05/02/2015
Bupati Dipanggil Presiden soal KUR
KUDUS – Bupati Kudus H Musthofa rupanya benar-benar melaksanakan niatnya untuk mewujudkan sistem baru kredit usaha rakyat (KUR). Bahkan, sudah menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memaparkan program tersebut ke masyarakat luas.
Sebagaimana dilansir kompas.com, Presiden Jokowi memanggil bupati Kudus ke Istana Negara, pada Selasa (3/2) kemarin. Keduanya membicarakan mengenai pelaksanaan program yang diberi nama Kredit Usaha Produktif (KUP). ”Itu usulan kami kepada beliau. Dan beliau menyerahkan untuk melaksanakan atau di uji coba di Kudus terlebih dahulu,” terangnya usai bertemu Presiden.
Ia menjelaskan, target program ini diaplikasikan pada sekitar 10 persen masyarakat Kudus. Masyarakat penerima bantuan, adalah masyarakat lapisan bawah yang bergerak pada usaha tani, pedagang, dan peternakan. Masing-masing penerima berhak mendapat pinjaman tanpa jaminan mulai dari Rp 5 juta-Rp 20 juta dengan bunga 6 persen.
”Dengan dana pinjaman ini, masyarakat kita didik untuk berkarya. Pengawasannya mudah karena sudah diidentifikasi, ada pendamping wirausaha,” kata Musthofa.
Musthofa sendiri, memang pernah menyampaikan soal tersebut pada saat kunjungan Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, pada Desember 2014 lalu. Saat itu, dirinya berharap ada perubahan pada sistem penerimaan kredit usaha rakyat (KUR).
Dia mengatakan sudah mengusulkan beberapa program ke Presiden Jokowi, terkait dengan penyaluran KUR ini. Termasuk nama baru untuk KUR dan bank mana yang akan bisa menyalurkannya.
”Kita sudah sampaikan saat di Jakarta beberapa waktu lalu. Bahwa kita sudah punya gagasan sendiri terkait dengan KUR. Namun belum bisa kita buka sekarang. Tunggu nanti kalau sudah disepakati Jakarta, ya. Yang jelas, usulan itu akan datang dari Kudus,” terangnya.
Musthofa mengatakan, KUR itu sendiri adalah program yang bagus dan harus diteruskan. Namun tentu saja, harus ada evaluasi-evaluasi, sehingga pelaksanaannya akan lebih baik ke depannya.
”Misalnya untuk kegiatan yang produktif. Kemudian bank mana yang menyalurkan, itu juga sudah kita usulkan. Konsep penyempurnaannya kayak gimana, nanti dilihat sendiri ya. Kalau sudah disetujui, kita pasti akan kasih tahu,” imbuhnya.
(sumber:http://www.murianews.com/…/10437-bupati-dipanggil-presiden-…)