Karantina Ende

Karantina Ende Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Ende merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Badan Karantina Pertanian.

Perkuat Koordinasi, Karantina Pertanian Ende Kunjungi Kejaksaan Negeri EndeEnde - Dalam menjaga pertahanan dan keamanan ...
07/01/2021

Perkuat Koordinasi, Karantina Pertanian Ende Kunjungi Kejaksaan Negeri Ende

Ende - Dalam menjaga pertahanan dan keamanan pertanian Indonesia, karantina harus meningkatkan dalam pengawasan. Proses pengawasan dapat dibantu oleh instansi terkait yang berada di tempat pemasukkan dan pengeluaran.

Awal tahun 2021 Karantina Pertanian Ende melakukan koordinasi ke Kejaksaan Negeri Ende terkait pengawasan dan penindakan. Hal tersebut disambut baik oleh pihak Kejari Ende, Kamis(07/01).

"Koordinasi ini dilakukan untuk mempererat kerjasama antara Kejari Ende dengan Karantina Pertanian Ende. Diharapkan dengan adanya koordinasi ketika terjadi suatu pelanggaran hukum dapat diproses sesuai undang-undang yang berlaku", ujar Kostan selaku Kepala Karantina Pertanian Ende.

Dengan koordinasi mari kita tingkatkan kerjasama dalam pencegahan tersebarnya media pembawa HPHK dan OPTK. Kerjasama semakin ditingkatkan, pertahanan semakin kuat.


Penahanan 50 Kg Daging Ayam Warnai Pengawasan Awal TahunLabuan Bajo - Angin berhembus cukup kencang sore itu, awan pun s...
07/01/2021

Penahanan 50 Kg Daging Ayam Warnai Pengawasan Awal Tahun

Labuan Bajo - Angin berhembus cukup kencang sore itu, awan pun sudah mulai menghitam seolah memberikan tanda akan turun hujan. Namun, tak menurunkan semangat pejabat Karantina Pertanian Ende Wilayah Kerja Labuan Bajo untuk menjaga negeri. Bertempat di Pelabuhan Ferry Labuan Bajo, Endah Ismiati dan pejabat karantina lainnya melakukan pengawasan, Rabu (6/1).

Pengawasan dilakukan terhadap komoditas pertanian yang diangkut oleh KMP. Cakalang asal Pelabuhan Sape, Kabupaten Bima. Saat melakukan pengawasan pejabat karantina, mendapati komoditas pertanian berupa 50 kg daging ayam beku dan enam ekor ayam jago bangkok tanpa dilengkapi sertifikat karantina dari daerah asal.

"Kami lakukan penahanan terhadap komoditas tersebut, sesuai amanah UU No. 21 Tahun 2019 pasal 44 bahwa komoditas pertanian yang belum seluruhnya memenuhi dokumen persyaratan harus dilakukan penahanan. Pemenuhan dokumen persyaratan tersebut paling lama tiga hari kerja setelah pemilik menerima surat penahanan dari kami," ujar Endah Dokter Hewan Karantina Pertanian Ende.

SobatQ yuk patuh karantina πŸ™‚, bersama kita lindungi negeri dari penyebaran hama penyakit hewan karantina (HPHK) dan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).

πŸŒ±πŸ“

Kostan Tinjau Kantor Wilker, Pastikan Layanan PrimaEnde - Rabu (6/1), mengawali kinerja tahun 2021, Kepala Karantina Per...
07/01/2021

Kostan Tinjau Kantor Wilker, Pastikan Layanan Prima

Ende - Rabu (6/1), mengawali kinerja tahun 2021, Kepala Karantina Pertanian Ende Kostan melakukan kunjungan kerja ke tempat pemasukan dan pengeluaran yang terdapat di Wilayah Kerja Ende. Kunjungan kali ini bertujuan untuk meninjau fasilitas pelayanan publik.

"Di awal tahun ini saya harus memastikan bahwa fasilitas pelayanan untuk pengguna jasa karantina memadai. Terutama di Wilayah Kerja Ende karena yang paling dekat dengan kantor induk dan diharapkan dapat sebagai percontohan dalam pelayanan," ujar Kostan Kepala Karantina Ende.

Kegiatan ini selain meninjau kantor Wilayah Kerja Ende dan pelabuhan, Kostan juga mengunjungi instalasi karantina hewan (IKH) yang terletak di Desa Nangaba, Ende. Di tempat yang sama Penanggung Jawab (PJ) Wilker Ende Rina Tri Budiati memastikan bahwa setiap kegiatan perkarantinaan dilakukan dengan prima dan optimal.

πŸ†πŸ’

Pengalaman adalah batu pijakan. Semakin banyak pengalaman untuk meraih hidup yang berkualitas tinggi. Selamat pagi Sobat...
07/01/2021

Pengalaman adalah batu pijakan.
Semakin banyak pengalaman untuk meraih hidup yang berkualitas tinggi.
Selamat pagi Sobat Karantina.

πŸ“& πŸ“Έ : Maria Cemi Gaku


06/01/2021

Prosesur Karantina

Waktu Tempuh Tak Surutkan Semangat Petugas Karantina Lakukan PengawasanLembata, (8/10) - Waktu tempuh sekitar dua jam da...
08/10/2018

Waktu Tempuh Tak Surutkan Semangat Petugas Karantina Lakukan Pengawasan

Lembata, (8/10) - Waktu tempuh sekitar dua jam dari Kota Lembata menuju Pelabuhan Lewoleba tidak menyurutkan semangat petugas Karantina Ende. Demi mencegah masuk dan tersebarnya Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Philippus Haru menggunakan sepeda motor menuju pelabuhan tersebut untuk pemeriksaan kesehatan kambing potong.

"Waktu tempuh dari kota ke pelabuhan itu sekitar dua jam kalau saya bawa kendaraannya santai. Pengawasan harus dilakukan terutama saat ada jadwal kapal. Hari ini ada pengangkutan kambing potong ke Bone jadi harus periksa kesehatan dan juga kelayakan alat angkutnya," tutur Pippo, sapaan akrabnya.

SobatQ perlu tahu bahwa waktu tempuh di kawasan Flores dan Lembata berbeda jaraknya dengan di kota besar. Di Pulau Flores dan Lembata, waktu satu jam bisa menempuh jarak sekitar 40-50 kilometer karena kondisi jalan yang lengang.

Pemeriksaan kesehatan secara fisik, Pippo menambahkan, untuk memastikan kambing potong bebas dari HPHK. Pengiriman kambing potong ke Bone saat ini sebanyak 60 ekor dengan usia rata-rata tujuh bulan menggunakan KLM. Amin Jaya.

"Permintaan dari Bone memang usia kambing potong sekitar tujuh bulan hingga satu tahun. Biasanya untuk kebutuhan kuliner seperti sate, dan gulai kambing muda," kata Ilyas pemilik kambing potong.

Lalu lintas kambing potong ini, menurut Ilyas, selain ke Bone juga dikirim ke Jeneponto. Rata-rata jumlah pengiriman per bulannya sampai 200 ekor. Selain untuk permintaan bahan baku kuliner, Pippo mengatakan, kambing potong ini juga sering dilalulintaskan ke Adonara, Kabupaten Flores Timur.

"Lalu lintas kambing potong ke Adonara biasanya untuk keperluan adat. Biasanya untuk belis (mas kawin) dan juga upacara kematian. Dalam sebulan bisa mencapai 20 ekor," ucapnya.

Namun, Pippo menjelaskan, kambing potong untuk kebutuhan adat ini beda dengan kebutuhan bahan kuliner. Usia kambing berkisar empat sampai lima tahun. Karena untuk upacara adat diperhatikan ukuran dan panjang tanduk, serta bobotnya.

πŸ•πŸŽ

Beragam Jenis Sayuran dan Buah Asal Makassar Memenuhi Pasar MaumereMaumere (17/01), Sejak jaman dahulu, sayuran dan buah...
18/01/2018

Beragam Jenis Sayuran dan Buah Asal Makassar Memenuhi Pasar Maumere

Maumere (17/01), Sejak jaman dahulu, sayuran dan buah-buahan merupakan kebutuhan pangan yang sangat penting untuk manusia karena nilai gizi dan vitamin yang bermanfaat untuk tubuh.

Untuk itu, Karantina Ende wilker Maumere Andreas Dewa, SP selalu siap sedia dalam melakukan pengawasan saat KM. Lambelu yang bersandar di Pelabuhan Laurens Say Maumere. Petugas karantina melakukan pemeriksaan terhadap berbagai jenis sayuran dan buah. Dalam pengawasan dan pemeriksaan petugas karantina, komoditas pertanian tersebut sehat dan bebas OPTK.

Sayur dan buah asal Makassar Sulawesi Selatan tersebut, merupakan sayuran dan buah yang sehat serta layak untuk dikonsumsi dan semoga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Maumere di musim penghujan saat ini.


πŸ•πŸŽ

Keluarga Besar Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Ende mengucapkan Selamat Hari Natal, semoga damai Natal menyertai ki...
24/12/2017

Keluarga Besar Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Ende mengucapkan Selamat Hari Natal, semoga damai Natal menyertai kita semua dan Selamat Tahun Baru 2018

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1256026184498484&id=694239624010479
23/12/2017

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1256026184498484&id=694239624010479

Melalui Program Peremajaan Sawit, Tingkatkan Kesejahteraan Komunitas Kebun Kelapa Sawit
--------------------------------------------------------------------------

Presiden menyatakan bahwa saat ini Indonesia merupakan negara produsen kelapa sawit yang terbesar di dunia, tapi banyak kebun kelapa sawit saat ini di Indonesia sudah tua (usia 25 tahunan). Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk melakukan peremajaan terhadap kebun kelapa sawit milik rakyat.

Indonesia memiliki 11,9 juta ha lahan sawit. Sebanyak 41 persen atau 4,6 juta hektare merupakan kebun kelapa sawit milik rakyat. Pengelolaan kebun kelapa sawit rakyat masih memiliki beberapa kekurangan, di antaranya bibit yang tidak bagus dan banyak tanaman yang berusia lebih dari 25 tahun. Kondisi ini menyebabkan produktivitas kebun rakyat masih lebih rendah dibandingkan perkebunan besar.

Dalam mengembangkan komoditas sawit, pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap kebun kelapa sawit milik rakyat. β€œDari 4,6 juta hektare kebun rakyat yang ada di Indonesia, sekitar 2,5 juta keluarga terlibat dalam pengelolaan. Untuk itu, penting meningkatkan kapasitas kebun rakyat.

Pentingnya memperhatikan kesejahteraan para petani yang terlibat dalam komunitas pengembangan kebun sawit rakyat.


Address

Jalan R. W. Monginsidi
Ende
86316

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Karantina Ende posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Karantina Ende:

Share