22/12/2019
Halo
Selamat Hari Ibu!
Peringatan Hari Ibu di Indonesia dilakukan setiap tahunnya pada 22 Desember.
Hari Ibu di Indonesia berawal dari adanya Kongres Perempuan I, 91 tahun lalu, 22 Desember 1928, kongres ini dilaksanakan selama tiga hari, dari 22 Desember-25 Desember 1928.
Kongres Perempuan I dihadiri oleh 600 orang yang berasal dari 30 organisasi.
Adapun isu-isu yang dibahas antara lain adalah pendidikan perempuan bagi anak gadis, perkawinan anak-anak, kawin paksa, permaduan, dan perceraian secara sewenang-wenang.
Kongres ini juga membahas dan memperjuangkan peran wanita bukan hanya sebagai istri.
Hari Ibu ditetapkan sebagai Hari Nasional. Keputusan ini sesuai dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959.
Dalam Kongres Perempuan 1928, ada sejumlah organisasi dan tokoh penting yang berkontribusi.
Adapun organisasi-organisasi itu adalah Wanita Oetomo, Aisyah, Poetri Indonesia, Wanita Katolik, Wanita Moeljo, dan bagian perempuan dalam Sarekat Islam, Jong Islamieten Bond, serta Wanita Taman Siswa.
Sedangkan beberapa tokoh penting dalam Kongres Perempuan I ini di antaranya adalah Nyi Hajar Dewantara (Wanita Taman Siswa), Ny. Soekonto (Wanita Oetomo) dan Sujatin Kartowijono (Poetri Indonesia). (KOMPAS.COM)
Dasar sejarahnya kan udah tau, sekarang jangan lupa untuk diamalkan.
Buat ibu, tidak ada hal yang paling berharga selain anak dan keluarganya karena kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah.
Selamat hari ibu buat mamak, umi, nande, inang, oma, omak, ina, umai, ine, inaq, ebhu, amma, ende, amak, mandeh, ambu, emak, bunda.