SEJARAH PUSBINDIKLATREN BAPPENAS
Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Perencanaan Pembangunan (Pusbindiklatren) di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/ Bappenas) adalah salah satu unit kerja eselon Il yang berada di bawah Sekretaris Kementerian (Sesmen) PPN/ Sekretaris Utama (Sestama) Bappenas. Pada awal pe
ndiriannya pada tahun 1984, unit ini merupakan Tim Pendayagunaan Dana Luar Negeri untuk Diklat TPDlN, yang juga dikenal sebagai Overseas Training Office (OTO), di bawah Biro Administrasi Pendidikan dan Pelatihan-Bappenas. OTO bertugas untuk mengelola dan mengoordinasikan hibah luar untuk peningkatan sumber daya manusia, terutama PNS di Indonesia, melalui pemberian beasiswa S2 dan S3 di Iuar negeri. Dalam rangka peningkatan SDM terutama untuk perencanaan pembangunan maka Biro Administrasi Pendidikan dan Pelatihan beserta OTO kemudian dilebur menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatlhan Pereneanaan Pembangunan (Pusdiklat Renhang) pada tahun 1996. Sejak itu, Pusdiklat Renbang ini tidak hanya menjalankan peran OTO sebelumnya, tetapi juga bertambah dengan (1) kerja sama dengan perguruan tinggi di dalam dan luar negeri untuk program pascasarjana (S2 dan S3); (2) melakukan seleksi untuk beasiswa/program pendidikan; (3) peningkatan kualitas bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya untuk persiapan diklat; (4) penyusunan kurikulum untuk kursus-kursus singkat; dan (5) mengembangkan model pembiayaan diklat. Pada tahun 2001, dalam kapasitasnya sebagai Pembina Jabatan Fungsional Perencana, Bappenas membentuk Pusat Pembinaan Perencana (Pusbiren), berdasarkan Keputusan Kepala Bappenas No. Mengingat bahwa Pusdiklat Renbang sangat terkait erat dengan pembinaan karier perencana yang juga merupakan tugas Pusbiren maka pada bulan Maret 2002 kedua unit tersebut dilebur menjadi Pusbindiklatren, sesuai dengan Keputusan Kepala Bappenas No. 50/Ka/03/2002.