08/02/2019
RAFFI ACHMAD
Umurnya delapan. Belum satu kata pun bisa ia ucapkan sempurna. Ia memang anak berkebutuhan khusus.
Ia sering menonton Youtube. Mungkin salah satu yang sering ditontonnya adalah Presiden Joko Widodo.
Diberi tahu presidennya mau datang ke kampungnya, sejak subuh ia sudah bangun. Tak biasanya dia bangun pagi begitu, kata emaknya.
Tak heran, saat di kejauhan ia melihat yang sering dilihatnya ada di depannya, spontan ia memanggil, "Paaaak..... Paaaaaak....Paaaaaaaakkkkk"
Raffi melambai-lambaikan tangan kirinya, memanggil pria berbaju putih bersih yg kerap ditontonnya sekadar di layar hape atau kaca.
Seorang lelaki berkopiah cokelat kemudian membopongnya, mendekatkannya ke Presiden. Ia meminta digendong Mbah Owi, tempat yang selama ini hanya jadi haknya Jan Ethes.
Ia pun langsung bersandar di bahu kanan Presiden. Tak lebih dari lima detik lamanya. Ia usap dan tepuk-tepuk pundak Presiden.
Dalam gendongan, Raffi Achmad Fauzi kemudian berteriak, "Oo....Oooo." Orang-orang langsung tahu, anak ini minta difoto bersama Presiden.
Cekreeek....Cekreeeek... Ceeeeekkkreeeeek.....
Raffi Achmad tampak berseri. Ia pun dikembalikan ke gendongan ibunya. Seketika ibunya jatuh dalam tangis.
Seumur hidup mereka, itulah mungkin pengalaman yang paling membahagiakan mereka.
Teriakan Rafi pun akhirnya menarik perhatian Presiden. “Sini” panggil Presiden Jokowi. Rafi yang tengah digendong kemudian bergerak ke arah Presiden dan langsung meminta gendong dan memeluknya.