27/08/2026
3 TON SISIK TRENGGILING.
Bukan sekadar angka. Ini adalah jejak kejahatan terhadap kekayaan alam Indonesia.
Di balik ribuan kilogram sisik yang hendak diperdagangkan, ada satwa dilindungi yang menjadi korban dan ada jaringan yang mencoba mengambil keuntungan dari kekayaan hayati Indonesia.
Berawal dari penggagalan penyelundupan di Pelabuhan Tanjung Priok, Penyidik Gakkum Kehutanan terus menelusuri jejak perdagangan ilegal tersebut hingga mengungkap keterkaitan jaringan lintas negara.
Karena trenggiling bukan komoditas.
Hutan Indonesia bukan tempat untuk dijarah.
Menjaga satwa adalah menjaga keseimbangan alam.
Menjaga hutan adalah menjaga kehidupan.
Negara hadir untuk melindungi kekayaan alam Indonesia.
Menurut Sobat Gakkum, apa yang harus dilakukan agar perdagangan satwa dilindungi benar-benar berhenti?
Tulis pendapatmu di kolom komentar.