28/08/2025
HIDUP INI KADANG KITA DI ATAS, KADANG KITA DI BAWAH
Dalam Islam, konsep hidup yang silih berganti antara kebaikan dan keburukan, kesenangan dan kesedihan, serta kemudahan dan kesulitan adalah bagian dari takdir Allah SWT. Ujian dan cobaan datang silih berganti sebagai bentuk kasih sayang-Nya untuk menguji keimanan, meningkatkan kualitas diri, dan menghapuskan dosa.
Adakalanya dalam hidup ini kita berada di atas dan adakalanya kita berada di bawah.
Kemarin kita bahagia, hari ini kita bersedih.
Kemarin kita sehat, hari ini kita sakit.
Kemarin kita memiliki, hari ini kita kehilangan.
Kemarin kita aman, hari ini kita mendapat musibah.
Demikianlah hidup, bahwa tidak ada jaminan kita akan tetap terus dalam posisi yang aman dan nyaman.
Sebab hidup akan terus mendapat ujian, dan pasti akan tiba masanya dimana kita akan mengalaminya.
Dan masalah yang datang dengan segala kepahitan yg melanda bisa jadi itu cara Allah ingin menaikkan derajad kita.
Atau bisa jadi itu merupakan teguran dari Allah agar kita kembali padaNya.
Sebab mungkin di saat kita larut dalam kesenangan kita sering lalai dari mengingat Allah, Maka Allah pun sapa kita dengan ujian.
Ketika kita berada dipuncak kesenangan maka Allah menyapa kita dengan masalah, agar kita sadar jangan terlalu foya-foya, lalai, sombong dan melampoi batas.
Ketika kondisi kita fit, tubuh yang sehat dan bugar, maka Allah menegur kita dengan sakit, agar kita jangan merasa kuat, merasa hebat, berambisi, dan berbuat apa saja sesuka kita.
Ketika kita disibukkan dengan mengurus pundi-pundi kekayaan, perhiasan, ternak, sawah dan perusahaan, maka Allah menegur kita dengan kehilangan, bangkrut, gagal panen, bencana, agar kita kembali sadar bahwa harta adalah titipan, maka jangan pelit, jangan bangga, jangan tamak, jangan mengambil hak orang lain.
Begitulah terkadang cara Allah menegur kita agar kembali kepada-Nya.
Lewat ujian adalah merupakan pesan cinta dariNya yang harus kita baca.
Dan dari ujian itulah agar kita mengambil pelajaran dan hikmah di dalamnya.
Sebab kadang perut yang lapar, dompet yang kosong, masalah yang menimpa, tubuh yang sakit, sering kali dapat memberi pelajaran berarti dalam hidup kita yang Lalai.
Ujian sebagai Bentuk Kasih Sayang:
Ujian dan cobaan yang datang silih berganti dalam hidup, bukanlah hukuman, melainkan bentuk kasih sayang Allah SWT. Ujian ini bertujuan untuk menguji keimanan seorang hamba, meningkatkan derajatnya di sisi Allah, dan menghapuskan dosa-dosanya.
Pentingnya Kesabaran dan Tawakal:
Dalam menghadapi ujian, seorang Muslim dianjurkan untuk bersabar dan bertawakal (menyerahkan segala urusan kepada Allah). Kesabaran dan tawakal adalah kunci untuk melewati setiap cobaan dengan baik dan mendapatkan hikmah di baliknya.
Mencari Hikmah:
Setiap ujian yang datang, baik berupa kesenangan maupun kesedihan, memiliki hikmah yang terkandung di dalamnya. Seorang Muslim diajak untuk selalu mencari hikmah dari setiap kejadian dalam hidupnya, sehingga dapat mengambil pelajaran dan meningkatkan kualitas diri.
Semoga Allah senantiasa membimbing kita dengan hidayah dan Taufiq Nya
==================
Layanan donasi
• 5881-01-013864-53-5/ an. Ahmad Majid (pengasuh)
* 1464-01-002100-53-8. (BRI)
* 0913834713- (BNI)
* 7799077994 ( BSI )
* 5032267333 ( BANK JATENG )
a/n. Yayasan Sultan Bintoro Al-islami
*LAYANAN MENJEMPUT INFAQ*
Info konfirmasi:*085 326 457 002 / 085 649 558 663*
Sekretariat : Jl. Prigi I Rt.03 Rw. 06/Jl. Rayung Kusuman 8 Kel. Mranggen Kec. Mranggen Kab. Demak Prov. Jateng
================
Program kegiatan
* Tahfidz Quran
* Ponpes
* Panti Asuhan
* Majlis Ta'lim
* Kajian Kitab Salaf
* Madin
* TPQ
* Santunan