ASUH SIAGA

ASUH SIAGA Aliansi Pengasuhan Anak Berbasis Keluarga

Kegiatan Kunjungan & Buka Puasa Bersama di Yayasan Rumah Kita..
06/04/2022

Kegiatan Kunjungan & Buka Puasa Bersama di Yayasan Rumah Kita..

01/04/2022
01/04/2022

Marhaban ya Ramadhan..Selamat menunaikan ibadah puasa 1443 H
01/04/2022

Marhaban ya Ramadhan..
Selamat menunaikan ibadah puasa 1443 H

Assalamualaikum Wr.Wb.Innalillahi wainnaillahi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah  BAPAK HADI UTOMO ketua yayasan Ba...
30/03/2022

Assalamualaikum Wr.Wb.

Innalillahi wainnaillahi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah
BAPAK HADI UTOMO ketua yayasan Bahtera
pada hari rabu 30 Maret 2022
Tadi malam (sekitar pukul 22.00 WIB)

mohon do'a dari semuanya semoga Almarhum diterima disisinya diampuni dosa2nya dan diterima amal sholehnya. Serta keluarga yg ditinggalkan diberikan kekuatan kesabaran dan keikhlasan.

Aamiin yaa robbal alamiin

KBRN, Jakarta: Aliansi LSM Pengasuhan yang tergabung dalam Aliansi Pengasuhan Berbasis Keluarga (Asuh Siaga) mengajak se...
21/01/2022

KBRN, Jakarta: Aliansi LSM Pengasuhan yang tergabung dalam Aliansi Pengasuhan Berbasis Keluarga (Asuh Siaga) mengajak selebritas yang mengasuh bayi Spirit Doll, untuk ikut mengasuh bayi manusia. Saat ini banyak bayi membutuhkan pengasuhan orang tua asuh, terlebih dua tahun pandemi telah menyebabkan ribuan orang tua meninggal dunia karena Covid - 19.

Data Kementerian Sosial mencatat hingga 29 September 2021, tercatat 37.951 menjadi anak yatim dan piatu (Yapi) karena Covid 19.

Ketua Asuh Siaga, Muhammad Ihsan mengatakan fenomena mengasuh boneka Spirit Doll bisa jadi momentum untuk mengingatkan para selebritas juga ikut mengasuh bayi dan anak yang selama ini kehilangan pengasuhan orang tua kandung.

“Silahkan saja jika ingin mengasuh bayi Spirit Doll. Itu hak pribadi masing-masing. Kami hanya mengajak mereka yang mengasuh bayi Spirit Doll juga mengasuh bayi manusia. Banyak bayi dan anak-anak yang berada di panti asuhan yang membutuhkan pengasuhan. Kalau mereka mampu mengasuh bayi Spirit Doll yang harganya hingga jutaan, mestinya juga bisa mengasuh bayi manusia,” kata Muhammad Ihsan yang juga pernah menjabat Komisioner KPAI tahun 2011- 2014.

Menurut M. Ihsan saat ini sudah ada Peraturan Pemerintah No. 44 tahun 2017 tentang Pengasuhan Anak. PP tersebut memudahkan orang tua untuk mengasuh anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua kandungnya. Pengasuhan yang diatur PP ini tidak sekadar menjadi penyandang dana atau memberi bantuan sebagaimana yang selama ini dipahami. Orang tua yang ingin mengasuh bayi juga bisa mengajak bayi dan anak-anak panti asuhan itu tinggal di rumah mereka, atau dikenal dengan FosterCare.

“Prosesnya mudah. Calon orang tua asuh bisa langsung datang ke panti asuhan dan mengajukan diri. Nanti ada petugas sosial yang akan melakukan asessment kemampuan dan kelayakan orang tua asuh tersebut untuk diberi hak pengasuhan selama jangka waktu tertentu. ” tegas Ihsan.

Majelis Pelayanan Sosial Muhammadiyah yang menaungi panti-panti asuhan di bawah Muhammadiyah juga menyadari sistem FosterCare belum banyak diketahui masyarakat. Ketua Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Muhammadiyah Sularno menyampaikan Pimpinan Pusat Muhammadiyah memberi amanah kepada majelis yang dipimpinya untuk membuat pedoman FosterCare, sehingga bisa lebih luas dikenal masyarakat.

“Sehingga ketika ada anak membutuhkan pertolongan pengasuhan pengganti, seperti di lokasi bencana, konflik, ada daftar orang tua yang telah siap dan langsung bisa diselamatkan. Hanya kami kekurangan orang tua yang siap mengasuh,” kata Sularno.

Sampai saat ini MPS Muhammadiyah membuka diri, bagi para orang tua yang ingin mendaftar menjadi orang tua dalam program FosterCare. Panduan FosterCare telah di ujicoba di Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta dan Jawa Timur. Dan saya kira sangat tepat, dengan sajian data anak anak yatim piatu selama pandemi, yang lebih banyak angkanya di Pulau Jawa.

Bagi mereka yang ingin mengetahui Spirit Foster Care lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat Bersama Aliansi Pengasuhan Berbasis Keluarga, dengan kontak person Dedi Warman 0813 6301 8482 dan Herman Mustamin 0852 1507 1925 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan Menteng Raya Nomor 62 Jakarta Pusat.**

Saat ini sudah ada Peraturan Pemerintah No. 44 tahun 2017 tentang Pengasuhan Anak. PP tersebut memudahkan orang mengasuh anak Yatim Piatu.

Siaran PersAliansi LSM Pengasuhan Ajak Selebritas Asuh Bayi ManusiaKetimbang Boneka Spirit DollAliansi LSM Pengasuhan ya...
21/01/2022

Siaran Pers

Aliansi LSM Pengasuhan Ajak Selebritas Asuh Bayi Manusia
Ketimbang Boneka Spirit Doll

Aliansi LSM Pengasuhan yang tergabung dalam Aliansi Pengasuhan Berbasis Keluarga (Asuh Siaga) mengajak selebritas yang mengasuh bayi Spirit Doll, untuk ikut mengasuh bayi manusia. Saat ini banyak bayi membutuhkan pengasuhan orang tua asuh, terlebih dua tahun pandemi telah menyebabkan ribuan orang tua meninggal dunia karena Covid. Data Kementerian Sosial mencatat hingga 29 September 2021, tercatat 37.951 YAPI Covid 19 anak menjadi yatim piatu (YAPI), yatim, atau piatu karena Covid.

Ketua Asuh Siaga, Muhammad Ihsan mengatakan fenomena mengasuh boneka Spirit Doll bisa jadi momentum untuk mengingatkan para selebritas juga ikut mengasuh bayi-bayi manusia yang selama ini kehilangan pengasuhan orang tua kandung.

“Silahkan saja jika ingin mengasuh bayi Spirit Doll. Itu hak pribadi masing-masing. Kami hanya mengajak mereka yang mengasuh bayi Spirit Doll juga mengasuh bayi manusia. Banyak bayi dan anak-anak yang berada di panti asuhan yang membutuhkan pengasuhan. Kalau mereka mampu mengasuh bayi Spirit Doll yang harganya hingga jutaan, mestinya juga bisa mengasuh bayi manusia,” kata Muhammad Ihsan yang juga pernah menjabat Komisioner KPAI tahun 2011- 2014.

Menurut M. Ihsan saat ini sudah ada Peraturan Pemerintah No. 44 tahun 2017 tentang Pengasuhan Anak. PP tersebut memudahkan orang tua untuk mengasuh anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua kandungnya. Pengasuhan yang diatur PP ini tidak sekadar menjadi penyandang dana atau memberi bantuan sebagaimana yang selama ini dipahami. Orang tua yang ingin mengasuh bayi juga bisa mengajak bayi dan anak-anak panti asuhan itu tinggal di rumah mereka, atau dikenal dengan FosterCare.

“Prosesnya mudah. Calon orang tua asuh bisa langsung datang ke panti asuhan dan mengajukan diri. Nanti ada petugas sosial yang akan melakukan asessment kemampuan dan kelayakan orang tua asuh tersebut untuk diberi hak pengasuhan selama jangka waktu tertentu. ” tegas Ihsan.

Majelis Pelayanan Sosial Muhammadiyah yang menaungi panti-panti asuhan di bawah Muhammadiyah juga menyadari sistem FosterCare belum banyak diketahui masyarakat. Ketua Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Muhammadiyah Sularno menyampaikan Pimpinan Pusat Muhammadiyah memberi amanah kepada majelis yang dipimpinya untuk membuat pedoman FosterCare, sehingga bisa lebih luas dikenal masyarakat. “Sehingga ketika ada anak membutuhkan pertolongan pengasuhan pengganti, seperti di lokasi bencana, konflik, ada daftar orang tua yang telah siap dan langsung bisa diselamatkan. Hanya kami kekurangan orang tua yang siap mengasuh,” kata Sularno.

Sampai saat ini MPS Muhammadiyah membuka diri, bagi para orang tua yang ingin mendaftar menjadi orang tua dalam program FosterCare. Panduan FosterCare telah di ujicoba di Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta dan Jawa Timur. Dan saya kira sangat tepat, dengan sajian data anak anak yatim piatu selama pandemi, yang lebih banyak angkanya di Pulau Jawa.

Bagi mereka yang ingin mengetahui Spirit Foster Care lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat Bersama Aliansi Pengasuhan Berbasis Keluarga, dengan kontak person Dedi Warman 0813 6301 8482 dan Herman Mustamin 0852 1507 1925 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan Menteng Raya Nomor 62 Jakarta Pusat.

Salam Aliansi Pengasuhan Berbasis Keluarga

Muhammad Ihsan
Ketua ASUH SIAGA

Selebritis 'Asuh' Spirit Doll yang Harganya Jutaan, Mestinya Bisa Mengasuh Bayi Manusia yang Butuh Pengasuhan

Direktorat Sekolah Dasar Kemdikbud menyelenggarakan Kegiatan "GEBYAR GEMA PERTIWI PELAJAR PANCASILA 2021" Dengan Tema: P...
12/10/2021

Direktorat Sekolah Dasar Kemdikbud menyelenggarakan Kegiatan "GEBYAR GEMA PERTIWI PELAJAR PANCASILA 2021" Dengan Tema: Persembahan untuk Negeriku.
Ayo.. Putra/Putri Terbaik bangsa khususnya Siswa/i Sekolah Dasar, Pendamping Peserta Didik baik Guru ataupun Orangtua murid bisa mengikuti Kegiatan tersebut, dengan mengirimkan Video Kreatifmu Dengan Tema: Kreatifitas Seni Peserta Didik Yang Berkarakter. Ada hadiah yang menarik lho..... Info lebih lanjut bisa Baca poster dibawah ini:

Pandemi Covid-19 saat ini melahirkan persoalan ekonomi hingga sosial.Salah satunya, anak kehilangan satu dan atau kedua ...
11/10/2021

Pandemi Covid-19 saat ini melahirkan persoalan ekonomi hingga sosial.
Salah satunya, anak kehilangan satu dan atau kedua orang tua akibat Covid -19.

Gerakan pengasuhan alternatif berbasis keluarga pada era pandemi Covid-19 bukan hal mustahil. Dari sisi regulasi, Indonesia memiliki paket komplet kebijakan, mulai soal pengasuhan oleh keluarga sedarah, orang tua asuh, perwalian, dan pengangkatan anak.

Alangkah baiknya menjadikan panti asuhan menjadi alternatif terakhir ketika tidak ada opsi lain untuk pengasuhan anak di dalam keluarga inti/ keluarga pengganti.

Audiensi ASUH SIAGA (Aliansi Pengasuhan Berbasis Keluarga) dengan Ibu Agustina Erni Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementeria...
08/10/2021

Audiensi ASUH SIAGA (Aliansi Pengasuhan Berbasis Keluarga) dengan Ibu Agustina Erni Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KPPPA dan Bu Rohika Kurniadi Sari Asdep Pengasuhan Anak KPPPA utk persiapan Rapat Koordinasi Anggota Asuh Siaga yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 dalam rangka memperingati hari anak Internasional dengan mengangkat isu terkait pemenuhan hak pengasuhan bagi anak dari orang tua yang meninggal karena Pandemi Covid 19

Semoga agenda berjalan dengan lancar dan sukses, amin

Banyaknya anak yang mengalami masalah dalam pengasuhan orangtua atau pengasuhan tanpa orangtua, anak yang terlantar di j...
30/09/2021

Banyaknya anak yang mengalami masalah dalam pengasuhan orangtua atau pengasuhan tanpa orangtua, anak yang terlantar di jalanan, anak yang diperkerjakan serta anak yang tinggal di dalam panti asuhan karena lepas dari pengasuhan orangtua dan keluarga besarnya.

Melihat situasi buruk yang dialami oleh anak Indonesia tersebut, maka Aliansi Pengasuhan Berbasis Keluarga dibentuk dengan tujuan untuk mendukung dan berpatisipasi dalam pengembangan serta penguatan kapasitas pengasuhan anak dalam keluarga sehingga bisa mewujudkan keluarga yang sejahtera. Melindungi anak dengan baik sesuai dengan harapan dan cita-cita bangsa Indonesia.

Asuh Siaga aktif dalam pembahasan Standardisasi PUSPAGA, Bogor 21-22 September 2021
21/09/2021

Asuh Siaga aktif dalam pembahasan Standardisasi PUSPAGA, Bogor 21-22 September 2021

Address

Jalan KH. Ahmad Dahlan No. 24, RT003/RW001, Beji Timur, Beji
Depok

Telephone

+6281220099662

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ASUH SIAGA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to ASUH SIAGA:

Share

Category