Demokrat Rumah Kita

Demokrat Rumah Kita TEMUKAN BERITA BERITA PARTAI DEMOKRAT DARI SETIAP WEBSITE YANG ADA. HANYA ADA DI DEMOKRAT RUMAH KIT

17/11/2024

Presiden RI Prabowo Subianto disambut puluhan warga negara Indonesia (WNI) di Brasil saat akan menghadiri KTT G20, Sabtu (16/11) malam waktu setempat.

Puluhan warga Indonesia di Brasil sangat antusias menyambut kedatangan Prabowo Subianto, hingga menyiapkan buket bunga untuk diberikan kepada sang Presiden.

Salah satu warga Indonesia asal Jawa Tengah Taruno Setianto mengaku merasa sangat bangga bisa melihat langsung kehadiran Presiden Prabowo di Rio de Janeiro, dalam rangka KTT G20 Brasil.

“Kami bangga bisa menyambut kedatangan Pak Prabowo sebagai Presiden baru dari Indonesia. Saya rasa dia bisa mewakili Indonesia hadiri G20 ya,” kata Taruno.

WNI lainnya Mulki asal Bogor, Jawa Barat mengaku rela menunggu selama hampir 3 jam hanya demi bisa bertemu Presiden Prabowo.

“Senang banget ya, sangat antusias untuk menyambut Presiden kita Prabowo Subianto. Meskipun sudah larut malam tapi kita tetap senang,” ujar Mulki yang hadir bersama istrinya.

Simak berita selengkapnya hanya di https://zip.lu/3kn8E

Usulan Cawapres Koalisi Perubahan Sudah Final, AHY Berikan Wewenang Penuh Soal Cawapres Ke Anies"Usulan tentang cawapres...
26/07/2023

Usulan Cawapres Koalisi Perubahan Sudah Final, AHY Berikan Wewenang Penuh Soal Cawapres Ke Anies

"Usulan tentang cawapres sudah final. Demokrat, PKS, Nasdem bersepakat menyerahkan kepada capres Mas Anies Baswedan untuk menentukan sendiri cawapresnya. Kita ingin menunggu waktu dan momentum yang tepat pada saatnya diumumkan oleh capres kita."

Agus Harimurti Yudhoyono
Ketua Umum Partai Demokrat

Semangat perubahan semakin hari kian solid
04/02/2023

Semangat perubahan semakin hari kian solid

Jika semua kader utama Partai Demokrat berpandangan seperti ini saya yakin Partai Demokrat akan semakin besar & berjaya ...
10/10/2021

Jika semua kader utama Partai Demokrat berpandangan seperti ini saya yakin Partai Demokrat akan semakin besar & berjaya di Pemilu 2024
Big Respect to Nawa Said Dimyati

HARAPAN RAKYATPERJUANGAN DEMOKRAT
27/07/2021

HARAPAN RAKYAT
PERJUANGAN DEMOKRAT

HARAPAN RAKYAT PERJUANGAN DEMOKRATBERSAMA KITA KUATBERSATU KITA BANGKITSELAMAT HARI RAYAIDUL ADHA 1442 H
19/07/2021

HARAPAN RAKYAT PERJUANGAN DEMOKRAT

BERSAMA KITA KUAT
BERSATU KITA BANGKIT

SELAMAT HARI RAYA
IDUL ADHA 1442 H



UU Otsus Papua vs Cara Pandang terhadap PapuaOleh: Andi MallarangengUU Otsus Papua yang baru telah disahkan oleh DPR. UU...
17/07/2021

UU Otsus Papua vs Cara Pandang terhadap Papua

Oleh: Andi Mallarangeng

UU Otsus Papua yang baru telah disahkan oleh DPR. UU ini merupakan perubahan kedua terhadap UU No 21 tahun 2001. Memang sudah waktunya dilakukan perubahan karena pengaturan dana Otsus untuk Papua sudah berakhir tahun 2021 ini, sementara berbagai isu Otsus Papua perlu di-address.

Sebenarnya, RUU Otsus Papua yang baru sudah dipersiapkan di akhir masa jabatan Presiden SBY, yang seringkali disebut sebagai konsep Otsus Plus. Maksudnya, untuk menyetarakan otsus di Papua dengan otsus di Aceh, walau tetap dengan kekhasan masing-masing. Syukurlah, akhirnya penyempurnaan perundang-undangan Otsus Papua akhirnya terjadi juga sekarang. Dan ini penting.

Namun, penyempurnaan perundang-undangan Otsus Papua adalah satu hal. Itu adalah pengaturan di atas kertas tentang kewenangan, pembagian keuangan, dan kelembagaan dalam pemerintahan daerah di Papua.

Yang tidak kalah pentingnya, bagi saya, adalah bagaimana cara pandang pemerintah pusat terhadap Papua dalam konteks keindonesiaan. Ini tidak tersurat, tapi tersirat dalam mentalitas pengambil kebijakan di Pusat. Dan ini tidak kalah menentukan dalam konteks pembangunan daerah dan manusia seutuhnya di Papua.

Kalau pejabat-pejabat pemerintah pusat, bahkan setingkat menteri, masih menganggap Papua adalah tempat pembuangan, daerah belakang, tempat penghukuman, jangan harap Papua akan maju. Papua hanya akan dianggap sebagai "Siberia-nya" Indonesia, tempat pembuangan ASN yang rusak, atau tempat penghukuman ASN yang tidak disiplin dan inkompeten. Apalagi kalau pandangan seperti itu berlanjut kepada terbentuknya stereotipe tentang Orang Asli Papua, yang kemudian dianggap pemalas, inkompeten, dan tukang bikin kacau.

Kalau cara pandang seperti itu yang mendominasi pejabat teras pemerintah pusat di Jakarta, jangan harap akan ada trust antara Masyarakat Papua dengan Pemerintah Pusat. Sialnya, perilaku pejabat teras ini, oleh masyarakat Papua, yang dianggap mewakili Jakarta, dan karena itu Indonesia. Sebaliknya, yang akan muncul adalah ketegangan-ketegangan yang tidak perlu, yang akan merusak semangat membangun Papua dalam keindonesiaan.

Kita perlu melihat Papua sebagai beranda depan Indonesia, karena memang berada di perbatasan. Papua adalah etalase Indonesia yang menghadap ke bangsa-bangsa lain di Pasifik dan Oceania. Kita perlu melihat Papua yang mungkin terbelakang dalam pembangunan, tapi otsus bukan hanya sekedar mempercepat pembangunan tapi terutama membangun manusia Papua seutuhnya, sebagai bagian dari keindonesiaan. Kita harus melihat Orang Papua sebagai subjek dari seluruh proses pembangunan di Papua. Dan ini tidak bisa hanya dibibir saja.

" Perspektif hukum dikaji dari sisi manapun, asal dilakukan dengan benar, akan membuktikan bahwa surat jawaban Menkumham...
14/07/2021

" Perspektif hukum dikaji dari sisi manapun, asal dilakukan dengan benar, akan membuktikan bahwa surat jawaban Menkumham sudah tepat secara hukum. "
13/7/2021

HAMDAN ZOELVA

Kuasa Hukum DPP Partai Demokrat

02/07/2021

﷽السلام عليكم ورحمةﷲوبرکاته

NASEHAT SUBUH

Sepinya jalan diwaktu subuh dan ramainya diwaktu jam kerja, seakan bercerita kepada kita. tentang sifat dan kecintaan manusia terhadap dunia dan malasnya terhadap akhirat.

Waktu subuh adalah kesempatan untuk menilai diri sendiri tentang seberapa dekat dirimu dengan Allah. Seberapa besar kamu menginginkan surga? Sanggupkah kamu meninggalkan tempat tidur untuk kemudian bersegera bersujud kepada Tuhanmu?

Shalat Subuh adalah tolak ukur keimanan seseorang, Batas antara kita dengan orang munafik adalah meng akhiri Shalat Isya dan Shubuh sebab orang-orang munafik tidak sanggup menghadiri kedua Shalat tersebut.”

Tidakkah kita takut dikatakan sebagai orang yang munafiq karena meninggalakan shalat shubuh? Dan kebanyakan orang meninggalkan shalat shubuh karena aktivitas tidur.
Nabi ﷺ bersabda,

“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.”
(HR. Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651)

Tidak ada shalat yang lebih berat dirasakan oleh orang munafik melebihi shalat Subuh dan shalat Isya’. Seandainya mereka tahu apa-apa yang ada padanya, pastilah mereka mendatanginya meskipun dengan harus mengesot. Dan sungguh, aku berpikir untuk meyuruh muadzin mengumandangkan iqamat. Lalu aku suruh seseorang untuk mengimami manusia, sementara itu kuambil api dan kubakar (rumah) orang-orang yang tidak keluar (mengerjakan) shalat subuh. (Al-Lu’lu wal Marjan no. 383)

Shalat subuh adalah babak pertamamu melawan setan, entah kamu yang berhasil menjatuhkannya ataukah setan yang justru menjatuhkanmu dengan membuatmu tertidur.

Barakallahu fiikum.

Address

Klaten
57467

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Demokrat Rumah Kita posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share