Sebumi

Sebumi Learning conservation & sustainability through experiencing nature’s wonder & biodiversity

Sebumi is a subsidiary of Eco Indonesia, an organization aiming to provide learning and understanding on environmental issues and challenges through direct experiential learning with nature and hands on involvement in the ground. Sebumi will focus on providing tourist and nature-enthusiast the chance to gain a life time experience being together with the beauty of mother nature. We provide a real

nature experience and some of the profit we collect from you, will be donated to improve the education and living standard of the society around the tourism area.

Your school can be a place where change begins!Environmental challenges don’t always feel far away. They can be found in...
15/08/2026

Your school can be a place where change begins!

Environmental challenges don’t always feel far away. They can be found in the waste we produce, the food we throw away, the energy we use, and the air and temperature around our school.

But what if students could be part of the solution?

LUSH Project is a space for student changemakers to come together, share what’s happening in their schools, and turn real environmental challenges into ideas and solutions that can be put into action.

Because creating a greener future isn’t only about knowing what’s wrong. It’s about having the courage to ask “What can we do differently?” and working together to make it happen. 🌏

Are you ready to bring your school into the conversation?

Activity Details:
📅 Saturday, 26th September 2026
📍 Sekolah Cikal Amri Setu, Jl. Raya Setu No.3, Jakarta Timur
🔎 Secondary Schools: Max. 10 Schools (Each 3 Students + 1 Teacher)
🪙 Registration Fee: IDR 350,000 Per School

Register now!
🔗 bit.ly/LUSHproject

Fill in Before: 12th September 2026

Kami mengundangmu untuk terhubung dengan keagungan Gunung Rinjani yang bertaut dengan masyarakat yang hidup di lingkar k...
05/08/2026

Kami mengundangmu untuk terhubung dengan keagungan Gunung Rinjani yang bertaut dengan masyarakat yang hidup di lingkar kakinya ⛰️

Dari lerengnya mengalir air yang menjadi urat nadi Pulau Lombok. Hutannya menyediakan ruang hidup, pangan, dan sumber penghidupan bagi masyarakat yang telah menjaganya selama bergenerasi.

Namun, ketika semakin banyak orang datang menikmati keindahannya, semakin besar p**a jejak yang ditinggalkan. Sampah dan perubahan bentang alam perlahan menggerus ekosistem yang selama ini menopang kehidupan. Keindahan yang seharusnya dijaga justru perlahan ternodai.

Sudah waktunya melihat gunung lebih dari sekadar destinasi pendakian, melainkan sebagai sistem penyangga kehidupan, serta mencari berbagai cara untuk merawatnya bersama.

Coming this August. An invitation to you to reconnect with Rinjani by supporting community-led conservation!

29/07/2026

Sungai Musi adalah identitas dan bagian tak terlepas dari kehidupan masyarakat Palembang.

Di tengah aktivitas masyarakat yang masih bergantung pada Sungai Musi, sampah rumah tangga, pencemaran, dan kebiasaan menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan masih menjadi persoalan.

Melalui Aksi Bersih Sungai Musi, Kak Suzan (Suzannita) mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap sungai untuk menyadarkan kembali soal sungai sebagai ruang hidup yang menjadi tanggung jawab bersama.

Lebih dari 350 orang dari berbagai komunitas, pelajar, mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat turut turun dalam aksi itu. Bersama-sama, mereka mengumpulkan lebih dari 3 ton sampah dari tepian sungai.

Bagi Suzan, aksi ini membuktikan bahwa perubahan mungkin terjadi ketika banyak orang bergerak bersama. Sebagai pencerita, Kak Suzan memaknai cerita sebagai pemantik untuk orang mengambil bagian dalam solusi.

Perjalanan Suzan adalah bagian dari Earth Storyteller 2.0, ruang belajar bagi para storyteller untuk mengubah cerita tentang isu lingkungan menjadi cerita yang mampu membangun kesadaran dan mendorong aksi.

Dan cerita berikutnya akan segera dimulai: Earth Storyteller 3.0!

Bersiap untuk menjadi bagian dari pencerita yang menggerakkan perubahan.

Melihat dunia untuk membuka cara pandang baru 👀Dengan belajar dan menyaksikan kehidupan di negara lain, anak-anak diajak...
27/07/2026

Melihat dunia untuk membuka cara pandang baru 👀

Dengan belajar dan menyaksikan kehidupan di negara lain, anak-anak diajak memahami beragam cara manusia membangun kehidupan, merawat alam, dan menjaga warisan budaya.

Melalui Cultural Exchange Program, anak-anak tidak hanya mengenal negara destinasinya dari apa yang mereka lihat, tetapi juga dari pengalaman langsung: berinteraksi dengan masyarakat, mencoba tradisi, bertukar cerita, dan memperkenalkan budaya Indonesia.

Perbedaan tidak lagi sekadar sesuatu untuk diamati, melainkan jendela untuk memahamj dunia dari sudut pandang yang lain.

Mari hadirkan pengalaman yang menumbuhkan mimpi, memperkaya sudut pandang, dan menyiapkan anak-anak menjadi generasi yang siap terhubung dengan dunia.

Dunia adalah ruang belajar yang luas. Mari ajak anak-anak menjelajahinya dan p**ang membawa cerita, wawasan, serta gagasan baru bersama Sebumi.

Melihat dunia untuk membuka cara pandang baru 👀Dengan belajar dan menyaksikan kehidupan di negara lain, anak-anak diajak...
25/07/2026

Melihat dunia untuk membuka cara pandang baru 👀

Dengan belajar dan menyaksikan kehidupan di negara lain, anak-anak diajak memahami beragam cara manusia membangun kehidupan, merawat alam, dan menjaga warisan budaya.

Melalui Cultural Exchange Program, anak-anak tidak hanya mengenal negara destinasinya dari apa yang mereka lihat, tetapi juga dari pengalaman langsung: berinteraksi dengan masyarakat, mencoba tradisi, bertukar cerita, dan memperkenalkan budaya Indonesia.

Perbedaan tidak lagi sekadar sesuatu untuk diamati, melainkan jendela untuk memahami dunia dari sudut pandang yang lain.

Mari hadirkan pengalaman yang menumbuhkan mimpi, memperkaya sudut pandang, dan menyiapkan anak-anak menjadi generasi yang siap terhubung dengan dunia.

Dunia adalah ruang belajar yang luas. Mari ajak anak-anak menjelajahinya dan p**ang membawa cerita, wawasan, serta gagasan baru bersama Sebumi.

Ternyata desa tak melulu jadi tempat yang terus ditinggalkan kaum mudanya.Pernahkah kita berpikir bahwa desa sebagai mas...
22/07/2026

Ternyata desa tak melulu jadi tempat yang terus ditinggalkan kaum mudanya.

Pernahkah kita berpikir bahwa desa sebagai masa depan yang belum banyak kita pelajari?

Dalam perjalanan ini, kami bertemu cara pandang yang membuat kami kembali mempertanyakan banyak hal: bagaimana kita memaknai kemajuan, bagaimana kita membangun hubungan dengan alam, dan mengapa kesederhanaan sering kali menyimpan kebijaksanaan yang paling dalam.

Tentang keterbatasan dari apa yang ada di sekitar kita justru mendorong kita untuk hidup berdampingan dengan alam, menjaga hubungan dengan sesama, dan menemukan makna dalam hal-hal yang tampak sederhana.

Perjalanan ini mengingatkan kami bahwa masa depan tidak selalu harus diciptakan dari sesuatu yang baru. Terkadang, ia tumbuh dari keberanian untuk merawat apa yang telah lama ada.

Selamat membaca Catatan Sebumi #3: Sedusun Laboratory: Ketika Pulang Bukan Tentang Mundur, Tapi Menumbuhkan Akar oleh santos.nug.

The future won't change on its own. It takes people who are willing to take action 💪We're looking for purpose-driven pro...
18/07/2026

The future won't change on its own. It takes people who are willing to take action 💪

We're looking for purpose-driven professionals who are ready to help accelerate sustainability through collaboration, conservation, and creative storytelling.

Open positions:
1️⃣ Marketing, Partnership & Community
2️⃣ Social Conservation Specialist
3️⃣ Social Media & Content Specialist

If you're passionate about sustainability, enjoy collaborating with diverse communities and partners, and are ready to grow while creating real impact, we'd love to have you on our journey. Together, we'll continue building programs, telling meaningful stories, and working alongside communities to create change that lasts.

Send your CV, cover letter, and portfolio to [email protected] and become part of the movement.

🗓 Application Deadline 31 July 2026

Selama 55 tahun, Birutė Galdikas memilih jalan yang tak banyak orang sanggup tempuh  🌿Ia meninggalkan kenyamanan hidup, ...
12/07/2026

Selama 55 tahun, Birutė Galdikas memilih jalan yang tak banyak orang sanggup tempuh 🌿

Ia meninggalkan kenyamanan hidup, bertahan di tengah hutan hujan Kalimantan, menghadapi penyakit, cuaca ekstrem, dan kesunyian demi satu tujuan: memastikan orangutan tetap memiliki masa depan.

Lewat dedikasinya, dunia akhirnya memahami kehidupan orangutan dengan lebih utuh—bahwa mereka berkembang biak sangat lambat, bergantung pada hutan yang sehat, dan karena itu membutuhkan perlindungan yang jauh lebih besar.

Warisan Birutė bukan hanya ribuan orangutan yang berhasil direhabilitasi dan dilepasliarkan, tetapi juga pengetahuan yang mengubah cara dunia memandang konservasi.

Maret lalu, ia berp**ang. Namun keteguhan dan pengorbanannya akan terus hidup melalui setiap hutan yang masih berdiri, setiap orangutan yang masih bergelantungan di kanopi, dan setiap orang yang memilih untuk menjaga alam.

Semoga kisah Birutė mengingatkan kita bahwa perubahan besar sering kali lahir dari kesetiaan pada jalan sunyi yang dijalani selama puluhan tahun.

Tertarik untuk menelusuri jejak menginspirasi yang ditinggalkan Birute Galdikas?

Join our Sebumi Merimba: Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah
🛶 River Cruising to the Land of Orangutan
📅 15–17 Agustus 2026

Daftarkan dirimu melalui DM sebumi.id atau WhatsApp +62 812 8759 3700.

09/07/2026

Anak-anak belajar paling baik ketika mereka bisa menyentuh, merasakan, dan mengalami langsung. 🌱

Melalui Farm Adventure di Rumah Mahika, mereka akan diajak menjelajahi perjalanan makanan dari menanam benih, memanen buah pala langsung dari pohonnya, mengenal proses pasca panen, membuat soda fermentasi, hingga berinteraksi dan meracik pakan untuk satwa di kebun.

Dalam satu hari penuh petualangan, si kecil tidak hanya bermain di alam, tetapi juga mengasah motorik dan sensorik, menumbuhkan empati terhadap makhluk hidup, melatih rasa ingin tahu lewat eksperimen sains sederhana, serta memahami bahwa setiap makhluk memiliki perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Karena memahami bumi bisa dimulai dari pengalaman yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari.

🌱 Plant, Harvest, Feed, and Create Through Farm Adventure at Rumah Mahika

Mari berikan pengalaman belajar yang akan terus mereka ingat.

📅 Sabtu, 11 Juli 2026
⏰️ 08.00-12.00 WIB
📍 Rumah Mahika, Cibedug, Kabupaten Bogor

✨️Ada Diskon 10% untuk bundling keluarga (minimal 2 tiket).

Daftar melalui: bit.ly/LittleFarmerBigEarth atau klik link di bio sebumi.id

Address

Jalan Rindang No. 4 Cipedak Jagakarsa
Jakarta
12630

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+622129049062

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sebumi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Sebumi:

Shortcuts

Share