BKSDA Jakarta

BKSDA Jakarta Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from BKSDA Jakarta, Government Organization, Kupang.

reposted from  Halo Sobat Hijau, sudah tahu kan kalau tanggal 12 Agustus ditetapkan sebagai Hari Gajah Sedunia?Hari gaja...
12/08/2021

reposted from
Halo Sobat Hijau, sudah tahu kan kalau tanggal 12 Agustus ditetapkan sebagai Hari Gajah Sedunia?

Hari gajah ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dengan tujuan untuk mengajak masyarakat peduli terhadap kelangsungan hidup gajah, mengingat keberadaannya yang terancam punah di Asia dan Afrika.
Secara umum terdapat dua spesies gajah, yaitu gajah afrika (Loxodonta africana) dan gajah asia (Elephas maximus). Pada tahun 1989, Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) melarang perdagangan gading dan pemburuan gajah untuk gading.
Indonesia sendiri memiliki sub-spesies dari gajah Asia yaitu spesies gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) yang termasuk satwa terancam punah (Critical Endangered/IUCN Redlist). Saat ini populasinya tersebar di beberapa daerah Pulau Sumatera.

Gajah merupakan “umbrella species” atau “spesies payung” yang berperan dalam pemencaran tumbuhan melalui penyebaran biji loh Sobat Hijau. 👍
Mari kita ikut serta mendukung upaya konservasi gajah dan habitatnya demi generasi mendatang.
Selamat Hari Gajah Sedunia.








Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta melaksankan translokasi 30 ekor satwa dilindungi meliputi 5 (lima) ekor Nuri k...
11/08/2021

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta melaksankan translokasi 30 ekor satwa dilindungi meliputi 5 (lima) ekor Nuri kepala Hitam (Lorius lory), 2 (dua) ekor Kakatua Raja (Probosciger aterrimus), 1 (satu) ekor Nuri Kelam (Pseudeos fuscata), 1 (satu) ekor Cendrawasih (Paradisaea minor), 1 (satu) ekor Sanca Hijau (Morelia viridis), 11 (sebelas) ekor Kura-kura Leher Panjang Irian (Chelodina novaeguineae) dan 9 (Sembilan) ekor Kura-kura Moncong Babi (Carettochelys insculpta). Semua satwa tersebut dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1
/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Kepala BKSDA Jakarta, Abdul Kodir menyampaikan, “Satwa-satwa ini merupakan hasil dari penyerahan masyarakat dan hasil penegakan hukum yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap melalui keputusan pengadilan”. Lebih lanjut dijelaskan bahwa “Satwa-satwa ditampung di Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur (PPSTA) yang dikelola oleh BKSDA Jakarta. Satwa-satwa tersebut telah diperiksa kesehatan dan perilakunya oleh dokter hewan dan animal keeper PPSTA dan dinyatakan layak untuk di translokasi ke habitat alaminya untuk dilepasliarkan”. “Semoga satwa-satwa tersebut lestari dihabitatnya, Salam Konservasi” pungkas Abdul Kodir.

Adanya Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur (PPS Tegal Alur) merupakan salah satu upaya Pemerintah melalui BKSDA Jakarta dalam penanganan peredaran ilegal satwa liar dilindungi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Tujuan awal pembangunan PPS Tegal Alur adalah sebagai tempat penampungan sementara bagi satwa-satwa liar dilindungi hasil sitaan dari upaya penegakan hukum di bidang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAH&E) di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Namun seiring dengan gencarnya upaya penegakan hukum bidang KSDAH&E, fungsi PPS Tegal Alur berkembang sebagai tempat perawatan/pemeliharaan dan penyelamatan berbagai jenis satwa liar baik yang dilindungi maupun yang tidak dilindungi Undang-undang dan/atau diatur oleh ketentuan CITES (Convention of International Trade on Endangered Species of Wild Flora Fauna) berupa hasil sitaan maupun hasil penyerahan s**arela dari masyarakat.

Halo  , hari ini (10 Agustus) diperingati sebagai Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN).Peringatan Hari Konservasi Alam N...
10/08/2021

Halo , hari ini (10 Agustus) diperingati sebagai Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN).
Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional ini mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ekosistem alam, sehingga konservasi dapat menjadi bagian dari sikap hidup dan budaya bangsa Indonesia.
Tema peringatan HKAN tahun 2021 adalah Bhavana Satya Alam Budaya Nusantara: Memupuk Kecintaan Pada Alam dan Budaya Nusantara.
HKAN tahun ini akan dilaksanakan di Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang dan Pantai Lasiana, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tema HKAN 2021 bermakna menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat Indonesia terhadap alam dan budaya nusantara. Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, membuat masyarakat terutama generasi “muda” mulai meninggalkan budaya asli nusantara. Budaya Indonesia sendiri dikenal sangat lekat dengan alam, bisa dikatakan bahwa alam yang kita nikmati saat ini merupakan hasil warisan pendahulu bangsa yang mampu menjaga alam melalui gaya hidup selaras dengan alam.
Mari kita mulai dari lingkungan kita masing-masing. Dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengendalikan sampah plastik, dan menghemat energi.

“Selamat Hari Konservasi Alam Nasional 2021” semoga sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya dapat kita wariskan kepada anak cucu.
Sambutan Menteri LHK terkait HKAN 2021 dapat diunduh pada portal ppid.menlhk.go.id ya Sob. 👌

Salam lestari, salam konservasi.







09/08/2021

Mars Rimbawan

09/08/2021

Nusantara

Sobat Hijau, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia saat ini dapat terkendalikan dengan baik. Jumlah hotspot ...
04/08/2021

Sobat Hijau, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia saat ini dapat terkendalikan dengan baik. Jumlah hotspot dan luasan terbakar mengalami penurunan, tim satuan tugas dari pusat hingga ke tingkat tapak terus bersiaga hingga ke tingkat tapak, sehingga double bencana karhutla dan Corona dapat terus kita hindari bersama.

Tidak mudah melalui masa-masa yang sangat berat saat dulunya Indonesia rutin mengalami karhutla dahsyat. Indonesia telah melaluinya dengan transformasi radikal di segala aspek sejak kejadian tahun 2015. Masa itu sangat berat kita rasakan dan itu kemudian dikerjakan bersama. Sangat jelas bahwa kerja lapangan adalah yang utama, dan bukan hanya soal komitmen atau deklarasi.

Terima kasih kepada jajaran Manggala Agni, BNPB, Pemda/BPBD, TNI ,POLRI, BMKG, BPPT, Swasta, MPA, tim Paralegal, perangkat Desa dan semua pihak yang telah bekerja keras bersama menjaga agar kebakaran tidak meluas.

Kita telah melalui tahun pertama pandemi COVID-19 tanpa double disaster, Alhamdulillah. Setengah tahun pandemi kedua ini juga sudah kita lalui tanpa double disaster; dan mulai 1 Agustus 2021 kita makin waspada mengingat posisi puncak kemarau.

Tetaplah kokoh menjaga Indonesia. semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menolong kita.



Selamat menikmati masa purna  tugas pak Sri Heryanto, Sehat selalu, kami akan selalu ingat karya dan Jasamu.
03/08/2021

Selamat menikmati masa purna tugas pak Sri Heryanto, Sehat selalu, kami akan selalu ingat karya dan Jasamu.

Bekasi, 28 Juli 2021Sahabat Konservasi BKSDA Jakarta Resort Bekasi Menerima Serahan 1 ekor Burung Elang dari satu warga....
28/07/2021

Bekasi, 28 Juli 2021
Sahabat Konservasi BKSDA Jakarta Resort Bekasi Menerima Serahan 1 ekor Burung Elang dari satu warga.

Satwa ini langsung di Bawa ke PPS Tegal Alur Jakarta Barat.

17/07/2021

Perawatan mangrove di SM Pulau Rambut.

Tahap selanjutnya pasca penanaman yaitu perawatan, perawatan tanaman pasca penanaman sangatlah penting. Hal ini ditujukan guna mengetahui kondisi terkini, mengatasi hama dan penyakit serta mengetahui sumber gangguan lainnya yang dapat menyebabkan kematian terhadap tanaman.

Setiap lokasi tanam memiliki karakteristik gangguan yang berbeda, hasil pengamatan dilapangan akan menentukan tindakan apa yg akan dilakukan.

Perawatan kali ini tidak menemukan gangguan berupa hama dan penyakit, melainkan gangguan yang disebabkan oleh ketidaksempurnaan pemasangan paranet pelindung, lepasnya paranet dari dudukannya menyebabkan bibit mangrove terjerat oleh paranet itu sendiri.

Untuk mengoptimalkan fungsi paranet sebagai pelindung telah dilakukan penggantian sebanyak 5 unit paranet dan mengikat kembali paranet yang terlihat lepas dan kendur.

Sahabat Konservasi Taman Wisata Angke Kapuk  ada berbagi jenis burung termasuk Kareo Padi _Amauronis phoenicurus_ Burung...
14/07/2021

Sahabat Konservasi
Taman Wisata Angke Kapuk ada berbagi jenis burung termasuk Kareo Padi _Amauronis phoenicurus_

Burung ini bisa di temukan di rawa, sawah, hutan bakau, dia lebih s**a lahan - lahan berbau basah dan berair.

Jakarta, 12 Juli 2021 bertempat di Kantor BKSDA Jakarta Serah Terima Jabatan dari Kepala Balai Karyadi S.Hut., M.I.L Kep...
12/07/2021

Jakarta, 12 Juli 2021 bertempat di Kantor BKSDA Jakarta Serah Terima Jabatan dari Kepala Balai Karyadi S.Hut., M.I.L Kepada Bapak Dr. Abdul Kodir, S.IP., M.M.

Trimakasih Kepada Bapak Karyadi selama di BKSDA Jakarta dan selamat tugas di tempat yang baru di Taman Nasional .

Kami ucapakan selamat datang buat bapak Abdul Kodir.

Address

Kupang
85111

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BKSDA Jakarta posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share