27/11/2023
Kalau boleh menyadur ucapan Jeng Yah dalam konteks perekonomian dunia saat ini:
๐๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ฐ๐ฏ๐ฐ๐ฎ๐ช๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ถ๐ฏ๐ช๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐จ๐ฆ๐ณ๐ข๐ฌ ๐ด๐ฆ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ช ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ถ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ช๐ด๐ต๐ฆ๐ณ๐ช ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ถ๐ฉ ๐ฌ๐ฆ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ๐ฑ๐ข๐ด๐ต๐ช๐ข๐ฏ. ๐๐ข๐ฑ๐ช #๐๐๐๐๐๐ช๐๐ข ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ญ๐ข๐ญ๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ซ๐ข๐ฅ๐ช ๐ช๐ฏ๐ด๐ต๐ณ๐ถ๐ฎ๐ฆ๐ฏ ๐ข๐ฏ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฏ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ๐ต๐ข๐ณ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ซ๐ข๐ธ๐ข๐ฃ๐ข๐ฏ-๐ซ๐ข๐ธ๐ข๐ฃ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐ด๐ฆ๐ต๐ช๐ข๐ฑ ๐ต๐ข๐ฏ๐ต๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฉ๐ข๐ฅ๐ข๐ฑ๐ช.
Untuk jadi instrumen andalan, APBN tentu harus dalam kondisi prima. Alhamdulillah hingga akhir Oktober 2023, APBN masih tetap menunjukkan kinerja positif.
- Pendapatan negara Rp2.240,1 triliun (90,9% target) ๐ผ 2,8% yoy
- Belanja negara Rp2.240,8 triliun (73,2% pagu) ๐ฝ 4,7% yoy
- Defisit APBN Rp0,7 triliun (0,003% PDB)
Aktivitas ekonomi Indonesia juga terjaga cukup baik dari sisi konsumsi dan investasi, namun kondisi ekspor dan impor yang terkontraksi tetap perlu kita waspadai.
Indonesia masih termasuk 30% negara dengan PMI yang ekspansif di 51,5. Inflasi kita relatif rendah dibandingkan negara-negara ASEAN dan G20, meski volatile food meningkat dengan kenaikan harga beras, cabai, dan gula akibat terjadinya El Nino.
Dari sisi pertumbuhan ekonomi, kita tetap optimis secara keseluruhan tahun 2023 dapat terjaga di sekitar 5%. Meski pertumbuhan pada Q3 sedikit berada di bawah 5%, hal ini masih menggambarkan resiliensi ekonomi kita yang tetap terjaga baik.
Dengan kinerja APBN yang tetap positif dan on-track, kita yakin APBN akan mampu mengantarkan kita pada jawaban-jawaban dari berbagai tantangan global saat ini.
Dari Konferensi Pers Edisi November
Jakarta, 24 November 2023.