11/06/2022
MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*
*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*
*PERIODE PENGAMATAN*
11-06-2022 12:00-18:00 WITA
*GUNUNGAPI*
Ili Lewotolok (1423 mdpl),
Lembata,
Nusa Tenggara Timur
*METEOROLOGI*
Cuaca cerah. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 28.2-32 °C dan kelembaban udara 62.1-66.8 %.
*VISUAL*
● Gunung jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 50-200 m di atas puncak kawah.
● Gemuruh lemah..
*KEGEMPAAN*
■ *Hembusan*
(Jumlah : 79, Amplitudo : 2.1-16.3 mm, Durasi : 18.5-131.9 detik)
■ *Tremor Non-Harmonik*
(Jumlah : 13, Amplitudo : 2.3-9.3 mm, Durasi : 92-372.3 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 5.8 mm, Durasi : 15.6 detik)
■ *Vulkanik Dalam*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 4.8 mm, S-P : 1.91 detik, Durasi : 16 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 1, Amplitudo : 8.2 mm, S-P : 29.8 detik, Durasi : 113 detik)
*Tremor Menerus (Microtremor)* terekam dengan amplitudo 0.5-1.6 mm (dominan 0.5 mm)
*KETERANGAN LAIN*
Nihil
*TINGKAT AKTIVITAS*
G. Ili Lewotolok Level III (Siaga)
*REKOMENDASI*
[1] Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh maka pada tanggal 8 Juni 2022 tingkat aktivitas Gunungapi Ili Lewotolok masih berada pada Level III (Siaga) dengan rekomendasi baru yang disesuaikan dengan potensi ancaman bahaya terkini.
[2] Dalam tingkat aktivitas Level III (Siaga), masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak/kawah G. Ili Lewotolok, radius 3.5 km untuk sektor tenggara, radius 4 km untuk sektor timur dan timurlaut. Masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman guguran lava pijar dan awan panas dari bagian timur puncak/kawah G. Ili Lewotolok
[3] Mengingat potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya maka masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
[4] Mengingat abu vulkanik hingga saat ini jatuh di beberapa sektor di sekeliling G. Ili Lewotolok maka masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Ili Lewotolok agar mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar terutama di saat musim hujan.