19/08/2026
Perkuat Transparansi Daerah, Kadis Kominfo Bolmong Ikuti Workshop Kehumasan KPK RI di Manado
MANADO — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan bersih dari praktik korupsi. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bolaang Mongondow, Ma'rief Mokodompit, S.Kom., dalam acara Workshop Peningkatan Kapasitas Pemangku Kepentingan (Stakeholders), Rabu (19/8/2026).
Bertempat di Ruang C.J. Rantung, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, kegiatan ini mengusung tema "Pemanfaatan Layanan Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi di Pemerintah Daerah". Acara strategis ini merupakan wujud kolaborasi antara Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DKIPS) Provinsi Sulawesi Utara.
Kepala Biro Humas KPK RI, Yuyuk Andriati Iskak, dalam sambutannya menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa hanya bertumpu pada aspek penindakan hukum (represif). Langkah pencegahan preventif melalui optimalisasi transparansi dan pelibatan publik dinilai sama krusialnya.
"Kami mengajak semua pihak di lingkungan pemerintahan untuk berperan aktif mengelola komunikasi publik agar informasi yang disampaikan lebih efektif dan mudah dipahami oleh masyarakat luas," ujar Yuyuk di hadapan para pejabat daerah dan akademisi yang hadir. Ia juga menambahkan bahwa rangkaian workshop ini turut menggandeng insan pers guna meningkatkan kapasitas media dalam meliput isu-isu pelayanan publik dan pencegahan korupsi, dengan harapan sinergi yang terbangun dapat terus berlanjut.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sekprov Sulut), Tahlis Gallang, S.I.P., M.M. Mengawali arahannya, Sekprov mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan semangat kemerdekaan di tengah nuansa perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Tahlis menggarisbawahi bahwa transparansi adalah pondasi utama dalam membangun kepercayaan (trust) masyarakat terhadap pemerintah. Ia secara khusus menyoroti tantangan era digital saat ini, di mana arus informasi di media sosial bergerak sangat cepat.
"Dibutuhkan strategi yang tepat dan adaptif dalam menyampaikan informasi agar kebijakan yang kita buat dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan kehumasan," tegas Tahlis sekaligus mengucapkan selamat mengikuti kegiatan bagi seluruh peserta di Sulawesi Utara.
Bagi Diskominfo Kabupaten Bolaang Mongondow, materi dan wawasan yang diperoleh dari workshop ini akan segera diimplementasikan untuk mempertajam strategi komunikasi publik daerah. Pengelolaan konten yang edukatif, transparan, dan mengedepankan nilai-nilai antikorupsi akan terus didorong demi menghadirkan pelayanan informasi yang prima bagi seluruh masyarakat Bolaang Mongondow.
-