Nyekar atau mengirim bunga ke makam leluhur adalah tradisi Jawa yang patut dilestarikan. Berdiri di Bantul, 6 september 2012, Partai Golongan Nyekar (Golokar) berupaya melestarikan tradisi nyekar dan mempertahankannya dari ancaman orang-orang yang anti ziarah kubur. Tanggal 7 September 2012, Partai Golokar berkoalisi dengan Partai Sarkub Demokrat dan diberi ijazah untuk memakai logo "ngobong menya
n". Latar belakang kuning: bermakna kejayaan di dumia dan di akhirat. Perisai segilima: Lima sudutnya menggambarkan lima rukun Islam, sedangkan lima sisinya menggambarkan Pancasila sebagai dasar ideologi partai. Warna putih pada perisai: melambangkan niat yang tulus dan kesucian sebagai dasar tindakan. Orang duduk berpakaian ala Jawa: orang beribadah menyembah kepada GUSTI INGKANG MAHA WENANG, MAHA AGUNG, MAHA KUASA. Karena hakikat manusia ada karena penciptaan oleh TUHAN, juga melambangkan lestarikan ajaran Wali Songo. Warna hijau pada baju: melambangkan Islam sebagai ajaran yang diterapkan dalam hidup sehari-hari. Menyan dan asap: menggambarkan wewangian khas Nusantara yang bermakna menebarkan harum nama Indonesia ke seluruh penjuru dunia.