KUBUem4

KUBUem4 EM4 (EFFECTIVE MICROORGANISM 4) Teknologi EM4 ditemukan pertama kali oleh Prof.

Teknologi EM4 adalah teknologi budidaya pertanian untuk meningkatkan kesehatan dan kesuburan tanah dan tanaman, dengan menggunakan mikroorganisme yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. EM4 merupakan kultur campuran dari mikroorganisme yang menguntungkan yang berasal dari alam Indonesia, bermanfaat bagi kesuburan tanah, pertumbuhanan dan produksi tanaman serta ramah lingkungan. EM4 mengandung mi

kroorganisme fermentasi dan sintetik yang terdiri dari bakteri Asam Laktat (Lactobacillus Sp), Bakteri Fotosentetik (Rhodopseudomonas Sp),Actinomycetes Sp, Streptomyces SP dan Yeast (ragi) dan Jamur pengurai selulose, untuk memfermentasi bahan organik tanah menjadi senyawa organik yang mudah diserap oleh akar tanaman. Dr. Teruo Higa dari Universitas Ryukyus, Okinawa, Jepang, dan telah diterapkan secara luas di negara-negara lain di seluruh dunia, seperti Amerika, Brasil, Taiwan, Korea Selatan, Thailand, Srilanka, India, Pakistan, Selandia Baru, Australia dan lain-lain. Selain untuk Pertanian kini tersedia untuk EM4 Peternakan, EM4 Perikanan dan EM4 Pengolahan Limbah dan Toilet

31/12/2025

Happy New Year 2026

EM4 Tingkatkan Pertumbuhan Ikan BandengEffective Microorganisms (EM4) perikanan mampu memperbaiki jasad renik di dalam s...
17/01/2024

EM4 Tingkatkan Pertumbuhan Ikan Bandeng

Effective Microorganisms (EM4) perikanan mampu memperbaiki jasad renik di dalam saluran pencernaan ikan sehingga kesehatan ikan menjadi baik, pertumbuhannya semakin cepat dan tidak mudah stress.

Petambak ikan bandeng (Chanos Chanos) Dul Hadi di Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah melakukan penambahan probiotik EM4 terhadap pakan ikan.

Ia mengatakan, penambahan EM4 perikanan terhadap pakan ikan memberikan manfaat untuk meningkatkan keberadaan jumlah bakteri yang masuk ke saluran pencernaan.

Bakteri tersebut akan mensekresikan enzim-enzim seperti protease dan amylase di dalam saluran pencernaan, sehingga pertumbuhan ikan menjadi lebih cepat, berkat penambahan probiotik dalam pakan, tutur Dul Hadi ketika menerima kunjungan tim YouTube PT Songgolangit Persada dari kantor Pusat di Denpasar, Bali, baru-baru ini.

Pemberian EM4 terhadap pakan ikan akan mempengaruhi efisiensi dalam pemanfaatan pakan oleh ikan, menyebabkan semakin baik metabolisme dalam tubuh ikan, sehingga nafsu makan meningkat.

Kondisi tersebut berpengaruh terhadap meningkatnya daya tahan tubuh ikan terhadap pengaruh lingkungan sekitarnya sehingga semakin baik terhadap mortalitas lebih rendah, tutur Dul Hadi.
Source & Photo :
PakOles
Visit Our Website :
https://linktr.ee/KUBUem4

Budidaya Terung EM4 Hasilkan Yang TerbaikTerung adalah jenis sayuran yang sangat populer dan disukai oleh banyak orang k...
14/01/2024

Budidaya Terung EM4 Hasilkan Yang Terbaik

Terung adalah jenis sayuran yang sangat populer dan disukai oleh banyak orang karena rasanya enak khususnya dijadikan sebagai bahan sayuran atau lalapan. Selain itu terung juga mengandung gizi yang cukup tinggi, terutama kandungan Vitamin A dan Fosfor. Komoditas terung ini cukup potensial untuk dikembangkan sebagai penyumbang terhadap keanekaragaman bahan sayuran bergizi bagi penduduk.

Pak Jarwo dari Desa Gulon Muntilan Magelang, Jawa Tengah misalnya, setahun ini menekuni budidaya Terung. ‘’Sekarang ini sudah panen yang ke-3 dengan hasilnya yang memuaskan,’’katanya.

Terung ini cocok dibudidayakan di tanah lempung berpasir, subur, kaya bahan organik serta mempunyai sistem pengairan yang baik. Derajat keasaman (pH) tanah yang harus diperhatikan. Umumnya pH yang dibutuhkan antara 6-7. Bahan organik yang dipergunakan Jarwo yang sudah difermentasi dengan EM4 menjadi pupuk Bokashi.

Bokashi dihasilkan dari fermentasi bahan organik dengan teknologi EM (Effective Microorganisms), yang merupakan kultur campuran berbagai organisme yang bermanfaat sebagai pengurai bahan organik. Penggunaan Effective Microorganism dalam pembuatan bokashi selain memperbaiki kualitas tanah juga dapat meningkatkan produksi tanaman.

Bokashi adalah pupuk kompos yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan organik dengan teknologi Effective Microorganisms 4 (EM4). Effective Microorganism 4 mengandung Azotobacter sp., Lactobacillus sp., ragi, bakteri fotosintetik dan jamur pengurai selulosa.

Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik bokashi berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan, tinggi tanaman, dan jumlah daun rumput gajah. ‘’Kalau untuk mendapatkan hasil terbaik Pemberian bokashi dosis 10-15 ton per hektar,’’katanya.
Source & Photo :
PakOles
Visit Our Website :
https://linktr.ee/KUBUem4

Manfaat Probiotik Terhadap Ternak AyamPemberian probiotik terhadap ternak ayam bertujuan untuk mengontrol ekosistem dala...
13/01/2024

Manfaat Probiotik Terhadap Ternak Ayam

Pemberian probiotik terhadap ternak ayam bertujuan untuk mengontrol ekosistem dalam saluran pencernaan, menjaga kesehatan usus agar proses penyerapan berlangsung dengan baik.

Probiotik telah terbukti ampuh dalam meningkatkan kesehatan usus pada ternak serta menekan bakteri patogen (Vila et Al., 2010). Effective Microorganisms 4 (EM4) Peternakan produksi PT Songgolangit Persada dapat diberikan pada ternak unggas, bisa dalam bentuk campuran ransum atau diberikan melalui air minum.

Beberapa penelitian pada ayam broiler menunjukkan, bahwa penambahan probiotik dalam ransum dapat meningkatkan pertambahan bobot badan, menurunkan konversi pakan dan mortalitas.

Hal ini didukung oleh Soeharsono (2002) yang menyatakan bahwa EM4 mampu meningkatkan konsumsi pakan dan menambah bobot berat badan.

Peningkatan pertambahan bobot badan berkat probiotik yang diberikan, selain dapat mempertahankan keseimbangan ekosistem dalam usus seperti yang dilaporkan oleh Nisbet et al. (1993) dan Corrier et al. (1994). EM pelopor probiotik untuk peternakan.
Source & Photo :
PakOles
Visit Our Website :
https://linktr.ee/KUBUem4

Ternak Kambing dan Lingkungan Sehat Berkat EM4Ratusan ekor kambing tampak gemuk dan sehat di UD Karya Etawa Farm, di Jal...
13/01/2024

Ternak Kambing dan Lingkungan Sehat Berkat EM4

Ratusan ekor kambing tampak gemuk dan sehat di UD Karya Etawa Farm, di Jalan Istana Susu, Secang Selatan, Kalipura, Banyuwangi. Ternak kambing milik Bapak Abdulazis (41) dikembangkan secara organik menggunakan teknologi Effektive Microorganisme 4 (EM4).

Suami dari Kasiani (35) mengatakan mulai beternak kambing sejak tahun 1998 dan di tahun 2003 mulai memerah susu Kambing Etawa. “Awalnya jumlah kambing dan hasil susunya masih sedikit dan hingga menemukan yang namanya harian. Dan bersyukur sekarang terus mengalami peningkatan hingga sekarang tahun 2022,” ujarnya.

Awalnya Abdulazis memelihara kambing jenis Jawa Randu, Peranakan Etawa (PE) setelah itu muncul kambing bertubuh besar yaitu Kambing Etawa Ras Kaligesing dari Kabupaten Purworejo dan Kambing Senduro.

Melihat kebutuhan atau permintaan susu yang terus mengalami peningkatan, Abdulazis mencoba mengawinkan (breeding) dengan kambing imfort dari Swis dan Australia. Setelah pejantan kambing impor dibrending munculah kambing sapera ektaku yang dapat menghasilkan produksi susu tinggi.

Kambing tersebut bisa memproduksi susu dua kali lipat dibandingkan Kambing Etawa. “Jadi sekarang ini sudah 50% merupakan kambing sapera silangan antara Etawa, PE, Jawa Randu yang dikawinkan dengan kambing asal Swis tersebut. Sekarang sudah menjadi kambing sapera dari f1 hingga f5. Dan produksi susu per ekor yang awalnya 1 liter sekarang sudah mencapai 4-5 liter,”ujar ayah 2 putri ini.

Abdulazis mengatakan, sebelumnya dengan kambing lokal yang diperah sebanyak 100 ekor hanya dapat menghasilkan produksi susu 70-100 liter per hari. Namun sekarang dengan jenis kambing sapera, dari 70 ekor kambing bisa memproduksi hingga 200 liter setiap hari.

Dari segi pemasaran tidak pernah mengalami kendala, karena permintaan susu kambing terus mengalami peningkatan. “Karena kebutuhan susu kambing cukup tinggi jadi selalu habis dari konsumen sekitar. Selain itu juga ada permintaan dari daerah Jogjakarta, Madura, Surabaya dan Bali,”ungkapnya.

Dalam menjaga kesehatan ternak kambing dan lingkungan kandang, Abdulazis selama ini secara konsisten menggunakan EM4 produk dari PT. Songgolangit Persada. Ia rutin membuat silase dari hijauan yang difermentasi dengan EM4 untuk pakan ternak kambingnya.

“Saya menggunakan EM4 untuk membuat silasa dimana dengan EM pakan bisa bertahan lebih lama. Dengan pengunaan EM pada pakan ternak akan mampu menambah protein sehingga ternak selalu sehat,” ujarnya saat ditemui tim Youtube EM.

Abdulazis yang sejak awal merintis ternak kambing telah menerapkan EM4 mengaku pertumbuhan kambingnya sangat bagus, kotoran kambing tidak berbau dan lingkungan kandang menjadi sehat. Selain untuk pakan ia juga memberikan minum dengan EM dan secara rutin menyiram atau membersihkan kandang menggunakan EM4.

“Alhamdulillah pertumbuhan kambing di sini tidak ada yang kurus dan ini sangat berpengaruh terhadap produksi susu,” ujarnya. Untuk kotoran ternak kambing, Abdulazis mengatakan banyak masyarakat yang datang untuk membeli, karena memiliki kualitas sangat bagus sebagai bahan pupuk organik.
Source & Photo :
PakOles
Visit Our Website :
https://linktr.ee/KUBUem4

Budidaya Sapi Dengan EM Tumbuh Sehat Dan Terhindar PMKSujarwo (54) yang akrab disapa Mr. Wo Dari Dusun Kaliwungu, Desa K...
13/01/2024

Budidaya Sapi Dengan EM Tumbuh Sehat Dan Terhindar PMK

Sujarwo (54) yang akrab disapa Mr. Wo Dari Dusun Kaliwungu, Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegal Delima, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur mengembangkan belasan ekor sapi pedaging jenis Limousin, Simmental dan Brahman Cross (BX) yang terlihat gemuk, dan sehat.

Mr. Wo yang merupakan Owner PT. Tunas Abadi Indoagro yang telah memiliki tiga gedung mengatakan, ia tertarik mengembangkan sapi pedaging karena memiliki prospek yang sangat bagus. “Meskipun baru memulai namun budidaya sapi ini memiliki prospek yang sangat bagus ke depannya, ujarnya saat ditemui tim Youtube EM.

Sujarwo yakin budidaya sapi yang dikelolanya ke depannya akan terus berkembang semakin besar hingga bisa membantu pemerintah dalam mensuplai kebutuhan daging sapi. Ia juga berharap dengan budidaya sapi ini kehidupannya bisa lebih sejahtera, lebih makmur di tengah-tengah situasi ekonomi yang kurang kondusif. “Lahan sapi ini nantinya bisa menampung hingga 50 ekor sapi,”jelasnya.

Mr. Wo memilih mengembangkan jenis sapi pedaging jenis Limousin, Simmental dan Brahman Cross (BX), karena sangat cocok dengan iklim dan medan-medan di Indonesia. Terutama jenis BX yang pertumbuhannya paling cepat tumbuh besar.

Awalnya Mr.Wo membeli bibit sapi yang rata-rata harganya Rp 17.000,000-30.000,000 per ekor, saat ini telah dirawat selama 5 bulan. Pertumbuhan beratnya rata-rata 650 Kg per ekor. “Kalau kita lihat pertumbuhannya setiap hari kira-kira 1,5 Kg naiknya. Dan sangat lumayan sebagai petani untuk mendongkrak ekonomi keluarga” ujarnya.

Dalam budidaya sapi, Mr. Wo melakukan secara organik menggunakan teknologi Effective Microorganisms 4 (EM4) untuk campuran pakan dan sanitasi kandang sehingga membuat perkembangan sapinya terlihat lebih sehat dan lingkungan kandang tidak menimbulkan bau.

Untuk pakan ternak sapi, Mr. Wo membuat silase dari hijauan yang difermentasi dengan EM4 disimpan dalam bak berukuran 5×8 meter menjadi dua bagian. “Bank pakan ini penting sekali, jadi sebelum saya membeli sapi, sudah menyiapkan silase yang terbuat dari tanaman sorgum, jagung, rumput pakchong, yang di coper dan selanjutnya difermentasi dengan produk EM4 dari PT. Songgolangit Persada,” terang Mr. Wo.

Mr. Wo juga sangat bersyukur sapi peliharaannya tumbuh sangat sehat dan tidak ada yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sangat meresahkan dan merugikan kalangan peternak belakangan ini. “Setiap pagi kaki ternak disemprot dengan EM4 sehingga terhindar dari jamur dan bakteri. Selain itu kebersihan kandang dan ternak harus tetap dijaga,” kata ayah tiga putra ini.

Mr. Wo juga berpesan kepada peternak, kunci aman terhindar dari PMK adalah pertama tempat kandang harus bersih, agar ternak sehat ternak tidak boleh kotor, pakan ternak harus sehat dan segar. Dan yang ingin memulai usaha harus semangat, jangan silau dengan peternak yang sudah punya hasil besar.

Apalagi untuk pakan ternak di kawasan Banyuwangi tidak terlalu sulit, karena banyak petani yang menanam tanaman seperti jagung dan hijauan lainnya yang berlimpah. Sehingga budidaya ternak sapi sangat tepat untuk menghasilkan cuan.
Source & Photo :
PakOles
Visit Our Website :
https://linktr.ee/KUBUem4

31/12/2023

Happy New Year 2024

Rahajeng Rahina Galungan & Kuningan
01/08/2023

Rahajeng Rahina Galungan & Kuningan

Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945
22/03/2023

Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945

Gong Xi Fa Cai
22/01/2023

Gong Xi Fa Cai

SELAMAT HARI RAYAGalungan & Kuningan
04/01/2023

SELAMAT HARI RAYA
Galungan & Kuningan

31/12/2022

Selamat Tahun Baru 2023
Happy New Year

Address

Gang Jeruk No. 9, Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat
Denpasar
80117

Opening Hours

Monday 06:00 - 22:00
Tuesday 06:00 - 22:00
Wednesday 06:00 - 22:00
Thursday 06:00 - 22:00
Friday 06:00 - 22:00
Saturday 06:00 - 22:00
Sunday 06:00 - 22:00

Telephone

+6287860383820

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KUBUem4 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to KUBUem4:

Share