Aswaja Center Cirebon

Aswaja Center Cirebon Aswaja Center Cirebon merupakan wadah pemikiran, dan pemahaman Ahlussunnah wal Jama'ah Cirebon Raya

Baca Istighfar Rajab ini, minimal satu kali di bulan Rajab
21/01/2025

Baca Istighfar Rajab ini, minimal satu kali di bulan Rajab

20/12/2024

Hikmah

๐Ÿ“šุนูŽู†ู’ ุนูู…ูŽุฑูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุฑุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆุณูŽู„ูŽู‘ู… ูŠู‚ููˆู„ู: ู„ูŽูˆู’ ุฃู†ูŽู‘ูƒูู… ู’ุชูŽุชูŽูˆูŽูƒูŽู‘ู„ููˆู’ู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุญูŽู‚ูŽู‘ ุชูŽูˆูŽูƒูู‘ู„ูู‡ู ู„ูŽุฑูŽุฒูŽู‚ูŽูƒูู…ู’ ูƒูŽู…ูŽุง ูŠูŽุฑู’ุฒูู‚ู ุงู„ุทูŽู‘ูŠู’ุฑูŽุŒ ุชูŽุบู’ุฏููˆูŽ ุฎูู…ูŽุงุตุงู‹ ูˆูŽุชูŽุฑููˆุญู ุจูุทูŽุงู†ุงู‹ . ุฑูŽูˆูŽุงู‡ู ุงู„ุชูู‘ุฑู’ู…ูุฐููŠู‘ุŒ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุญูŽุฏููŠู’ุซูŒ ุญูŽุณูŽู†ูŒ ู…ูŽุนู’ู†ูŽุงู‡ู ุชูŽุฐู’ู‡ูŽุจู ุฃูŽูˆูŽู‘ู„ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ู‡ูŽุงุฑู ุฎูู…ูŽุงุตุงู‹ : ุฃูŠ ุถูŽุงู…ูุฑุฉูŽ ุงู„ู’ุจูุทูˆู†ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฌููˆุนูุŒ ูˆูŽุชูŽุฑู’ุฌูุนู ุขุฎูุฑูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ู‡ูŽุงุฑู ุจูุทูŽุงู†ุงู‹ : ุฃูŽูŠู’ ู…ูู…ู’ุชูŽู„ูุฆุฉูŽ ุงู„ู’ุจูุทููˆู†ู

Dari Umar ra. berkata: Aku mendengar Rasulullah ๏ทบ bersabda:
_"Jikalau kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenarnya, niscaya Allah akan memberikan rezeki kepada kalian, sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada burung yang berangkat di pagi hari dalam keadaan lapar, lalu p**ang di sore hari dalam keadaan kenyang."_
(HR. Tirmidzi)

10/12/2023

Serial Ekonomi Islam
Kewirausahaan

Abdul Aziz Munawar Al-Badri

Kewirausahaan atau enterpreneurship (ุฑูŠุงุฏุฉ ุงู„ุฃุนู…ุงู„) merupakan kata indah penuh impian yang sulit diwujudkan, bila tidak secara keras dan cerdas diusahakan baik oleh kesadaran personal-indivudu, kelompok maupun pemerintah melalui regulasi dan penganggarannya. Banyak orang yang enggan berwirausaha (berbisnis) dikarenakan takut rugi, gagal dan tidak sukses. Padahal sejatinya, berbisnis (berusaha) yang secara agamis adalah kegiatan amat mulia, namun banyak orang yang enggan melakukkannya. Secara tradisional, berwirausaha berarti sikap heroik seseorang dalam berupaya melakukan usaha sepenuh hati apakah akan dapat untung atau kah dapat buntung (rugi), tetapi hakikat berwirausaha adalah beruntung. Paling tidak telah memberikan kemudahan terhadap orang lain dalam menyediakan kebutuhan mereka. Hujjat al-Islam al-Imam Abu Hamid Al-Ghazali, Ensiklopedis Muslim abad pertengahan menegaskan bahwa hakikat berwirausaha pada dasarnya adalah menyediakan kebutuhan-kebutuhan orang lain, dan keuntungan adalah keuntungan โ€˜akhiratโ€™ (ู…ุง ู‡ูˆ ุงู„ุฑุจุญ . ุงู„ุฑุจุญ ู‡ูˆ ุงู„ุฃุฎุฑุฉ).
Akan tetapi bukan berarti menafikan untung. Keuntungan adalah impian bagi siapapun yang โ€˜berwirausahaโ€™, dan ini adalah konsekwensi logis karena telah menyediakan kebutuhan bagi orang lain dan kebalikan dari usaha menyediakan orang lain, orang lain (mereka) pun memberikan sebaliknya berupa fee (profit, margin) atas kemudahan ia mendapatkan apa yang dibutuhkan. Disinilah hukum ekonomi hadir, dimana ada permintaan (demand, ุทู„ุจ) disitu p**a ada penawaran (supply, ุนุฑุถ). Harga muncul karena keputusan bersama (an tarฤdin, ุนู† ุชุฑุงุถ. Q.S. An-Nisฤ, 4: 29). Jadi, keuntungan dalam kegiatan beriwarausaha adalah upaya dalam mencari rizeki yang halal dan baik, sebagai bagian dari sunatullah jika kita menyadarinya. Maka berbuah pahala, jika berwirahusaha adalah karena ingin beribadah kepada Allah SWT., Tuhan Yang Maha Esa, dan hanya akan mendapat untung saja bila tanpa diniatkan kepada-Nya.
Secara moral-spiritual, aktivitas di dunia, termasuk di dalamnya berwirausaha (enterpreneurship) merupakan sarana dan prasarana menuju kebahagian kelak di akhirat. Maka aktivitas berwirausaha harus dilakukan dengan sepenuh hati, keyakinan yang kuat, perencanaan yang matang dan sadar bahwa risiko yang dihadapipun besar, yaitu kegagalan. Tapi keuntungannya adalah kesuksesan, dan dapat banyak membantu pihak lain. Dari sini, wajar bila kehadiran para pelaku usaha (entrerpreuner) di suatu negara sangat diharapkan. Terbukti kehadiran wirausaha, terutama yang tergabung dalam UMKM (2022) di Indonesia dapat meningkatkan PDB sebesar 61 % dan 16,65 % di sektor ekspor nasional, dengan penyerapan tenaga kerja bisa mencapai 97 % dari total tenaga kerja di Indoensia. Sungguh pencapaian yang dapat dibanggakan terus bila keberadaan wirausaha meningkat, baik secara kualitas maupun kuantitas.
Secara kualitas kewirausahaan level kecil menengah perlu ditingkatkan, sekaligus meningkatkan kuantitas supaya menjadi level menengah-atas (besar). Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menegaskan bahwa kewirausahaan Indonsia masih berada di level 3,74 dibanding Malaysia, Singpaura, dan Thailand yang sudah di atas besaran 4 %. Bahkan kewirausahaan di negeri seribu p**au ini masih di bawah negara ASEAN. Bila Thailand sudah mencapai 4,2 %, Malaysia 4,7 %, dan Singapura 8,7 %, maka Indonesia masih ketinggalan jauh, apalagi dikaitkan dengan negara-negara maju yang rata-rata memiliki kewirausahaan sudah di angka 12 % (Situmorang, 2021). Jadi, negeri yang punya kebinakaan tunggal ika harus sungguh-sungguh berupaya meningkatkan kewirausahaannya melalui berbagai regulasi yang memudahkan warga-negaranya untuk menjadi wirausaha, ASN yang berjiwa kreatif-inovatif dalam mengembangkan proses belajar mengajarnya, bukan sekedar transfer of knowledge, Birokrasi yang berjiwa santun dalam melayani guna memberikan kemudahan dan askes masyarakatnya dalam mengembangkan potensi produktif profesinya, masyarakat yang gemar bekerja, bukan masyarakat yang ingin instan dalam perolehan belanjanya, para pelaku usaha yang mau berbagi pengalaman dan s**a menjadi mentor bagi para pemula usaha, lembaga perekonomian umat yang siap menjadi mentor akuntabilitas dan penyedia pembiayaan bagi masyarakat, dan seterusnya.
Apalagi di era digitalisasi, kemudahan berwirausaha berbasis website dan internet untuk penciptaan proyek baru dan transformasi proyek dan perusahaan yang ada melalui pengembangan teknologi digital baru atau penggunaan baru teknologi ini (Komisi Eropa, 2015) atau menciptakan kegiatan komersial yang terkait dengan barang dan jasa dan dikelola dengan mentransfer data melalui jaringan informasi global (Internet) atau sistem teknis serupa, dan fungsionalisasi kewirausahaan digital dengan pendekatan tiga jenis media, seperti 1) koneksi internet atau layanan akses, 2) penyampaian atau penyediaan teknis jasa, dan 3) penggunaan internet sebagai sarana pendistribusian jasa, barang dan jasa yang disampaikan secara non-teknis "normal physical delivery", (Pusat Informasi Nasional, 2005) adalah sebuah keniscayaan bagi siapa saja yang tertarik dengan dunia wirausaha. Rasulullah SAW., lebih dari seribu empat ratus tahun yang silam mensabdakan bahwa sebaik-baiknya profesi adalah berwirausaha dan berniaga yang baik. Jadi, wirausaha dan kewirausahaan sangat bermanfaat dan banyak model usaha yang halal dan baik, sebagaimana telah dijelaskan pada bab-bab tersebut di atas, tinggal bagaimana kita mau memulai. Wallahuโ€™alami bi shawab.

09/02/2023

Diantara kitab yang membahas tentang Rajab

ูƒุชุงุจ ูุถู„ ูˆุฃุนู…ุงู„ ุดู‡ุฑ ุฑุฌุจ ุงู„ุฃุตุจ ู…ุณุชุฎุฑุฌ ู…ู† ูƒุชุงุจ ู…ูุงุชูŠุญ ุงู„ุฌู†ุงู†

https://ia800302.us.archive.org/29/items/43782947893283/amal_rajab.pdf

ูุถุงุฆู„ ุฑุฌุจ ู„ู„ุฅู…ุงู… ุงู„ุญุงูุธ ุฃุจูŠ ู…ุญู…ุฏ ุงู„ุญุณู† ุจู† ู…ุญู…ุฏ ุจู† ุงู„ุญุณู† ุงู„ุฎู„ุงู„

https://archive.org/download/28442/28442.pd

Jangan Lewatkan...!!!
21/03/2022

Jangan Lewatkan...!!!

Syaโ€™ban, Bulan Diangkatnya Catatan Amal ManusiaDiantara kemuliaan bulan Syaโ€™ban adalah diangkatnya catatan amal- amal ma...
13/03/2022

Syaโ€™ban, Bulan Diangkatnya Catatan Amal Manusia

Diantara kemuliaan bulan Syaโ€™ban adalah diangkatnya catatan amal- amal manusia.

ุนูŽู†ู’ ุฃูุณูŽุงู…ูŽุฉูŽ ุจู’ู†ู ุฒูŽูŠู’ุฏู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูู„ู’ุชู ูŠูŽุงุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡! ู„ูŽู…ู’ ุฃูŽุฑูŽูƒูŽ ุชูŽุตููˆู’ู…ู ู…ูู†ู’ ุดูŽู‡ู’ุฑู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุดู‘ูู‡ููˆู’ุฑู ู…ูŽุง ุชูŽุตููˆู’ู…ู ู…ูู†ู’ ุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽ! ู‚ูŽุงู„ูŽ: ยซุฐูฐุงูƒูŽ ุดูŽู‡ู’ุฑูŒ ูŠูŽุบู’ููู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฑูŽุฌูŽุจ ูˆูŽุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽุŒ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุดูŽู‡ู’ุฑูŒ ุชูุฑู’ููŽุนู ูููŠู’ู‡ู ุงู„ู’ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ุฅูู„ูฐู‰ ุฑูŽุจู‘ู ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽุฃูุญูุจู‘ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูุฑู’ููŽุนูŽ ุนูŽู…ูŽู„ููŠู’ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ุตูŽุงุฆูู…ูŒยป.

Diriwayatkan dari Usamah bin Zaid ra, saya berkata kepada Rasulullah saw, Wahai Rasulullah! Saya tidak melihat engkau (banyak) berpuasa pada salah satu bulan, sebagaimana Engkau berpuasa di bulan Syaโ€™ban. Rasulullah saw menjawab: โ€œBulan Syaโ€™ban itu bulan yang dilupakan oleh orang- orang karena berada diantara bulan Rajab dan Ramadhan, dan diangkat amal- amal manusia kepada Allah swt Tuahan Semesta Alam, pada bulan tersebut, dan aku menyukai jika amalku diangkat sedangkan aku dalam keadaan berpuasa. (HR. Ahmad dan An-Nasaโ€™i).

Di bulan Syaโ€™ban ini terjadi pengangkatan catatan amal secara besar- besaran dan lebih luas. Karena sebenarnya pengangkatan pahala juga terjadi diwaktu tertentu yang berbeda- beda, sebagaimana dijelaskan dalam beberapa hadis berikut:

1. Diangkat Amal pada Siang dan Malam Hari

Para malaikat bergantian berdatangan di siang dan malam hari, mencatat amal- amal manusia dan mengangkatnya. Mereka saling bertemu pada waktu shalat Subuh dan Ashar.

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู’ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ ๏ทบ ยซูŠูŽุชูŽุนูŽุงู‚ูŽุจููˆู’ู†ูŽ ูููŠู’ูƒูู…ู’ ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉูŒ ุจูุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ูˆูŽู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉูŒ ุจูุงู„ู†ู‘ูŽู‡ูŽุงุฑูุŒ ูˆูŽูŠูŽุฌู’ุชูŽู…ูุนููˆู’ู†ูŽ ูููŠู’ ุตูŽู„ูŽุงุฉู ุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑู ูˆูŽุตูŽู„ูŽุงุฉู ุงู„ู’ุนูŽุตู’ุฑูุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ูŠูŽุนู’ุฑูุฌู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู’ู†ูŽ ุจูŽุงุชููˆู’ุง ูููŠู’ูƒูู…ู’ุŒ ููŽูŠูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽ ุฑูŽุจู‘ูู‡ูู…ู’- ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุฃูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุจูู‡ูู…ู’- ูƒูŽูŠู’ููŽ ุชูŽุฑูŽูƒู’ุชูู…ู’ ุนูุจูŽุงุฏููŠู’ุŸ ููŽูŠูŽู‚ููˆู’ู„ููˆู’ู†ูŽ: ุชูŽุฑูŽูƒู’ู†ูŽุงู‡ูู…ู’ ูˆูŽู‡ูู…ู’ ูŠูุตูŽู„ู‘ููˆู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุชูŽูŠู’ู†ูŽุงู‡ูู…ู’ ูˆูŽู‡ูู…ู’ ูŠูุตูŽู„ู‘ููˆู’ู†ูŽยป. ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู… ูˆูŽุฒููŠู’ุฏูŽ ูููŠู’ ุฑููˆูŽุงูŠูŽุฉู ู„ูุงุจู’ู†ู ุฎูุฒูŽูŠู’ู…ูŽุฉ ยซโ€ฆููŽุงุบู’ููุฑู’ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ุฏู‘ููŠู’ู†ูยป

2. Pengangkatan Secara Langsung

Setelah tergelincirnya matahari (waktu shalat Dzuhur), sampai didirikannya shalat Dzuhur. Diwaktu tersebut terbuka pintu- pintu langit sehingga amal dan doโ€™a langsung diangkat. Adapun Rasululah saw melaksanakan shalat sunah qobliyah dzuhur 4 rakaat pada waktu tersebut.

ุนูŽู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‡ู ุจู’ู†ู ุงู„ุณู‘ูŽุงุฆูุจู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู: ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ๏ทบ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุตูŽู„ู‘ููŠ ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนู‹ุง ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฒููˆู’ู„ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽู…ู’ุณู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุงู„ุธู‘ูู‡ู’ุฑูุŒ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ยซุฅูู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ุณูŽุงุนูŽุฉูŒ ุชููู’ุชูŽุญู ูููŠู’ู‡ูŽุง ุฃูŽุจู’ูˆูŽุงุจู ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกูุŒ ููŽุฃูุญูุจู‘ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุตู’ุนูุฏูŽ ู„ููŠู’ ูููŠู’ู‡ูŽุง ุนูŽู…ูŽู„ูŒ ุตูŽุงู„ูุญูŒยป. ุฑูˆุงู‡ ุฃุญู…ุฏ ูˆุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ

3. Pengangkatan Catatan Amal Mingguan

Diperlihatkan amal- amal manusia pada hari Senin dan Kamis. Dikatakan juga pada kedua hari tersebut dibuka pintu- pintu Surga.

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู’ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูุŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ๏ทบ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ยซุชูุนู’ุฑูŽุถู ุงู„ู’ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ุงูุซู’ู†ูŽูŠู’ู†ู ูˆูŽุงู„ู’ุฎูŽู…ููŠู’ุณูุŒ ููŽุฃูุญูุจู‘ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูุนู’ุฑูŽุถูŽ ุนูŽู…ูŽู„ููŠู’ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ุตูŽุงุฆูู…ูŒยป. ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ

Allah swt akan memberi pengampunan kepada orang- orang beristigfar dan meminta ampunan. Allah swt akan menerima taubat seseorang yang benar- benar bertaubat. Namun Allah swt tidak memberi ampunan kepada orang musyrik dan orang yang memiliki permusuhan, dan dengki kepada sesama muslim.

ุงู„ู…ุฑุงุฌุน:

1. ูƒุชุจ ุงู„ุญุฏูŠุซ
2. ู…ุงุฐุง ููŠ ุดุนุจุงู†ุŒ ู„ู„ุณูŠุฏ ู…ุญู…ุฏ ุจู† ุนู„ูˆูŠ ุงู„ู…ุงู„ูƒูŠ

3. ุงู„ุชุฑุบูŠุจ ูˆุงู„ุชุฑู‡ูŠุจุŒ ู„ู„ุญุงูุธ ุงู„ู…ู†ุฐุฑูŠ

27/02/2022

Mawasimul Khoirot

((ุฅู†ู‘ูŽ ู„ุฑุจู‘ููƒู… ููŠ ุฃูŠู‘ูŽุงู… ุฏูŽู‡ู’ุฑูƒู… ู†ูุญุงุชุŒ ูุชุนุฑู‘ูŽุถูˆุง ู„ู‡ุงุŒ ู„ุนู„ู‘ูŽ ุฃุญุฏูŽูƒู… ุฃู† ุชูุตูŠุจู‡ ู…ู†ู‡ุง ู†ูุญุฉ ู„ุง ูŠุดู‚ู‰ ุจุนุฏู‡ุง ุฃุจุฏู‹ุง))[ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุทุจุฑุงู†ูŠ].

Sesungguhnya, Tuhanmu (Allah swt) memiliki nafahat- nafahat (karunia dan rahmat) di hari- hari pada masa/ tahunmu. Maka carilah nafahat tersebut, barangkali (semoga) seseorang mengenai/ mendapatkan salah satu dari nafahat tersebut, sehingga tidak akan celaka/ merugi selamanya.
(HR. Thobroni).

Wali Nikah (vol.2)Kapan Wali Nikah Pindah ke Al-Ab'ad (yang lebih jauh)Pada tulisan sebelumnya sudah dipaparkan urutan w...
22/02/2022

Wali Nikah (vol.2)

Kapan Wali Nikah Pindah ke Al-Ab'ad (yang lebih jauh)

Pada tulisan sebelumnya sudah dipaparkan urutan wali didalam pernikahan. Siapa yang berhak dan lebih didahulukan dari yang lainnya.

Berikut adalah Mawani' (penghalang) wali nikah Al-Aqrob (yang lebih dekat), sehingga jika ditemukan salah satu dari penghalang- penghalang tersebut, maka hak wali pindah ke urutan yang setelahnya atau Al-Ab'ad (yang lebih jauh).

1. Kafir
Maksudnya jika wali nikah yang aqrobnya kafir (non muslim), atau keluar dari islam (murtad).
2. Fasiq
Walaupun dalam hal ini masih diperdebatkan. Dan yang dimaksud dengan fasiq adalah banyak melakukan dosa, khususnya dosa besar. Sehingga yang terlihat lebih banyak keburukannya daripada kebaikannya.
3. Masih kecil
Maksudnya, wali yang ada masih kecil dan belum baligh.
4. Budak
Walinya masih berstatus sebagai budak (hamba sahaya).
5. Gila
6. Khabal (gangguan otak/akal)
7. Tunawicara
Tidak bisa menjadi wali apabila tidak bisa memberi isyarat mufhimah (yang bisa memahamkan), baik dengan isyarat atau tulisan. Jika bisa maka boleh menjadi wali.
8. Dzu 'atah (ada kecacatan dalam akal).
9. Mubarsam
Terkena birsam, sejenis penyakit cacat akal.
10. Idiot
Wali tidak bisa membedakan mana calon mempelai pria yang kuf'u (layak) dan yang tidak.

Itulah 10 (sepuluh) mawani' yang menghalangi seseorang menjadi wali nikah sehingga haknya pindah ke yang lebih jauh secara urutan.

Nb: Memang ada beberapa point yang mirip dan sebenarnya bisa di merger (dimasukkan) ke yang lainnya, seperti junun, 'atah, birsam, tapi tidak mengapa. kesepuluh point diatas digubah dalam sebuah syair karya Ibnu Al-Imad:

ูˆูŽุนูŽุดู’ุฑูŽุฉูŒ ุณูŽูˆูŽุงู„ูุจู ุงู„ู’ูˆูู„ูŽุงูŠูŽุฉ # ูƒููู’ุฑูŒ ูˆูŽููุณู’ู‚ูŒ ูˆูŽุงู„ุตู‘ูุจูŽุง ู„ูุบูŽุงูŠูŽุฉ
ุฑูู‚ู‘ูŒ ุฌูู†ููˆู’ู†ูŒ ู…ูุทู’ุจูู‚ูŒ ุฃูŽูˆู’ ุงู„ู’ุฎูŽุจูŽู„ # ูˆูŽุฃูŽุฎู’ุฑูŽุณ ุฌูŽูˆูŽุงุจูู‡ู ู‚ูŽุฏ ุงู‚ู’ุชูŽููŽู„
ุฐููˆู’ ุนูŽุชูŽู‡ู ู†ูŽุธููŠู’ุฑูู‡ู ู…ูุจูŽุฑู’ุณูŽู… # ูˆูŽุฃูŽุจู’ู„ูŽู‡ ู„ูŽุง ูŠูŽู‡ู’ุชูŽุฏููŠู’ ูˆูŽุฃูŽุจู’ูƒูŽู…

Sumber :
Al-Miftah li Bab An- Nikah
Yaqut An-Nafis

Urutan Wali NikahWali didalam pernikahan termasuk rukun, apabila tidak sesuai maka bisa mengakibatkan pernikahan tersebu...
19/02/2022

Urutan Wali Nikah

Wali didalam pernikahan termasuk rukun, apabila tidak sesuai maka bisa mengakibatkan pernikahan tersebut tidak sah. Persoalan wali nikah juga termasuk hal yang membingungkan bagi sebagian orang, dan banyak menjadi pertanyaan. Olehkarenanya, kami mencoba untuk menyajikannya dalam sebuah catatan singkat berikut.

Rukun didalam menikah ada 5 (lima), yaitu:
1. Mempelai suami
2. Mempelai istri
3. Wali nikah
4. Dua orang saksi
5. Shighot akad nikah

Adapun didalam hal menikahkan, wali yang paling berhak adalah sebagai berikut secara berurutan:
1. Ayah
2. Kakek, sampai ke atas
3. Saudara laki- laki kandung
4. Saudara laki- laki sebapak (beda ibu).
5. Anak laki- laki dari saudara laki- laki (keponakan).
6. Anak laki- laki dari saudara laki- laki sebapak
7. Paman kandung (dari jalur Ayah)
8. Paman sebapak dengan Ayah
9. Anak laki- laki dari paman sekandung (sepupu)
10. Anak laki- laki dari paman sebapak, sampai ke bawah
11. Pamannya Ayah
12. Anak laki- laki dari pamannya Ayah, sampai ke bawah
13. Pamannya kakek
14. Anak laki- laki pamannya kakek, sampai ke bawah
15. Pamannya Buyut (Ayahnya kakek)
16. Anak laki- laki dari pamannya buyut, sampai ke bawah

Begitulah terus urutannya, yang sekandung lebih didahulukan daripada yang hanya sebapak. Urutannya sama dengan urutan "Ashobah" dalam pembagian waris.

Apabila tidak ada semuanya, maka dilihat, apakah dulu termasuk budak yang pernah dimerdekakan atau bukan. Kalau iya, maka urutan wali selanjutnya adalah Mu'tiq (orang yang memerdekakannya), kemudian Ashobahnya. Jika tidak ada maka "Mu'tiqul mu'tiq" (orang yang memerdekakan mu'tiqnya), kemudian Ashobahnya.

Jika semua juga sudah tidak ada, maka yang menjadi wali nikah adalah Hakim atau Na'ibnya (orang yang mewakilinya).

(Sumber : Al- Miftah li Bab An- Nikah)
By Thohirin Shodiq

18/02/2022

Menggapai kemuliaan di bulan Rajab

Ada banyak hal yang bisa dilakukan dibulan Rajab untuk menggapai kemuliaan dan keberkahan didalamnya. Termasuk penjelasan puasa Rajab yang sering diperdebatkan.

https://youtu.be/dCZIq_ZhCo0

Address

Pramuka
Cirebon
45145

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Aswaja Center Cirebon posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category