepolisian. Dedi memastikan seluruh wilayah Kota Bandung berada dalam pengawasan ketat, sehingga masyarakat maupun wisatawan tidak perlu cemas. Untuk menjamin keamanan, kepolisian menerjunkan dua per tiga kekuatan dari total 2.600 personel secara bergantian melalui patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) setiap malam.

KESIMPULAN:
Teks yang beredar mengenai zona rawan begal dan imbauan jam rawan di Kota Bandung dipastikan hoaks. Kapolrestabes Bandung menegaskan peta wilayah tersebut bukan dari kepolisian dan mengimbau warga maupun wisatawan tidak perlu cemas, karena seluruh area tetap diawasi ketat melalui patroli rutin malam hari.

RUJUKAN:
Kompas.com
detik.com

Moh Rahhael Malka Badzaly

NARASI PAJAK BARU BAGI INFLUENCER YANG DIKAITKAN DENGAN KOMDIGI[ HOAKS : MANIPULATED CONTENT ]Beredar sebuah video di In...
26/08/2026

NARASI PAJAK BARU BAGI INFLUENCER YANG DIKAITKAN DENGAN KOMDIGI
[ HOAKS : MANIPULATED CONTENT ]

Beredar sebuah video di Instagram yang menampilkan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) seolah-olah mengumumkan kebijakan pajak baru bagi influencer dan kreator konten. Dalam video tersebut disebutkan bahwa Facebook dikenai pajak sebesar 28 persen, TikTok 35 persen, X 5 persen, YouTube 10 persen, Instagram 22 persen, serta platform media sosial lainnya juga akan dikenakan tarif pajak tertentu.

CEK FAKTA :
Hasil penelusuran, SukoharjoNews, KOMDIGI, TurnBackHoaks menunjukkan bahwa narasi tersebut tidak benar. Video yang beredar merupakan hasil manipulasi dengan menambahkan teks dan narasi yang tidak sesuai dengan pernyataan asli Menteri Komunikasi dan Digital. Hingga saat ini, tidak terdapat pengumuman maupun kebijakan resmi dari Kementerian Komunikasi dan Digital terkait pemberlakuan pajak baru bagi influencer, kreator konten, maupun platform media sosial.

Selain itu, penetapan kebijakan perpajakan di Indonesia merupakan kewenangan Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP), bukan Kementerian Komunikasi dan Digital. Oleh karena itu, informasi yang menyebut Komdigi menetapkan tarif pajak bagi influencer tidak memiliki dasar resmi.

KESIMPULAN :

Narasi yang menyebut Kementerian Komunikasi dan Digital menetapkan pajak baru bagi influencer dan kreator konten merupakan informasi yang tidak benar. Video yang beredar telah dimanipulasi sehingga memberikan kesan seolah-olah Menteri Komdigi menyampaikan kebijakan tersebut. Faktanya, hingga kini tidak ada pengumuman resmi mengenai kebijakan dimaksud, dan kewenangan menetapkan aturan perpajakan berada di bawah Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak.

RUJUKAN :
SukoharjoNews
KOMDIGI
TurnBackHoaks

TEKS : Amelinda Azalia Kustari ( )

BAHLIL LAHADALIA MUNDUR DARI JABATAN KETUA UMUM PARTAI GOLKAR[ HOAKS : FALSE CONTEXT] Beredar unggahan di media sosial T...
26/08/2026

BAHLIL LAHADALIA MUNDUR DARI JABATAN KETUA UMUM PARTAI GOLKAR
[ HOAKS : FALSE CONTEXT]

Beredar unggahan di media sosial Tiktok, yang menyebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar. Unggahan tersebut disertai narasi bahwa keputusan itu diumumkan secara mendadak dan menimbulkan berbagai spekulasi.

CEK FAKTA :
Dilansir dari Jatengprov, TurnBackHoaks bahwa informasi tersebut tidak benar. Narasi yang beredar berasal dari unggahan di media sosial yang memanfaatkan dokumentasi Konferensi Nasional Luar Biasa (KNLB) organisasi masyarakat Mubes Ormas Islam (MOI), lalu dikaitkan dengan seolah-olah Bahlil Lahadalia mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Faktanya, hingga informasi tersebut beredar, tidak ada pernyataan resmi dari Bahlil Lahadalia maupun Partai Golkar yang menyebut dirinya mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum. Bahlil masih tercatat sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan tidak ada pengumuman resmi mengenai pergantian kepemimpinan partai.

KESIMPULAN :
Klaim yang menyebut Bahlil Lahadalia mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar merupakan informasi palsu. Tidak ditemukan pernyataan maupun pengumuman resmi yang membenarkan narasi tersebut. Unggahan yang beredar hanya memanfaatkan dokumentasi kegiatan lain dan menyematkan narasi yang tidak sesuai dengan fakta.

RUJUKAN :
Jatengprov
TurnBackHoaks

TEKS : Amelinda Azalia Kustari ( )

GIBRAN UMUMKAN BANTUAN MODAL USAHA UNTUK MASYARAKAT[HOAKS : MANIPULATED CONTENT]Beredar unggahan video di Facebook yang ...
26/08/2026

GIBRAN UMUMKAN BANTUAN MODAL USAHA UNTUK MASYARAKAT
[HOAKS : MANIPULATED CONTENT]

Beredar unggahan video di Facebook yang menampilkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengumumkan pembagian dana bantuan modal usaha yang amanah bagi seluruh masyarakat Indonesia.

CEK FAKTA :
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, rekaman suara Gibran dalam video tersebut terbukti palsu. Saat diuji lewat sistem pendeteksi AI Hive Moderation, suara sang Wakil Presiden menunjukkan indikasi hasil manipulasi kecerdasan buatan dengan tingkat probabilitas mencapai 99,2 persen.

Sementara itu, pelacakan gambar menggunakan Google Lens mengungkap bahwa video asli tersebut merupakan dokumentasi dari salah satu channel Youtube yang berisikan isi video nya saat Gibran menghadiri sesi pleno ke-3 KTT G20 di Afrika Selatan pada November 2025. Di forum tersebut, ia tengah menyuarakan isu keadilan teknologi dan pengelolaan sumber daya alam global. Gibran sama sekali tidak memberikan pernyataan ataupun pengumuman terkait bagi-bagi modal usaha bagi netizen di media sosial.

KESIMPULAN :
Unggahan video klaim Wapres Gibran membagikan bantuan modal usaha di Facebook tersebut adalah hoaks. Video yang disebarkan merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan (deepfake AI) yang digunakan untuk modus penipuan. Selalu verifikasi informasi bantuan modal Anda melalui kanal resmi pemerintah agar terhindar dari kejahatan siber.

RUJUKAN:
Kompas.com
Youtube :Gibran Rakabuming

TEKS : Nauva Luthfiani
Amelinda Azalia Kustari ( )

PURBAYA LARANG MASYARAKAT IKUT PROGRAM DANA HIBAH LAIN SELAIN DARI PEMERINTAHKLAIM:  [HOAKS : FABRICATED CONTENT]Beredar...
25/08/2026

PURBAYA LARANG MASYARAKAT IKUT PROGRAM DANA HIBAH LAIN SELAIN DARI PEMERINTAH
KLAIM: [HOAKS : FABRICATED CONTENT]

Beredar unggahan video di TikTok yang menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengajak masyarakat mendaftar program dana hibah resmi pemerintah melalui nomor telepon tertentu.

CEK FAKTA :
Berdasarkan penelusuran informasi tersebut tidak benar.

Kejanggalan video ini langsung terlihat dari adanya label keterangan "AI Generated Content" pada unggahan video di TikTok tersebut. Keterangan ini mengindikasikan bahwa konten visual maupun audio dalam video bukan merupakan rekaman asli, melainkan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (deepfake AI).

Setelah ditelusuri lebih lanjut, sebagaimana dikonfirmasi oleh Antaranews.com dan Komdigi.go.id, tidak ditemukan adanya pernyataan resmi dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ataupun pihak Kementerian Keuangan terkait himbauan pelarangan program hibah lain maupun ajakan mendaftar ke nomor telepon yang dicantumkan. Kementerian Keuangan juga menegaskan tidak pernah mengumumkan program dana hibah kepada masyarakat umum melalui video semacam itu, apalagi meminta pendaftaran lewat nomor kontak personal.

KESIMPULAN :
Unggahan video imbauan dana hibah pemerintah dari Menkeu Purbaya di TikTok tersebut adalah hoaks. Video yang disebarkan merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan (AI) yang digunakan sebagai kedok penipuan. Selalu verifikasi informasi mengenai program keuangan negara melalui kanal komunikasi resmi Kementerian Keuangan agar terhindar dari kejahatan siber.

RUJUKAN :
antaranews.com
komdigi.go.id

TEKS : Nauva Luthfiani

MAHFUD MD UMUMKAN PROGRAM DANA PENSIUN[HOAKS : MANIPULATED CONTENT ] Beredar sebuah postingan di Facebook yang membagika...
25/08/2026

MAHFUD MD UMUMKAN PROGRAM DANA PENSIUN
[HOAKS : MANIPULATED CONTENT ]

Beredar sebuah postingan di Facebook yang membagikan video yang mengklaim mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menginformasikan adanya program dana bantuan pensiun 2026.

Dalam postingan tersebut terdapat 451 likes,225 komen dan 12 share. Tandanya cukup banyak orang percaya dengan narasi postingan tersebut.

CEK FAKTA:
Berdasarkan hasil verifikasi Tim Cek Fakta Kompas.com, tidak ditemukan informasi mengenai program dana bantuan pensiun tahun 2026 di akun media sosial resmi Mahfud MD. juga melakukan penelusuran menggunakan teknik reverse image search dan menemukan bahwa video yang beredar merupakan hasil manipulasi dari unggahan TikTok Mahfud MD.

Dalam video aslinya, Mahfud MD hanya memperkenalkan akun TikTok barunya yang dibuat pada tahun 2023. Setelah dianalisis menggunakan Hive Moderation, suara yang terdengar mengumumkan dana bantuan pensiun terdeteksi sebagai hasil rekayasa AI generatif dengan tingkat probabilitas mencapai 89,4 persen.

KESIMPULAN:
Video Mahfud MD menginformasikan program dana pensiun 2026 merupakan konten hasil manipulasi. Suara Mahfud dalam video terdeteksi dihasilkan AI. Dalam video aslinya Mahfud menginformasikan mengenai akun TikTok barunya yang dibuat pada 2023.

RUJUKAN:
KOMPAS.COM
TIKTOK

TEKS: Kelvin Kaliva Reiza

Address

Cihampelas

Opening Hours

Monday 09:00 - 21:00
Tuesday 09:00 - 21:00
Wednesday 09:00 - 21:00
Thursday 09:00 - 21:00
Friday 09:00 - 21:00

Telephone

+6282118670700

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jabar Saber Hoaks posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Jabar Saber Hoaks:

Share