22/03/2018
Sukses Bangun Kawasan Industri, Ini Kiat S.D. Darmono
Guna merealisasikan pembangunan merata, Indonesia membutuhkan 100 sampai 500 kawasan industri atau kawasan ekonomi baru. Maklum, Indonesia yang terdiri dari 17.000 p**au masih mengandalkan Pulau Jawa sebagai satu-satunya pusat ekonomi.
Setyono Djuandi Darmono, pendiri Jabebeka Group mengatakan untuk membangun kawasan ekonomi khusus, insentif dan peraturan harus bersifat otoritas dan berbeda dari daerah lainnya. “Investor tidak akan mau masuk kalau tidak ada sesuatu yang menarik,” ujar Setyono di Jakarta, baru-baru ini seperti dikutip http://qoo.ly/n5y9i.
Dia mengatakan, Jababeka Cikarang saat awal merintis kawasan industrinya menyediakan layanan one stop service sehingga investor tak perlu lagi mengurus perizinan, pembangkit listrik, izin AMDAL, sampai infrasktruktur penunjang seperti sekolah. “Itu bukan kerjaan investor, mereka tinggal bawa uang untuk bangun pabrik,” katanya.
Kemudahan ini membuat Jababeka mampu mendatangkan setidaknya 2.000 pabrik dan mampu menyerap lebih dari satu juta orang. Meski begitu, dia bilang satu kawasan harus berbeda peraturannya dengan kawasan lain menyesuaikan dengan kekuatan daerah masing-masing. Semakin jauh, harus semakin menarik.
“Contohnya Las Vegas, padang pasir bisa disulap jadi kota yang menghasilkan devisa luar biasa, karena regulasinya berbeda, apa yang tidak boleh dibangun di New York dan Washington di Las Vegas boleh,” ujar Darmono.
More: http://presidentpost.id/2018/03/16/sukses-bangun-kawasan-industri-ini-kiat-s-d-darmono/