11/05/2026
Riwayat Keturunan Guru Patimpus
Guru Patimpus Sembiring Pelawi lahir di Desa Ajijahe Rumah Meseng pada tahun 1540 di dataran tinggi Karo. Ia Membuka lahan belantara menjadi barung ( bahasa Karo rumah sapo- sapo di tengah hutan) Pembuka awal/mendirikan desa untuk tempat Pengobatan. Ia kemudian mendiri Kuta Madan ( Kota Medan) pada tahun 1590 dan meninggal dunia pd tahun 1611 yg di kebumikan di desa Lama Amparen Pirak (Hamparan Perak) daerah wilayah di bawah Kedatukan Sepuluh Dua Kuta yg dia dirikan dengan sangat sederhana pada awal nya, sebelum beliau bersama Istri nya yg ke 4 membuka hutan lahan baru hutan belantara dekat 2 sungai yg subur karena air cukup dan bisa digunakan juga untuk transportasi naik sampan kayu yg di bantu Putranya Si Bagelit Pelawi yg datang menyusul ayah nya dari desa Ajijahe Rumah Meseng ke Kuta Madan.
Sementara Putra yg satu lagi Jendalit Pelawi (Tetap di Ajijahe Rumah Meseng Memelihara Ternak Kuda dan Kerbau ).
Si Kecik( Hafidz Tua) dan Si Kolok( Hafidz Muda) yg mulai tidak pakai marga Pelawi lagi saat itu di sekolahkan ke Aceh atas saran Datuk Bangun Guru Spiritual Islam nya , dan mereka ber 2 beristrikan Putri Aceh, yg kemudian kembali dari Aceh di percayakan meneruskan untuk Mengurus Rumah Besar Kedatuken Sepuluh Dua Kuta !!!
*** Catatan Khusus Semua Marga Pelawi Garis Keturunan Guru Patimpus adalah ( Ajijahe Pelawi Rumah Tanduk Tanah Karo Sekitar nya dari Istri pertama br Sinuhaji Rumah Julu Ajijahe mempunyai 12 anak laki-laki hanya 1 perempuan yg menikah dgn Raja Tengging Ginting Munte - Ajijahe Pelawi Rumah Tersek dari Istri ke dua br Sinuhaji Rumah Jahe Ajijahe mempunyai 2 anak laki-laki bernama Si Jendalit Pelawi dan Si Bagelit Pelawi - Perbaji Batu Karang Pernampen Kandibata Sekitarnya Sampai Ke Langkat dari Istri III br Bangun mempunyai 1 anak laki bernama Si Aji Pelawi yg mempunyai keturunan cukup banyak.
Dan Pelawi Amparen Pirak, Rumah Mbacang Pancur Batu , Delitua , Deli Serdang Sampai ke Kuta Madan, Aceh,Serdang Bedagai, Benjei,dan sekitar nya dari Istri ke IV br Tarigan Silangit yg mempunyai 2 anak laki2 Si Kecik( Datuk Hafiz Tua Pelawi ) dan Si Kolok ( Datuk Hafiz Muda Pelawi)yg termasuk yg berassimilasi menjadi Karo Melayu Deli (Karo Melayu Maya Maya) dan sebahagian masuk ke Istana Maimoon (Istana Sultan Deli)
Tahukan anda dan anak generasi Karo bahwa 4 Urung Kedatuken Karo itu yaitu :
- Kedatuken Sepuluh Dua Kuta Sembiring Pelawi,
- Kedatuken Senembah Karo-karo Barus, -
- Kedatuken Sunggal Karo-karo Surbakti
- Kedatuken S**apiring Karo Sekali) yg mengangkat Sultan Deli (berasal dari kata Delhi) Pertama Tuanku Panglima Gojah Pahlawan yg beristrikan Br Surbakti pada tahun 1632. Tetapi SIMANTEK KUTA MADAN adalah hanya Guru Patimpus Sembiring Pelawi (Merga Sembiring Pelawi) . Gambaran Kolaborasi Sesama 4 Kedatuken Karo sudah ada sejak nenek moyang kita. Mari Karo bersatu dimana pun kita berada !!!
Mejuah juah Ahoi Kota Medan.
Sumber: Sidarta Pelawi, keturunan Guru Patimpus.