05/06/2022
TRIBRATA MULTIMEDIA | Makassar- Tersangka Iqbal Asnan (kasatpol pp non aktif) bertemu empat mata dengan tersangka Sulaiman (oknum brimob/pemilik senpi) di ruangannya di Balai Kota Makassar, untuk membicarakan rencana pembunuhan Najamuddin Sewang (pegawai dishub).
Sebagaimana adegan rekonstruksi. Iqbal meminta Sulaiman membunuh korban karena istrinya kerap diganggu.
Sulaiman kemudian menolak namun diminta mencari orang yang berani membunuh korban. Selanjutnya Sulaiman keluar dari ruangan Iqbal dan tersangka Asri masuk ke ruangan Iqbal.
Iqbal kemudian memanggil tersangka Asri (anggota satpol pp), asri adalah orang kepercayaan Iqbal. Asri masuk dalam ruangan, kemudian Iqbal menyerahkan uang Rp.20 Juta kepada Asri yang nantinya akan di serahkan kepada Sulaiman untuk operasional.
Dalam berita acara pemeriksaan (BAP) disebutkan, pada pertengahan bulan Maret sekitar pukul 13.20 wita, Iqbal menyerahkan uang sebesar Rp20 juta di ruangan Kasatpol PP Makassar untuk dipergunakan sebagai operasional kegiatan Satpol PP.
Keesokan harinya, bertempat di Balaikota, Iqbal memerintahkan Asri agar menghubungi Sulaiman untuk menunjukkan rumah korban.
Selanjutnya, Asri tiba di depan Masjid samping Asrama Brimob Pabaeng-baeng kemudian bertemu dengan Chaerul Akmal (oknum brimob/Eksekutor). Asri memperkenalkan dirinya kepada Chaerul bahwa dirinya merupakan teman dari Sulaiman.
Sekitar pukul 20.30 wita, Asri berangkat mengendarai sepeda motornya. Sementara Chaerul dan Sulaiman berboncengan menuju rumah korban.
Usai dari rumah korban, Asri, Chaerul dan Sulaiman ke rumah Iqbal di Jalan Kumala. Disana mereka bertemu dengan Iqbal Asnan lalu kemudian penyerahan uang Rp20 juta dilakukan oleh asri kepada sulaiman.**
multimedia