Pid Polres Jepara

Pid Polres Jepara Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pid Polres Jepara, Government Organization, Jalan KS Tubun Jepara, Jepara.

Perkokoh Jiwa Nasionalisme, Polres Jepara Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026JEPARA – Kepolisian Resor (Polres) Jepa...
01/06/2026

Perkokoh Jiwa Nasionalisme, Polres Jepara Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

JEPARA – Kepolisian Resor (Polres) Jepara menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di lapangan utama Mapolres Jepara pada Senin pagi (1/6/2026).

Upacara peringatan tahun ini dipimpin langsung oleh Kapolres Jepara, AKBP Hadi Kristanto, selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta personel Polri dan ASN di lingkungan Polres Jepara.

Dalam amanatnya, Kapolres Jepara menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi anggota Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Pancasila harus menjadi pondasi utama dalam menjaga keberagaman serta persatuan bangsa, di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis.

Secangkir Kopi Pemecah Sekat: Saat Jenderal dan Driver Ojol Duduk Bersama di JeparaJepara – Suasana di Kopinan 24 Jam Je...
30/05/2026

Secangkir Kopi Pemecah Sekat: Saat Jenderal dan Driver Ojol Duduk Bersama di Jepara

Jepara – Suasana di Kopinan 24 Jam Jepara pada Sabtu siang (30/5/2026) tampak berbeda dari biasanya. Ratusan jaket hijau dan orange khas pengemudi ojek online (ojol) memenuhi sudut-sudut kedai. Namun, alih-alih sedang menunggu orderan, hari itu mereka duduk santai, mengobrol, dan menyeruput kopi bersama pihak kepolisian dalam acara bertajuk "Polantas Menyapa".

Bukan sekadar agenda seremonial biasa, acara yang diinisiasi oleh Korlantas Polri dan Satlantas Polres Jepara ini dihadiri langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. Hadir p**a Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. M. Pratama Adhyasastra, S.I.K., S.H., M.H., serta Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto, bersama anggota.

Pemilihan kedai kopi sebagai lokasi acara terbukti ampuh mencairkan ketegangan. Sekat antara aparat penegak hukum dan masyarakat jalanan seketika runtuh dalam atmosfer yang kasual.

Dalam obrolan santai tersebut, Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan bahwa program "Polantas Menyapa dan Melayani" merupakan instruksi langsung dari Kapolri. Tujuannya adalah mengubah paradigma lama masyarakat terhadap polisi lalu lintas.

"Kami ingin polantas tidak lagi dipandang semata-mata sebagai aparat penegak hukum yang kaku, tetapi sebagai sahabat, pelayan, dan mitra yang selalu hadir di tengah masyarakat," ujar Kakorlantas hangat.

Beliau juga berharap momen ini menjadi jembatan untuk komunikasi yang lebih erat ke depan. Menurutnya, komunitas ojol dan Polri harus berjalan beriringan dalam semangat kolaborasi dan persaudaraan.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menjelaskan bahwa acara ini dirancang sebagai ruang komunikasi dua arah. Polisi ingin mendengar langsung realita yang dihadapi para driver di lapangan.

"Kami ingin mendengar keluh kesah, masukan, maupun kendala yang dihadapi rekan-rekan driver ojol. Bagi kami, mereka adalah mitra strategis dalam menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di Jepara," jelas AKBP Hadi.

Langkah jemput bola ini mendapat apresiasi tinggi dari komunitas ojol. Salah satu driver yang hadir mengaku senang karena bisa berbicara langsung dengan para jenderal tanpa rasa canggung.

"Kami sangat berterima kasih. Lewat acara santai seperti ini, kami jadi tidak takut atau canggung untuk menyampaikan aspirasi dan kendala kami di jalanan. Hari ini kami merasa benar-benar diayomi dan diperhatikan," ungkapnya jujur.

Sebagai bentuk apresiasi atas peran ojol dalam menjaga ketertiban jalan raya dan kondusivitas kota, Polres Jepara bersama Korlantas Polri membagikan sejumlah sarana kontak dan bantuan sosial di akhir acara.
Melalui kehangatan secangkir kopi ini, Polres Jepara berharap sinergi dengan para pekerja jalanan akan semakin solid. Dengan komunikasi yang menyentuh hati ini, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jepara dapat ditekan secara signifikan.

(hms)

Polres Jepara Gelar Salat Idul Adha 1447 H dengan KhidmatJepara – Lantunan gema takbir, tahmid, dan tahlil berkumandang ...
27/05/2026

Polres Jepara Gelar Salat Idul Adha 1447 H dengan Khidmat

Jepara – Lantunan gema takbir, tahmid, dan tahlil berkumandang syahdu di sekeliling Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Jepara sejak fajar menyingsing. Menyongsong hari kemenangan yang penuh berkah, Polres Jepara menggelar ibadah salat Idul Adha 1447 Hijriah secara berjamaah di Masjid Kholilurrohman Mapolres Jepara, Rabu (27/05/2026).

Agenda ibadah tahunan ini diikuti langsung oleh Kapolres Jepara, jajaran Pejabat Utama (PJU), segenap personel Polri, ASN Polri, Pengurus Bhayangkari Cabang Jepara, serta masyarakat sekitar yang berbondong-bondong memadati saf-saf yang telah disediakan sejak pukul 06.00 WIB.

Suasana khusyuk begitu terasa saat salat Idul Adha dimulai. Bertindak selaku imam dan khatib pada ibadah kali ini adalah tokoh agama setempat, yang dalam khotbahnya menyampaikan pesan mendalam tentang makna pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan Nabi Ismail AS.

Khatib menekankan bahwa momentum Idul Adha harus dijadikan sebagai sarana memperkuat iman, memupuk kepedulian sosial, serta menanamkan nilai-nilai keikhlasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam Idul Adha sangat relevan dengan tugas kita sebagai anggota Polri. Ini adalah momentum untuk mengikis ego pribadi demi kemaslahatan masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Kasi Humas AKP Dwi Prayitna saat ditemui seusai pelaksanaan salat.

Setelah pelaksanaan salat Idul Adha selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban secara simbolis kepada panitia kurban di lingkungan Mapolres.

Tahun ini, Polres Jepara menyembelih sejumlah 17 hewan kurban berupa 6 sapi dan 11 kambing yang berasal dari sumbangan sukarela anggota Polres Jepara. Seluruh proses penyembelihan dilakukan dengan menerapkan protokol kebersihan dan kesehatan hewan yang ketat.

Daging kurban tersebut nantinya akan langsung didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima di sekitar Mapolres.

Melalui kegiatan ini, Polres Jepara berharap dapat terus mempererat tali silaturahmi, berbagi kebahagiaan, serta meningkatkan sinergitas yang harmonis antara Polri dan masyarakat demi terciptanya kamtibmas yang kondusif di Bumi Kartini.

(Humas Polres Jepara)

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Jepara Sambut Kunjungan Siswa-Siswi SDJepara - Satlantas Polres Jepara menerima ku...
25/05/2026

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Jepara Sambut Kunjungan Siswa-Siswi SD

Jepara - Satlantas Polres Jepara menerima kunjungan siswa-siswi SDN 6 Lebak Pakis Aji Jepara dalam rangka program Polisi Sahabat Anak.

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan peran polisi kepada anak-anak sekaligus menanamkan pemahaman awal tentang tertib berlalu lintas dan keselamatan sejak dini. Kunjungan tersebut berlangsung di Mapolres Jepara , Senin (25/5/2026).

Dalam kegiatan itu, anak-anak didampingi guru nampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pengenalan seragam polisi, kendaraan dinas, hingga edukasi singkat tentang aturan berlalu lintas.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Jepara Ipda Hariyono menyampaikan, bahwa program Polisi Sahabat Anak penting untuk membangun kedekatan antara polisi dan generasi muda, sekaligus menumbuhkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini.

“Kami berharap anak-anak bisa mengenal polisi sebagai sosok sahabat yang menjaga keamanan. Selain itu, mereka dapat mulai belajar tentang keselamatan di jalan sehingga menjadi bekal penting di masa depan,” ujar Ipda Hariyono.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak juga diajak bermain sambil belajar, seperti simulasi menyeberang jalan dengan aman, penggunaan rambu-rambu lalu lintas sederhana, serta mengenal alat-alat kepolisian. Metode belajar yang interaktif ini membuat suasana menjadi hangat dan menyenangkan.

Selain edukasi lalu lintas, personel Satlantas juga memberikan pemahaman tentang pentingnya etika, sopan santun, dan menghargai sesama sebagai warga masyarakat yang baik.

Selama kegiatan, anak-anak terlihat keceriaannya aktif bertanya dan mengikuti setiap instruksi dari petugas dengan antusias.

(hms)

Mantapkan Profesionalisme, Polres Jepara Gelar Latihan Intensif Kesiapan Satuan​Jepara - Polres Jepara | Menghadapi dina...
20/05/2026

Mantapkan Profesionalisme, Polres Jepara Gelar Latihan Intensif Kesiapan Satuan

​Jepara - Polres Jepara | Menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menggelar latihan kesiapan satuan di halaman Mapolres setempat, pada Rabu (20/05/2026) pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan profesionalisme personel dalam mengawal keamanan wilayah, khususnya dalam menghadapi potensi aksi unjuk rasa.

​Dipimpin Kabag Ops Polres Jepara Kompol Sutono, latihan yang berlangsung selama 90 menit ini melibatkan berbagai unit strategis, mulai dari Tim Negosiator, Dalmas Awal dan Lanjut, Tim Raimas, hingga Tim Penegakan Hukum (Gakkum) dari Polres maupun Polsek jajaran.

​Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental sebelum terjun ke lapangan.

Ia menegaskan bahwa lebih baik menguras keringat di medan latihan daripada menghadapi kendala yang tidak diinginkan saat bertugas.

​"Kegiatan kita ke depan akan semakin padat. Saya berharap setiap personel hadir dan berlatih dengan penuh tanggung jawab. Persiapan yang matang adalah kunci agar kita selalu siap dalam situasi apa pun," ujar Kabag Ops di hadapan para personel.

​Kabag Ops menambahkan, bahwa latihan ini merupakan agenda rutin mingguan yang telah direncanakan untuk membentuk personel yang tangguh. Selain fokus pada penanganan massa, pengamanan Markas Komando (Mako) juga menjadi prioritas utama.

​Latihan intensif ini juga merupakan langkah "pemanasan" sebelum memasuki agenda-agenda besar.

​"Kita matangkan kesiapan personel hari ini agar saat simulasi serentak dan pelaksanaan tugas riil di lapangan, semua bisa berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP)," jelas Kompol Sutono.

​Setelah sesi arahan, kegiatan dilanjutkan dengan peragaan taktis yang dipimpin oleh Kabagops dan Kasat Samapta. Para personel tampak antusias memperagakan formasi pengamanan dan teknik negosiasi untuk meredam massa.

Dengan latihan rutin ini, Polres Jepara berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan pengamanan terbaik bagi masyarakat Bumi Kartini.

(hms)

Polres Jepara Sukses Panen Raya 5 Ton Jagung, Bukti Nyata Polri Kawal Ketahanan Pangan​Jepara - Polres Jepara | Kepolisi...
19/05/2026

Polres Jepara Sukses Panen Raya 5 Ton Jagung, Bukti Nyata Polri Kawal Ketahanan Pangan

​Jepara - Polres Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Bertempat di lahan pertanian Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Polres Jepara melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kwartal II, pada Sabtu (16/5/2026).

​Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jepara AKBP Hadi Kristanto dan dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Jepara, perwakilan Bulog, unsur Forkopimcam Kembang, serta kelompok tani setempat.

​Dalam giat yang berlangsung di lahan seluas 1 hektar milik bapak Wagisan ini, estimasi hasil panen mencapai 5 ton jagung. Prosesi panen dilakukan secara simbolis oleh jajaran Forkopimda Jepara, yang kemudian dilanjutkan dengan pelepasan armada pengiriman jagung menuju gudang Bulog.

​"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mengawal ketersediaan pangan di wilayah, sekaligus memastikan rantai distribusi hasil pertanian berjalan lancar dari petani hingga ke Bulog," ujar Kabag SDM Polres Jepara, Kompol Endah Setianingsih mewakili Kapolres Jepara.

​Selain panen raya, agenda ini juga dirangkaikan dengan kegiatan terpusat melalui zoom meeting yang dipimpin oleh Bapak Presiden RI. Terdapat tiga agenda besar yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia yakni ​Panen Raya Jagung Serentak Kwartal II, ​Groundbreaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan ​Launching Operasional 166 Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polri.

​Melalui program ini, Polres Jepara berharap kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan kelompok tani dapat terus terjaga demi mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

(hms)

Jepara Dibersihkan, Tim Siraju Tak Beri Ampun Bagi Penyakit Masyarakat, Ini Hasil Tangkapan Semalam!Jepara - Polres Jepa...
19/05/2026

Jepara Dibersihkan, Tim Siraju Tak Beri Ampun Bagi Penyakit Masyarakat, Ini Hasil Tangkapan Semalam!

Jepara - Polres Jepara | ​Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di akhir pekan, Tim Patroli Presisi Siraju Polres Jepara kembali menggelar patroli skala besar di sejumlah titik rawan pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari (17/5/2026).

​Kegiatan yang dipimpin oleh Katim Patroli Presisi Siraju Ipda Ridwan HS melibatkan personel gabungan dari berbagai fungsi, mulai dari Satlantas, Sat Samapta, Satreskrim, hingga Sat Intelkam. Patroli ini menyasar penyakit masyarakat, antisipasi balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polres Jepara.

​Dalam penyisiran yang dimulai sejak pukul 23.00 WIB, tim mendapati sekelompok pemuda yang tengah mengonsumsi minuman keras (miras) di kawasan Jalan Kelurahan Bulu, Kecamatan Jepara Kota.

Untuk mencegah terjadinya keributan atau tindak kriminal akibat pengaruh alkohol, petugas memberikan pembinaan di tempat dan membubarkan kerumunan tersebut.

​Tak berhenti di situ, petugas juga menindaklanjuti laporan warga yang masuk melalui Layanan Call Center 110 terkait adanya aktivitas meresahkan di salah satu rumah kos di wilayah Desa Kedungcino.

Di lokasi tersebut, tim Siraju pun mendapati satu pasangan bukan suami istri serta penghuni kos yang sedang asyik berpesta miras.

​"Kami melakukan pendataan dan memberikan pembinaan tegas kepada mereka. Para pelanggar juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali," ujar Ipda Ridwan.

​Di tengah pelaksanaan tugas pengamanan, Tim Siraju juga menunjukkan sisi humanis kepolisian. Saat melintasi area Pantai Kartini sekitar pukul 00.00 WIB, petugas mendapati warga yang mengalami kendala teknis berupa mobil (KBM) mogok. Personel di lapangan dengan sigap memberikan bantuan teknis hingga kendaraan tersebut dapat kembali berfungsi.

​Memasuki dini hari, fokus patroli bergeser ke area SPBU Kalitekuk, Tahunan, yang kerap dijadikan lokasi balap liar. Petugas bersiaga di sepanjang jalur tersebut untuk memastikan tidak ada aksi balapan yang membahayakan pengguna jalan lain.

​Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim menyisir kawasan jantung kota, mulai dari Alun-Alun 1 dan 2 Jepara, guna memastikan aktivitas masyarakat di sisa malam berjalan tanpa gangguan.

Sementara itu, ​Kapolres Jepara melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan komitmen Polri dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

​"Kehadiran Polri di lapangan bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat agar situasi wilayah tetap kondusif," pungkasnya.

(hms)

Pastikan Keamanan Ibadah Kenaikan Isa Almasih, Polres Jepara Gelar Sterilisasi Sejumlah Gereja​Jepara - Polres Jepara | ...
14/05/2026

Pastikan Keamanan Ibadah Kenaikan Isa Almasih, Polres Jepara Gelar Sterilisasi Sejumlah Gereja

​Jepara - Polres Jepara | Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih tahun 2026, Satuan Samapta Polres Jepara melaksanakan kegiatan sterilisasi dan screening di sejumlah gereja di wilayah hukum Polres Jepara, pada Rabu (13/5/2026).

​Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kanitpamobvit Sat Samapta Polres Jepara Ipda Pudji Santoso dengan menyasar gereja-gereja besar yang memiliki basis jemaat cukup banyak yakni ​Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Jepara dan​ Gereja Stella Maris.

Saat dikonfirmasi, Kanitpamobvit Sat Samapta Ipda Pudji Santoso menyampaikan, bahwa langkah ini merupakan prosedur tetap (Protap) kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

​"Kami mengerahkan personel untuk menyisir setiap sudut ruangan ibadah menggunakan alat pendeteksi logam dan pemeriksaan manual. Tujuannya satu: memastikan tidak ada benda mencurigakan atau berbahaya yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah besok," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Jepara melalui Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna, menegaskan bahwa sterilisasi ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menjamin kenyamanan beribadah.

​"Sesuai arahan bapak Kapolres, kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah Kenaikan Isa Almasih di wilayah Jepara berjalan tanpa gangguan sedikitpun. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak pengamanan internal gereja guna memperketat pengawasan terhadap jemaat yang hadir besok," tegas AKP Dwi.

​Ia juga menambahkan bahwa patroli dialogis akan terus ditingkatkan hingga rangkaian ibadah selesai.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melapor melalui Call Center 110, jika melihat hal-hal yang mencurigakan," imbuhnya.

Langkah preventif yang dilakukan jajaran Polres Jepara ini pun mendapat sambutan positif dan apresiasi tinggi dari para pengurus gereja.

​Bapak Candra, selaku pengelola GITJ Jepara, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian pihak kepolisian yang rutin memberikan pengamanan maksimal setiap menjelang hari besar keagamaan.

​"Kami sangat berterima kasih kepada Polres Jepara, khususnya Sat Samapta. Dengan adanya sterilisasi ini, jemaat kami merasa jauh lebih tenang dan nyaman untuk melaksanakan ibadah besok pagi," ucapnya.

​Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Maria dan Ibu Ajeng dari Gereja Stella Maris. Mereka menilai kehadiran petugas di lapangan memberikan dampak psikologis yang positif bagi warga.

"Terima kasih Pak Polisi sudah membantu memastikan gereja kami aman," tuturnya.

​(hms)

Aksi Cepat Tanggap, Polres Jepara Evakuasi dan Cek Kesehatan Nelayan Korban Kapal TenggelamJepara - Polres Jepara | ​​Ke...
12/05/2026

Aksi Cepat Tanggap, Polres Jepara Evakuasi dan Cek Kesehatan Nelayan Korban Kapal Tenggelam

Jepara - Polres Jepara | ​​Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menunjukkan aksi cepat tanggap dalam misi kemanusiaan.

Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto memimpin langsung penjemputan belasan nelayan Kapal Ikan Cumi KM Sumber Bintang Kejora 02 yang mengalami musibah tenggelam di perairan.

​Rombongan nahkoda dan ABK tersebut tiba di Dermaga Kartini Jepara pada Selasa siang (12/05/2026), setelah dievakuasi menggunakan KMC Express Bahari 1C dari Karimunjawa.

​Setibanya di dermaga, para nelayan yang tampak kelelahan langsung disambut oleh jajaran Polres Jepara.

Kapolres Jepara mengatakan, bahwa penjemputan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

​"Kami memastikan bahwa saudara-saudara kita, para nelayan yang kapalnya tenggelam di perairan Cirebon dan sempat dievakuasi ke Karimunjawa, hari ini telah sampai di Jepara dengan selamat. Fokus utama kami adalah memastikan kondisi fisik dan psikis mereka stabil," ujarnya.

​Langkah pertama yang diambil kepolisian setelah proses penjemputan adalah melakukan Pemeriksaan Kesehatan (Health Check) secara menyeluruh.

Tim Dokkes Polres Jepara pun diterjunkan untuk memeriksa kesehatan para ABK guna mengantisipasi adanya trauma atau gangguan kesehatan pasca kejadian tenggelamnya kapal.

​Berdasarkan laporan, ada 11 korban berhasil dievakuasi di antaranya Rawin Bin Dalim (Nahkoda - Indramayu), Rusmana (KKM - Karawang), dan sembilan ABK yakni Ramdani, Syaenda, ​Ali Amsah, ​Edgar Asi Sasongko, ​Nabil, Adi, ​Mukhidin, Subita dan Ahmad Mulyana.

Sebelumnya, ​KM Sumber Bintang Kejora 02 dilaporkan tenggelam di wilayah perairan Cirebon. Beruntung, nahkoda dan seluruh ABK berhasil diselamatkan dan sempat dibawa menuju Karimunjawa oleh masyarakat setempat dan Polsek Karimunjawa, sebelum akhirnya dip**angkan melalui jalur laut menuju Pelabuhan Kartini, Jepara.

​Kasat Polairud Polres Jepara AKP M. Syaifuddin pun menambahkan, bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan instansi terkait untuk proses pemulangan para nelayan ke daerah asal masing-masing di Indramayu, Karawang, dan Bekasi.

​"Tindakan kepolisian yang kami lakukan meliputi penjemputan di dermaga, pengecekan kesehatan menyeluruh, serta pendataan untuk laporan resmi ke tingkat Polda Jateng. Saat ini situasi kondusif dan para nelayan dalam penanganan yang baik," ucapnya.

​Di lokasi yang sama, Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna memberikan imbauan penting bagi para pelaku usaha perikanan dan nelayan yang beroperasi di wilayah perairan Jepara maupun sekitarnya.

​Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang seringkali datang tiba-tiba.

​"Kami mengimbau kepada seluruh nelayan agar selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum melaut. Pastikan alat keselamatan seperti life jacket, pelampung, dan alat komunikasi dalam kondisi berfungsi baik dan tersedia dalam jumlah yang cukup di atas kapal," tegasnya.

Kasihumas juga menambahkan agar para pemilik kapal selalu melakukan pengecekan rutin terhadap kelaikan kapal (ramp check) guna meminimalisir risiko kecelakaan di laut.

"Keselamatan adalah prioritas utama. Jangan memaksakan melaut jika kondisi cuaca tidak memungkinkan," pungkasnya.

(hms)

Terbongkar dari Chat WhatsApp, Polres Jepara Tangkap Pengasuh Ponpes Kasus Kekerasan SeksualJepara - Polres Jepara | ​​K...
12/05/2026

Terbongkar dari Chat WhatsApp, Polres Jepara Tangkap Pengasuh Ponpes Kasus Kekerasan Seksual

Jepara - Polres Jepara | ​​Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di salah satu Pondok Pesantren di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.

Tersangka berinisial IAJ (60), warga Kecamatam Tahunan, kini telah di tahan pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Hal itu disampaikan Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto saat menggelar konferensi pers didampingi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin, Kepala bidang Perlindungan perempuan dan anak (PPA) Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jepara Indah Fitrianingsih, Sekretaris Umum FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Jepara Ali Mursyid dan pejabat utama (PJU) Polres Jepara di Mapolres setempat, pada Selasa (12/5/2026).

Dalam penyampaiannya, Kapolres Jepara menegaskan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara transparan dan terintegrasi dengan berbagai pihak.

​"Penahanan telah kami lakukan karena sudah memenuhi unsur-unsur pidana yang cukup. Fokus kami bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga rehabilitasi dan jaminan hak-hak korban melalui pendampingan psikologis," ujarnya.

Dimana kejadian ini menimpa korban A, seorang pelajar asal Kecamatan Kalinyamatan. Peristiwa memilukan tersebut diduga terjadi pertama kali pada Minggu, 27 April 2025, sekitar pukul 23.00 WIB di sebuah gudang pesantren.

​Modus yang digunakan tersangka adalah dengan melakukan tipu muslihat berupa prosesi pernikahan siri fiktif, dalam tipu muslihat tersebut tersangka memberikan uang tunai sebesar Rp. 100.000,- kepada korban. Dengan dalih telah menjadi istri sah, tersangka kemudian leluasa mengajak korban melakukan hubungan layaknya suami istri berulang kali.

​Kasus ini terbongkar setelah ibu korban menemukan pesan WhatsApp tidak pantas dari tersangka di ponsel korban saat korban sedang p**ang berlibur. Setelah dilakukan pendalaman, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jepara pada 19 Februari 2026.

​Polisi pun telah menyita sejumlah barang bukti guna memperkuat penyidikan, di antaranya ​3 unit handphone dan 1 buah flashdisk berisi data terkait, ​satu setel pakaian milik korban dan satu lembar ijazah Madrasah Aliyah milik korban.

​Tersangka kini telah resmi ditahan di Rutan Mapolres Jepara sejak Senin, 11 Mei 2026, setelah sebelumnya menjalani pengecekan kesehatan. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Dinas DP3AP2KB dan Dinas Sosial Kabupaten Jepara untuk memberikan pendampingan serta trauma healing kepada korban.

​Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan​Pasal 6 huruf c Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dan ​Pasal 418 ayat (2) huruf b KUHP (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023) mengenai penyalahgunaan kepercayaan atau hubungan keadaan untuk melakukan perbuatan cabul di lembaga pendidikan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Kapolres Jepara mengimbau kepada masyarakat apabila terdapat peristiwa serupa untuk tidak ragu melaporkannya ke Polres Jepara.

"Kami menjamin keamanan dan kerahasiaan identitas korban serta akan menangani perkara secara profesional bersama dinas terkait," ucapnya.

Sementara itu, ​ibu Indah Fitrianingsih selaku perwakilan dari Dinas DP3AP2KB Jepara menyampaikan, bahwa pihaknya telah melakukan asesment awal dan pendampingan psikologis berkelanjutan terhadap korban.

"Berdasarkan hasil observasi medis, dipastikan bahwa korban saat ini tidak dalam keadaan hamil," katanya.

​Di sisi lain, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menyampaikan, bahwa pihaknya juga telah melakukan langkah-langkah tegas.

"Mulai dari pemberhentian tersangka sebagai tenaga pengajar berdasarkan surat dari Kemenag RI, larangan bagi pondok pesantren terkait untuk menerima santri baru guna evaluasi total hingga rencana deklarasi seluruh pengasuh ponpes di Jepara untuk menjamin lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman," pungkasnya.

​(hms)

Address

Jalan KS Tubun Jepara
Jepara

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pid Polres Jepara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share