Front Anti Investasi Dan Militerisme Bali

Front Anti Investasi Dan Militerisme Bali Halaman Resmi !! FRONT ANTI INVESTASI DAN MILITERISME BALI (AIM BALI)

24/07/2026

DISKUSI PUBLIK
FRONT ANTI INVESTASI DAN MILITERISME BALI DAN IKATAN PELAJAR DAN MAHASISWA PUNCAK KORWIL BALI

Salam  Perlawanan!!KONSOLIDASI KE-IIIAliansi mahasiswa Papua komite kota Bali danFront Anti Investasi dan Militerisme Ba...
16/07/2026

Salam Perlawanan!!

KONSOLIDASI KE-III
Aliansi mahasiswa Papua komite kota Bali dan
Front Anti Investasi dan Militerisme Bali

Melihat dengan situasi dan kondisi yang terjadi di seluruh tanahPapua, semakin memanas dengan adanya operasi militer yang sangat masif dan terus terjadi dimana-mana. konflik bersenjata antara TNI PORLI dan TPNPB, Semakin hari makin daurat.

Hal tersebut mengakibatkan masyarakat sipil di Papua dan Lebih khusus di intan jaya baru-baru ini sejak tanggal 24 Juni- 3 Juli 2026, mengalami penembakan dan pengeboman yang dilakukan oleh Militer Indonesia terhadap warga sipil sehingga korban mengalami luka-luka berat dan Meninggal dunia

Untuk itu kami Aliansi Mahasiswa Papua Komite kota Bali dan Front Anti Investasi dan Militerisme (FAIM) Bali Mengundang Seluruh
Kawan-kawan Gerakan, dan Organisasi Daerah Se-Tanah Papua yang berada di Pulau Bali
Untuk menyikapi bersama pada:

Hari : Minggu 19 Juli 2026
Jam : 17, 30-selesai WITA
Tempat : KONSULAT (ASPURA BALI)

13/07/2026

Merespon DARURAT MILITER dan KRISIS KEMANUSIAAN di Intan Jaya dan seluruh tanah Papua, kami dari “ Ikatan mahasiswa dan masyarakat Papua (IMMAPA-BALI), Ikatan pelajar dan mahasiswa Moni (HIPMO sektor Bali), bersama front anti investasi dan militerisme (FAIM Bali) dengan tegas menolak militarisme dan investasi eksploitatif.
Intan Jaya dan tanah Papua hari ini sedang dalam darurat. Darurat karena operasi militer yang tak kunjung selesai. Darurat karena investasi datang membawa gusuran, bukan kesejahteraan. Akibatnya warga sipil menjadi korban: mengungsi, kehilangan rumah, damai tidak akan pernah lahir dari moncong senjata dan kontrak tambang. Cukup sudah. Tarik militer, hentikan investasi yang merampas di seluruh tanah papua.

11/07/2026
PANGGILAN BERGABUNG !!JUMPA PERS"INTAN JAYA BERDARAH DAN SELURUH TANAH PAPUA"Tanah Papua sedang berada dalam situasi dar...
10/07/2026

PANGGILAN BERGABUNG !!
JUMPA PERS

"INTAN JAYA BERDARAH DAN SELURUH TANAH PAPUA"

Tanah Papua sedang berada dalam situasi darurat kemanusiaan. Operasi militer, penembakan terhadap warga sipil, pengungsian massal, perampasan tanah adat, dan intimidasi terus terjadi di berbagai wilayah Papua, Rakyat hidup dalam ketakutan di atas tanahnya sendiri, sementara suara penderitaan mereka sering diabaikan.

Diam berarti membiarkan ketidakadilan terus langgeng. Untuk menunjukkan bahwa rakyat Papua tidak berjuang sendirian,
Kami, Ikatan Mahasiswa Masyarakat Papua (IMMAPA BALI) Aliansi Mahasiswa Papua (AMP KK BALI) Front Anti Investasi dan Militerisme (FAIM BALI) Ikatan Pelajar dan mahasiswa Moni (IPMO SEKTOR BALI)
Mengundang Kepada seluruh Organisasi/Paguyuban Setanah Papua, Komunitas, Organisasi gerakan yang ada di kota Bali untuk bergabung dalam Konferensi pers yang akan dilakukan pada:

Hari/Tanggal: 11 Juli 2026
Jam : 9,30 Pagi -Selesai
TITIK KUMPUL : Konsulat Papua (ASPURA)

Sekian dan terimakasih wiwao 🌻🙏

Salam  Perlawanan!!KONSOLIDASI KE-1 & PEMBACAAN SITUASI Front Anti Investasi dan Militerisme Bali Melihat dengan situasi...
03/07/2026

Salam Perlawanan!!

KONSOLIDASI KE-1
& PEMBACAAN SITUASI
Front Anti Investasi dan Militerisme Bali

Melihat dengan situasi dan kondisi yang terjadi di seluruh tanahPapua, semakin memanas dengan adanya operasi militer yang sangat masif dan terus terjadi dimana-mana. konflik bersenjata antara TNI PORLI dan TPNPB, Semakin hari makin daurat.

Hal tersebut mengakibatkan masyarakat sipil di Papua dan Lebih khusus di intan jaya baru-baru ini sejak tanggal 24 Juni- 3 Juli 2026, mengalami penembakan dan pengeboman yang dilakukan oleh Militer Indonesia terhadap warga sipil sehingga korban mengalami luka-luka berat dan Meninggal dunia

Untuk itu kami Front Anti Investasi dan Militerisme (FAIM) Bali Mengundang Seluruh
Kawan-kawan Gerakan, dan Organisasi Daerah Se-Tanah Papua yang berada di Pulau Bali
Untuk menyikapi bersama pada:

Hari : Minggu 5 Juli 2025
Jam 17 :00-selesai WITA
Tempat : KONSULAT (ASPURA BALI)

22/06/2026

Salam Perlawanan.
Nimo, koyao, koha, kosa, dormu, foi-moi, tabea mufa, nayakla, nare,teleb, yepmum, walak, wainambe,amakanie, amolongo, kinaonak, wa…..wa….wa.

Pada tanggal, 18 juni 2026 militer colonial indonesia ( TNI/POLRI) telah melakukan serangan melalui udara mengunakan Camera Dron dan Bom Granat. Tepatnya di jam 13.00 WIT di Desa Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah. Oprasi yang dilakukan oleh Militer Colinial Indonesia tersebut menggakibatkan dua orang ibu mengalami luka-luka berat dan kritis.
Berdasarkan kronologi yang diterima, kejadian tersebut bermula pada saat kedua ibu atau korban baru saja kembali dari kebun dan sedang mencuci hasil kebun, umbi-umbian dan sayur-sayuran di sebuah kali di dekat Kampung Danggoa. Tanpa ada aba-aba atau peringatan, sekitar pukul 13.34 WIT, sebuah drone milik TNI-Polri terlihat melintas di atas perkampungan dan menjatuhkan bom tepat di lokasi kedua ibu tersebut berada.
Identitas Korban Sebagai Berikut:
‎1. Otovina Hogajau (Kena di Paha Kanan)
‎2. Agolu Pogau, (Kena Dada Bagian Kiri)
Korban sementara sudah dievakuasi ke rumah sakit umum (RSUD) Jogatapa, distrik sugapa, kabupaten Intan Jaya. Diminta Kepada Semua pihak mohon pantauan media dan advokasi situasi darurat Militer kolonial Indonesia di Intan Jaya.

Pada tanggal 15 juni 2026 di kabupaten yahukimo Militer Kolonial Indonesia (TNI/POLRI) melakukan penembakan terhadap salah satu siswa SMA yang mengakibatkan peluru mengenai pahanya hingga berlobang
Korban tersebut Bernama Yustinus Yalak siswa SMA Negri 1 Dekai asal distrik sela kampung monamna. Tidak berhenti sampe disitu selang beberapa hari kemudian pada tanggal, 19 juni 2026 salah satu ibu rumah tangga yang hendak pergi ke kebunnya sekitar jam 8 pagi, berpapasan dan dihadang oleh Militer Kolonial Indonesia (TNI/POLRI) dengan senjata lengkap, lalu ibu tersebut diancam dan mendapatkan kekerasan yang berujung pemerkosaan secara paksa sambil menodongkan senjata terhadap ibu tersebut.Diam berarti membiarkan ketidakadilan terus terjadi di atas tanah Papua

‎Maka Dari Itu Kami Fron Anti Investasi Dan Militerisme Bali Menyatakan Sikap;
PERNYATAAN SIKAP :
1. Mengutuk Keras Tindakan Aparat Militer Colonial Indonesia Terhadap Oktovina Hogajau Dan Agulu Pogau Di Kabupaten Intan Jaya.
2. Mengutuk Keras Penembakan Terhadap Siswa Sma Yustinus Yalak Dan Pemerkosaan Terhadap Seorang Ibu Di Kabupaten Yahukimo.
3. Mendesak Negara Dan Institusi Militer Agar Bertangung Jawab Atas Tindakan Kekerasan, Pelanggaran Ham Dan Jatuhnya Korban Sipil Diseruh Tanah Papua.
4. Hentikan Segala Bentuk Kekerasan Oprasi Militer, Kriminalisasi, Penangkapan Sewenang-Wenang Serta Pengeboman Terhadap Warga Sipil Di Seluruh Tanah Papua.
5. Usut Tuntas Seluruh Kasus Pelangaran Ham Diseluruh Papua
Tarik Tni-Polri Organik Dan Nonorganik Diseluruh Tanah Papua.
6. Tolak Pembentukan Dan Pembanguna Battalion Invanteri Dan Teritori Diseruh Tanah Papua.
7. Stop-Hentikan Terror, Intimidasi, Pemburuan Aktivis Dan Mahasiswa Diseluruh Tanah Papua Dan Indonesia.
8. Bebaskan Seluruh Tahan Politik Papua Barat Dan Indonesia.
9. Cabut Uu Tni, Tolak Ruu Polri, Tolak Ruu Penyiaran, Cabut Uu Onimbus Law, Minerba Dan Cabut Kuhp.
Hentikan Proyek Strategis Nasional Dimerauke, Boven Digul Dan Diseluruh Tanah Papua.
Stop Kriminalisasi, Mama Yasinta Dandy Laksono, Cipry Jehan Paju Dale, Jhoni Tedy Wakum Dan Kawan Kawan Yang Terlibat Dalam Pesta Filem Babi Karena Mereka Ungkapkan Kebenaran Yang Terjadi Di Atas Tanah Papua.
Kami Bersama Kelompk Petani Sari Merta Batur Menolak Pt Tanaya Pesona Batur
Stop Kriminalisasi Terhadap Kawan Tomy Priatna Wiria
Berikan Hak Menentukan Nasip Sendiri [HMNS] Sebagai Solusi Demokratis Bagi Bansa West Papua

Demikian Pernyataan Sikap Ini Di Buat, Kami Akan Terus Melakukan Perlawanan Terhadap Segalah Bentuk Penjajahan, Pembumkaman,Penindasan Dan Penghisapan, Terhadap Rakyat Dan Bangsa West Papua.

Medan Juang,
Tanah Colonial Denpasar Bali, 22 Juni 2026

Seruan Pembacaan situasi dan pernyataan sikap Front Anti Investasi dan Militerisme baliSalam Perjuangan!! Kawan-kawan Ge...
20/06/2026

Seruan Pembacaan situasi dan pernyataan sikap
Front Anti Investasi dan Militerisme bali

Salam Perjuangan!! Kawan-kawan Gerakan, LSM, dan Organisasi Daerah Se-Tanah Papua yang berada di Bali

Tanah Papua sedang berada dalam situasi darurat kemanusiaan. Operasi militer, penembakan terhadap warga sipil, pengungsian massal, perampasan tanah adat, dan intimidasi terus terjadi di berbagai wilayah Papua, Rakyat hidup dalam ketakutan di atas tanahnya sendiri, sementara suara penderitaan mereka sering diabaikan.
Diam berarti membiarkan ketidakadilan terus langgeng. Untuk menunjukkan bahwa rakyat Papua tidak berjuang sendirian,
Maka kami Mengundang Seluruh Organisasi/Paguyuban, Komunikasi Pelajar, Mahasiswa dan Masyarakat 7 Wilayah adat Yang ada di Bali, Untuk dapat Hadir dalam Pembacaan situasi yang akan dilakukan pada :

HARI SENIN :22 JUNI 2026
JAM : 17.30 WITA - Menang
TEMPAT. : ASPURA BALI


!

Breaking News.!! ‎Intan Jaya, 18 Juni 2026. Aparat Militer Kolonial Indonesia (TNI/POLRI), sekitar jam 13-00 WIT siang. ...
18/06/2026

Breaking News.!!

Intan Jaya, 18 Juni 2026. Aparat Militer Kolonial Indonesia (TNI/POLRI), sekitar jam 13-00 WIT siang. Telah melakukan serangan udara melalui BOM GRANAT, mengunakan camera roket di ‎Kampung atau desa (Danggoa) sering disebut Langoa berada di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.

Kejadian insiden tersebut, Ibu-Ibu pulang dari kebun berencana mau cuci ubi dan sayur-sayuran di kali dangoa, terjadi BOM Granat lewat udara melalui camera Drone dan mengakibatkan kedua ibu korban jiwa dan luka kritis dan selainnya selamat melarikan diri ke hutan.

Identitas Korban Sebagai Berikut
‎1.Otovina Hogajau (Kena di Paha Kanan)
‎2. Agolu Pogau, (Kena Dada Bagian Kiri)

Korban sesementara sudah dievaluasi ke rumah sakit umum (RSUD) Jogatapa, distrik sugapa, kabupaten Intan Jaya. Diminta Kepada Semua pihak mohon pantauan media dan advokasi situasi darurat Aparat militer kolonial Indonesia di Intan Jaya.

Informasi selengkapnya akan menyusul...👏


‎ Sumber: TKP

Address

Denpasar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Front Anti Investasi Dan Militerisme Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share