Humas Ditjen AHU

Humas Ditjen AHU Akun Resmi Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI | D

Hi Sobat AHU, berikut hasil survey kepuasan masyarakat Ditjen AHU tahun 2022.Terima kasih atas dukungan Sobat AHU, akan ...
19/01/2023

Hi Sobat AHU, berikut hasil survey kepuasan masyarakat Ditjen AHU tahun 2022.

Terima kasih atas dukungan Sobat AHU, akan kami jadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan pelayanan kepada Sobat AHU

Sehubungan dengan sedang dilakukan pemeliharaan dan perbaikan sistem layanan AHU Online, untuk sementara website Ditjen ...
18/01/2023

Sehubungan dengan sedang dilakukan pemeliharaan dan perbaikan sistem layanan AHU Online, untuk sementara website Ditjen AHU tidak dapat diakses.

Saat ini sedang dilakukan perbaikan secepatnya agar dapat kembali diakses oleh Sobat AHU.

Mohon maaf atas ketidaknyamanannya 🙏🏻

Selamat tahun baru 2023.Semoga di tahun baru ini akan selalu ada semangat baru untuk menjadi lebih baik dalam segala hal...
01/01/2023

Selamat tahun baru 2023.

Semoga di tahun baru ini akan selalu ada semangat baru untuk menjadi lebih baik dalam segala hal ya Sobat AHU!

Tahun 2022 sudah akan berganti, apa saja prestasi telah dicetak Ditjen AHU selama tahun ini?Simak melalui unggahan berik...
31/12/2022

Tahun 2022 sudah akan berganti, apa saja prestasi telah dicetak Ditjen AHU selama tahun ini?

Simak melalui unggahan berikut ya Sobat AHU.



Hai Sobat AHU, berikut pengumuman informasi lanjutan terkait pendaftaran pengangkatan dan perpindahan jabatan Notaris se...
28/12/2022

Hai Sobat AHU, berikut pengumuman informasi lanjutan terkait pendaftaran pengangkatan dan perpindahan jabatan Notaris secara online tahun 2022 pada tanggal 24 Oktober - 07 November 2022.

Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum mengucapkan selamat Hari Natal dan tahun baru.Semoga damai dan kasih menyert...
25/12/2022

Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum mengucapkan selamat Hari Natal dan tahun baru.

Semoga damai dan kasih menyertai kita semua.

Hai Sobat AHU, siapa nih yang udah menunggu hasil sayembara logo Ditjen AHU?Saat ini logo yang telah Sobat AHU kirimkan ...
23/12/2022

Hai Sobat AHU, siapa nih yang udah menunggu hasil sayembara logo Ditjen AHU?

Saat ini logo yang telah Sobat AHU kirimkan sedang dalam taham penjurian untuk menentukan pemenang dan finalis.

Mohon ditunggu ya Sobat AHU. Pemenang akan diumumkan melalui sosial media Ditjen AHU.

Hai Sobat AHU, sehubungan dengan akan diadakannya pemeliharaan pada sistem database, maka untuk sementara akan dilakukan...
22/12/2022

Hai Sobat AHU, sehubungan dengan akan diadakannya pemeliharaan pada sistem database, maka untuk sementara akan dilakukan pemberhentian layanan AHU Online.

Mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya Sobat AHU

Tidak ada cinta yang lebih baik dari cinta ibu untuk anak-anaknya. Pada peringatan Hari Ibu ini, mari sampaikan cinta da...
22/12/2022

Tidak ada cinta yang lebih baik dari cinta ibu untuk anak-anaknya. Pada peringatan Hari Ibu ini, mari sampaikan cinta dan kasih bagi para ibu yang telah banyak berjasa.

Selamat Hari Ibu 2022.

Perempuan Berdaya Indonesia Maju

Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum mengucapkan selamat memperingati Hari Hak Asasi Manusia.
10/12/2022

Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum mengucapkan selamat memperingati Hari Hak Asasi Manusia.

Setelah menunggu 104 tahun sejak 1918, Indonesia patut berbangga karena berhasil memiliki KUHP sendiri, dan bukan buatan...
07/12/2022

Setelah menunggu 104 tahun sejak 1918, Indonesia patut berbangga karena berhasil memiliki KUHP sendiri, dan bukan buatan negara lain. RUU KUHP resmi disahkan menjadi Undang-Undang dalam rapat paripurna DPR RI yang beragendakan pengambilan keputusan atas RUU KUHP, Selasa (06/12/2022)
KUHP produk Belanda ini dirasakan sudah tidak relevan lagi dengan kondisi dan kebutuhan hukum pidana di Indonesia. Hal ini menjadi salah satu urgensi pengesahan RUU KUHP. Selain itu, KUHP yang baru saja disahkan ini telah melalui pembahasan secara transparan, teliti, dan partisipatif. Pemerintah dan DPR telah mengakomodasi berbagai masukan dan gagasan dari publik.



Sah KUHP
KUHP Buatan Indonesia

RUU ekstradisi Indonesia-Singapura disetujui Komisi III DPR untuk dilanjutkan ke rapat paripurna untuk pengambilan keput...
06/12/2022

RUU ekstradisi Indonesia-Singapura disetujui Komisi III DPR untuk dilanjutkan ke rapat paripurna untuk pengambilan keputusan.

Sebelumnya, Indonesia dan Singapura telah menandatangani perjanjian ekstradisi bersamaan dengan Flight Information Region (FIR), dan Defense Coorperation Agreement di Bintan (25/01/2022).

Untuk info selengkapnya, simak di post berikut ya Sobat AHU!

Address

Kuningan Kav 6-7
Jakarta
12940

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:00

Telephone

+62211500105

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Humas Ditjen AHU posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Humas Ditjen AHU:

Share

Sejarah AHU

Pada awal pelaksanaan tugas Kabinet Persatuan Pembangunan tahun pertama era pemerintahan Presiden Gus Dur (Periode 1999-2004) dalam susunan kabinet yang ditetapkannya, nama organisasi Departemen Kehakiman diganti menjadi Departemen Hukum dan Perundang-undangan, sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 136 Tahun 1999 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Departemen. Nama organisasi Departemen Hukum dan Perundang-undangan diambil dari dan atau sebelumnya dipakai sebagai nama salah satu unit satuan eselon I pada Departemen Kehakiman, yaitu Direktorat Jenderal Hukum dan Perundang-undangan. Hal ini berakibat kepada penentuan tujuan, visi, misi, rencana strategis, program kerja dan pelaksanaan yang akan ditetapkan kemudian. Oleh karena itu terjadi pengembangan dan pemekaran organisasi dan tata kerja secara menyeluruh baik di tingkat satuan kerja unit eselon I, II, III maupun IV. Dengan adanya nomenklatur yang sama antara Departemen dengan unitnya, maka nomenklatur Direktorat Jenderal Hukum dan Perundang-undangan harus diadakan perubahan. Pada tanggal 5 April 2000, Menteri Hukum dan Perundang-undangan mengeluarkan Keputusan Menteri Hukum dan Perundang-Undangan Nomor M.03-PR.07.10 Tahun 1999 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Hukum dan Perundang-undangan. Dengan keputusan Menteri ini Direktorat Hukum dan Perundang-undangan dimekarkan menjadi menjadi 2 (dua) Direktorat Jenderal baru yaitu Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan dan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum pada tingkat satuan unit eselon I. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung posisi dan peran Departemen Hukum dan Perundang-undangan sebagai law centre serta untuk meningkatkan pelayanan hukum pada masyarakat, karena beban pekerjaan Direktorat Jenderal Hukum dan Perundang-undangan, baik yang bersifat substansif maupun teknis, sangat kompleks dan bervariasi. Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum hanya akan menangani dan melaksanakan tugas dan fungsi yang bersifat pelayanan. Sedangkan Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan akan menangani dan melaksanakan tugas di bidang penyusunan peraturan perundang-undangan Nama Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum dipilh karena mencangkup tujuan dan sasaran yaitu melaksanakan tugas terhadap pelayanan hukum pada masyarakat, dengan pertimbangan teknis bahwa bidang pelayanan hukum yang terdiri dari Direktorat Perdata, Direktorat Pidana, Direktorat Tata Negara dan Direktorat Hukum Internasional mencangkup hampir semua bidang hukum secara umum. Pada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum terdapat 1 (satu) Sekretariat dan 5 (lima) Direktorat yang kedudukannya setingkat eselon II. Penjabaran lebih lanjut organisasi dan tata kerja Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum terdapat dalam Keputusan Menteri Hukum dan Perundang-undangan dan dari hitungan jumlah unit organisasi tidak mengalami perubahan. Namun dari segi substansi pelaksanaan tugas mengingat pertimbangan beban kerja dan fungsi daktiloskopi yang semakin meningkat, maka dikembangkan menjadi satuan organisasi setingkat eselon II (Direktorat). Hal ini tentunya amat berpengaruh terhadap unit satuan kerja yang berada dibawahnya. Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Direktorat Daktiloskopi diganti dengan Direktorat Teknologi Informasi. Dengan demikian jumlah unit satuan kerja setingkat eselon II pada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum sama dengan sebelum adanya pemekaran. Hal yang baru adalah Sub Direktorat Teknologi Informasi yang melaksanakan sebagian tugas Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum di bidang teknologi informasi.