Pemerintah Kota Cimahi

  โ€“ Rabu Statistik Kota Cimahi Edisi Ke-121Semangat Olahraga, Semangat Merdeka! ๐Ÿƒโ€โ™€๏ธ๐Ÿƒโ€โ™‚๏ธDalam semangat menyambut Hari Ke...
13/08/2026

โ€“ Rabu Statistik Kota Cimahi Edisi Ke-121

Semangat Olahraga, Semangat Merdeka! ๐Ÿƒโ€โ™€๏ธ๐Ÿƒโ€โ™‚๏ธ
Dalam semangat menyambut Hari Kemerdekaan, yuk rayakan kemerdekaan dengan menjaga tubuh tetap sehat dan aktif bergerak! ๐Ÿ’ชโœจ

๐Ÿ“Š Data menunjukkan persentase masyarakat Kota Cimahi yang aktif berolahraga mencapai 47,7% pada tahun 2025, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

โšฝ Berdasarkan jenis olahraga yang diminati, tinju/beladiri, sepakbola, dan tenis meja menjadi tiga olahraga favorit masyarakat Kota Cimahi pada tahun 2025.

โœจ Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan, tetapi juga menjaga diri tetap sehat dan produktif. Yuk, isi kemerdekaan dengan bergerak, berolahraga, dan membangun kebiasaan hidup sehat!

Imunisasi masih menjadi salah satu intervensi kesehatan paling efektif untuk melindungi anak dari berbagai penyakit menu...
13/08/2026

Imunisasi masih menjadi salah satu intervensi kesehatan paling efektif untuk melindungi anak dari berbagai penyakit menular yang berpotensi menyebabkan kecacatan bahkan kematian. Karena itu, Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat cakupan imunisasi melalui Program Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) yang digelar pada 10โ€“16 Agustus 2026.

Program yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu menyasar bayi, balita, dan anak usia sekolah yang belum memperoleh imunisasi sesuai jadwal. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak yang sama atas perlindungan kesehatan sekaligus memperkuat kekebalan kelompok (herd immunity) di masyarakat.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa kesehatan anak merupakan fondasi utama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, membangun generasi yang berkualitas tidak hanya dimulai dari pendidikan, tetapi juga dari upaya memastikan anak-anak tumbuh sehat melalui imunisasi lengkap.

"Imunisasi bukan hanya melindungi satu anak, tetapi juga membentuk kekebalan masyarakat. Semakin tinggi cakupan imunisasi, semakin kecil risiko penyebaran penyakit menular. Ini menjadi investasi penting bagi masa depan Kota Cimahi," ujar Ngatiyana saat Gebyar PENARI tingkat Kota Cimahi di Kecamatan Cimahi Utara, Rabu (12/8/2026).

Program PENARI menargetkan seluruh balita usia 0โ€“59 bulan serta anak usia sekolah yang status imunisasinya belum lengkap di 15 kelurahan di Kota Cimahi. Pemerintah menargetkan sedikitnya 14 kelurahan mampu mencapai cakupan imunisasi 93 persen sebagai syarat terbentuknya kekebalan kelompok.

Pelaksanaan imunisasi dilakukan secara serentak di seluruh puskesmas, posyandu, rumah sakit, klinik, praktik dokter, praktik bidan, hingga jejaring fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat, tenaga kesehatan bUntuk memastikan tidak ada anak yang terlewat, tenaga kesehatan bersama kader Posyandu dan pemerintah kewilayahan juga melakukan penelusuran aktif melalui kunjungan ke lingkungan permukiman.

Pemerintah Kota Cimahi melakukan penanaman pohon pengganti di lingkungan RSUD Cibabat, Selasa (11/8/2026), sebagai bagia...
12/08/2026

Pemerintah Kota Cimahi melakukan penanaman pohon pengganti di lingkungan RSUD Cibabat, Selasa (11/8/2026), sebagai bagian dari penataan gerbang depan rumah sakit yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.

Kegiatan dipimpin langsung Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, bersama jajaran RSUD Cibabat. Penanaman pohon tersebut menjadi tindak lanjut atas penataan vegetasi di area depan rumah sakit yang sebelumnya dilakukan untuk membuka akses pandang menuju pintu utama dan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Ngatiyana menegaskan, penataan kawasan rumah sakit tidak dimaksudkan untuk mengurangi ruang hijau. Sebaliknya, Pemerintah Kota Cimahi memastikan setiap pohon yang ditebang akan diganti melalui program penanaman pohon di lingkungan RSUD Cibabat maupun di lokasi lain.

โ€œPenataan ini dilakukan agar masyarakat lebih mudah mengenali akses masuk rumah sakit, terutama menuju IGD. Namun, kami juga tetap menjaga keseimbangan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon pengganti,โ€ ujarnya.

Menurutnya, keberadaan pepohonan yang terlalu rapat selama ini menutupi fasad bangunan rumah sakit sehingga menyulitkan masyarakat, khususnya warga dari luar Kota Cimahi, menemukan pintu masuk utama ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota bersama jajaran rumah sakit menanam pohon durian sebagai simbol dimulainya program penghijauan di kawasan RSUD Cibabat. Pemilihan jenis pohon tersebut mempertimbangkan karakter pertumbuhan yang lebih terkendali sehingga tidak kembali menutupi bangunan rumah sakit, sekaligus memiliki nilai produktif.

Ngatiyana menjelaskan, penataan kawasan RSUD Cibabat merupakan bagian dari transformasi pelayanan kesehatan yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Cimahi. Selain memperbaiki tampilan kawasan, pemerintah juga terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pengembangan sarana prasarana, pembenahan sistem pelayanan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Pemerintah Kota Cimahi kembali menyalurkan bantuan Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) Termin II Tahun 2026 kepada masyara...
12/08/2026

Pemerintah Kota Cimahi kembali menyalurkan bantuan Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) Termin II Tahun 2026 kepada masyarakat yang berhak menerima. Penyerahan bantuan tersebut turut dimonitor langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana di Kantor Kelurahan Cigugur Tengah, Selasa (11/08).

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, penyaluran Rastrada merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pada penyaluran kali ini, bantuan diberikan kepada masyarakat di Kota Cimahi yang telah ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

โ€œAlhamdulillah untuk bulan ini kita akan membagikan kepada masyarakat berjumlah 2.227 KPM untuk Kota Cimahi,โ€ ujar Ngatiyana.

Setiap KPM menerima bantuan sebanyak tiga karung beras atau setara dengan 30 kilogram. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat sehingga sebagian pengeluaran rumah tangga dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan lainnya.

Ngatiyana menuturkan, bantuan pangan menjadi semakin penting di tengah kondisi cuaca yang berlangsung saat ini. Kota Cimahi dan sejumlah wilayah lainnya menghadapi periode kemarau yang cukup panjang. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap ketersediaan air dan aktivitas masyarakat.

โ€œSekarang kemarau panjang, kondisi air juga sulit. Tetapi alhamdulillah, kami masih bisa membagikan beras untuk kepentingan masyarakat,โ€ katanya.

Selain Rastrada, Ngatiyana menyebut Pemerintah Kota Cimahi juga terus mendorong berbagai bentuk dukungan lain bagi masyarakat, termasuk penyediaan beras dengan harga terjangkau. Berbagai upaya tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan kebutuhan pokok sekaligus menjaga agar kebutuhan pangan tetap dapat dijangkau oleh masyarakat.

โ€œMudah-mudahan kami tetap bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat, baik itu Rastrada, kemudian beras murah dan sebagainya untuk membantu kesulitan-kesulitan masyarakat,โ€ tutur Ngatiyana.

๐Ÿ’‰ Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 Segera Dimulai!โœจ Seluruh layanan imunisasi BIAS diberikan secara *GRATIS*.Mar...
10/08/2026

๐Ÿ’‰ Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 Segera Dimulai!

โœจ Seluruh layanan imunisasi BIAS diberikan secara *GRATIS*.

Mari pastikan anak mendapatkan imunisasi rutin lengkap untuk melindungi mereka dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, seperti Campak, Rubela, Difteri, Tetanus, dan Kanker Leher Rahim (HPV).

๐Ÿ“… Jadwal Pelaksanaan:
* Agustus 2026: Campak Rubela, HPV
* November 2026: DT dan Td

๐Ÿ‘ง๐Ÿง’ Sasaran BIAS:
โœ… Kelas 1 SD: Campak Rubela & DT
โœ… Kelas 2 SD: Td
โœ… Kelas 5 SD: HPV & Td
โœ… Kelas 6 dan Kelas 9: HPV (imunisasi kejar bagi yang belum pernah menerima)

Imunisasi dilaksanakan di sekolah, madrasah, pesantren, serta tersedia di puskesmas, posyandu, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya bagi anak usia sekolah yang tidak bersekolah atau belum sempat mengikuti imunisasi di sekolah.

๐Ÿ“Œ Orang tua juga diimbau memastikan status imunisasi anak sudah lengkap. Jika masih ada yang belum terpenuhi, segera lakukan imunisasi kejar di fasilitas pelayanan kesehatan.

Lindungi anak hari ini untuk masa depan yang lebih sehat. ๐Ÿ’™

Wargi Cimahi, ayo pasang dan kibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1โ€“31 Agustus 2026 sebagai wujud cinta ta...
05/08/2026

Wargi Cimahi, ayo pasang dan kibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1โ€“31 Agustus 2026 sebagai wujud cinta tanah air dan penghormatan kepada jasa para pahlawan ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Semarakkan bulan kemerdekaan dengan mengibarkan Sang Merah Putih di rumah, sekolah, kantor, dan lingkungan sekitar yuk! ๐Ÿ™Œ๐Ÿผ

Sebanyak 42 anggota Kontingen Gerakan Pramuka Kota Cimahi resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional Gerakan Pramuka...
03/08/2026

Sebanyak 42 anggota Kontingen Gerakan Pramuka Kota Cimahi resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional Gerakan Pramuka ke XII Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada tanggal 13-20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana pendidikan kepramukaan bagi Pramuka Penggalang dan mempererat persaudaraan. Pelepasan dilakukan oleh Wali Kota Cimahi dalam apel pagi Pemerintah Kota Cimahi, Senin (3/8).

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana secara langsung melepas para peserta sekaligus memberikan motivasi agar mereka memanfaatkan ajang lima tahunan itu sebagai ruang untuk belajar, memperluas jejaring, dan membawa nama baik Kota Cimahi di tingkat nasional.

Wali Kota menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Jambore Nasional merupakan kesempatan berharga bagi para anggota Pramuka untuk memperkaya pengalaman sekaligus membangun relasi dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

"Representasikan nilai dan semangat Kota Cimahi sebagai kota yang penuh keragaman, toleransi, dan pantang menyerah," pesannya.

Pemerintah Kota Cimahi berharap keikutsertaan Kontingen Gerakan Pramuka Kota Cimahi dalam Jambore Nasional Tahun 2026 dapat menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter, kepemimpinan, serta semangat kebersamaan para peserta. Melalui kegiatan ini, para anggota kontingen diharapkan dapat membawa pulang ilmu, pengalaman, dan jejaring baru yang bermanfaat, sekaligus menjadi duta yang mampu memperkenalkan nilai-nilai positif Kota Cimahi serta menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Pemkot Cimahi menggelar konferensi pers terkait perubahan nama RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulya, bertempat di Hall...
29/07/2026

Pemkot Cimahi menggelar konferensi pers terkait perubahan nama RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulya, bertempat di Hall Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Senin (27/7/2026). Kegiatan yang dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, dan Direktur RSUD Cibabat ini bertujuan untuk menjelaskan dan mengklarifikasi isu yang beredar di masyarakat Kota Cimahi terkait perubahan nama atau rebranding fasilitas kesehatan tersebut.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, rencana rebranding RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulya digagas pada saat peletakan batu pertama pembangunan Unit Pengelola Darah RSUD Cibabat pada 5 Agustus 2025 lalu. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat Kota Cimahi terhadap pelayanan RSUD Cibabat yang saat itu dinilai kurang memuaskan.

Lanjutnya, pengkajian rebranding ini melibatkan penyedia profesional yang sebelumnya turut serta dalam kajian penggunaan tagline Cimahi Campernik. Tahapan kajian ini meliputi tahap In-Depth Interview antara pihak penyedia profesional dan Wali Kota serta Wakil Wali Kota, kemudian berlanjut ke tahap Focus Group Discussion pada 13 Mei 2026 yang turut melibatkan para tokoh masyarakat dan tokoh agama dari tiap kelurahan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan dari unsur akademisi melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani dan Fakultas Ilmu Budaya Program Studi Ilmu Sejarah Unpad.

Hasil paparan selanjutnya akan disampaikan kepada DPRD Kota Cimahi untuk mendapatkan persetujuan. Bila tidak disetujui, maka dapat diganti dengan nama lain atau dibatalkan, dan bila disetujui, DPRD akan melaksanakan Sidang Paripurna, menerbitkan Peraturan Daerah yang kemudian diturunkan menjadi SK Wali Kota, dan melakukan verifikasi nama atau database nasional di Kementerian Kesehatan.

Wali Kota meminta agar masyarakat tidak salah persepsi terhadap proses rebranding RSUD Cibabat yang masih akan menempuh jalan yang panjang dan melalui serangkaian prosedur mekanisme. Menurutnya, pihak Pemkot Cimahi hanya berperan mengusulkan dan mengajukan persetujuan perubahan nama fasilitas kesehatan tersebut.

Pemerintah Kota Cimahi resmi meluncurkan Cimahi Motekar Award (CHIMA) 2026 yang dirangkaikan dengan sosialisasi Pengukur...
24/07/2026

Pemerintah Kota Cimahi resmi meluncurkan Cimahi Motekar Award (CHIMA) 2026 yang dirangkaikan dengan sosialisasi Pengukuran Indeks Inovasi Daerah sebagai langkah strategis memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintahan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas inovasi daerah sekaligus mengantarkan Cimahi menembus 10 besar nasional dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026.

Dalam sambutannya, Ngatiyana menegaskan bahwa inovasi merupakan kebutuhan mendasar bagi birokrasi, terlebih di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah. Menurutnya, kondisi tersebut justru harus menjadi pemicu lahirnya berbagai terobosan yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik secara efektif dan efisien.

"Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi. Justru di situlah kreativitas aparatur diuji agar mampu menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Ngatiyana mengungkapkan, Kota Cimahi berhasil meraih predikat Kota Sangat Inovatif pada Innovative Government Award 2025 dengan menempati peringkat ke-12 nasional. Capaian tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di posisi ke-18. Namun, Pemerintah Kota Cimahi menargetkan hasil yang lebih tinggi pada tahun ini dengan menembus jajaran 10 besar nasional.

Saat ini Kota Cimahi memiliki sekitar 450 inovasi yang tersebar di berbagai perangkat daerah. Namun, sistem penilaian IGA hanya mengakomodasi maksimal 200 inovasi. Karena itu, CHIMA 2026 dirancang sebagai instrumen penyaringan sekaligus pembinaan agar inovasi yang diajukan benar-benar memenuhi standar kualitas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pelaksanaan CHIMA 2026 juga diperkuat melalui kolaborasi dengan Laboratorium Kebijakan dan Inovasi Daerah bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) serta pendampingan The Local Enabler (TLE). Pendekatan tersebut diharapkan mampu memastikan setiap inovasi lahir dari kajian yang terukur dan berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat.

Selamat Hari Bhakti Adhyaksa 2026
22/07/2026

Selamat Hari Bhakti Adhyaksa 2026

Address

Jalan Raden Demang Hardjakusumah Blok Jati Cihanjuang No. 1, Kelurahan Cibabat, Kec. Cimahi Utara
Cimahi
40513

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemerintah Kota Cimahi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share