18/03/2026
"Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu"
Inilah adalah perkataan Yesus dalam Yohanes 8:7 untuk menegur orang Farisi yang ingin merajam seorang wanita pezina.
Kisah Ini juga mengajarkan agar kita tidak menghakimi orang lain karena semua manusia berdosa, dan hendaklah berfokus pada kasih karunia, bukan hukuman.
Yang kita ambil dari perkataan Yesus ini untuk direnungkan:
- Konteks:
Orang Farisi menjebak Yesus agar menghukum wanita tersebut sesuai hukum Taurat.
- Reaksi:
Mendengar perkataan Yesus, para penuduh merasa bersalah dan pergi satu per satu.
- Pesan Moral:
Kita tidak berhak menghakimi kesalahan orang lain dengan kejam sementara kita sendiri tidak luput dari dosa.
- Yesus tidak menghukum wanita tersebut, tetapi memintanya untuk pergi dengan pesan agar tidak berbuat dosa lagi.
Bagaimana dengan para penghujat dan penghina masa kini ketika sesamanya jatuh? Apakah mereka sudah suci?
Apakah mereka sama dengan orang farisi?
Pertanyaannya apakah sudah berubah pola kedatangan Yesus untuk orang berdosa atau untuk orang yang sudah menganggab dirinya Kudus dan suci?
Bisakah saling mendoakan jika sesamamu jatuh dan mengganti penghakiman dan hujatan dengan berdoa dan memotivasi dia untuk bangkit? Jika engkau hamba Tuhan dimanakah posisimu?
memilih menjadi orang farisi atau menghargai ciptaan Tuhan yang mahal harganya sehingga sampai Yesus rela datang ke dunia dan mati di kayu Salib hanya untuk menebus setiap umat-Nya yang berdosa.
Patut direnungkan.....
Selamat memasuki masa penantian Paskah...
Tuhan Yesus memberkati.
By. Ps David A. Sila.