04/07/2021
Hari ini dalam sejarah :
4 Juli 1927, Lahirnya Marhaenisme!
Tahun 1926-1927 adalah tahun yang sangat heroik dalam sejarah Indonesia dimana kaum Kolonialis yang anti rakyat dan anti demokrasi berhasil menghantam dan menggebuk gerakan rakyat Demokratis Revolusioner yang dimulai dengan Gagalnya pemberontakan PKI pada 12 November 1926-1927 di Jawa dan Sumatera Barat, Dihalang-halanginya pergerakan Sarekat Islam, Penangkapan atas pemuda ekstrimis di Belanda bernama Hatta, Ali Sastroamidjojo, N**ir Pamontjak dll.
Lantas, untuk menyikapi situasi perpolitikan yang demikian B**g Karno, Mr.Iskaq, Dr.Samsi, Mr.Budiarto, Mr.Sartono, Mr.Sunario dan Ir.Anwari bertekad untuk menyelamatkan dan melanjutkan cita-cita kemerdekaan, demokrasi dan sosialisme bukan dengan cara meniru gerakan nasionalis kooperatif yang berparlemen di Volksraad kala itu atau dengan beraudiensi dengan pihak kolonialis, melainkan berlawan secara radikal dan non-kooperatif melalui sebuah organisasi kaum nasionalis kiri bernama Perserikatan Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan pada 4 Juli 1927 dengan berpedoman pada sebuah ilmu dan teori perjuangan bernama Marhaenisme yang digagas oleh B**g Karno untuk melenyapkan Kapitalisme dan Imperialisme yang telah memiskinkan kaum marhaen (Proletar/Buruh, Tani, Kaum melarat lainnya).
Ajaran Marhaenisme menurut B**g Karno dinamakan juga sebagai Sosio Nasionalisme dan Sosio Demokrasi; karena nasionalismenya kaum marhaen adalah nasionalisme yang sosial- bewust (berkesadaran sosial) dan karena demokrasinya kaum Marhaen adalah demokrasi yang sosial-bewust p**a.
Akan tetapi mengingat banyaknya tafsiran tentang Marhaenisme yang bertebaran sehingga memalsukan dan merusak esensi Marhaenisme sebagai teori perjuangan kaum nasionalis kiri yang berkerakyatan dan radikal, maka diperlukan pembiasaan atau pembangunan kebudayaan membaca dan mempelajari karya teoritis B**g Karno tentang Marhaenisme antara lain melalui tulisan-tulisan sederhana sebagai berikut:
1.Matahari Marhaenisme!
https://id.m.wikisource.org/wiki/Matahari_Marhaenisme!
2.Mencapai Indonesia Merdeka oleh Sukarno https://id.m.wikisource.org/wiki/Mencapai_Indonesia_Merdeka
3.Demokrasi politik dan demokrasi ekonomi
https://id.m.wikisource.org/wiki/Demokrasi_Politik_dan_Demokrasi_Ekonomi
4.Marhaen dan Marhaeni
https://id.m.wikisource.org/wiki/Marhaen_dan_Marhaeni
5.Marhaen dan Proletar
https://id.m.wikisource.org/wiki/Marhaen_dan_Proletar
Oleh karena itu, agar kaum penganut Marhaenisme dapat mengorganisir berjuta kaum marhaen, bergerak bersama kaum marhaen dan membanting tulang membangun negara dan masyarakat yang adil dan makmur tanpa penindasan oleh manusia atas manusia dan oleh bangsa atas bangsa maka perlu diutamakan kebiasaan membaca karya teoritis B**g Karno. Sebab gerakan marhaenis adalah gerakan yang ilmiah (berlandaskan teori), bukan gerakan moral-humanistik, apalagi gerakan membuat event besar.
Mari budayakan membaca!
Bergeraklah kaum Marhaenis!
Kaum Marhaen Indonesia Bersatulah!