Cities Transformation Ministry - Kupang/NTT

Cities Transformation Ministry - Kupang/NTT Berdiri sebagai tempat pelatihan bagi Gereja supaya ahli dalam strategi untuk membawa transformasi penuh bagi kota-kota,bangsa dan dunia pada umumnya

Gereja (jemaat) yang bermental kerajaan adalah GEREJA yang bersedia berpindah mentalitasnya dari :
1. Berpusat pada orang yang memenuhi kebutuhan jemaat, menjadi memusatkan orang pada kehendak-Nya dan Tujuan Allah.
2. Sekedar mengasihi dan mengembalakan jemaat sehingga mereka bertambah gemuk, menjadi melatih jemaat sehingga otot rohani mereka semakin kuat.
3. Berpusat pada gembala, menjadi mendor

ong dan muntut kinerja orang-orang kudus yang bersinergi.
4. Memelihara jemaat, menjadi melatih, mendewasakan dan mematangkan jemaat.
5. Pemenuhan kebutuhan lahiriah jemaat, menjadi pemenuhan kebutuhan internal akan Tuhan saja.
6. Berpusat pada pola pikir jemaat saja menjadi berpusat pada konsep pola pikir Ilahi dan sistem kepercayaan jemaat.
7. Berpusat |hanya| pada ibadah, ritual dan urusan gereja menjadi pemenuhan Tuhan atas bangsanya.\

Gereja harus memberi diri dilatih, diperlengkapi dan di bentuk ulang oleh Tuhan menurut Blue Print-Nya , sehingga mentalitasnya berubah. Hanya GEREJA yang bermental kerajaan yang akan Tuhan pakai menjadi rekan kerja-Nya.

18/03/2026

"Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu"
Inilah adalah perkataan Yesus dalam Yohanes 8:7 untuk menegur orang Farisi yang ingin merajam seorang wanita pezina.
Kisah Ini juga mengajarkan agar kita tidak menghakimi orang lain karena semua manusia berdosa, dan hendaklah berfokus pada kasih karunia, bukan hukuman.

Yang kita ambil dari perkataan Yesus ini untuk direnungkan:

- Konteks:
Orang Farisi menjebak Yesus agar menghukum wanita tersebut sesuai hukum Taurat.
- Reaksi:
Mendengar perkataan Yesus, para penuduh merasa bersalah dan pergi satu per satu.
- Pesan Moral:
Kita tidak berhak menghakimi kesalahan orang lain dengan kejam sementara kita sendiri tidak luput dari dosa.
- Yesus tidak menghukum wanita tersebut, tetapi memintanya untuk pergi dengan pesan agar tidak berbuat dosa lagi.
Bagaimana dengan para penghujat dan penghina masa kini ketika sesamanya jatuh? Apakah mereka sudah suci?
Apakah mereka sama dengan orang farisi?
Pertanyaannya apakah sudah berubah pola kedatangan Yesus untuk orang berdosa atau untuk orang yang sudah menganggab dirinya Kudus dan suci?
Bisakah saling mendoakan jika sesamamu jatuh dan mengganti penghakiman dan hujatan dengan berdoa dan memotivasi dia untuk bangkit? Jika engkau hamba Tuhan dimanakah posisimu?
memilih menjadi orang farisi atau menghargai ciptaan Tuhan yang mahal harganya sehingga sampai Yesus rela datang ke dunia dan mati di kayu Salib hanya untuk menebus setiap umat-Nya yang berdosa.
Patut direnungkan.....
Selamat memasuki masa penantian Paskah...
Tuhan Yesus memberkati.
By. Ps David A. Sila.

Aliansi adalah pemegang peran penting dalam penundukan diri.Lukas 10:19.Menurut Alkitab, sumber utama dan tertinggi dari...
08/01/2026

Aliansi adalah pemegang peran penting dalam penundukan diri.

Lukas 10:19.

Menurut Alkitab, sumber utama dan tertinggi dari semua otoritas adalah Allah sendiri.
Semua otoritas lainnya, baik di surga maupun di bumi, berasal dari-Nya dan ditetapkan oleh-Nya.

Sumber Otoritas Menurut Alkitab.

1. Allah sebagai Sumber Utama: Konsep otoritas dalam Alkitab berakar pada kedaulatan Allah sebagai Pencipta dan Penguasa alam semesta. Karena Dia adalah "Penulis" (Author) dari segalanya, Dia memiliki hak mutlak untuk memerintah dan menuntut ketaatan (Ibrani 6:13).

2. Otoritas yang Didelegasikan:
Allah mendelegasikan prinsip otoritas-Nya kepada manusia untuk menjaga ketertiban di dunia. Otoritas yang didelegasikan ini muncul dalam berbagai bidang:

3. Pemerintahan:
Pihak berwenang yang memerintah (pemerintah, penguasa) ditetapkan oleh Allah (Roma 13:1). Umat Kristen dipanggil untuk tunduk kepada otoritas ini, kecuali jika perintah mereka bertentangan dengan firman Tuhan.

4. Keluarga dan Gereja: Struktur otoritas juga ada dalam keluarga (suami-istri, orang tua-anak) dan gereja (pemimpin rohani, pendeta).

5. Yesus Kristus:
Semua otoritas di surga dan di bumi telah diberikan kepada Yesus Kristus sebagai Anak Allah (Matius 28:18).

Peran Alkitab
Alkitab sendiri adalah otoritas tertinggi dalam hal iman dan praktik Kristen karena Alkitab adalah Firman Allah yang diilhami secara ilahi (2 Timotius 3:16-17).

Kebenaran dan kesalahan dari semua ajaran dan tradisi gereja harus diuji berdasarkan standar Alkitab.
Otoritas dalam "Aliansi" (Hubungan)
Istilah "aliansi" dalam konteks ini kemungkinan merujuk pada hubungan atau perjanjian dengan Allah melalui Yesus Kristus.

Otoritas rohani bagi orang percaya muncul dari aliansi atau hubungan pribadi ini:

Melalui aliansi dengan Kristus, orang percaya diakui dan memiliki otoritas rohani untuk melayani dan menjadi saksi-Nya di dunia.

Otoritas ini dijalankan dengan melayani, rendah hati, dan hidup seturut dengan kehendak Tuhan, bukan dengan cara yang menindas atau menyalahgunakan kekuasaan.

Singkatnya, otoritas sejati berasal dari Allah, dan umat-Nya bersekutu dengan otoritas tersebut melalui ketaatan pada Firman-Nya yang tertulis (Alkitab) dan hubungan mereka dengan Yesus Kristus..
Amen..
By Ps David A. Sila

Move As One Act As One.Pesan 2026 mengingatkan kita pesan di tahun 2017.Kita harus terus bergerak sebagai satu kesatuan ...
07/01/2026

Move As One Act As One.

Pesan 2026 mengingatkan kita pesan di tahun 2017.
Kita harus terus bergerak sebagai satu kesatuan
"Move As One Act As One".
Supaya terealisasi :

1. Berinisiatif untuk tetap meresponi panggilan Tuhan.

Hakim-hakim 6.33-35...
Menggambarkan bagaimana meresponi panggilan yang
dilakukan oleh bapa rohani.
Pada saat bapa rohani meniup sangkakala memperdengarkan suara Tuhan SEHARUSNYA
diikuti dengan menunjukan inisiatif untuk segera bergabung
Matius 13.3-8....
Secara konsisten menjagai benih yang telah kita terima dan terus mengejar kerinduan Nya, ijinkan diri kita terhanyut dalam destiny yang telah Tuhan tetapkan.

2. Memenuhi setiap standart yang Tuhan berikan karena Tuhan menyeleksi siapa yang akan berjalan bersama Nya.

Pastikan untuk selalu memiliki kobaran api Roh Kudus dalam hidup kita, jangan takut dan khawatir,
- Ulangan 20.8...
- 2 Petrus 20-22.. Mengajarkan agar kita terus menyelaraskan
konsep pikir, sikap hati dan gaya hidup kita sesuai dengan Firman Nya.

3. Mengikuti setiap instruksi yang diberikan orang tua rohani.
(Pimpinan).

Hakim-hakim 7.16-26 ..
meskipun pasukan Gideon dibagi menjadi 3 kelompok tapi mereka menerima:
- Instruksi yang sama.
- Berada dalam satu titik yang sama.
- Tetap bergerak sesuai arahan yang sama dan tetap dalam kesatuan yang tidak terpecahkan.

4. Memiliki keyakinan atas prinsip/kebenaran yang sama.

Yang mengajar kita untuk belajar melihat apa yang Tuhan sudah siapkan dan percaya pada apa yang Tuhan tunjukan.

- Kis 1.3-5;
- 1 Korintus 15.6 ;
- Kis. 2. 1-13

5. Mendukung orang-orang yang Tuhan sedang bangkitkan menjadi alat di tangan Nya.

Tuhan selalu bekerja berdasarkan Hirarki. Kita perlu memberi dukungan kepada pemimpin dan siapa yang ditunjuk oleh pemimpin untuk memimpin.
Hakim-hakim 7.18....
Demi Tuhan dan demi Gideon.
Gideon adalah sumber anugerah (pemimpin/orang tua rohani).

6. Bekerja bersama-sama sebagai satu team untuk
mewujudkan agenda Tuhan.

7. Mempersembahkan uang untuk merealisasikan proyek Tuhan.

Kis. 4.32-37...
bagaimana Bernabas menjual ladangnya utk mendukung pekerjaan Tuhan padahal ia tdk terpilih menjadi rasul untuk menggantikan Yudas iskariot tapi ia
memberikan hidupnya dan hartanya bagi rencana Tuhan.
Kis. 1.23-26.
Bernabas memberi contoh bagaimana menjadi seorang anak penghiburan yang merelakan hidup dan masa depannya dlm
penggenapan rencana Tuhan.
Amin...
Selamat memasuki tahun yang baru 2026 dengan hati yang tertuju kepada Tuhan.
By. Ps David A. Sila.

Perubahan dan kedewasaan di dalam Kristus.Beberapa ayat Firman Tuhan dalam Alkitab tentang perubahan dan kedewasaan di d...
20/10/2025

Perubahan dan kedewasaan di dalam Kristus.

Beberapa ayat Firman Tuhan dalam Alkitab tentang perubahan dan kedewasaan di dalam Tuhan adalah:
- 2 Korintus 3:18..tentang diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya,
- Efesus 4:13.. yang mendorong untuk menjadi dewasa seperti Kristus, dan..
2 Petrus 1:5-7.. yang menjelaskan langkah-langkah menuju kedewasaan rohani seperti kebajikan, pengetahuan, dan penguasaan diri.
Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa perubahan dan kedewasaan adalah proses berkelanjutan yang melibatkan iman, pertumbuhan rohani, dan buah-buah kebaikan dalam hidup.

Proses seumur hidup untuk bertumbuh secara rohani, di mana seseorang tidak hanya memahami ajaran Injil tetapi juga mampu hidup sesuai kehendak Tuhan, menghasilkan buah Roh seperti kasih dan kesabaran, serta menjadi serupa dengan Kristus dalam karakter dan tindakan. Pertumbuhan ini ditandai dengan peningkatan ketaatan, penolakan terhadap dosa, kerendahan hati, dan semakin bergantung pada Kristus, bukan pada diri sendiri.

Proses Perubahan dan Kedewasaan.

1. Menerima Kristus:
Proses ini diawali dengan menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, yang kemudian mengarah pada hubungan yang erat dan persekutuan yang intim dengan-Nya.

2. Pertumbuhan Rohani:
Ini adalah proses berkelanjutan untuk bertumbuh dalam pengetahuan dan pengalaman akan Tuhan, dengan kerinduan yang kuat untuk mengenal-Nya lebih baik.

3. Mengamalkan Kebenaran: Memahami dan menerapkan kebenaran Injil dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya secara teoritis tetapi juga dalam perilaku dan perkataan.

Tanda-Tanda Kedewasaan di Dalam Kristus.

- Perbuatan yang Murni:
Mampu mengambil keputusan untuk melakukan hal yang baik dan benar dalam segala kondisi, karena tahu dan taat pada kehendak Tuhan.

- Peningkatan Karakter:
Memiliki buah Roh Galatia 5:22-23, seperti kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.

- Kerendahan Hati:
Mengakui dosa-dosa sendiri, bukan mengungkit dosa orang lain, dan semakin bergantung pada Kristus, bukan pada diri sendiri.

- Kesadaran Rohani:
Menyadari pentingnya tinggal di dalam Kristus dan mengalami kepenuhan Roh Kudus, yang memberikan kekuatan dalam peperangan rohani.

- Ketaatan dan Komitmen: Menunjukkan ketaatan yang teguh pada Firman Tuhan dan memiliki komitmen pribadi untuk hidup sesuai Injil.

Cara Mencapai Kedewasaan:

- Membaca dan merenungkan Firman Tuhan:
Mempelajari Alkitab secara mendalam dan merenungkannya untuk dipahami dan diterapkan dalam hidup.

- Berdoa dengan Tekun:
Melalui doa, komunikasi dengan Tuhan menjadi lebih intens, dan kita menjadi lebih bergantung pada-Nya.

- Persekutuan dengan Orang Percaya:
Bergaul dalam komunitas iman membantu pertumbuhan rohani dan memberikan dukungan dalam perjalanan iman.

- Melayani Orang Lain:
Memiliki sikap yang tidak hanya mencari keuntungan diri sendiri, tetapi juga memikirkan keuntungan orang lain, sebagai bagian dari pertumbuhan rohani.
Amen...
By. Ps David A. Sila.

17/10/2025

Shalom utk semua yang terbeban utk membantu gereja2 yang membutuhkan bantuan bisa sher disini.
Bantuan berupa sound sistem, orgen, dana rehab gedung dll masih sangat dibutuhkan di gereja2 di pedalaman.
Amen
By. Pdt David A. Sila
Hp. 081 337 773 371

Address

Jalan Anggrek Manulai 2 Kupang/NTT Ko
Kupang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cities Transformation Ministry - Kupang/NTT posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Cities Transformation Ministry - Kupang/NTT:

Share