BRMP Bali

BRMP Bali Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from BRMP Bali, Government Organization, Jalan Pertanian, By Pas Ngurah Rai, Pesanggaran, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Denpasar.

BRMP Bali Tinjau Persemaian Benih Kopi Kopyol di KintamaniBangli, 3 September 2026 – Balai Penerapan Modernisasi Pertani...
03/09/2026

BRMP Bali Tinjau Persemaian Benih Kopi Kopyol di Kintamani

Bangli, 3 September 2026 – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada lokasi persemaian benih kopi milik CV. Kartika Asta Awan Sendana di Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawalan Program Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Tahun Anggaran 2025/2026.

Monev dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan produksi benih kopi berjalan sesuai dengan standar mutu, spesifikasi teknis, serta jadwal yang telah ditetapkan. Peninjauan lapangan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas benih sebelum nantinya disalurkan kepada petani penerima manfaat.

Berdasarkan hasil pemantauan, persemaian benih kopi di Desa Belantih menggunakan varietas Kopyol dengan total volume sebanyak 274.000 batang. Persemaian tersebut terbagi dalam dua blok, yaitu Blok 1 sebanyak 90.768 batang yang ditempatkan pada 72 bedengan, serta Blok 2 sebanyak 183.232 batang pada 31 bedengan.

Pengawalan secara berkala diperlukan untuk memastikan proses produksi benih, mulai dari pemeliharaan hingga kesiapan benih, memenuhi persyaratan teknis yang telah ditentukan. Dengan demikian, benih yang dihasilkan diharapkan memiliki mutu yang baik dan mampu mendukung keberlanjutan pengembangan komoditas kopi di Bali.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, BRMP Bali menunjukkan komitmennya dalam mengawal ketersediaan benih kopi unggul dan bermutu. Dukungan terhadap penyediaan benih berkualitas diharapkan dapat memperkuat pengembangan perkebunan kopi sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani kopi di Bali.

BRMP Bali Lakukan Monitoring dan Evaluasi Nursery Kopi Kintamani, Pastikan Kualitas Benih Sebelum DisalurkanBangli, 3 Se...
03/09/2026

BRMP Bali Lakukan Monitoring dan Evaluasi Nursery Kopi Kintamani, Pastikan Kualitas Benih Sebelum Disalurkan

Bangli, 3 September 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di kebun nursery kopi milik PT Pertiwi Dewi Mahotama yang berada di Desa Selulung, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kegiatan ini dilaksanakan pada dua lokasi kebun nursery sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas benih kopi sebelum disalurkan kepada petani penerima manfaat di tingkat kabupaten dan provinsi.

Monev bertujuan untuk memantau perkembangan benih, mengevaluasi kondisi pertumbuhan, serta memastikan proses produksi benih berjalan sesuai dengan ketentuan dan target yang telah ditetapkan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, nursery memiliki luas sekitar 40 are dengan jumlah 98 bedengan. Adapun target produksi sesuai kontrak mencapai 200.000 batang benih kopi varietas Gayo.

Benih saat ini telah berusia sekitar lima bulan setelah semai. Penyemaian dilakukan sejak April 2026 dan benih kemudian dipindahkan ke polybag pada Juli 2026.

Dari hasil monitoring, sebanyak 148.000 batang benih tumbuh dengan baik, sementara sekitar 2.000 batang mengalami kematian yang diduga akibat kelebihan dosis pupuk atau aplikasi semprotan. Terhadap benih yang mati tersebut telah dilakukan penyulaman secara bertahap.

Penyaluran benih direncanakan berlangsung pada periode Agustus hingga November 2026, dengan realisasi utama ditargetkan pada November 2026. Sebelum disalurkan, kondisi dan mutu benih akan terus dipantau untuk memastikan benih yang diterima petani memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Dalam kegiatan Monev, Tim BRMP Bali juga memberikan sejumlah rekomendasi untuk menjaga kondisi nursery dan meningkatkan kualitas pertumbuhan benih. Rekomendasi tersebut meliputi penyiangan gulma di area bedengan secara rutin, penyulaman benih yang mati secara bertahap, serta pemasangan plang informasi utama di depan nursery dan kelengkapan plang informasi pada setiap bedengan.

Pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan diharapkan dapat menjaga kualitas benih kopi hingga waktu penyaluran. Dengan demikian, benih kopi yang diterima petani diharapkan merupakan benih unggul dan bermutu yang mampu mendukung pengembangan komoditas kopi di Bali.

Melalui kegiatan Monev ini, BRMP Bali terus berkomitmen mendukung penyediaan benih bermutu sebagai salah satu fondasi dalam mewujudkan pertanian modern dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.

Kawal Kualitas Benih Jambu Mete, Tim BRMP Bali Lakukan Monitoring LapanganGianyar, 2 September 2026 – Balai Besar Penera...
03/09/2026

Kawal Kualitas Benih Jambu Mete, Tim BRMP Bali Lakukan Monitoring Lapangan

Gianyar, 2 September 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melakukan monitoring dan peninjauan lapangan terhadap pekerjaan pengadaan produksi benih jambu mete siap salur di Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan untuk memastikan kesiapan fisik, mutu, serta volume benih jambu mete varietas unggul lokal sebelum disalurkan kepada penerima manfaat di Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Karangasem.

Dalam monitoring tersebut, tim BRMP Bali melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik benih di lokasi persemaian. Pengawasan dilakukan untuk memastikan benih yang akan disalurkan memenuhi persyaratan mutu dan layak tanam sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi petani.

Adapun pekerjaan pengadaan produksi benih jambu mete siap salur tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPTP) Surabaya, dengan komoditas jambu mete varietas unggul lokal.

Benih yang diproduksi mencapai 72.600 batang, dengan lokasi persemaian berada di Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Sementara itu, penyedia pekerjaan adalah PT Pertiwi Dewi Mahotama.

Monitoring lapangan ini menjadi langkah penting untuk memastikan proses produksi hingga kesiapan benih berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Kualitas benih menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan tanaman jambu mete dan peningkatan produktivitas perkebunan.

Melalui pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan benih jambu mete yang nantinya disalurkan kepada petani memiliki kualitas prima, sehat, dan memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Upaya tersebut sekaligus diharapkan dapat mendukung pengembangan komoditas perkebunan serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani jambu mete di Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng dan Karangasem.

BRMP Bali Lakukan Monev Jaringan Irigasi Tersier di TabananTABANAN, 3 September 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi...
03/09/2026

BRMP Bali Lakukan Monev Jaringan Irigasi Tersier di Tabanan

TABANAN, 3 September 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap program pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi tersier di Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan infrastruktur irigasi yang telah dibangun dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi petani.

Monev menyasar tiga lokasi, yakni Subak Susut, Subak Kebon, dan Subak Pesagi. Berdasarkan hasil pemantauan, pengerjaan fisik jaringan irigasi di ketiga subak tersebut telah rampung 100 persen pada Juni 2026. Pembangunan dan perbaikan jaringan dilaksanakan secara swadaya dengan melibatkan masyarakat petani di masing-masing subak.

Keberadaan jaringan irigasi tersebut memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan usaha tani. Meskipun pada beberapa wilayah sempat terjadi kemunduran jadwal tanam, ketersediaan saluran irigasi yang lebih baik mampu mengurangi risiko kekeringan pada lahan pertanian.

Dari sisi produktivitas, hasil panen petani tercatat berkisar 60–80 kilogram per are. Sementara itu, Indeks Pertanaman (IP) dapat dipertahankan pada angka 2 sesuai dengan ketentuan atau aturan pakraman adat setempat. Di sela-sela kegiatan budidaya padi, petani juga memanfaatkan lahan untuk penanaman tanaman hortikultura.

Hal menarik ditemukan di Subak Pesagi, terutama dalam upaya mengairi lahan yang sebelumnya mengalami keterbatasan air. Petani juga menerapkan metode Alternate Wetting and Drying (AWD) atau pengairan berselang sebagai salah satu upaya meningkatkan efisiensi penggunaan air dalam budidaya padi.

Meski pembangunan fisik telah selesai, hasil monev menunjukkan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapatkan perhatian. Di Subak Susut dan Subak Kebon, petani masih menghadapi ancaman serangan hama tikus, pengaturan pembagian air yang harus dilakukan secara ketat dan terjadwal, meningkatnya biaya transportasi material, serta kebutuhan perbaikan pada jaringan irigasi tersier lama.

Sementara itu, permasalahan di Subak Pesagi antara lain serangan hama kepiting, kebutuhan pembangunan pintu air, serta perubahan kondisi lingkungan yang dipengaruhi oleh pengembangan kawasan wisata.

Hasil monev tersebut menjadi bahan evaluasi bagi upaya peningkatan pengelolaan jaringan irigasi di tingkat petani. Tindak lanjut terhadap berbagai permasalahan yang ditemukan di lapangan diharapkan dapat semakin mengoptimalkan fungsi jaringan irigasi, menjaga keberlanjutan lahan pertanian, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Tabanan.

BRMP Bali Tinjau Program Piter di Subak Cita dan Delod Desa, Pastikan Perbaikan Saluran Air OptimalGianyar, 2 September ...
03/09/2026

BRMP Bali Tinjau Program Piter di Subak Cita dan Delod Desa, Pastikan Perbaikan Saluran Air Optimal

Gianyar, 2 September 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pemeliharaan jaringan irigasi tersier atau Piter di Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program, khususnya perbaikan infrastruktur irigasi di tingkat usaha tani, berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi petani.

Peninjauan lapangan dilakukan pada dua lokasi, yaitu Subak Cita, Kecamatan Blahbatuh, dan Subak Delod Desa, Kecamatan Gianyar. Tim BRMP Bali meninjau secara langsung progres pekerjaan serta pemanfaatan bantuan untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Pemeliharaan jaringan irigasi di kedua subak tersebut mendapat dukungan dan partisipasi aktif dari anggota subak. Perbaikan saluran air diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap lahan pertanian yang mendapatkan layanan irigasi. Dengan berfungsinya jaringan irigasi secara optimal, ketersediaan dan kelancaran distribusi air ke lahan pertanian dapat terjaga sehingga mendukung peningkatan produktivitas dan intensitas tanam.

Selain mendukung kelancaran kegiatan budidaya, keberadaan jaringan irigasi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam peninjauan tersebut, sejumlah kendala turut ditemukan, antara lain kondisi medan dan akses jalan yang cukup sulit untuk mobilisasi material bangunan. Selain itu, terdapat persoalan sampah yang menyumbat beberapa bagian saluran sehingga berpotensi menghambat kelancaran aliran air.

Meskipun menghadapi sejumlah tantangan, pelaksanaan pekerjaan terus dikoordinasikan dan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan. Koordinasi antara petani, pengelola subak, dan pihak terkait menjadi penting agar pemeliharaan dapat diselesaikan secara efektif dan memberikan manfaat yang optimal.

Melalui Program Piter, keterlibatan aktif petani diharapkan tidak hanya mendukung percepatan perbaikan jaringan irigasi, tetapi juga meningkatkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan.

Dengan jaringan irigasi yang terawat dan berfungsi optimal, diharapkan produktivitas pertanian di tingkat subak semakin meningkat serta mendukung terwujudnya pertanian yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan di Bali.

Itik Bali, Plasma Nutfah yang Terus Berkembang dan Menopang Tradisi BaliGianyar, 2 September 2026 — Pengembangan itik Ba...
03/09/2026

Itik Bali, Plasma Nutfah yang Terus Berkembang dan Menopang Tradisi Bali

Gianyar, 2 September 2026 — Pengembangan itik Bali sebagai plasma nutfah lokal terus menunjukkan prospek yang menjanjikan. Di Dusun Anggarkasih, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, pemeliharaan itik Bali tidak hanya menjadi kegiatan usaha peternakan, tetapi juga bagian dari upaya mempertahankan sumber daya genetik ternak lokal yang memiliki nilai ekonomi, sosial, budaya, dan religius bagi masyarakat Bali.

Salah seorang peternak, I Wayan Warga, saat ini memelihara sekitar 600 ekor itik. Dari populasi tersebut, rata-rata diperoleh sekitar 360 butir telur per hari, atau tingkat produksi sekitar 60 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa usaha ternak itik memiliki potensi ekonomi yang cukup besar apabila didukung oleh manajemen pemeliharaan, pakan, kesehatan ternak, pembibitan, dan pemasaran yang baik.

Itik Bali merupakan salah satu sumber daya genetik ternak lokal yang memiliki karakteristik dan nilai tersendiri. Selain dimanfaatkan sebagai penghasil telur dan daging, itik Bali mempunyai keterkaitan yang kuat dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Bali. Telur itik, termasuk jenis dan karakter tertentu, dimanfaatkan sebagai bagian dari sarana upacara keagamaan Hindu di Bali.

Karena itu, pengembangan itik Bali memiliki dua kepentingan sekaligus. Pertama, kepentingan ekonomi, yaitu menghasilkan telur dan produk peternakan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan pasar. Kedua, kepentingan konservasi, yakni mempertahankan keberadaan plasma nutfah lokal agar tetap lestari dan tidak tergeser oleh perkembangan komoditas ternak lainnya.

Keunggulan pengembangan itik di Bali juga terletak pada pasar yang relatif beragam. Telur dapat dipasarkan untuk kebutuhan pangan sehari-hari, sementara kebutuhan masyarakat terhadap sarana upacara memberikan segmen pasar tersendiri.

Dalam konteks tersebut, peternakan itik di Anggarkasih bukan sekadar menghasilkan komoditas. Usaha ini berada pada persimpangan antara pertanian, ekonomi pedesaan, konservasi plasma nutfah, dan kebudayaan Bali.

Kondisi tersebut memberikan peluang bagi peternak untuk membangun usaha yang lebih berkelanjutan. Telur yang dihasilkan dapat dipasarkan secara rutin, sedangkan keberadaan itik Bali sebagai ternak lokal dapat terus dipertahankan melalui pengelolaan pembibitan dan seleksi ternak yang baik.

Untuk mendukung pengembangan usaha, peternak dapat mulai menerapkan pencatatan produksi secara rutin. Setiap hari, peternak dapat mencatat jumlah itik produktif, jumlah telur yang dihasilkan, konsumsi pakan, kematian, jumlah telur retak, serta kondisi kesehatan ternak. Data tersebut dapat menjadi dasar untuk mengevaluasi produktivitas dan menentukan langkah perbaikan pengelolaan ternak.

Peningkatan produksi telur juga harus diikuti dengan manajemen pakan yang tepat. Pakan merupakan salah satu komponen biaya terbesar dalam usaha itik. Pemanfaatan bahan pakan lokal yang tersedia di sekitar wilayah peternakan dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi usaha.

Namun, efisiensi tidak berarti sekadar menekan biaya pakan. Kualitas dan keseimbangan nutrisi tetap harus menjadi prioritas, karena kecukupan energi, protein, mineral, vitamin, dan air sangat berpengaruh terhadap produksi telur serta kondisi tubuh itik.

Selain pakan, biosekuriti dan kesehatan ternak perlu mendapat perhatian. Kandang yang bersih, ketersediaan air minum, pengelolaan limbah, pengendalian penyakit, serta pemantauan kondisi itik secara rutin merupakan bagian penting dari sistem peternakan modern.

Dengan demikian, pengembangan itik Bali dapat bergerak dari pola pemeliharaan tradisional menuju peternakan berbasis manajemen, pencatatan, efisiensi, kesehatan, dan keberlanjutan. Di sisi lain, pengembangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga plasma nutfah ternak lokal yang telah menyatu dengan kehidupan masyarakat Bali.

Itik Bali bukan hanya ternak penghasil telur, tetapi juga bagian dari kekayaan sumber daya genetik dan budaya Bali yang perlu terus dikembangkan dan dilestarikan.


Londra dan Sutami

Mentik Wangi Susu, Benih Padi Unggul Penopang Pertanian Organik GianyarGianyar, 2 September 2026 – Ketersediaan benih be...
03/09/2026

Mentik Wangi Susu, Benih Padi Unggul Penopang Pertanian Organik Gianyar

Gianyar, 2 September 2026 – Ketersediaan benih bermutu menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengembangan pertanian organik dan berkelanjutan. Melihat pentingnya aspek tersebut, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melaksanakan pendampingan pengembangan benih padi varietas Mentik Wangi Susu pada petani penangkar di Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan sekaligus pelestarian varietas Mentik Wangi Susu sebagai salah satu potensi padi lokal yang dapat mendukung penerapan sistem pertanian organik di Kabupaten Gianyar.

Mentik Wangi Susu memiliki karakteristik khas dan potensi nilai tambah yang dapat mendukung peningkatan daya saing produk pertanian lokal. Karena itu, pengembangan benih varietas tersebut menjadi langkah strategis untuk menjamin ketersediaan benih bermutu bagi petani, sekaligus menjaga keberlanjutan varietas yang memiliki potensi ekonomi dan adaptasi terhadap kondisi lingkungan setempat.

Dalam pendampingan tersebut, BRMP Bali memberikan penguatan kepada petani penangkar mengenai berbagai aspek produksi benih, mulai dari pentingnya penggunaan benih sumber yang bermutu, penerapan teknik budidaya yang tepat, pemeliharaan tanaman, hingga upaya menjaga kemurnian varietas selama proses produksi.

Petani juga diberikan pemahaman bahwa mutu benih merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan usaha tani. Benih yang berkualitas diharapkan mampu menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih seragam sehingga proses budidaya dapat berlangsung secara lebih optimal.

Ketersediaan benih bermutu menjadi fondasi penting dalam membangun pertanian organik. Selain mendukung pertumbuhan tanaman, pengembangan benih di tingkat petani juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian benih serta mengurangi ketergantungan terhadap sumber benih dari luar wilayah.

Pengembangan pertanian organik tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mengedepankan keberlanjutan lingkungan, kesehatan tanah, efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta peningkatan nilai tambah produk pertanian. Dalam konteks tersebut, pengembangan benih Mentik Wangi Susu menjadi bagian dari upaya membangun sistem pertanian berkelanjutan dari hulu hingga hilir.

Sinergi antara BRMP Bali dan petani penangkar menjadi faktor penting dalam pengembangan Mentik Wangi Susu di Desa Medahan. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, proses produksi benih diharapkan dapat memenuhi prinsip-prinsip mutu sekaligus mampu menjawab kebutuhan petani.

Ke depan, Mentik Wangi Susu diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan benih di tingkat lokal, tetapi juga berkembang sebagai salah satu varietas potensial yang menopang pengembangan pertanian organik dan produk pertanian bernilai tambah di Kabupaten Gianyar.


(Sutami dan Londra)

BRMP Bali Terima 38 Mahasiswa Magang Mandiri dari Fakultas Pertanian Unud, Perkuat Pembelajaran Pertanian di LapanganDen...
03/09/2026

BRMP Bali Terima 38 Mahasiswa Magang Mandiri dari Fakultas Pertanian Unud, Perkuat Pembelajaran Pertanian di Lapangan

Denpasar, 3 September 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali menerima sebanyak 38 orang mahasiswa dari Fakultas Pertanian Universitas Udayana (Unud) untuk melaksanakan kegiatan magang mandiri di BRMP Bali. Mahasiswa berasal dari Program Studi Agribisnis dan Agroekoteknologi.

Penerimaan mahasiswa magang berlangsung di BRMP Bali dan dihadiri langsung oleh Kepala BRMP Bali, Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P., beserta jajaran, sedangkan dari Fakultas Pertanian Unud dihadiri langsung oleh Dekan I Putu Sudiarta, S.P., M.Si., Ph.D., bersama para dosen pembimbing.

Dekan Fakultas Pertanian Unud, I Putu Sudiarta, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar besarnya kepada BRMP Bali yang telah memfasilitasi mahasiswa melaksanakan kegiatan magang sekaligus diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar secara langsung di lapangan.

“Magang kali ini dilaksanakan secara serentak, dan BRMP Bali menjadi salah satu tujuan kami karena BRMP Bali merupakan corong pelaksanaan program-program Kementerian Pertanian di Bali. Kami berharap melalui kegiatan magang ini, mahasiswa dapat mempelajari ilmu pertanian dari berbagai aspek,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BRMP Bali Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P dalam sambutannya sekaligus memberikan pembekalan awal kepada mahasiswa mengenai peran dan fungsi BRMP dalam mendukung pembangunan pertanian. Ia menjelaskan gambaran struktur organisasi BRMP di lingkungan Kementerian Pertanian serta posisi BRMP Bali sebagai salah satu unit kerja yang berperan dalam penerapan modernisasi pertanian di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai kondisi agroekosistem pertanian Bali, termasuk dinamika produksi dan konsumsi beras di Bali. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu hal penting yang perlu dipahami generasi muda pertanian dalam melihat tantangan pembangunan pertanian ke depan.

“Mahasiswa perlu memahami kondisi pertanian Bali secara utuh, mulai dari agroekosistem, produksi, konsumsi hingga berbagai strategi peningkatan produktivitas. Salah satunya melalui pengembangan program Pertanian Modern Advance Agriculture System atau PM-AAS,” jelasnya.

Selain mendapatkan pengalaman di lingkungan kantor BRMP Bali, para mahasiswa juga dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk memperoleh pengalaman langsung di lapangan. Penempatan mahasiswa dilakukan di BRMP Bali serta di sejumlah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), yakni BPP Abiansemal, BPP Mengwi, BPP Petang, BPP Denpasar Selatan, dan BPP Selemadeg Timur.

Menurut I Made Rai Yasa, penempatan mahasiswa di beberapa BPP tersebut mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk lokasi tempat tinggal mahasiswa, teknologi pertanian yang diterapkan, serta komoditas yang sesuai dengan minat dan bidang studi masing-masing mahasiswa.

“Pertimbangannya, mahasiswa ditempatkan di BPP yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya, sekaligus mempertimbangkan teknologi dan komoditas yang terkait dengan minat mahasiswa. Dengan demikian, pengalaman yang diperoleh selama magang diharapkan lebih relevan dan aplikatif,” jelasnya.

Untuk memperkuat proses pembelajaran, BRMP Bali juga akan memberikan pembekalan secara rutin kepada para mahasiswa selama mengikuti kegiatan magang. Pembekalan akan dilaksanakan setiap hari Senin dengan menghadirkan pemateri dari BRMP Bali yang memiliki kompetensi sesuai bidang masing-masing.

Kegiatan pembekalan tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa, tidak hanya mengenai teori pertanian, tetapi juga mengenai penerapan teknologi, penyuluhan, modernisasi pertanian, serta berbagai program strategis Kementerian Pertanian yang dilaksanakan di Bali.

Melalui kegiatan magang ini, BRMP Bali dan Fakultas Pertanian Universitas Udayana berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademis, tetapi juga pengalaman nyata dalam mendukung pembangunan dan modernisasi pertanian di Bali.

Di akhir acara, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara BRMP Bali dan Fakultas Pertanian Unud untuk memperkuat kerjasama pelaksanaan program magang mandiri (magang kampus berdampak).

🌾PENERAPAN CORE VALUE ASN BerAKHLAK BRMP BALI 🇮🇩BerAKHLAK bukan sekadar slogan, tetapi menjadi pedoman dalam setiap lang...
03/09/2026

🌾PENERAPAN CORE VALUE ASN BerAKHLAK BRMP BALI 🇮🇩

BerAKHLAK bukan sekadar slogan, tetapi menjadi pedoman dalam setiap langkah dan pengabdian ASN BRMP Bali. Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam memberikan pelayanan terbaik, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta mewujudkan pertanian yang maju, modern, dan berkelanjutan.

Berorientasi Pelayanan
Memberikan pelayanan yang ramah, cepat, solutif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Akuntabel
Bekerja dengan jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan berintegritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kompeten
Terus meningkatkan kemampuan, berbagi pengetahuan, dan memberikan hasil kerja terbaik.

Harmonis
Menghargai perbedaan, saling membantu, serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif.

Loyal
Memegang teguh Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta menjaga nama baik institusi dan negara.

Adaptif
Siap menghadapi perubahan, terus berinovasi, dan mengembangkan kreativitas untuk menjawab tantangan pertanian masa kini.

Kolaboratif
Membangun kerja sama dan sinergi dengan berbagai pihak untuk menghasilkan nilai tambah dan mencapai tujuan bersama.

Dengan mengamalkan BerAKHLAK, ASN BRMP Bali berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat serta kemajuan pertanian Indonesia.


🕊️ Turut Berduka Cita Atas BerpulangnyaSegenap Keluarga Besar Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali me...
03/09/2026

🕊️ Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya

Segenap Keluarga Besar Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Almarhum Asdianto, S.P., M.T.
Kepala BRMP Sumber Daya Lahan Pertanian,
Tanggal 3 September 2026.

Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi-Nya, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.🙏🙏

Address

Jalan Pertanian, By Pas Ngurah Rai, Pesanggaran, Denpasar Selatan, Kota Denpasar
Denpasar
80222

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BRMP Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share