Kuta Karo - Patumbak

Kuta Karo - Patumbak Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Kuta Karo - Patumbak, Public & Government Service, Jalan Kampung Karo/Tala Barus, Patumbak, Deli.

Kuta Karo ataupun Kampoeng Karo - Patumbak, merupakan salah satu Dusun (Dusun IV) di Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara yang dipanteki/didirikan oleh Tala Barus dan Sangkep Nggeluh(keluarga)-nya.

14/07/2025
03/07/2025

𝗞𝗥𝗜𝗦𝗧𝗜𝗡𝗘 𝗚𝗜𝗡𝗧𝗜𝗡𝗚 -- 𝗦𝗶𝘀𝘄𝗶 𝗦𝗠𝗔𝗡 𝟭 𝗣𝗮𝗻𝗰𝘂𝗿 𝗕𝗮𝘁𝘂 𝗧𝗲𝗿𝗽𝗶𝗹𝗶𝗵 𝗦𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝗖𝗮𝗹𝗼𝗻 𝗣𝗮𝘀𝗸𝗶𝗯𝗿𝗮𝗸𝗮 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹 𝟮𝟬𝟮𝟱....

Mejuah-juah!

𝗕𝗮𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗶𝗻𝗮𝗮𝗻 𝗜𝗱𝗲𝗼𝗹𝗼𝗴𝗶 𝗣𝗮𝗻𝗰𝗮𝘀𝗶𝗹𝗮 (𝗕𝗣𝗜𝗣) mengumumkan daftar nama Paskibraka Nasional 2025 yang akan melaksanakan tugas pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Dan satu diantaranya yang terpilih adalah 𝗞𝗿𝗶𝘀𝘁𝗶𝗻𝗲 𝗔𝗻𝗱𝗲𝘀𝗸𝗮 𝘽𝙚𝙧𝙪 𝗚𝗶𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴.

Gadis remaja berdarah 𝗦𝘂𝗸𝘂 𝗞𝗮𝗿𝗼 ini merupakan siswi dari 𝗦𝗠𝗔𝗡 𝟭 𝗣𝗮𝗻𝗰𝘂𝗿 𝗕𝗮𝘁𝘂 (Deli Serdang, Sumatera Utara), merupakan perwakilan ataupun utusan dari 𝗣𝗿𝗼𝘃𝗶𝗻𝘀𝗶 𝗦𝘂𝗺𝗮𝘁𝗲𝗿𝗮 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮 yang berhasil terpilih bersama dengan 𝗔𝗱𝗶𝗻𝗮𝘁𝗮 𝗞𝘂𝗿𝗻𝗶𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗮𝗵𝗮𝗽 yang merupakan siswa SMA Islam Plus Adzkia Medan.

Proses seleksi Paskibraka Nasional dilakukan secara berjenjang dari tingkat kabupaten ataupun kota, provinsi, hingga pusat. Untuk Paskibraka Nasional 2025 proses verifikasi dan pantukhir calon Paskibraka tingkat pusat dilaksanakan dari 25 Juni - 2 Juli 2025 di Jakarta. Proses verifikasi itu melibatkan pemeriksaan oleh dokter spesialis, tes baris berbaris dari TNI/Polri, psikotes, wawancara, minat bakat, hingga penelusuran rekam jejak.

Selamat untuk Kristine Andeska Br Ginting dan Adinata Kurniawan Harahap terpilih sebagai calon Paskibraka Nasional 2025 dari Provinsi Sumatera Utara.

Mejuah-juah INDONESIA 🇮🇩

01/07/2025

𝗗𝗨𝗔 𝗚𝗔𝗗𝗜𝗦 𝗞𝗔𝗥𝗢 𝗗𝗜 𝗦𝗔𝗧𝗨 𝗣𝗔𝗡𝗚𝗚𝗨𝗡𝗚 -- 𝗣𝗿𝗲𝘀𝘀𝗰𝗼𝗻 𝗠𝗶𝘀𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟱....

Mejuah-juah!

Ajang kontes kecantikan 𝗠𝗶𝘀𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟱 hadir kembali. 38 peserta yang mewakili provinsi se-Indonesia juga telah diumumkan dan salah satunya ada 𝗠𝗮𝗿𝗴𝗮𝗿𝗲𝘁𝗵 𝗛𝗮𝗿𝗱𝗶𝘆𝗮𝗻𝘁𝗶 𝘽𝙚𝙧𝙪 𝗦𝗶𝘁𝗲𝗽𝘂 yang mewakili 𝗣𝗿𝗼𝘃𝗶𝗻𝘀𝗶 𝗝𝗮𝘄𝗮 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗮𝗵. Dan malam grand final akan berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2025.

Gadis berdarah 𝗦𝘂𝗸𝘂 𝗞𝗮𝗿𝗼 ini sebelumnya juga telah berhasil menjuarai ajang pemilihan 𝗠𝗶𝘀𝘀 𝗞𝗮𝗯𝘂𝗽𝗮𝘁𝗲𝗻 𝗣𝗮𝘁𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟱 dan 𝗠𝗶𝘀𝘀 𝗝𝗮𝘄𝗮 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗮𝗵 𝟮𝟬𝟮𝟱, sehingga dia berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah di ajang pemilihan Miss Indonesia 2025.

𝘽𝙚𝙧𝙪 𝗞𝗮𝗿𝗼 𝗦𝗶𝘁𝗲𝗽𝘂 kelahiran Medan [15 Juli 2005] dengan tinggi badan 171 cm ini juga terpilih sebagai satu diantara 9 (sembilan) finalis sebagai narasumber pada agenda 𝘗𝘳𝘦𝘴𝘴 𝘊𝘰𝘯𝘧𝘦𝘳𝘦𝘯𝘤𝘦 Miss Indonesia 2025 [30/6]. Tentu ini satu kebanggaan bagi kita Masyarakat Suku Karo, dimana ada 2 (dua) gadis berdarah Suku Karo tampil dalam satu panggung. Margareth Hardiyanti Sitepu sebagai finalis Miss Indonesia 2025 serta 𝗠𝗼𝗻𝗶𝗰𝗮 𝗞𝗲𝘇𝗶𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗶𝗿𝗶𝗻𝗴 sebagai 𝗠𝗶𝘀𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟰 dan Miss World Indonesia 2025.

📷 Tampak di foto Margareth Hardiyanti Sitepu diantara Liliana Tanoesoedibjo (Founder & Chairwoman Miss Indonesia Organization dan Executive Chairwoman MNC Group) dan Monica Kezia Sembiring.



Mejuah-juah INDONESIA 🇮🇩





30/06/2025
28/06/2025

𝗠𝗔𝗥𝗚𝗔𝗥𝗘𝗧𝗛 𝗛𝗔𝗥𝗗𝗜𝗬𝗔𝗡𝗧𝗜 𝗦𝗜𝗧𝗘𝗣𝗨 -- 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗹𝗶𝘀 𝗠𝗶𝘀𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟱 𝗪𝗮𝗸𝗶𝗹 𝗝𝗮𝘄𝗮 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗮𝗵....

Mejuah-juah!

Ajang Pemilihan 𝗠𝗶𝘀𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 akan kembali hadir. Kali ini 𝗠𝗶𝘀𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟱 yang merupakan gelaran/edisi yang ke-19 dari kontes kecantikan tingkat nasional ini. 38 kontestan/finalis yang mewakili provinsi se-Indonesia juga telah diumumkan dan satu diantaranya adalah Margareth Hardiyanti Sitepu mewakili Provinsi Jawa Tengah.

Gadis berdarah 𝗦𝘂𝗸𝘂 𝗞𝗮𝗿𝗼 kelahiran 𝗠𝗲𝗱𝗮𝗻, 15 Juli 2005 (19 tahun) ini sebelumnya berhasil terpilih sebagai pemenang 𝗠𝗶𝘀𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝗝𝗮𝘄𝗮 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗮𝗵 𝟮𝟬𝟮𝟱 mewakili 𝗞𝗮𝗯𝘂𝗽𝗮𝘁𝗲𝗻 𝗣𝗮𝘁𝗶, sehingga Margie demikian 𝘉𝘦𝘳𝘶 Karo 𝗦𝗶𝘁𝗲𝗽𝘂 ini akrab disapa berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah di ajang Pemilihan Miss Indonesia 2025 di Jakarta.

𝗠𝗮𝗿𝗴𝗮𝗿𝗲𝘁𝗵 𝗛𝗮𝗿𝗱𝗶𝘆𝗮𝗻𝘁𝗶 𝘽𝙚𝙧𝙪 𝗦𝗶𝘁𝗲𝗽𝘂 saat ini merupakan mahasiswi di Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Indonesia, Jogjakarta. Dia juga aktif berkarir di dunia modeling dan telah menorehkan berbagai prestasi di dunia model dan akademis yang membuatnya layak menyandang gelar Miss Indonesia Jawa Tengah 2025.

Apakah Gadis Karo ini mampu tampil menjadi yang terbaik seperti Gadis berdarah Suku Karo pendahulunya 𝗠𝗼𝗻𝗶𝗰𝗮 𝗞𝗲𝘇𝗶𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗶𝗿𝗶𝗻𝗴 (𝗠𝗼𝗻𝗶𝗰𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗶𝗿𝗶𝗻𝗴) yang tahun lalu berhasil keluar sebagai juara 𝗠𝗶𝘀𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟰? Mari kita nantikan!

Selamat dan sukses terus dan selamat berjuang 𝘕𝘢𝘯𝘥𝘦 𝘒𝘢𝘳𝘰!

Mejuah-juah INDONESIA 🇮🇩




27/06/2025

𝗠𝗨𝗦𝗨𝗛 𝗕𝗘𝗥𝗡𝗚𝗜 — 𝗣𝗲𝗺𝗮𝗵𝗮𝗺𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝘁𝘂𝗹𝗶𝘀 𝗱𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝘀𝗶𝗿𝗮𝘁𝗻𝘆𝗮 | Oleh: Juara R Ginting ....

Mejuah-juah!

Kalangan akademisi dalam negeri maupun luar negeri umumnya mengenal istilah 𝙈𝙪𝙨𝙪𝙝 𝘽𝙚𝙧𝙣𝙜𝙞 sejak membaca tulisan T. Lukman Sinar mengenai Perang Sunggal. Lukman Sinar menjelaskan Musuh Berngi adalah taktik perang gerilya yang dilancarkan oleh Pasukan Datuk Sunggal dalam membakari bangsal-bangsal tembakau 𝗕𝗲𝗹𝗮𝗻𝗱𝗮.

𝗨𝗹𝗶 𝗞𝗼𝘇𝗼𝗸 merujuk ke tulisan 𝗟𝘂𝗸𝗺𝗮𝗻 𝗦𝗶𝗻𝗮𝗿 itu saat dia menjelaskan tulisan-tulisan beraksara Karo di seruas bambu yang ditemukan pekerja perkebunan tergantung di bangsal tembaku mereka.

“Musuh Berngi akan dilancarkan bila Tuan tidak membayar upah saya membangun bangsal,” demikian kira-kira isi tulisan itu yang dijelaskan oleh Uli Kozok sebagai sebuah ancaman akan membakar bangsal itu di malam hari bila Tuan tidak melunasi pembayaran upah membangun bangsal.

Di Tahun 1990, saya menemukan ancaman yang mirip dengan apa yang disebut Uli Kozok Musuh Berngi itu, ditulis di dalam 𝗔𝗸𝘀𝗮𝗿𝗮 𝗞𝗮𝗿𝗼 pada sehelai kain putih (𝘶𝘪𝘴 𝘥𝘢𝘨𝘢𝘯𝘨𝘦𝘯) yang dikibarkan pada puncak sebatang tiang bambu. Itu saya lihat di sebuah padang rumput dekat Perkemahan Pramuka Sibolangit.

Isinya: “𝘊𝘪𝘭𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘵𝘢𝘮𝘶, 𝘮𝘣𝘪𝘭𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘭𝘵𝘦𝘬𝘮𝘶, 𝘳𝘦𝘳𝘦 𝘵𝘶𝘬𝘢𝘮𝘶, 𝘢𝘥𝘪 𝘭𝘢 𝘶𝘭𝘪𝘩𝘬𝘦𝘯𝘮𝘶 𝘬𝘦𝘳𝘣𝘰 𝘴𝘪𝘵𝘢𝘯𝘨𝘬𝘰𝘮𝘶.”

Dari isi tulisan itu tergambar di dalam benak saya kalau beberapa waktu lalu ada seseorang kehilangan kerbau saat dia menambatkannya di padang rumput di sana. Walaupun isinya berupa ancaman seperti Musuh Berngi yang disebut oleh Uli Kozok, dari penelitian lapangan, saya mengenal itu bersifat magis yang dikenal dengan 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘬𝘢𝘺𝘢𝘩.

Benarkah pengertian Musuh Berngi tiada lain daripada serangan malam alias gerilya?

Ada satu hal menarik dari laporan 𝗝𝗼𝗵𝗻 𝗔𝗻𝗱𝗲𝗿𝘀𝗼𝗻 (1826) saat dia mengunjungi 𝗦𝘂𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹 pada Tahun 1823. Karena 𝗦𝘂𝗹𝘁𝗮𝗻 𝗔𝗵𝗺𝗲𝗱 (putra Penghulu Buluh Cina) tak kunjung datang sementara Anderson tidak punya banyak waktu, dia dan rombongannya berangkat ke Sunggal tanpa Sultan Ahmed.

Tapi, karena tak seorang pun pendatang dari pantai boleh memasuki wilayah 𝗞𝗮𝗿𝗼 tanpa ditemani oleh seorang dalam, seperti Sultan Ahmed yang ibunya berasal dari Sunggal, rombongan itu harus berjalan melalui pinggiran sungai. Di tengah perjalanan, Sultan Ahmed datang menyusul sambil menunggang seekor kuda.

Kini, ditemani oleh Sultan Ahmed, rombongan bisa berjalan mengikuti jalan biasa menuju Sunggal.

John Anderson menjelaskan mengapa mereka berjalan di tepi sungai menuju Sunggal tanpa Sultan Ahmed, sebagai berikut. Menurut para pemikul barang bawaannya, bila mereka menempuh jalan biasa, mereka akan mendapat serangan 𝗠𝘂𝘀𝘂𝗵 𝗕𝗲𝗿𝗻𝗴𝗶.

Penjelasan Anderson pada instansi pertama membuat saya teringat istilah 𝘧𝘳𝘰𝘯𝘵𝘪𝘦𝘳 yang diperkenalkan oleh 𝗗𝗿. 𝗠. 𝗗𝗿𝗮𝗸𝗮𝗿𝗱 di Barus, Pantai Barat Sumatera. Warga Barus Hilir yang 𝗠𝗲𝗹𝗮𝘆𝘂 tidak bisa melintasi garis frontier untuk memasuki wilayah-wilayah 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗸 di Barus Julu. Sebaliknya, orang-orang Batak bisa memasuki Barus Hilir.

Saya sendiri yang beberapa kali mengunjungi 𝗕𝗮𝗿𝘂𝘀, sangat terkesan dengan adanya penggunaan 2 bahasa di Kota Barus yang batasnya adalah sebuah garis abstrak yang membedakan hulu dengan hilir. Di Hilir, bahasa yang digunakan adalah 𝗠𝗶𝗻𝗮𝗻𝗴, sedangkan di Hilir Batak.

Demikian juga terjadi di 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗧𝗶𝗺𝘂𝗿 𝗦𝘂𝗺𝗮𝘁𝗲𝗿𝗮. Warga Deli Hilir tidak bisa melintasi garis 𝘧𝘳𝘰𝘯𝘵𝘪𝘦𝘳 memasuki wilayah-wilayah Karo, sementara orang-orang Karo bebas sampai ke laut hingga berdagang ke 𝗣𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴. Pada instansi ke dua, saya bertanya di benak, mengapa mereka mesti takut Musuh Berngi sementara rombongan Anderson menempuh perjalanan di siang hari (𝘴𝘶𝘢𝘳𝘪). Ini membuat saya teringat pengertian 𝘣𝘦𝘳𝘯𝘨𝘪 di dalam 𝗕𝗮𝗵𝗮𝘀𝗮 𝗞𝗮𝗿𝗼 yang artinya “𝘭𝘶𝘯𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘺” dan 𝘴𝘶𝘢𝘳𝘪 “𝘴𝘰𝘭𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘺”.

𝗥𝗶𝘁𝘂𝗮𝗹-𝗿𝗶𝘁𝘂𝗮𝗹 𝗦𝘂𝗸𝘂 𝗞𝗮𝗿𝗼 hanya boleh dilakukan pada saat “𝘭𝘶𝘯𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘺” (𝘣𝘦𝘳𝘯𝘨𝘪) yang durasinya adalah 24 jam (𝘴𝘰𝘭𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘺 durasinya 12 jam). Ini sebaliknya dari pemahaman kita sehari 24 jam sementara malam hanya 12 jam.

Untuk menjelaskan hal itu, saya mengingatkan kita pada anjuran waktu menanam padi (𝘮𝘦𝘳𝘥𝘢𝘯𝘨), yaitu “𝘣𝘦𝘳𝘬𝘢𝘵 𝘴𝘰𝘱𝘦 𝘵𝘦𝘳𝘪𝘥𝘢𝘩 𝘪𝘬𝘶𝘳 𝘣𝘢𝘣𝘪“. Artinya, babi-babi di rumah 𝘒𝘶𝘵𝘢 belum bangun karena 𝘴𝘰𝘭𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘺 belum tiba.

Berangkat pada 𝘭𝘶𝘯𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘺, meskipun tibanya di ladang sudah siang hari, kita tetap berada di wilayah 𝘭𝘶𝘯𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘺 sehingga peristiwa menanam padi itu terjadi di wilayah 𝘭𝘶𝘯𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘺. Bila 𝘮𝘦𝘳𝘥𝘢𝘯𝘨 dilakukan di wilayah 𝘴𝘰𝘭𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘺 maka padi akan 𝘮𝘦𝘴𝘦𝘯𝘨 (terbakar) oleh matahari.

Demikian juga ritual-ritual Karo, melalui ramalan 𝘯𝘪𝘬𝘵𝘪𝘬 𝘸𝘢𝘳𝘪 serta menentukan waktu 𝘱𝘦𝘣𝘦𝘳𝘬𝘢𝘵𝘦𝘯, ritual dapat berlangsung pada 𝘣𝘦𝘳𝘯𝘨𝘪 meskipun dalam perhitungan kita manusia-manusia masa kini itu adalah 𝘴𝘶𝘢𝘳𝘪.

Singkat cerita, 𝘔𝘶𝘴𝘶𝘩 𝘉𝘦𝘳𝘯𝘨𝘪 bisa untuk kasus-kasus tertentu berwujud kekerasan seperti halnya Serangan Malam yang dilancarkan oleh Pasukan Datuk Sunggal menghabisi kapital asing di Deli, tapi pada prinsipnya adalah soal KLASIFIKASI. Hal ke dua adalah sebuah pengingat bahwa hanya setelah pendudukan Kolonial Belanda orang-orang Melayu bisa melintasi 𝘧𝘳𝘰𝘯𝘵𝘪𝘦𝘳 memasuki Deli Hulu.

Sebagaimana dikatakan oleh 𝗞𝗮𝗿𝗹 𝗝. 𝗣𝗲𝗹𝘇𝗲𝗿 (2012 [1978]) dalam bukunya Planter and Peasent, 𝗦𝘂𝗹𝘁𝗮𝗻 𝗗𝗲𝗹𝗶 memindahkan istananya dari 𝗟𝗮𝗯𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗗𝗲𝗹𝗶 (Deli Hilir) ke 𝗜𝘀𝘁𝗮𝗻𝗮 𝗠𝗮𝗶𝗺𝗼𝗼𝗻 yang terletak di wilayah 𝗨𝗿𝘂𝗻𝗴 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗽𝗶𝗿𝗶𝗻𝗴 alias Deli Hulu. Ini menurut Pelzer untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa dia juga berkuasa terhadap orang-orang 𝗞𝗮𝗿𝗼 (terjadi setelah Belanda datang).

Mejuah-juah INDONESIA 🇮🇩

29/05/2025
15/05/2025
23/04/2025
20/02/2025

𝗠𝗢𝗡𝗜𝗖𝗔 𝗦𝗘𝗠𝗕𝗜𝗥𝗜𝗡𝗚 -- 𝗚𝗮𝗱𝗶𝘀 𝗞𝗮𝗿𝗼 𝗠𝗲𝗻𝘂𝗷𝘂 𝗣𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗴 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮....

Mejuah-juah!

𝗠𝗼𝗻𝗶𝗰𝗮 𝗞𝗲𝘇𝗶𝗮 𝘽𝙚𝙧𝙪 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗶𝗿𝗶𝗻𝗴 atau 𝗠𝗼𝗻𝗶𝗰𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗶𝗿𝗶𝗻𝗴 merupakan pemegang gelar/mahkota Miss Indonesia 2024 setelah menjuarai ajang kontes kecantikan tahunan tersebut.

Sebelum terpilih sebagai Miss Indonesia 2024, gadis berdarah Suku Karo ini telah terlebih dahulu mengikuti ajang Miss Indonesia tingkat daerah dan berhasil keluar sebagai juara, yakni di tingkat Kabupaten Karo dan di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Keberhasilan 𝘣𝘦𝘳𝘶 Sembiring, 𝘣𝘦𝘣𝘦𝘳𝘦 Ginting kelahiran Medan, 5 Januari 2002 ini di ajang Miss Indonesia 2024 membuatnya berhak untuk mewakili Indonesia di ajang Miss World 2025 yang akan berlangsung di Telangana (India) pada bulan Mei [7-31] mendatang.

Kita berharap dan terus mendukung agar wakil kebanggaan Indonesia, Sumatera Utara, Kabupaten Karo, dan tentunya kebanggaan seluruh Masyarakat Suku Karo ini dapat memberikan hasil terbaik, bahkan keluar sebagai pemenang Miss World 2025

Mari kita dukung terus Miss Indonesia, Gadis Karo di panggung dunia dan jangan lupa untuk mengunduh aplikasi 𝙈𝙞𝙨𝙨 𝙒𝙤𝙧𝙡𝙙 (𝙈𝙒) untuk ikut vote Monica Kezia 𝘉𝘦𝘳𝘶 Sembiring.

Semangat dan sukses terus untuk 𝘕𝘢𝘯𝘥𝘦 𝘉𝘪𝘳𝘪𝘯𝘨, 𝘣𝘦𝘳𝘦 𝘎𝘪𝘯𝘵𝘪𝘯𝘨!

Mejuah-juah INDONESIA 🇮🇩

01/02/2025

Address

Jalan Kampung Karo/Tala Barus, Patumbak
Deli
20361

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kuta Karo - Patumbak posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share