Pemerintah Kabupaten Kediri

Pemerintah Kabupaten Kediri Akun Resmi Pemerintah Kabupaten Kediri
dikelola oleh Dinas Kominfo Kab. Kediri

14/08/2026

Dengan haru dan bangga, 75 Paskibraka Kabupaten Kediri telah dikukuhkan

Para pemuda terpilih yang telah menempa disiplin dan ketulusan cinta pada bangsa dan akan mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Jadikan pengukuhan hari ini awal dari tanggung jawab besar untuk menjadi teladan bagi teman, adik kelas, dan generasi penerus.

Selamat mengemban amanah, 75 putra-putri terbaik Kabupaten Kediri. Dari tangan dan hati kalian, semangat kebangsaan ini akan terus terwariskan dan berkibar di langit Pertiwi 🇮🇩

Dukung Program Prioritas Presiden, Pemkab Kediri Kawal Kopdes dan MBGPemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen untuk mendu...
14/08/2026

Dukung Program Prioritas Presiden, Pemkab Kediri Kawal Kopdes dan MBG

Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah pusat. Dukungan tersebut duwujudkan dengan mensukseskan pendirian Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kediri.

Hal itu dikatakan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa saat mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kediri dengan agenda mendengarkan Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI 2026, Jumat (14/8).

Mbak Dewi mengatakan Pemerintah Kabupaten Kediri ikut menyukseskan berbagai program prioritas pemerintah pusat, seperti yang kini tengah menjadi fokus pendirian Koperasi Desa Merah Putih dan program MBG.

“Sudah tinggal dua ya yang belum jadi (Kopdes),” katanya.

Selain itu, untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kediri juga sudah masuk dalam proses Verval (Verifikasi dan Validasi).

Bahkan, Mas Dhito telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) di seluruh kecamatan se-Kabupaten Kediri untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan program MBG.

“Semua ikut bertanggung jawab mengawal, bagaimana MBG itu benar-benar layak dikonsumsi oleh seluruh pelajar. Jadi itu wujud kami mendukung program-program Pak Presiden di Kabupaten Kediri,” tambahnya.

Sementara itu, dalam pidatonya Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya terus memperkuat perekonomian rakyat dari bawah dengan mendirikan 10.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan menargetkan jumlah tersebut mencapai 30.000 unit pada akhir tahun ini.

Selanjutnya, Prabowo mengatakan semua barang subsidi hanya disalurkan melalui KDKMP. Ia menegaskan barang-barang subsidi yang berasal dari uang rakyat tidak boleh diperdagangkan.

“Barang-barang subsidi akan disalurkan melalui Koperasi Merah Putih, sehingga barang-barang subsidi tidak boleh dan tidak bisa diperdagangkan,” tutupnya.

Selamat Hari Pramuka ke-65 ⚜️Dengan semangat “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesi...
14/08/2026

Selamat Hari Pramuka ke-65 ⚜️

Dengan semangat “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, mari wujudkan nilai-nilai Dasa Darma melalui karya dan pengabdian nyata. Bersama Pramuka, kita kuatkan gotong royong, kemandirian, dan kepedulian demi Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.
Salam Pramuka ⚜️

Mas Dhito Akomodir Usulan Jalan Usaha Tani di Peresmian Jembatan GarudaBupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyatak...
14/08/2026

Mas Dhito Akomodir Usulan Jalan Usaha Tani di Peresmian Jembatan Garuda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyatakan kesiapannya mengakomodir usulan penguatan jalan usaha tani yang berada di perbatasan antara Desa Ngancar dan Desa Pandantoyo.

Komitmen Mas Dhito ini disampaikan saat menghadiri peresmian Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Ngancar tersebut pada Kamis siang (13/8/2026).

“Tadi ada jalan dengan ruas kurang lebih 450 meter yang diminta Bu Kades untuk diperkuat kita akan berikan nanti, kita bantu BKK (Bantuan Keuangan Khusus) sifatnya,” kata Mas Dhito.

Jalan usaha tani yang diminta untuk diperkuat tersebut berada tepat masuk di Desa Pandantoyo dan berada di sisi jembatan. Adapun, kondisi jalan yang berada di Desa Ngancar kondisinya telah diaspal.

Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang dibangun atas sinergi dengan jajaran Kodim 0809/Kediri dan diresmikan itu memiliki panjang bentang 18 x 3 meter.

Selain jembatan tersebut, pada hari yang sama Polres Kediri juga menggelar tasyakuran revitalisasi Jembatan Merah Putih di Kecamatan Kandangan.

“Jadi serentak (secara nasional) diresmikan di beberapa titik oleh Bapak Presiden, hari ini untuk Kabupaten Kediri ada dua titik di Kandangan dan Ngancar,” ungkapnya.

Mas Dhito berpesan kepada masyarakat untuk dapat menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun dan dilakukan revitalisasi tersebut sehingga dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Sementara itu Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah mengungkapkan, keseluruhan di wilayah Kodim 0809 ada 14 titik jembatan yang menjadi target dimana 9 titik telah selesai.

“9 jembatan itu sudah selesai semua dan bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar,” terangnya.

Pembangunan jembatan ini, lanjut Dhavid, merupakan salah satu program unggulan TNI Angkatan Darat. Program unggulan lain, yakni TNI manunggal air bersih.

“Warga kabupaten Kediri yang membutuhkan air silahkan laporkan ke kita. Kita ada program dari Angkatan Darat untuk air bersih, ada p**a sumur bor untuk keluarga maupun pertanian,” ucapnya.

Mas Dhito Pastikan Bantu Marfel, Bocah SD yang Merawat Ibunya SendirianBupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menemui ...
13/08/2026

Mas Dhito Pastikan Bantu Marfel, Bocah SD yang Merawat Ibunya Sendirian

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menemui bocah laki-laki kelas 5 SD asal Desa Ngancar yang kesehariannya merawat ibunya seorang diri. Tidak seperti kehidupan teman sebayanya, di usianya yang masih belia, bocah itu harus memikul tanggung jawab pekerjaan rumah.

Kehadiran Bupati yang akrab dengan sapaan Mas Dhito pada Kamis siang (13/8/2026) ini langsung disambut Marfelino Dhuha Saputra,11, yang baru saja p**ang sekolah. Masih menggunakan seragam merah putih dan bersepatu, Marfel pun mempersilahkan bupati duduk di kursi kayu.

Kisah Marfel menarik Mas Dhito untuk mengetahui lebih dalam. Duduk berjajar di kursi yang sama, bupati muda ini terus mengulik aktivitas keseharian Marvel dengan banyak pertanyaan.

“Kamu bisa masak?” tanya Mas Dhito.

“Bisa, masak _jangan_ (sebutan sayur dalam bahasa Jawa) apa saja, asal diberitahu caranya,” jawab Marfel

Dengan polos Marfel menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan bupati. Bocah itu memang kesehariannya biasa masak sendiri, termasuk pekerjaan mencuci maupun membersihkan rumah.

“Sejak kapan mulai merawat ibumu? Kembali Mas Dhito bertanya kepada Marfel.

“Sejak kelas 3 akhir-akhir,” jawab bocah kelas 5 SD itu.

Ibu Marfel yang bernama Kumala, 41, memang sudah sekitar 2 tahun mengalami pengapuran tulang. Dengan kondisinya itu, saat kedatangan bupati ke rumahnya, dia pun hanya bisa berbaring di tempat tidur yang berada di samping pintu ruang tamu.

Dengan kondisinya itu, aktivitas Kumala harus dibantu sang anak. Mulai untuk makan, Marfel begitu bangun tidur langsung masak seadanya untuk sarapan bersama ibunya, baru kemudian berangkat sekolah.

Begitu p**ang sekolah, bocah itu juga kembali masak untuk ibunya. Kemudian, sore harinya seperti teman-temannya yang lain Marfel pun mengaji.

“Ini anak yang luar biasa. Tadi saya tanya kapan mainnya, kata dia main setelah habis ngaji,” terang Mas Dhito.

Menurut cerita Mas Dhito, ketika awal melakoni tanggung jawab merawat ibunya, anak tersebut sempat merasakan berat. Namun kini dia telah terbiasa dan tidak menjadikan tanggung jawab itu sebagai beban.

Kukuhkan Paskibraka, Mas Dhito : Jadilah Contoh dan Jaga Ideologi Pancasila Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana men...
13/08/2026

Kukuhkan Paskibraka, Mas Dhito : Jadilah Contoh dan Jaga Ideologi Pancasila

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengukuhkan 75 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Kediri di Pendopo Panjalu Jayati, Kamis (13/8/2026).

Dalam pengukuhan itu, Mas Dhito (sapaan akrabnya) berpesan agar seluruh Paskibraka bisa terus menegakkan Ideologi Pancasila sekaligus menularkannya kepada teman dan penerusnya.

“Harus terus mewarisi ideologi Pancasila, dan mewariskan ke adik-adiknya,” kata Mas Dhito usai pengukuhan yang dihadiri Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa juga jajaran Forkopimda dan orang tua Paskibraka.

Paskibraka, kata Mas Dhito, merupakan anak-anak terpilih dari berbagai sekolah. Sehingga mereka diharapkan mampu memberikan contoh yang baik dalam berbagai kegiatan positif dan produktif.

Dalam kesempatan ini p**a, Mas Dhito kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini. Sebagaimana disampaikannya di berbagai kesempatan saat bertemu anak-anak muda.

Untuk mengatasi persoalan ini, lanjut Mas Dhito, tidak cukup dengan intervensi Pemerintah daerah namun juga dibutuhkan kerja bersama termasuk pengawasan orang tua.

“Tidak bisa hanya pemerintah Kabupaten, tapi juga peran serta orang tua,” tambahnya.

Puluhan Paskibraka tersebut sebelumnya telah diseleksi ketat oleh pemerintah daerah dalam beberapa tahapan, mulai seleksi administrasi hingga Pantukir.

Dari 900 peserta Calon Paskibraka yang mendaftar dan mengikuti tahapan seleksi ini, akhirnya terpilih 77 Paskibraka. Dimana 75 Paskibraka nantinya bertugas di Lapangan Canda Bhirawa, Pare pada 17 Agustus.

“Yang dua harus berangkat ke provinsi untuk mengikuti pemusatan tingkat provinsi,” terang Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kediri, Yuli Marwantoko.

13/08/2026

Ada 2 hal yang tak boleh ada pada diri anak-anak muda yaitu bullying dan pergaulan bebas.

Dua hal ini yang saya sampaikan saat memberangkatkan Lomba Baris Berbaris.

LBB bukan cuma soal barisan yang rapi dan kompak saja, tapi melatih mental calon pemimpin daerah 10–20 tahun yang akan datang.

Semangat berbaris dan selamat berjuang 🫡

Dorong Penguatan Nilai Tambah Hasil Pertanian, Mas Dhito Siap Gandeng UGM Pemerintah Kabupaten Kediri membuka pintu kerj...
12/08/2026

Dorong Penguatan Nilai Tambah Hasil Pertanian, Mas Dhito Siap Gandeng UGM

Pemerintah Kabupaten Kediri membuka pintu kerja sama dengan Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada untuk penguatan nilai tambah hasil pertanian.

Pertemuan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dengan delegasi Departemen Teknologi Industri Pertanian pada Selasa (11/8) menjadi langkah awal penjajakan kerja sama ini.

Berlokasi di Pemkab Kediri, pertemuan itu membahas beberapa potensi yang dapat dikerjasamakan. Diantaranya, penerapan teknologi pasca panen untuk menjaga kualitas komoditas, maupun pengembangan produk olahan hasil pertanian.

Mas Dhito, sapaan Bupati Kediri mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kediri sejauh ini terus berupaya menguatkan sektor pertanian, mengingat 80 persen penduduk memiliki latar belakang pekerjaan sebagai petani.

Manajemen industri pasca panen diakui masih menjadi tantangan di Kabupaten Kediri. Meski Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada sektor industri olahan hasil pertanian terjadi kenaikan, petani masih banyak yang memilih menjual komoditas secara langsung saat panen.

“Untuk menaikkan nilai tambah itu masih perlu kerja keras,” katanya.

Kabupaten Kediri, lanjut Mas Dhito, memiliki komoditas unggulan seperti padi, jagung, nanas, cabai termasuk mangga podang. Dari sekian komoditas tersebut, cabai kerap menemui persoalan saat harga anjlok dan mangga podang yang bergantung pada siklus musiman dinilai masih butuh perhatian.

Disisi lain, Pemerintah Kabupaten Kediri kini tengah memetakan potensi unggulan daerah guna menyambut rencana Bandara Dhoho melayani embarkasi haji pada 2027.

“Pada prinsipnya kami siap menjalin kerja sama dengan Departemen Teknologi Industri Pertanian,” ungkap Mas Dhito.

Perwakilan delegasi dari UGM Prof. Adi Djoko Guritno mengungkapkan beberapa skema yang nantinya dapat dilakukan seperti pendampingan, maupun kegiatan pengabdian mahasiswa maupun dosen turun langsung ke lapangan untuk transfer teknologi.

Address

Jalan Soekarno Hatta No. 1, Doko, Kec. Ngasem, Kabupaten Kediri
Ked
64182

Opening Hours

Monday 07:15 - 15:30
Tuesday 07:15 - 15:30
Wednesday 07:15 - 15:30
Thursday 07:15 - 15:30
Friday 07:15 - 11:00

Telephone

+62354689901

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemerintah Kabupaten Kediri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share