Info Bayongbong GARUT

Info Bayongbong GARUT Info sekitaran kecataman Bayongbong Garut

peeling news about all the latest news in town There Garut city & surrounding districts area especially Bayongbong.Criticism & suggestions cc [email protected]

follow twitter on / https://twitter.com/info_bayongbong

Situs Ciburuy Bayongbong Garut Ada Dua Anak seperti Meneer BelandaiNewsGarut.id – Situs Ciburuy yang berada di Desa Pama...
07/03/2023

Situs Ciburuy Bayongbong Garut Ada Dua Anak seperti Meneer Belanda

iNewsGarut.id – Situs Ciburuy yang berada di Desa Pamalayan, Bayongbong, Garut, Jawa Barat, merupakan situs peninggalan sejarah yang konon hingga saat ini dilindungi dan dilestarikan Banten.

Berdekatan dengan situs tersebut, ada dua anak seperti meneer Belanda atau dalam bahasa Indonesia diartikan tuan. Orang sekitar kampung tersebut percaya bahwa kedua anak laki-laki yang seperti Meneer Belanda itu merupakan titisan dari eyang pamutihan.

Dilansir dari kanal you tube petualangan teh Mayang (PTM), ada 11 warga di kampung tersebut seperti orang Belanda, dengan ciri-ciri rambut pirang, dan kulit putih seperti Meneer kalau laki-laki, none sebutan untuk perempuan dalam bahasa Belanda.

"Ada 11 orang seperti orang Belanda, salah satunya Lukman dan Gunawan, anak usia sekitar 8 tahun itu kulit putih, rambut pirang, kalau lihat secara langsung lucu, hanya di kampung ini adanya,"ungkap Mayang pemilik kanal you tube petualangan teh Mayang saat dihubungi iNewsgarut.id. Rabu (22/2/2023).

Video yang di upload sekitar 6 bulan yang lalu itu, memperlihatkan kedua anak bule yang konon merupakan titisan dari eyang pamutihan yang ada di situs Ciburuy.

"Yang satu rambut nya pendek dan satu lagi panjang, lucu banget, kirain yang panjang rambutnya perempuan, ternyata laki-laki, kalau orang melihat pasti keliru,"ujar Mayang dalam obrolannya di kanal you tube nya.

Menurutnya, Kedua anak laki-laki seperti Meneer Belanda, dari penuturan warga sekitar bahwa dulunya itu sang ibu bermimpi kedatangan eyang pamutihan sehingga saat melahirkan kedua anak itu seperti bule.

"Makanya bule, katanya saat hamil ibunya bermimpi kedatangan eyang pamutihan, sehingga lahirnya bule seperti orang Belanda,"jelasnya.

Kedua anak laki-laki seperti Meneer Belanda itu jika keluar di siang hari tidak bisa berlama-lama karena silau. Tapi jika cuaca agak teduh mereka bisa berlama-lama di luar.

Polsek Bayongbong Giat Monitoring Bulan Imunisasi Anak Nasional Tinjau Pertumbuhan Dan Perkembangan BalitaGARUT, -JURNAL...
09/09/2022

Polsek Bayongbong Giat Monitoring Bulan Imunisasi Anak Nasional Tinjau Pertumbuhan Dan Perkembangan Balita

GARUT, -JURNALPOLRI.COM, Kepolisian Sektor Bayongbong menghadiri sekaligus melaksanakan monitoring dalam kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang bertempat di SOR Desa Salakuray Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut pada hari Rabu (31/08/2022) tepatnya pukul 09.30 WIB sampai dengan selesai.

Sasaran pada pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Posyandu Wilayah Desa Salakuray UPT Puskesmas Cilimus Kecamatan Bayongbong adalah balita dengan usia mulai dari 0 – 59 bulan yang akan diukur pertumbuhan (tinggi) serta perkembangannya di posyandu. Adanya pelayanan pelaksanaan BIAN meliputi pemberian Vitamin A, pemberian obat cacing dan pemberian pelayanan imunisasi rutin

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ps. Kanit Binmas Bripka Hegar Munggaran, S.H., Ketua TP PKK Kabupaten Garut H. Diah Kurniasari, tim Dinkes Kabupaten Garut, Camat Bayongbong, Kepala UPT PKM Cilimus, Kepala Desa Salakuray, Babinsa Desa Salakuray, Ketua TP PKK Desa Salakuray, perangkat Desa Salakuray, Ketua RW dan RT Desa Salakuray, Bidan dan Tenaga Kesehatan UPT Puskesmas Cilimus serta UPT Puskesmas Bayongbong, Ibu-Ibu PKK dan Kader Posyandu, para Ibu beserta Balita.

Kegiatan BIAN tersebut meliputi beberapa rangkaian acara diantaranya penampilan ibu-ibu PKK dan Kader Posyandu, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penyampaian sambutan-sambutan dari Kepala Desa Salakuray, Camat Bayongbong, Kepala UPT PKM Cilimus dan Ketua TP PKK Kabupaten Garut H. Diah Kurniasari kemudian ditutup dengan do’a serta hiburan dan dilanjutkan pelaksanaan giat BIAN.

Kapolsek Bayongbong IPTU Yusli Yulianto, S.H. menyampaikan bahwa selama kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dan pelaksanaan monitoring yang dilakukan dapat berjalan dalam keadaan aman, lancar serta kondusif.(A.Wahyu)

Dituduh Curi Sayur, Ini 6 Fakta Pria Dikubur Hidup-hidup di Gunung Cikuray GarutMerdeka.com - Misteri penemuan jasad pri...
13/11/2021

Dituduh Curi Sayur, Ini 6 Fakta Pria Dikubur Hidup-hidup di Gunung Cikuray Garut

Merdeka.com - Misteri penemuan jasad pria paruh baya yang terikat karung di kawasan Blok Waspada, kaki Gunung Cikuray, Kabupaten Garut Jawa Barat, pada Minggu (17/10) akhirnya menemui titik terang.

Mengutip YouTube Liputan6 SCTV Jumat (29/10), pihak penyidik dari Polres Kabupaten Garut, akhirnya berhasil menangkap 14 orang yang melakukan penganiayaan kepada korban bernama Maman (40) itu
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Maman dihabisi nyawanya oleh belasan orang tersebut. Tak hanya dianiaya, Maman juga dikubur hidup-hidup di Blok Waspada, kawasan lereng gunung Cikuray lantaran diduga hendak mencuri di area gudang sayur milik warga.

Dituduh curi sayur

Kapolres Garut, AKBP Hardhanto Hadicaksono saat konferensi pers mengatakan jika peristiwa tersebut bermula saat Maman tengah berada di sekitar lokasi gudang sayur Kampung Sengklek, Desa Sindangsari, Kecamatan Cigedug, pada Selasa (12/10) pukul 02.00 WIB.

Warga yang menduga Maman hendak melakukan aksi pencurian langsung melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam dan benda tumpul.

"Jadi para tersangka ini dikenai tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan benda tumpul, baik itu seperti batu dan juga termasuk tangan, dan termasuk benda tajam. Dan kemudian menguburnya," kata AKBP Hardhanto.

Terungkap Usai Dapat Laporan Orang Hilang

Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan orang hilang yang diinformasikan oleh anggota keluarga Maman kepada Polsek Bayongbong, Polres Garut pada Selasa (19/10).

Atas dasar laporan dari Polsek Bayongbong tersebut, pihak Polres Garut langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi. Berdasarkan keterangan saksi, didapat informasi adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Pada Sabtu (23/10), Tim Sancang dan Satreskrim Polres Garut langsung menangkap dan mengamankan 14 pelaku yang semuanya terlibat dalam penganiayaan terhadap Maman hingga tewas.

14 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah SF, BN, S, AF, IR, HB, IN, IRN, UM, I, Z, M, DT, dan AS. Ke-14 orang tersebut merupakan warga Kampung Sengklek, Sindangsari.

"Tim Sancang Polres Garut dan Satreskrim Polres Garut langsung melakukan cek TKP dan cek tempat dikuburnya korban serta mengamankan berbagai barang bukti," jelasnya

Saat Kejadian Korban Belum Mencuri

AKBP Wirdhanto menjelaskan, alasan para tersangka melakukan tindakan tersebut karena korban diduga sering mencuri barang-barang milik warga setempat.

Sebelumnya pada Selasa (12/10), Maman sempat kepergok saat diduga hendak mencuri di gudang sayur milik warga. Namun aksi pencuriannya ini digagalkan warga yang sebelumnya sudah melakukan pengintaian.

Dikubur Saat Korban Sekarat

AKBP Hardhanto menambahkan, usai melakukan penganiayaan, ke-14 tersangka langsung mengubur tubuh Maman yang sedang dalam kondisi sekarat. Maman dimasukkan ke dalam karung dan kemudian dikubur hidup-hidup.

Saat itu seorang tersangka yang melihat korban masih dalam keadaan hidup langsung menggorok leher korban hingga akhirnya Maman meninggal dunia.

"Para tersangka diduga telah merencanakan melakukan perbuatan tersebut kepada korban. Selanjutnya para pelaku bersama-sama melakukan pemukulan dengan tangan kosong, kayu, besi, golok, dan batu. Selanjutnya korban dimasukkan ke dalam karung dan akan dikubur. Diduga pada saat dikubur korban masih hidup, salah seorang pelaku turun dan menyayatkan golok ke leher korban (menggorok)," jelasnya.

Hukuman Disesuaikan Peran Masing-masing Pelaku
Para tersangka memiliki peran berbeda. SF membacok korban sebanyak 5 kali dan menggorok leher dengan golok. Kemudian DT, Z, I, M, AF, dan HB mengaku memukul menggunakan tangan kosong bertubi-tubi.

Untuk I, IN, IRN, dan UM melakukan pemukulan dengan menggunakan kayu, sedangkan S dan BN memukul menggunakan besi, dan G memukul korban menggunakan batu.

Ke-14 tersangka sendiri saat ini dijerat dengan Pasal 340, 338, 170 ayat (1), (2) ke-3e, dan 351 ayat (3) KUHP, dengan hukuman sesuai perannya masing-masing.

" Ada yang ancaman hukumannya maksimal seumur hidup," tutup Wirdhanto.

Keterangan Kepala Desa Sindangsari

Ditanya terpisah, Kepala Desa Sindangsari, Ayo Sutisna menjelaskan jika penganiayaan tersebut bermula saat korban masuk ke salah seorang rumah warga. Dia diduga akan melakukan pencurian.

Aksi Maman kemudian diketahui oleh warga yang sudah melakukan pengintaian. Tak lama kemudian Maman pun ditangkap warga.

"Jasad korban dikubur jauh sekitar 1 km dari tempat awal kejadian. Kebetulan itu lokasi Blok Waspada Gunung Cikuray perbatasan Desa Cintanagara, kalau dugaan TKP awal penganiayaan ada di Kampung Sengklek," jelas Ayo.

Infrastruktur jalan jadi penyebab lambatnya pariwisata di Garut GARUT, Infrastrukturjalan menjadi penyebab sektor pariwi...
19/09/2015

Infrastruktur jalan jadi penyebab lambatnya pariwisata di Garut

GARUT, Infrastrukturjalan menjadi penyebab sektor pariwisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat terhambat. Jalan yang rusak, jalur tunggal, dan kemacetan menjadi hambatan wisatawan untuk datang ke Garut."Pariwisata Garut tak terkenal (oleh wisatawan) karena jalan rusak. Lalu ada kesulitan jalan ke Garut macet," ungkap Bupati Garut, Rudi Gunawan kepada wartawan saat acara "Dialog Bupati & Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut" di Kamojang Green Hotel & Resort, Garut, Jawa Barat, Jumat (18/9/2015) malam.Rudi memberikan contoh kunjungan wisatawan ke obyek wisata pendakian Gunung Papandayan. Ketika jalan masih rusak, wisatawan hanya sedikit yang berkunjung untukmendaki gunung. "Dulu ke (gunung) Papadayan ketika jalan masih rusak hanya 500 orang (yang datang). Setelah diaspal sudah mencapai sekitar 10.000 orang," jelasnya.Lokasi geografis Kabupaten Garut turut mempengaruhi pengembangan sektor pariwisata. Rudi mengatakan bahwa untuk menuju Kabupaten Garut berada di lokasi seperti jalan buntu. "Garut hanya punya satu jalanyakni lewat (Pasar) Leles Kadungora," katanya.
Ditanya tentang penambahan akses jalan menuju Garut, Rudi memberikan solusi untuk membuka jalur baru. Ia mengatakan membuka jalur dari Tasikmalaya ke Garut melalui jalur selatan sehingga jarak tempuh ke Garut jadi lebih mudah."Kita membuat jalan baru 60 kilometer dari arah kota," bebernya.Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut, Mlenik Maumeriadi turut menambahkan tentang kendala akses jalan terhadap pengembangan pariwisata. Ia mengatakan bahwa akses ke obyek wisata Garut bagian selatan sulit untuk ditempuh. "Jalan misalnya mau ke Pantai Pamengpeuk sempit. Mobil saja cuma cukup satu apalagi bus. Mau dilebarkan sudah susah," kata MlenikkepadaKompasTravelusai acara diskusi.Menurut Mlenik, masalah infrastruktur adalah kendala utama bagi pariwisata Kabupaten Garut

Prediksi Skor Persib Vs New Radiant: Persib Diunggulkan Menang (Data Fakta, Head To Head)Bandung  - Persib Bandung akan ...
25/02/2015

Prediksi Skor Persib Vs New Radiant: Persib Diunggulkan Menang (Data Fakta, Head To Head)

Bandung - Persib Bandung akan mengincar tiga poin saat berhadapan dengan New Radiant di laga pertama Grup H Piala AFC 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (25/2/2015).

New Radiant merupakan tim asal Maladewa yang sudah tampil enam kali dan tahun ini yang ketujuh di Piala AFC. Pada 2005, mereka sukses menembus babak semi final.

Menghadapi juara Liga Dhivehi tersebut, Emral mengatakan pihaknya sudah mengantongi pemain yang harus diwaspadai. Menurutnya, penyerang asing The Blues memiliki naluri gol yang cukup baik.

“Pemain lokal diwaspadai tapi yang lebih itu tentu pemain asinya. Gaya mainnya kombinasi antara ball possesion dan sesekali juga pakai long pass,” ungkapnya.

Di musim lalu, New Radiant pernah bentrok dengan Persipura Jayapura dua kali pada penyisihan Grup E Piala AFC 2014. New Radiant kalah tiga gol di Stadion Mandala dan dipermalukan 2-0 di kandang sendiri.

Meski demikian, Emral menilai New Radiant enggan mengulang prestasi buruk serupa di musim ini. Untuk itu ia memastikan anak asuhnya agar bekerja ekstra demi mengamankan tiga poin.

"Dari hasil mereka bermain di AFC musim lalu dan menjadi juru kunci. Namun mereka pasti berbenah dan ingin meraih kemenangan. Meski begitu kami juga pasti bermain maksimal," tegasnya.

Sementara, pelatih Mika Lonnstrom enggan membeberkan strategi yang dipakainya untuk menghadapi Maung Bandung dalam jumpa pers. Namun menurutnya, kekuatan PERSIB akan mengandalkan operan pendek dari kaki ke kaki.

“Saya di sini tidak bisa bicara taktik kami. Tentu saya sudah tahu kekuatan PERSIB sekarang. Di sana juga banyak pemain bintang. New Radiant tidak gunakan taktik yang mengandalkan serangan dengan lima striker,” tuturnya.

Head to Head Persib Vs New Radiant: -

Lima laga terakhir PERSIB

Event Tanggal Laga Hasil

Uji Coba 20/02/2015 PERSIB vs Football Plus 7-0
Uji Coba 16/02/2015 PERSIB vs Diklat PERSIB 3-1
Playoff LCA 10/02/2015 Hanoi T&T vs PERSIB 4-0
Uji Coba 05/02/2015 PERSIB vs Cilegon United 5-1
IIC 2014 01/02/2015 PERSIB vs Arema Cronous 1-2

Lima laga terakhir New Radiant

Event Tanggal Laga Hasil

DHL 2014 09/11/2014 New Radiant vs Maziya 1-1
DHL 2014 05/11/2014 New Radiant vs Mahibadhoo 6-1
DHL 2014 01/11/2014 New Radiant vs Eagles 1-0
DHL 2014 27/10/2014 New Radiant vs Victory 1-0
DHL 2014 22/10/2014 New Radiant vs Valencia 2 -1.

Prediksi Skor Persib Vs New Radiant:

Persib Vs New Radiant: 2-0

Pendaki yang Hilang di Cikuray Garut Akhirnya DitemukanGARUT - Fahrudin (24), pendaki asal Jakarta yang dilaporkan hilan...
24/02/2015

Pendaki yang Hilang di Cikuray Garut Akhirnya Ditemukan

GARUT - Fahrudin (24), pendaki asal Jakarta yang dilaporkan hilang di Gunung Cikuray, Garut, Jawa Barat, akhirnya ditemukan. Dia temukan lemas oleh tim pencari gabungan tepat sekira pukul 12.00 WIB.

“Barusan pukul 12.00 WIB, base camp di kawasan pemancar sudah mendapat informasi positif dari tim yang berada di atas gunung. Pendaki gunung atas nama Fahrudin akhirnya ditemukan. Dia dalam keadaan hidup namun kondisinya lemah,” kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut TB Agus, Selasa (24/2/2015).

Saat ditemukan, Fahrudin masih berada di lokasi kawasan Puncak Bohong, Gunung Cikuray. Posisi warga Kelurahan Kalisari RT 03/11, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, ini sempat melenceng ke arah kanan jalur pendakian.

“Kemungkinan selama dinyatakan hilang dia tersesat mengambil jalur ke kanan, yaitu yang tembus ke arah Kecamatan Salawu. Namun belum terlalu jauh,” ujarnya.

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, relawan BPBD, kelompok pecinta alam, beserta unsur Muspika Kecamatan Cilawu, masih mengevakuasi Fahrudin turun dari Gunung Cikuray. Rencananya dia akan dibawa ke instalasi medis terdekat untuk diberi pertolongan.

“Kondisinya lemah sekali. Sangat wajar karena sejak dua hari dinyatakan hilang, dia survive sendiri di gunung. Tim masih memapahnya untuk p**ang,” katanya.

Sebelumnya, Fahrudin bersama delapan temannya mendaki gunung tertinggi di Kabupaten Garut itu pada Sabtu 21 Februari 2015 sekira pukul 08.00 WIB. Dia kemudian dinyatakan hilang pada keesokan harinya, setelah delapan temannya menuruni Cikuray pukul 14.30 WIB.

Bayongbong, Dan Tarogong Kidul Kecamatan Terbaik 2015 tipe A Diatas Cibatu Dan CikajangGarut - Bupati Garut Rudy Gunawan...
16/02/2015

Bayongbong, Dan Tarogong Kidul Kecamatan Terbaik 2015 tipe A Diatas Cibatu Dan Cikajang

Garut - Bupati Garut Rudy Gunawan menegaskan pihaknya akan menjadikan hasil evaluasi sinergitas Kecamatan modal bagi Camat apakah yang bersangkutan layak dipromosikan atau tidak. Saya bersama wakil Bupati dan Sekretaris Daerah, akan memberikan jaminan prestasi yang ditorehkan menjadi bagian dari proses kelanjutan karir.

Demikian disampaikan Rudy Gunawan saat pelaksanaan expose hasil evaluasi sinergitas kecamatan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Kamis (12/2/15). Menurutnya, prestasi yang diraih Kecamatan bisa merupakan cerminan prestasi secara keseluruhan pihak-pihak yang ada di lingkungan Kecamatan. Prestasi Kecamatan merupakan akumulasi dari prestasi berbagai stake holder yang ada di Kecamatan.

Kecamatan berprestasi mungkin bisa disebabkan karena prestasi yang diraih desa-desa yang ada di kecamatan tersebut. Begitu seterusnya, prestasi yang diraih desa merupakan akumulasi prestasi yang diraih seluruh warganya. Atau mungkin merupakan raihan prestasi, puskesmas, sekolah, dan uptd-uptd yang ada di Kecamatan, tegas Bupati Rudy.

Oleh karenanya saya memandang, tuturnya, evaluasi yang dilakukan harus menjadi bagian penilaian terhadap kinerja secara keseluruhan. Bisa jadi prestasi didapat karena memang Camat selaku pemangku jabatan tertinggi di kecamatan mampu melakukan upaya upaya perbaikan secara koordinatif. Atau mungkin saja prestasi yang diraih bukan karena faktor kepemimpinan Camat melainkan pihak yang lainnya.

Jabatan Camat itu sangat mulia, tugas Camat sangat penting bahkan jauh lebih berat dari kepala dinas. Berbagai persoalan banyak timbul di kecamatan, apabila Camat tidak mampu melakukan langkah koordinatif sebagaimana fungsinya maka pemecahan segala persoalan yang terjadi hanya akan menjadi sebuah keinginan semata.

Hal senada disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut H Iman Alirahman pada kesempatan tersebut, evaluasi harus dilakukan secara komprehensif. Penilaian jangan hanya sebatas pada aspek yang dapat dilihat semata, seperti pada sarana fisik dan administratif melainkan harus dengan out putnya. Camat yang berhasil itu harus dilihat p**a dari keberhasilan di tingkat desa, artinya kebersamaan dan kegotongroyongan harus menjadi bagian utama evaluasi

Berdasarkan hasil evaluasi kinerja aparatur kecamatan, disampaikan Asisten Pemerintahan Sekeratriat Daerah Garut Didit Fajar Putradi, Kecamatan Tarogong Kidul menempati urutan pertama dari 15 kecamatan Tipe A. Disusul masing-masing kecamatan Cibatu dan Kecamatan Cikajang di urutan kedua dan Ketiga.

Sementara Kecamatan Bayongbong walaupun meraih nilai tertinggi melebihi nilai yang diraih Tarogong Kidul masuk kepada kategori Kecamatan yang dinilai sebagai kecamatan yang mampu mempertahankan kinerja. Sebelumnya Bayongbong menjadi wakil Kabupaten pada lomba kinerja Kecamatan tingkat Propinsi Jawa Barat.

Untuk kecamatan tipe B, Sukaresmi dengan nilai 71,12, berhak menjadi kecamatan terbaik dan berada pada peringkat kesatu, disusul oleh Kecamatan Cibalong dan kecamatan Pangatikan di posisi kedua dan ketiga. Dan kecamatan Cisewu menempati posisi juru kunci dari 18 kecamatan tipe B.

Sementara itu, Kecamatan Cibiuk berhasil menjadi yang terbaik untuk kategori Kecamatan Tipe C, disusul Kecamatan Pamulihan Kecamatan Cihurip, Peundeuy dan Karangtengah.

Dijelaskan Didit, evaluasi tidak diberlakukan kepada seluruh kecamatan karena berbagai pertimbangan. Tujuh Kecamatan, di antaranya Garut Kota, Samarang, Pasirwangi, Cigedug, Kadungora, Caringin dan Mekarmukti akan dievaluasi menyusul sampai dengan batas waktu akhir tahun dengan mempertimbangkan faktor yang dinilai diantaranya kepemimpinan camat. Ketujuh Camat baru menjabat dengan masa jabatan ditempat kurang dari enam bulan.

Penentuan peringkat Kecamatan terbaik dilakukan berdasarkan Peraturan Gubernur NO 27/2014. Respon seluruh muspika, Kepala UPTD, Kades, Ketua MUI dan tokoh masyarakat, menjadi bahan pertimbangan penilaian selain, penguasaan aspek kewilayahan, koordinasi, penataan dan kelengkapan administrasi serta sarana prasarana kecamatan.

Menurut rencana, pungkas Didit, Kecamatan yang meraih prestasi akan mendapatkan penghargaan Bupati Garut yang akan diberikan pada upacara peringatan Hari Jadi Garut ke 202,Senin (16/2/15) mendatang di Lapang Oto Iskandardinata Alun-Alun Garut.

Berikut hasil evaluasi kinerja aparatur Kecamatan tingkat Kabupaten Garut tahun 2015:

Kecamatan Tipe A:

1. Kecamatan Bayongbong, Nilai 75,44, Mampu mempertahankan kinerja;

2. Kecamatan Tarogong Kidul, Peringkat I;

3. Kecamatan Cibatu, II;

4. Kecamatan Cikajang, III;

5. Kecamatan Leles, IV;

6. Kecamatan Cilawu, V;

7. Kecamatan Tarogong Kaler VI;

8. Kecamatan Malangbong, VII;

9. Kecamatan Banyuresmi, VIII;

10. Kecamatan Samarang, IX; ( Camat yang menjabat dibawah 6 bulan);

11. Kecamatan Bungbulang, X;

12. Kecamatan Pameungpeuk, XI;

13. Kecamatan Karangpawitan, XII;

14. Kecamatan Cisurupan, XIII;

15. Kecamatan BL Limbangan, XIV

16. Kecamatan Kadungora, XV. ( Camat yang menjabat dibawah 6 bulan).

Dan Kecamatan Garut Kota, ( Camat yang menjabat dibawah 6 bulan);

Kecamatan Tipe B:

1. Kecamatan Sukaresmi, Peringkat I;

2. Kecamatan Cibalong, II;

3. Kecamatan Pangatikan, III

4. Kecamatan Sukawening, IV;

5. Kecamatan Talegong, V;

6. Kecamatan Wanaraja, VI;

7. Kecamatan Pakenjeng, VII;

8. Kecamatan Leuwigoong, VIII;

9. Kecamatan Sucinaraja, IX;

10. Kecamatan Kersamanah, X;

11. Kecamatan Cikelet, XI;

12. Kecamatan Banjarwangi, XII;

13. Kecamatan Selaawi, XIII;

14. Kecamatan Singajaya, XIV;

15. Kecamatan Pasirwangi, XV; ( Camat yang menjabat dibawah 6 bulan);

16. Kecamatan Cisompet, XVI;

17. Kecamatan Caringin, XVII; ( Camat yang menjabat dibawah 6 bulan);

18. Kecamatan Cisewu, XVIII.

Kecamatan Tipe C:

1. Kecamatan Cibiuk, Peringkat I;

2. Kecamatan Cigedug, ( Camat yang menjabat dibawah 6 bulan);

3. Kecamatan Pamulihan, II;

4. Kecamatan Cihurip, III;

5. Kecamatan Peundeuy, IV:

6. Kecamatan Mekarmukti, ( Camat yang menjabat dibawah 6 bulan);

7. Kecamatan Karangtengah, V.

Dalam Kinerja Aparatur, Bayongbong dan tarogongKidul Dinilai Paling BaikGARUT – Dari 15 kecamatan tife A yang dinilai ti...
16/02/2015

Dalam Kinerja Aparatur, Bayongbong dan tarogongKidul Dinilai Paling Baik

GARUT – Dari 15 kecamatan tife A yang dinilai tim evaluasi sinergitas Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogongkidul dan Bayongbong menempati posisi paling baik dalam hal kinerja aparatur. Bahkan, untuk Bayongbong nilai yang dirainya paling tinggi mengungguli Tarogongkidul karena mampu mempertahankan kinerja aparatur di kecamatan tersebut. Di urutan kedua ada Kecamatan Cibatu, disusul Cikajang di urutan ketiga.

Dilaporkan Asisten Pemerintahan Sekretaiat Daerah Garut, Didit Fajar Putradi, adapun kecamatan tife B (berjumlah 18 kecamatan) yang dinilai terbaik yakni Sukaresmi, disusul oleh Cibalong lalu Pangatikan. Untuk kecamatan tife C, yang terbaik adalah Cibiuk disusul Pamulihan, Cihurip, Peundeuy, dan Karangtengah.

“Ada tujuh kecamatan yang tidak dievaluasi karena pertimbangan tertentu, di antaranya camat di kecamatan itu baru menjabat kurang dari enam bulan. Ketujuh kecamatan tersebut adalah Garutkota, Samarang, Pasirwangi, Cigedug, Kadungora, Caringin, dan Mekarmukti,” kata Didit.

Sementara itu Bupati Rudy Gunawan menegaskan akan menjadikan hasil evaluasi sinergitas kecamatan modal bagi camat apakah layak dipromosikan atau tidak. Menurutnya, prestasi yang diraih kecamatan bisa merupakan cerminan prestasi secara keseluruhan pihak-pihak yang ada di lingkungan kecamatan. Prestasi kecamatan merupakan akumulasi dari prestasi berbagai stake holder yang ada di kecamatan.

  sabtu dan minggu   tempat : Halaman masjid Agung Garut pukul 13:00 wibbersama kh syarif dan ust jujun junaedi perfome ...
24/01/2015

sabtu dan minggu
tempat : Halaman masjid Agung Garut pukul 13:00 wib
bersama kh syarif dan ust jujun junaedi
perfome emka 9 dan kang dedy
di siarkan langsung live dari tvone

Warga garut bingung mamingan kemana?Meningan nonton aja   dijamin bikin seru mamingan kalian, di samping kita nonton pag...
24/01/2015

Warga garut bingung mamingan kemana?
Meningan nonton aja
dijamin bikin seru mamingan kalian, di samping kita nonton pagelaran wayang golek gratis, ada juga pengobatan gratis ,game dan hadiahnya ,
Terutama pengumuman pemenang utama undian kopi torabika duo yaitu satu unit sepedah motor ,
hari ini sabtu 24 januari
di mulai pukul 4 sore
di lap. Terminal andir bayongbong Garut,
tunggu apalagi persiapin semunya dari sekarang,
Acara ini kerja sama antara Koramil Bayongbong dan kopi torabika !

24/01/2015

Address

Garut
Garut
44119

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Bayongbong GARUT posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Info Bayongbong GARUT:

Share