21/05/2026
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal paparkan kesiapan Lampung jadi tuan rumah PON XXIII 2032.
Dalam Rakernas dan Musornaslub KONI 2026 di Hotel Pullman Jakarta, Gubernur Lampung menegaskan kesiapan Provinsi Lampung bersama Provinsi Banten melalui konsep PON LABA (Lampung–Banten). Bagi Lampung, ini akan menjadi sejarah: untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional terbesar.
PON bukan sekadar kompetisi, tapi momentum kolaborasi, pembinaan karakter generasi muda, pemerataan infrastruktur, dan akselerasi pembangunan menuju 2032.
Dari sisi kesiapan, Lampung ditopang konektivitas tol dan penyeberangan Merak–Bakauheni 24 jam, akses udara cepat, ratusan hotel, serta dukungan layanan kesehatan dan tenaga keolahragaan. Komite Olahraga Nasional Indonesia menilai kesiapan Lampung telah mencapai sekitar 76 persen dan masih punya waktu enam tahun untuk penyempurnaan.
Enam kabupaten/kota disiapkan sebagai lokasi cabor: Bandar Lampung, Metro, Lampung Selatan, Pringsewu, Pesawaran, dan Pesisir Barat. Termasuk potensi olahraga pantai dan selancar berkelas dunia.
Gubernur Mirza menegaskan, PON XXIII 2032 akan memberi multiplier effect nyata: menggerakkan ekonomi lokal, mendorong UMKM naik kelas, memperkuat pariwisata, menciptakan lapangan kerja, serta menghadirkan infrastruktur yang manfaatnya dirasakan jauh setelah PON usai.
Dukungan penuh juga disampaikan Gubernur Banten Andra Soni, menandai komitmen kuat PON LABA sebagai ruang konsolidasi nasional dan kebanggaan daerah.